
Hallo gayss
Happy Reading
mohon maaf karena author tidak up up huhuu karena sedang sibuk dengan pekerjaan pekerjaan .
And FYI ,aku tuh nulis cerita buat relax diri aku sendiri and buat kalian yang punya kisah cinta romantis atau apapun boleh Dm ke @Holla_s buat aku kembangkan jadi Novell
Aku ingin nulis novel Remaja tolong ! huhuu
Langsung aja
...****************...
Dibawah langit malam yang indah Caitlyn merenung untuk sejenak di balkon kamar dengan menatap temannya yang paling setia ,sang bintang .
dengan menangkup tubuhnya menggunakan kedua tangannya dia menatap bintang itu dengan beberapa pertanyaan dalam benaknya yang tak bisa dia jawab.
salah satunya apakah dia mencintainya atau tidak?
Suami kontraknya kini tak ada dirumah entah kemana lelaki itu disaat hari libur ini ,setelah dia pulang meet dengan Aileen dia tidak menemukan keberadaan suaminya dan setelah bertanya ternyata suaminya sedang keluar.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam tapi suaminya belum juga datang ,Caitlyn tentunya gelisah dia takut terjadi sesuatu dengan suaminya itu.
Caitlyn menelpon suaminya
...SUAMI TAMPANKU...
^^^*Hallo ,tuan bos kau dimana?^^^
hm mmm
^^^KAU MABUK ?^^^
Apa sayang apa kau merindukanku?
^^^ck! kau dimana sekarang ? aku akan menjemputmu^^^
Didunia yang membuatku melayang ah*
Caitlyn memutar bola matanya malas ,ucapan Arsal benar-benar membuatnya gelisah
^^^Diam disana dan jangan coba-coba melakukan hal bodoh ,ingat ucapanku^^^
Caitlyn membungkus tubuhnya yang hanya menggunakan baju tidur satin dengan mantel ,tak lupa dia mengambil sebuah kunci mobil lalu keluar menuju titik lokasi Arsal kini berada.
Caitlyn tak hentinya menggerutu sebal, suaminya benar-benar menyebalkan apakah dia tidak bisa menahan untuk pergi ke tempat itu selama dia masih menjadi istrinya.
sesampinya di depan Club Caitlyn ingin masuk namun di tahan oleh dua orang yang bisa dia tebak adalah security.
"Bisa kau tunjukkan kartu aksesmu nona?."tanya penjaga itu membuat Caitlyn bingung
"Dengarkan aku,aku kesini untuk menjemput suamiku jadi biarkan aku masuk."pinta Caitlyn namun niatnya masih tetap dihalangi oleh kedua pria berbadan besar itu
"Maaf nona,kami memiliki peraturan disini." kata pria berbadan besar yang botak
Caitlyn menghela nafas panjang lalu mengeluarkan ponselnya ,dia memutuskan sambungan teleponnya dengan Arsal lalu menelpon Fero.
...Asisten Fero...
Ada apa nona?
^^^Aku ada di club,untuk menjemput bos mu tapi dua penjaga menahanku^^^
Berikan telpon ini pada penjaga itu
Caitlyn memberikan ponselnya pada salah satu penjaga itu ,mereka melakukan video call dan setelah itu penjaga itu mengembalikan ponselnya dan membiarkan dia masuk.
"Mari nona saya antar pada tuan."kata salah satu pria botak itu
__ADS_1
Caitlyn mengikuti langkah pria botak itu hingga akhirnya mereka sampai di salah satu ruangan private ,penjaga itu mempersilakannya untuk masuk sendiri dan dia akan menunggu didepan pintu.
Kaki yang beralaskan heels itu memasuki ruangan dengan lampu yang temaram ,didalam ada tv besar dengan sofa panjang yang terdapat suaminya dengan beberapa laki -laki lain dan beberapa wanita yang menemaninya.
Dengan raut wajah yang kesal dia menghampiri suaminya yang hendak berciuman dengan seorang wanita malam.
"HEY !."pekik Caitlyn membuat semua orang menatapnya
Caitlyn menarik wanita malam yang duduk diatas pangkuan suaminya dan menghempaskannya ke lantai dengan cukup keras membuat wanita itu kesakitan.
"Kau siapa nona?."tanya pria yang mabuk namun sadar
Caitlyn menatap tajam pria itu membuat pria itu meneguk ludahnya kasar
"Kenapa kau kemari ?."tanya Arsal yang masih sadar seraya menarik tangan Caitlyn membuatnya terduduk di atas pangkuan suaminya itu
"Menjemputmu pulang." jawab Caitlyn
Arsal membelai paha Caitlyn yang tekespos membuat buku kuduk Caitlyn merinding, dia menyingkirkan lengan itu
"Kau mabuk ,jangan membuat kesalahan yang membuatmu terjebak nantinya."ujar Caitlyn seraya menatap mata indah namun kemerahan akibat mabuk itu dengan dalam
"Ayo pulang."ajak Caitlyn
"Apa kau cemburu aku bersama dengan wanita lain?." pertanyaan tiba-tiba yang keluar dari mulut Arsal membuat Caitlyn terdiam,dia tidak bisa menjawabnya
Caitlyn menggelengkan kepalanya "Kau mabuk,ayo pulang."ajak Caitlyn seraya memapah Arsal untuk bangkit
"Kau cemburu honey,kau mencintaiku ya?."
"Kau tahu aku juga merasa begitu ketika mendengar gosip tentang kau dan asistenku ."
"Tapi kau tidak mencintai asisten ku kan sayang hm?."
Caitlyn hanya mendengarkan setiap ucapan yang keluar dari mulut Arsal yang sedang mabuk itu.
"Bantu aku."pinta Caitlyn pada penjaga yang setia menunggunya
Caitlyn menyerahkan Arsal pada pria botak itu dan berjalan menuju mobilnya ,penjaga itu memasukan Arsal ke mobil .
Caitlyn berterimakasih lalu pergi meninggalkan tempat yang penuh hinggar bingar itu menuju kembali ke manshion dengan tetap mendengarkan ocehan yang keluar dari mulut Arsal
"Kau cerewet." gumam Caitlyn
Keesokan paginya Caitlyn sudah siap untu berangkat ke kantor ,dia tengah menyisir rambutnya seraya menatap dirinya di pantulan kaca.
Terlihat dari kaca bahwa suaminya sudah mulai bangun ,pria itu duduk seraya mengucek kedua matanya .
"Bangun ,kau tidak ingin bekerja?."tanya Caitlyn dengan menyisir rambut
Pria itu seperti orang linglung,dia memikirkan bagaimana dia bisa berada di rumah sedangkan seingatnya dia sedang pergi ke club dengan temannya.
Caitlyn memutar tubuhnya 180°
"Aku akan pergi terlebih dahulu dengan Fero,kau naik mobil sendiri saja ya."
"Apa tidak bisa menunggu?."tanya Arsal
"Lihatlah jam ."titah Caitlyn
Arsal melihat jam yang disimpan di dinding kamar mereka,matanya membulat jam sudah menunjukkan pukul 07.30 menit.
"Kenapa kau tidak bangunkan aku?."tanya Arsal
"Kau saja yang kebo.Bye aku duluan ya tuan bos ." ujar Caitlyn seraya mengambil tasnya lalu memberikan kis bay jauh pada Arsal yang tengah mengambil kimono nya
Arsal hanya menggerutu kesal
Caitlyn berjalan menuruni anak tangga lalu menyapa Fero yang sudah stand bye di bawah sana.
__ADS_1
"Ayo berangkat."ajak Caitlyn
"Tuan Arsal nyonya?."tanya Fero
"Dia masih lama,jadi dia bilang kau antarkan saja aku dia akan bawa mobil sendiri."kata Caitlyn dengan penuh keyakinan membuat Fero mengangguk setuju
Fero dan Caitlyn pergi bersama kekantor meninggalkan Arsal yang tengah bersiap,diperjalanan Caitlyn terus memainkan ponselnya dia sedang bertukar pesan dengan rekan-rekan satu timnya.
Hingga akhirnya mereka sampai di parkiran Caitlyn membuka sefetybeltnya dan hendak membuka pintu mobil namun gerakannya terhenti
Caitlyn menoleh pada Fero "Asisten karena kita sudah menjadi gosip lebih baik kita turun bersama saja,kuyakin disini juga ada mata-mata." kata Caitlyn dengan sedikit bercanda
Fero menggaruk tengkuknya yang tak gatal "Tapi Nyo-."
"Begini ,maukan kau membantuku Fero."ujar Caitlyn membuat Fero mengernyitkan dahinya
Caitlyn menjelaskan niatnya dengan panjang lebar membuat Fero tersenyum
"Sesuai dengan keinginan mu nyonya."jawab Fero lalu keluar bersamaan dengan Fero
keduanya berjalan beriringan menuju kantor utama dengan anggun dan menawan banyak pasang mata yang terkejut melihat keduanya.
Kehebohan pun seketika boom !
Satu perusahaan banyak yang membincangkan keduanya , isu-isu yang beredar menjadi semakin kuat karena Caitlyn dan Fero seolah-olah membenarkan gosip itu .
Keduanya masuk lift
Didalam lift Fero menghembuskan nafas panjang,ketegangan dihatinya perlahan memudar.
Caitlyn tertawa geli melihat Fero "Kau memang asisten yang terbaik." gurau Caitlyn
"Pekerjaanku taruhannya Nona Caty."jawab Fero dengan sedih membuat Caitlyn semakin terkikik geli
ting
Pintu lift terbuka,Caitlyn pamit pada Fero lalu melangkahkan kakinya menuju tempatnya bekerja.
"Eitss tunggu."ujar dua orang menghadang langkahnya membuat Caitlyn terkejut
"Bu Caty jadi sebenarnya kau ini pacaran atau tidak dengan asisten Fero?."tanya Alana greget
"Kau tahu mrs,dibawah sana semua orang heboh membicarakan kau dengan asisten Fero."tambah Sofia
Caitlyn mengulum senyumnya "Benarkah?."tanya Caitlyn
"Apakah seheboh itu?".lanjut Caitlyn
Sofia dan Alana menganggukan kepalanya "Dia hanya teman."jawab Caitlyn lalu menyingkirkan anak buahnya itu dengan tangannya membuka jalan untuk dirinya masuk kedalam ruanganya
"Bu...-"
"Segera bekerja ,bonus menanti sebentar lagi."kata Caitlyn lalu masuk kedalam ruangan khususnya
Caitlyn duduk di kursinya dengan tenang dan bersandar di kursi itu seraya menutup matanya dengan tersenyum.
"Maafkan aku melangggar kontrak itu dengan nekat mencintaimu dan ingin memilikimu sepenuhnya ."batin Caitlyn
dtrt drt drt
^^^"*Ya Hallo ada yang bisa di bantu?."^^^
"Keruanganku sekarang* !."
Caitlyn membuka matanya terkejut setelah mendengar suara yang dia kenal dengan baik
"Mati aku !."gumam Caitlyn
...TBC...
__ADS_1