Terjerat Pesona Suami Tanteku

Terjerat Pesona Suami Tanteku
Bukti Perselingkuhan


__ADS_3

"Jadi kau yang bernama Amara?" tanya seorang wanita cantik dengan penampilan begitu elegan yang saat ini sedang duduk di kursi kerja itu. Wanita itu tampak menatap Amara dengan tatapan sinis.


"I-iya, saya Amara. Anda siapa? Saya tidak mengenal anda, dan sepertinya saya tidak punya urusan dengan anda?"


"Ck, ck, ck.., kau tidak punya urusan denganku tapi kau punya urusan dengan suamiku, jadi itu artinya kau juga punya urusan denganku!"


"Suami anda? Maaf, sepertinya anda salah orang karena saya tidak pernah berurusan dengan suami orang."


"Cih, jangan-jangan pura-pura bodoh!"


"Saya benar-benar tidak pernah punya urusan dengan suami orang, lagipula saya juga tidak tahu siapa suami anda!"


"Bukankah tadi sudah kuperingatkan agar jangan berpura-pura bodoh, Amara. Kau baru saja menerima uang sebanyak tiga miliar dari suamiku, kan? Lalu sekarang kau mengatakan tidak pernah punya urusan dengan suamiku!"


"Ja-jadi anda istri dari Tuan Alex?"


"Hahahhahahaha akhirnya kau menyebut nama bajinggan itu? Sudah berapa lama kau jadi simpanan suamiku hah wanita jallang!"


"Nyonya, anda jangan sembarangan bicara! Saya memang baru saja mendapatkan uang sebanyak tiga miliar dari suami anda. Tapi itu bukan berarti saya menjadi selingkuhan suami anda!"

__ADS_1


"Ck, masih mengelak juga kau? Dasar wanita murahan!"


"Nyonya tolong jangan pernah berkata sembarangan pada saya karena saya bukan wanita seperti itu!"


"Dasar munafik! Bukankah kemarin kau pergi ke apartemen suamiku? Lalu kau juga mendapat uang darinya kan? Apalagi kalau bukan disebut wanita murahan? Kau simpanan suamiku kan?"


"Jangan pernah sembarang bicara, Nyonya. Saya masih punya harga diri! Saya datang ke apartemen suami anda untuk menyelidiki perselingkuhan yang dilakukan oleh suami anda dengan seorang artis papan atas yang merupakan istri dari atasan saya di kantor!"


"Jangan banyak alasan, lalu untuk apa uang tiga miliar itu kalau kau juga bukan simpanan dari suamiku!"


"Nyonya, uang sebanyak tiga miliar yang diberikan oleh suami anda itu untuk tutup mulut agar saya tidak membocorkan perselingkuhan suami anda dan wanita itu?"


"Tentu saja tidak, mereka memberi uang pada saya agar saya tidak membongkar perselingkuhan mereka karena cuma saya yang punya bukti perselingkuhan mereka, Nyonya!"


"Bukti perselingkuhan? Jadi kau punya bukti perselingkuhan mereka? Sekarang katakan padaku siapa yang menjadi selingkuhan dari suamiku?"


Amara pun menyunggingkan senyum smirk nya. "Jadi anda ingin tahu siapa selingkuhan suami anda? Anda berani berapa, Nyonya?"


BRAKKKKK

__ADS_1


Bianca pun begitu marah mendengar perkataan Amara. "Kau berani membuat penawaran denganku? Dasar wanita tidak tahu diri! Memangnya uang tiga miliar yang ada padamu itu uang suamiku? Itu uangku, dan sudah sepantasnya kau bekerja padaku, bukan untuk suamiku! Sekarang cepat katakan padaku siapa yang menjadi selingkuhan suamiku sekaligus berikan bukti-bukti perselingkuhan itu!"


"Aku minta tambahan, Nyonya!"


Bianca yang mulai tersulut emosi lalu bangkit dari kursinya kemudian mendekat ke arah Amara, lalu mengamati wanita itu dari ujung rambut sampai ujung kaki sambil mengangkat salah satu sudut bibirnya.


"Ternyata kau cukup bernyali sampai mau membuat penawaran padaku? Baiklah kalau kau tidak mau membeberkan bukti perselingkuhan itu akan kuperintahkan anak buahku untuk menikmati tubuhmu yang indah ini, lalu menghabisimu tanpa meninggalkan bukti sedikitpun, cukup namamu yang tersisa, bukan ragamu!"


Mendengar ancaman Bianca, seluruh tubuh Amara pun bergetar, apalagi Bianca menatapnya dengan sorot mata yang begitu tajam.


"Kenapa kau diam? Apa otakmu begitu tumpul? Kau hanya tinggal mengatakan padaku siapa selingkuhan dari suamiku dan memberikan bukti itu padaku! Kau diam pun aku tetap bisa menemukan bukti itu karena aku bisa saja menghabisimu dan mengambil bukti-bukti itu! Jadi kau memilih untuk memberi tahu aku dan tetap mendapatkan uang tiga miliar itu atau kau mati sia-sia tanpa mendapatkan apapun?"


"Nyo-nyonya, bagaimana kalau Tuan Alex tahu dan dia marah pada saya? Karena dia juga mengancam saja."


"Apa kau bodoh hah? Alex tidak akan berbuat apa-apa padamu karena dalam hitungan detik saja aku bisa membuat Alex menjadi miskin! Sekarang cepat katakan padaku siapa selingkuhan suamiku dan berikan bukti-bukti itu padaku!" bentak Bianca.


"Ibu Diandra, Diandra Paramitha. Artis yang sedang naik daun itu yang menjadi kekasih dari suami anda. Lalu ini bukti perselingkuhan mereka," jawab Amara sambil memberikan ponselnya yang berisi foto-foto Diandra dan Alex saat mereka sedang bermesraan. Bianca lalu mengambil ponsel milik Amara, kemudian melihat bukti perselingkuhan itu di ponsel Amara, meskipun tak dapat dipungkiri jika hatinya terasa begitu sakit karena suami yang dia cintai telah mengkhianatinya.


'Diandra? Pantas saja saat bertemu dokter kandungan Alex merasa begitu terkejut saat dokter itu menyebut nama Diandra. Lalu apakah anak yang ada dikandung Diandra adalah anak dari Alex?' batin Bianca.

__ADS_1


NOTE: Kalo yang like n komen rame aku double up 😅😅😅


__ADS_2