Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)

Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)
23-Swimming pools


__ADS_3

...****************...


Dengan lemas dan peluh yang bercucuran di wajahnya dia membaringkan tubuhnya di atas sofa ruang tengah yang begitu empuk.


Dia mengipasi wajahnya dengan tangannya yang tidak membantu sama sekali, AC di dalampun tak manjur apalagi hanya tangannya.


Sedangkan seorang lelaki dengan kaos hitamnya berjalan dengan santai seraya melipat kedua tangannya menghampiri Caitlyn.


"Bagaimana menyenangkan bukan?."tanya Arsal


Caitlyn menatap pria itu dengan masam dan malas,dia mengutuk lelaki tak berperikemanusiaan itu dengan sumpah serapah .


Dia mencap Arsalsl sebagai lelaki gila !


bagaimana tidak, dia disuruh berjalan kaki selama kurang lebih setengah jam ,dari jalan depan sana dengan membawa barang belanjaanya yang lumayan banyak.


Dia menyuruhnya berjalan kaki dengan alasan 'agar kau sehat dan tubuhmu tetap berstamina' .


Dia benar-benar kesal sungguh, beruntungnya dia memakai snakers jika saja dia memakai hegh heels sudah dipastikan dia sudah pingsan duluan.


"Kunzu boo aku haus."rengek Caitlyn


"Minta pada maid,kenapa padaku."


Caitlyn mencebikkan bibirnya kesal membuat Arsal gemas,lelaki itu duduk disamping Caitlyn lalu memberikan sebotol air minum membuat Caitlyn sumringah.


"Makasii."


dia mengambil botol minum itu lalu meminumnya ,tapi tunggu...


BYUR


Caitlyn memeletkak lidahnya "Aaahh ASAM."kata Caitlyn dengan terkejut


Sedangkan Arsal dia tertawa lepas melihat istrinya itu tertipu dengannya ,tak henti-hentinya dia tertawa membuat Caitlyn kesal.


"KUNZUUU !."pekik Caitlyn marah


Arsal yang melihat wanita itu marah dia bangkit dan berlari menghindari amukan dari istrinya itu.


Caitlyn mengejar Arsal dengan satu snakers di tangannya ,dengan penuh amarah dan kesal dia mengejar lelaki itu mengelilingi seluruh area lantai bawah .


Caitlyn melemparkan snakers yang dia bawa pada Arsal tapi lemparannya meleset malah hampir mengenai kepala seorang maid wanita .


Ups


"SORRY ."pekik Caitlyn menutup mulutnya


namun dia kembali mengejar suaminya dengan melepas sebelah snakersnya ,dia kembali berlari mengejar suaminya yang menuju kolam renang.


"Mau kemana lagi kau hah?."tanya Caitlyn ketika melihat suaminya ada di sebrang kolam sana

__ADS_1


"MAID TUTUP PINTU KELUAR KOLAM."pekik Caitlyn membuat beberapa maid datang dan langsung mematuhi perintahnya


"Hey tidak -tidak ,buka pintunya."titah Arsal membuat maid maid itu mau tak mau kembali membuka pintu itu .


Tapi lagi-lagi suara Caitlyn yang menggelar membuat para maid diam ditempat "HEY JANGAN ADA YANG MEMBUKANYA ,DENGARKAN AKU SAJA."kata Caitlyn


"Turuti perintah ku."kata Arsal


Caitlyn menggembungkan pipinya lalu mengambil nafas dan kembali mengeluarkannya.


"Ibu negara adalah nahkoda dalam rumah ini,tenang saja jika suamiku berani memecat atau memotong gaji kalian aku jaminannya."kata Caitlyn membuat para maid itu kembali menutup pintunya


Caitlyn tersenyum jahat, membenarkan rambutnya yang terurai indah lalu berkacak pinggang.


Tanpa aba-aba dia melemparkan snakersnya pada perut Arsal dengan tepat sasaran membuat pria itu memegangi perutnya yang sakit.


"Kena kau."ujar Caitlyn bahagia


Sedangkan lelaki itu terduduk meringis menahan sakit di perutnya ,Caitlyn yang melihat itu menjadi khawatir dan merasa bersalah.


dia menghampiri suaminya "Kau kau tak apa apakan?."tanya Caitlyn khawatir


"Dadaku sakit." kata Arsal dengan mimik wajah yang menyedihkan


Caitlyn semakin panik "A-apa kau punya riwayat asma? astaga aku aku akan panggilankan Brad .Kau kau tunggu disini."


Caitlyn hendak bangkit namun tangannya dicekal oleh Arsal "Tidak usah,cukup berikan aku ciuman saja."pinta Arsal membuat Caitlyn terdiam


lelaki itu mengulum senyumnya


Caitlyn memukuli tubuh suaminya dengan kesal lalu berdiri berniat meninggalkan suaminya tapi karena licin membuatnya terpeleset dan jatuh kedalam kolam.


"EL."pekik Arsal kaget


Caitlyn tercebur kedalam kolam renang, dia bertingkah seperti orang yang tak pandai berenang.


tubuhnya di masukkan kedalam air lalu naik kepermukaan sejenak dengan tangan yang meronta-ronta.


"Hey apa kau bisa berenang?."tanya Arsal


"mmmmm."


dengan panik dia masuk kedalam kolam menyusul Caitlyn dan hendak membawanya ke tepi kolam tapi yang terjadi malah membuatnya terkejut.


Caitlyn naik keatas punggungnya dan mendorongnya terus menerus agar masuk kedalam kolam


"hey apa yang kau lakukan."pekik Arsal


Caitlyn menjewer telinga lelaki itu dengan kesal dan penuh kemenangan , pekikakan kesakitan suaminya membuat dia semakin senang.


"rasakan ini,rasakan."

__ADS_1


"El lepaskan telingaku sakit."pekik Arsal


tangan nya mengunci leher Arsal dan satu tangannya dia gunakan untuk menjewernya.


Arsal melepaskan tangan Caitlyn lalu menariknya agar turun dari punggungnya dan berpindah kedepan dada bidangnya.


Dia merapatkan tubuhnya saling berhadapan ,ditengah kolam yang cukup dalam dan air yang dingin mereka saling bertatapan.


"Kau menipuku?."tanya Arsal dengan kedua tangannya yang mengunci pinggang gadis itu


Caitlyn dengan berani mengalungkan kedua tangannya dileher suaminya "Emm tidak,aku hanya membalasmu perbuatan jahatmu."kata Caitlyn membuat pria itu semakin mengeratkan pelukannya


"Lepaskan aku."bisik Caitlyn


"Aku ingin tahu bagaimana balasanmu dengan apa yang akan aku lakukan."ujar lelaki itu dengan nakal membuat Caitlyn meneguk salivanya kasar.


dia tahu apa yang akan dilakukan oleh suaminya ,maka dari itu buru-buru jarinya dia simpan di mulut Arsal.


"apa kau tak punya malu ,ingin melakukannya dihadapan para maid hah."bisik Caitlyn


Lelaki itu biasa saja "Tidak masalah,mereka juga pasti mengerti."ucapnya lalu mengecup bibir mungil yang seolah terus meminta untuk di jamah .


Caitlyn akui dia kini tak bisa menolak pesona suaminya selalu ada magnet yang menariknya untuk patuh pada pria itu.



Setelah selesai dengan cumbuan yang memabukan keduanya mengambil nafas panjang .


Caitlyn menyembunyikan wajahnya di ceruk leher suaminya karena malu,dia tak biasa melakukan hal sensitif didepan banyak orang.


"Kau malu?."tanya Arsal menarik senyum di bibirnya


Caitlyn menengadahkan wajahnya menatap wajah tampan itu "hm aku tak seperti dirimu,yang selalu melakukan hal-hal seperti ini dengan wanita-wanita malammu di depan umum."ujarnya dengan menatap mata indah itu dengan dalam


"Berarti kau suka melakukannya secara diam-diam seperti itu?."tanya Arsal


"Ya ,lebih baik bukan."ujar Caitlyn dengan senyum devil dan mengangkat sebelah halisnya


"Jangan mengada-ada ,kau hanya punya satu mantan dan jangan lupakan i'am the first baby."bisik Arsal sensual tepat di samping telinga Caitlyn


Caitlyn mendorong dada bidang itu lalu berenang menuju tepi kolam untuk naik "Ya, mungkin aku akan mencobanya dengan orang lain yang masih suci,aku tidak suka barang bekas." ujar Caitlyn membuat Arsal mengerutkan keningnya


salah satu maid membawakan kimono untuk Caitlyn lalu membantu memakaikannya.


"Apa maksudmu?."tanya Arsal


Caitlyn tersenyum lalu mengedipkan matanya "Point pernikahan,tidak mencampuri urusan pribadi masing-masing."


Caitlyn meninggalkan suaminya yang masih berada di dalam kolam renang dengan raut wajah yang masam.


...TBC...

__ADS_1


__ADS_2