Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)

Thank You Arsal (Edelweis Milik Caitlyn)
32-Come back


__ADS_3

Hallo gays


happy reading


...****************...


tak tak tak


suara langkah kaki bergerak seirama dengan tegas,begitu tegas membuat semua orang yang dilewati mereka mencuri -curi pandang.


Wajah cantik dan tampan dari pemilik suara itupun turut mengundang perhatian,wajah datar namun memilik aura yang kuat.


Shofia yang tidak terbiasa dengan situasi ini menjadi sedikit canggung namun masih tetap mengikuti langkah kaki Caitlyn beriringan dengan Fero.


Sampai akhirnya mereka berhenti disalah satu ruangan VVIP ,Caitlyn menarik tangan Shofia agar lebih dekat dengannya dan menggeser posisi Arsal yang berada disampingnya menjadi kebelakang.


Caitlyn membuka pintu seraya memberikan senyuman yang tulus dengan menggandeng lengan Shofia.


Sosok wanita paruh baya yang berada didalam menoleh dan tersenyum mendapati siapa yang datang.


"Ibu."gumam Shofia lalu berlari kecil memeluk ibunya


Ibu Shofia mengelus kepala putrinya yang berada diatas dadanya dengan lembut, menyalurkan rasa hangat kasih seorang ibu.


Keduanya mengurai pelukan mereka "terimakasih nona Caitlyn atas bantuannya."


Caitlyn tersenyum lembut "Segera sembuh nyonya,kau berhutang masakanmu padaku."gurau Caitlyn


"Dan aku minta maaf nyonya karena aku sedikit telat,tadi ada problem sebentar."


Paruh baya itu tersenyum dan mengangguk"tidak papa, dengan kau menepati janjimu pun aku sudah sangat berterima kasih."


Caitlyn tersenyum lalu menatap Shofia dan beralih menatap paruh baya itu lagi "Nyonya,aku tidak bisa berlama-lama aku hanya mengantarkan anak kesayanganmu ini saja."


Paruh baya itu mengangguk lemah "Terimakasih, hati-hati dijalan nyonya."


Caitlyn menatap Shofia "Aku pamit,jaga ibumu."


"sekali lagi terimakasih bu..."


Shofia mengalihkan pandangannya menatap Arsal sebentar dan kembali menundukkan kepalanya "pak."


Caitlyn dan Arsal berlalu pergi meninggalkan ruangan Vvip itu ,ketika sampai di pintu keduanya berhenti.


menatap Fero yang seperti biasa selalu disampingnya "Kau..."tunjuk Arsal


"Iya tuan."


"Jaga pintu."


Fero terdiam mencoba mencerna ucapan tuannya yang sedikit tidak masuk akal sedangkan Caitlyn dia menahan tawa ,lalu menatap suaminya dan menepuk pelan lengan suaminya.


Caitlyn kembali menatap Fero "Maksudnya ,kau jaga mereka disini."

__ADS_1


"Ini perintah,ingat gajimu 2x lipat .Jika tid-."


"Laksanakan nyonya."potong Fero


Caitlyn mengangguk dan memberikan jempol pada Fero "Yasudah,ingat jaga mereka."


"Dimengerti nyonya muda."


Caitlyn dan Arsal akhirnya kembali pergi berdua meninggalkan lingkungan rumah sakit yang nampak bersih namun auranya tetap mencekam.


"Antarkan aku pulang saja."pinta Caitlyn seraya memasang safety belt


Arsal mengernyitkan dahinya "apa kau mau mengulangi kegiatan tadi pagi sayang?."tanya Arsal dengan nakal


Buk


Caitlyn menggeplak lengan suaminya dengan kasar ,dia kesal otak suaminya itu sangat-sangat kotor sekali.


"Aku ingin beristirahat,lagi pula jika aku pergi ke kantor bisa-bisa aku dicibir oleh semua orang."


Arsal mengangguk, dia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah untuk mengantarkan isi cantiknya pulang.


sesampinya di mansion Caitlyn segera keluar dari dalam mobil sedangkan Arsal ,pria itu masih duduk didalam mobil yang menyala.


"Mungkin malam ini akan sedikit larut ,kau tidur lah dulu ."pesan Arsal


Caityln mengangguk paham "Ya , hati-hati dijalan."


Caitlyn memberikan lambaian tangan sampai mobil suaminya sudah tidak terlihat, dia bergegas untuk ke kamar dan merebahkan dirinya di atas kasur besar yang empuk.


dia memarkirkan mobilnya dan segera masuk kedalam gedung pencakar langit itu dan segera ke ruangan kantor miliknya.


dia membuka laptopnya dan setelah itu dirinya fokus terhadap layar yang berada di depannya, mengatur semua nya yang berasal.


Dirumah Caitlyn tengah menikmati tidur siangnya dengan nyaman tentram dan damai tanpa gangguan orang lain.


Sampai sore hari dia baru terbangun dari tidurnya yang nyaman dia segera turun dari kasurnya dan bergegas untuk membersihkan diri.


dia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrub dan kepala yang dibungkus oleh kain lainnya.


Dia duduk didepan cermin seraya memakai beberapa produk wajah ,memperhatikan setiap inci wajahnya yang cantik. Dia sungguh berterimakasih karena diberikan wajah yang cantik .


Drtt drttt drttt


Caitlyn mengalihkan pandangannya lalu mengambil ponsel yang tergeletak di atas kasurnya dan dengan cepat mengangkat panggilan telepon yang masuk.


"Ya ada apa kunzu boo?."tanya Caitlyn


"Sedang apa sayang?."tanya balik Arsal


"Ck! katakan saja apa yang ingin kau bicarakan?."tanya Caitlyn seraya kembali duduk di depan cermin dan melanjutkan ritual skincarenya.


"Aku hari ini tidak pulang."kata Arsal

__ADS_1


seketika Caitlyn menghentikan aktivitasnya dia menatap cermin dengan masam "Mau kemana ?."tanya Caitlyn dengan dingin


"Aku ada urusan dengan klienku diluar kota , kemungkinan aku akan balik lagi besok secepatnya aku janji sayang."


"Kau tidak bohong!."


"Tidak honey."


"Baiklah ,segera pulang ."


"Iya sayang teri-..."


"Ingat jika sampai kau berbohong aku akan memenggal kepala mu itu."ucap Caitlyn setelah itu dia memutuskan sambungan teleponnya dengan dongkol.


...Drtt drtt *****drttt*****...


Caitlyn menghela nafas jengah,dia kembali mengangkat telepon yang masuk tanpa melihat siapa yang meneleponnya.


"Apalagi Kunzu boo,ingat saja jika kau berbohong aku akan memutilasimu !."


"A-apa yang aku lakukan sister ,jika aku ada salah a-aku minta maaf ."


Caitlyn kembali terdiam ,itu bukan suara suaminya yang menyebalkan namun kaya raya ! itu...


"Hansel ! i'm sorry aku kira itu orang lain ,Sudahlah katakan ada apa?."


"Kamis sudah sampai ,kau bisa kemari nanti malam?."


"Serius?!."


"Iya,Marvin juga Mabella menunggu mu dan ya jika bisa kau ajak Aileen juga."


"Baiklah ,kirimkan saja alamatnya ."


setelah panggilan itu berakhir Caitlyn buru-buru menelpon Aileen dan mengabari sahabat lamanya itu bahwa orang spesial mereka ada disini.


Caitlyn segera masuk kedalam walk in closet memilih beberapa baju yang pas dan nyaman di pakaiannya dengan wajah yang full senyum.


setelah selesai dia turun kebawah dan menjumpai bi Meena yang sudah dia anggap sebagai ibu


"Bu."panggil Caitlyn


Meena yang tengah memotong buah-buahan segera menghentikan aktivitasnya dan menatap siapa yang memanggilnya.


"Ya ,ada apa nyonya muda?."


"Aku izin pergi keluar bertemu dengan sahabatku, mungkin tidak akan pulang dan ya Arsal tidak akan pulang dia sedang keluar kota jadi tolong jaga rumah ya."


"Apa saya bisa tahu nona ingin bertemu dengan siapa?."tanya Meena dengan sopan


Caitlyn mengeluarkan ponselnya dan mencari sesuatu di ponsel miliknya kemudian memperlihatkan sebuah foto seorang wanita sedang menggendong anak kecil .


"Namanya Aileen ,yasudah aku pamiy ya bu."

__ADS_1


setelah berpamitan Caitlyn segera membawa mobil milik suaminya meninggalkan pekarangan rumah megah itu menuju sebuah tempat yang di janjikan.


...TBC...


__ADS_2