Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)

Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)
Bab 16- Ciuman


__ADS_3

Happy happy happy Reading


CRAZY UP 🔥


...****************...


Setelah kurang lebih mereka berkumpul di rumah sederhana milik Jian dan sang istri ,satu persatu kini mulai pamit untuk pulang.


"Ini sudah sore ,aku harus pulang."kata Allesandro seraya melihat ke jam yang berada di tangannya


"Aku juga."sambung Diego


Alana Carlotta Shofia dan Caitlyn pun ikut pamit untuk pulang karena hari sudah mulai senja.


"Bu manager dijemput atau bagaimana?."tanya Diego


"Ah aku sudah di jemput."kata Caitlyn


"Dijemput Asisten Fero yang tampan itu ya."goda Shofia


Caitlyn hanya menggelengkan kepalanya "tidak, aku di jemput saudaraku."kata Caitlyn


Semuanya ber-oh ria menanganggapi perkataan Caitlyn,lalu Allesandro dan Alana pamit untuk pulang duluan kebetulan rumah mereka satu arah jadi Alana menumpang pada Allesandro.


Sedangkan Carlotta dan Shofia mereka ikut Diego karena mereka pun menumpang pada lelaki pemilik mulut lemes itu.


setelah semuanya pergi kini hanya ada Caitlyn saja yang menunggu semua orang untuk pergi .


Aileen menemani Caitlyn di luar "Mana jemputanmu ?."tanya Aileen seraya melipat kedua tangannya


Caitlyn menatap Aileen malas "Semakin kurang aja ya ." kata Caitlyn sinis membuat Aileen menurunkan kedua lengannya yang di lipat dan tersenyum memperlihatkan giginya yang putih


"Kau ini,lagi pula kini kita adalah orang biasa El jangan lupa itu."kata Aileen


"Jangan lupa aku masih bisa membuatmu kehilangan kedua tangan indahmu itu."


Aileen meneguk ludahnya kasar, Caitlyn sangatlah tidak bisa di ajak bercanda.


Si Badas girls.


"Mana jemputan mu ,lama sekali."gumam Aileen


"Kepo ,masuk sana."titah Caitlyn


"Aku akan menemanimu." kata Aileen keras kepala


Caitlyn berjalan kedepan meninggalkan pekarangan rumah Aileen "Hey mau kemana?."pekik Aileen


"Pulang."jawab Caitlyn


Sebuah mobil berwarna hitam berhenti didepan jalan rumah milik Aileen ,pria itu keluar dari dalam mobil dan sedikit berbicara dengan Caitlyn setelah itu Caitlyn masuk kedalam mobil dan meninggalkan pekarangan rumah Jian.


Aileen sedari tadi hanya mengamati "Sejak kapan dia punya saudara disini,apalagi pria itu sangat tampan." guman Aileen lalu masuk kembali kedalam rumahnya


...****************...


Caitlyn duduk di belakang kursi penumpang ,dia mendaratkan bokongnya di atas kursi empuk itu dan memejamkan matanya karena kelelahan.


"Fero kita ke kedai Ice cream dulu."titah Caitlyn


Fero mengangguk


Yang menjemputnya adalah Fero entah kenapa Arsal pergi begitu saja dan tidak bisa menjemputnya karena ada urusan mendadak.


"Si bos mau kemana?."tanya Caitlyn


"Ada urusan dengan tuan Edward."

__ADS_1


Caitlyn mengangguk dan tidak perduli dengan yang di lakukan suaminya itu yang terpenting dia hanya ingin makan ice cream saat ini.


Tak lama mereka sampai di kedai Ice Cream 'Rivareno Gelato Firenze'


Caitlyn dan Fero masuk kedalam toko ice cream itu "Sorbetto Pistacchi dan..."


Caitlyn menatap Fero "Cioccolato." jawab Fero


Pedagang itu segera membuat pesanan Fero dan Caitlyn ,beruntung sedang tidak ramai orang jadi mereka tak perlu mengantri untuk mendapatkan ice cream.


Penjual itu memberikan Sorbetto Pistacchi dan Cioccolato pada Caitlyn dan Fero ,setelah membayarnya Caitlyn mengajak Fero untuk duduk sejenak di kursi yang di sediakan sambil berbincang-bincang dan menghabiskan ice cream mereka.


Mereka menikmati ice cream itu dengan tenang


"Caitlyn ,asisten Fero."sapa seorang perempuan menghentikan acara makan ice cream mereka yang tenang


"Boleh aku bergabung?."tanyanya


"Tidak ada larangan ."jawan Caitlyn seraya kembali memakan ice creamnya tanpa mempedulikan wanita yang ada di hadapan mereka.


Wanita itu duduk didepan Caitlyn "Tak ku sangka aku akan bertemu kalian disini,jadi benar berita mengenai kalian itu sepasang kekasih ya."


Fero menatap wanita disampingnya itu dengan dingin sedangkan Caitlyn justru malah menanggapi ucapan wanita itu dengan lantang "Hm kau memang beruntung,bisa melihat kami bersama bukan begitu sayang."kata Caitlyn seraya menatap Fero dengan senyum yang indah


Caitlyn memandang wanita didepannya "Ngomong-ngomong nona Gabriela sedang apa disini sendiri ? apa sedang mencari mangsa?."tanya Caitlyn membuat Gabriella menatap Caitlyn


"Apa maksudmu Caitlyn."


"ehh maksudku apa kau sedang mencari seorang kekasih ?."tanya Caitlyn membenarkan ucapannya dengan sedikit tawa di bibirnya


Gabriella mengeluarkan ponselnya "Ngomong-ngomong wanita di dalam foto ini seperti dirimu ya?."kata Gabriella membuat Fero dan Caitlyn sama-sama melihat foto itu secara seksama.


Fero menatap Caitlyn sedangkan Caitlyn hanya menanggapinya dengan senyuman "Bukan maksudku menuduh,hanya saja aku rasa ini mirip sepertimu."tambah Gabriella seraya kembali memasukkan ponselnya kedalam tas


Caitlyn mengangguk-anggukan kepalanya seraya menikmati ice cremanya yang tinggal sedikit lagi "Jika memang aku bagaimana?."tanya Caitlyn seraya tersenyum iblis


Dia juga tidak tahu mau menjawab apa kini.


"Pacarku juga tak masalah bukan begitu sayang?."tanya Caitlyn seraya menggandeng lengan Fero mesra


Fero berdehem


Setelah ice cream yang dia beli habis Caitlyn berdiri "Ah aku merasa gerah sekali disini sayang, lebih baik kita pergi saja ." ajak Caitlyn pada Fero


"Ah nona Gabriella lihatlah disana..."tunjuk Caitlyn pada pria yang bersama dengan istri dan anaknya


"Bagaimana jika nyonya itu tahu bahwa suaminya menyimpan seorang simpanan yang tak sepadan dengan nya ya."kata Caitlyn dengan ekspresi yang sedih


"Ah sudahlah ,aku akan pergi.Bye nona G semoga harimu tetap menyenangkan."pesan Caitlyn lalu keluar dengan menggandeng lengan Fero mesra hingga kedepan mobil .


Caitlyn menghela nafas panjang


"Bagaimana sayang ,apa akting ku bagus?."tanya Caitlyn pada Fero seraya terkekeh geli


"Jika tuan tahu saya akan habis nona."jawah Fero membuat Caitlyn tertawa


"Hm kita lihat saja nanti." kata Caitlyn lalu masuk kedalam mobil lagi


...----------------...


"Fero apa yang kau lakukan kemarin dengan istri ku hah?."


"Aku hanya menyuruhmu untuk menjemputnya bukan mengajaknya berkencan." semprot Arsal dengan jengkel pada asistennya itu


Mereka kini berada di ruangan kerja milik CEO itu dengan Arsal yang tak hentinya mengomel dan Fero yang hanya diam mendengarkan .


"Fero ku peringatkan dia istriku."kata Arsal menunjuk Fero dengan jari telunjuknya

__ADS_1


"Istri kontrakmu jika kau lupa."jawab Caitlyn yang baru saja muncul didepan mereka berdua dengan membawa sebuah map


Caitlyn meletakan map yang dia bawa di meja kebesaran suaminya ,lalu mendekat pada Fero "Itu tanda tangani cepat aku tak punya waktu banyak." titah Caitlyn dengan songong membuat Arsal menatapnya dengan jengkel


"setelah ini kita jadi makan siang bersama asisten?."tanya Caitlyn


Fero mengerutkan keningnya tak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh majikannya itu, tapi dia berharap agar Caitlyn bersikap seperti biasa saja jangan menyeretnya kedalam neraka.


"Nyonya apa yang kau katakan?."bisik Fero


"Tenanglah,aku butuh bantuamu ."jawab Caitlyn dengan berbisik pula


Arsal menatap istri dan Asistennya yang tengaumh berbisik-bisik itu dengan tajam,entah mengapa hatinya merasa panas melihat Caitlyn dekat dengan lelaki lain.


Arsal berdecak kesal "Fero kembali keruanganmu."titah Arsal tegas


Lelaki itu patuh ,menunduk lalu pamit undur diri dari ruangan ber-Ac namun terasa panas itu, dia menghela nafas lega setelah keluar dari ruangan itu.


"Kua kemarilah."titah Arsal pada Caitlyn


Caitlyn mendekat "apa selesai?."


Ah


"Kau semakin nakal saja sayang." bisik Arsal tepat di telinga belakang Caitlyn


"Apa yang kau lakukan lepaskan aku."pinta Caitlyn


Namun yang ada pria itu malah mengendus-endus leher Caitlyn yang wangi membuat Caitlyn merasakan sensasi geli dan panas secara bersamaan.


"Kau ini istriku."ujar Arsal seraya menatap dua mata Caitlyn


Lelaki itu mendekatkan wajahnya pada gadis didepannya ,semakin dekat semakin dekat hingga hembusan hangat milik lelaki itu terasa .


Refleks Caitlyn menutup matanya


Arsal mendaratkan ciuman di atas bibir sexy milik Caitlyn tak hanya sekedar ciuman dia juga memaksa masuk kedalam bibir Caitlyn dan mengabsen setiap inci mulut itu.


Caitlyn kini tak berontak dia justru menerimanya bahkan membalas ciuman itu,dia mengaitkan kedua tangannya dileher pria itu .


Hingga akhirnya mereka melepaskan pautan mereka untuk mengambil nafas sebentar dan kembali saling ******* bibir dengan intens.


"dia harus bisa mengambil hati suaminya ,karena dia sudah menjatuhkan hatinya pada pria itu." kata Caitlyn dalam hatinya


Hasrat mereka semakin tinggi , disela-sela ciuman mereka tangan Arsal tak bisa diam tangannya menjelajahi setiap inci tubuh indah miliki istrinya.


Dia menekan lengannya di atas dua aset berharga milik istrinya yang kenyal dan besar membuat Caitlyn mendesah dengan tertahan.


Mereka melepaskan pangutan bibir mereka ,Caitlyn mengambil nafas dalam-dalam sedangkan mulut suaminya menjelajahi tengkuk lehernya dengan intens.


Ah


desah Caitlyn membuat Arsal yang notabenya seorang Cassanonva semakin bergairah ,pria itu kini mulai berani dan hendak membuka kancing baju milik Caitlyn namun di halangi oleh Caitlyn.


"No baby, tidak lebih ."ucap Caitlyn seraya mengusap bibir suaminya dengan ibu jarinya.


Dia kemudian turun dari pangkuan Arsal seraya membenarkan baju dan riasanya yang sedikit berantakan.


Dia mengambil map yang sudah di tandatangani Arsal lalu melangkah pergi meninggalkan ruangan itu dan memberikan kedipan nakal pada Arsal yang tengah menahan gejolak hasratnya.


"ARGHHH GADIS NAKAL !." pekik Arsal lalu pergi ke kamar mandi khsusus di kamarnya


Caitlyn mengusap bibirnya dengan ibu jari seraya tersenyum miring ,tak sia-sia dia belajar cara menyenangkan suami selama beberapa hari ini.


"Maafkan aku tuan bos."gumam Caitlyn lalu menekan tombol untuk menutup lift


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2