
Huhu gak krasa udah bab 17 ajaaa
Minta dukungannya dengan Vote dan Comment kalian makasihhhh
CRAZY UP 🔥
......................
Sedari tadi gadis berambut cokelat itu tak henti-hentinya tersenyum seperti orang gila,jika orang indonesia yang melihatnya mereka akan berfikir wanita ini kesurupan.
Caitlyn asyik di gazebo dekat kolam renang seraya memperhatikan layar ponselnya yang terus bergetar.
Entah apa yang sedang dilakukan olehnya tapi dia memancing keingin tahuan orang lain.
Arsal menatap indahnya langit malam dan gemerlap cahaya dari setiap rumah yang ada dibawah sana.
Begitu banyak lampu membuat semuanya terasa hidup dan menenangkan ,hal sederhana yang mampu menenangkan hati.
Dia menatap Caitlyn yang tengah asyik dikolam dengan ponselnya ,dalam hatinya ada banyak pertanyaan dan perdebatan panjang Antara hati dan logikanya.
Tak di pungkiri kehadiran Caitlyn mampu membuatnya merasakan sesuatu yang sudah lama hilang.
Gadis unik dan langka .
Tak banyak anak konglomerat yang mau susah-susah menjadi seorang manager di sebuah perusahaan jika ditawarkan untuk menjadi apapun terserah padanya.
"Sedang apa gadis itu?."batin Arsal seraya melipat kedua tangannya
pria dengan kaos pendek berwarna putih dengan celana pendek yang membuatnya terlihat maco terus nenatap Caitlyn yang tak hentinya mengulum senyum membuat jiwa nya kepo.
...MANAGER ULALALA...
Carlotta :
Bu manager kenapa kalian sangat romantis ,aku jadi ingin
Foto dirinya dan Arsal ketika di kedai ice cream tersebar luas membuat geger satu perusahaan
Diego :
@Carlotta ayo sini baby 😘
Shofia :
Bu manager kau bilang bukan pacarmu tapi mengapa kalian sangat romantis ,aaaa tolong aku juga ingin.
Alana :
Bu manager memang diam-diam melahirkan
Allesandro :
Menghanyutkan bodoh @Alana
Alana :
Bu manager Ale berbicara kotor potong gajinya
^^^Caitlyn :^^^
^^^@Alana kita tagih nanti saat kita gajiahan^^^
Diego :
Bu manager sebenarnya kau single apa tidak? jiks single dengan seganap jiwa dan hati aku ingin melamar menjadi rajamu
Shofia :
Jangan mau bu @Caitlyn
Alana :
Raja katak @diego
Diego :
Alana kau cemburu ? tenang sayang kau yang pertama dan bu Caitlyn yang utama ;)
Carlotta :
Bu manager jawab kami,apa kau dan asisten Fero memang sepasang kekasih seperti yang di gosipkan?
Alana :
Jangan membuat kami penasaran wahai bu manager :)
Allesandro :
Jika anda jomblo saya juga mau mendaftar bu manager
Alana :
@Allesandro kau kira ini bantuan pemerintah hingga harus daftar !
Carlotta :
__ADS_1
Alana cemburu !
^^^Caitlyn :^^^
^^^@Alana cemburu !^^^
Alana Carlotta Shofia :
BU MANAGER JAWAB KAMII, APA KAU KEKASIHNYA ASISTEN FERO ?
^^^Caitlyn :^^^
^^^Selow dong^^^
^^^Sudah ku bilang ,aku dan dia hanya berteman tak lebih .Tapi jika kalian menganggap aku dan dia sepasang kekasih doakan saja ya.^^^
KHEM
KHEM
KHEM
"ASTAGA ASTAGA !."
Caitlyn yang mendengar deheman tepat di belakangnya dengan tiba-tiba terperanjat kaget dan hampir membuat ponselnya jatuh kedalam kolam jika tangannya tak cepat bertindak.
Caitlyn menarik nafas dalam dan mengelus dadanya dengan lembut "Mengangetkan saja !." kesal Caitlyn menatap Arsal
"Ayo masuk sudah malam." ajak Arsal seraya mengulurkan tangannya
Caitlyn menatap uluran tangan itu ,dengan senang hati dia menerimanya .Dia berdiri dan mengeringkan kakinya di handuk yang sudah di sediakan
Mereka berdua masuk kedalam rumah seraya bergandengan tangan "Kau senyum senyum sendiri seperti orang gila saja." kata Arsal tanpa menolehkan pandangannya sama sekali
Caitlyn menatap Arsal "Kau sedang membicarakanku tuan bos?."tanya Caitlyn
"Aku sedang membicarakan istri kontraku yang nakal." jawab Arsal seraya menatap Caitlyn dengan tersenyum
"Tuan bos tunggu." titah Caitlyn seraya berhenti
"Kenapa?."tanya Arsal mengernyitkan keningnya
Caitlyn menatap wajah Arsal "Aku ingin pingsan." kata Caitlyn namun anehnya malah memegangi dadanya
Perkataan Caitlyn membuat Arsal seketika panik "Hah apa kau ingin pingsan ,kau kau kenapa tiba-tiba ?."tanya Arsal mendekat seraya memegang kedua pundak milik gadis itu dengan kokoh
"karena senyumanmu ,senyumanmu sangat manis membuatku ingin pingsan."
Blush
buru-buru Arsal melepaskan tangannya dari pundak Caitlyn dia mengulum senyumnya ,ah tak biasanya dia digombali biasanya dia yang akan menggombal.
Caitlyn menatap wajah Arsal yang merah karena memilii kulit yang putih ,Caitlyn mendekatkan wajahnya pada muka yang sedang mengulum senyum itu.
Caitlyn mencolek pipi Arsal "Ah kau Salting sayang ? lucu sekali tuan bos ku ." ujar Caitlyn seraya menyapit dua pipi itu dengan kedua tangannya yang mana semakin membuat jantung Arsal berdetak tak karuan .
Caitlyn tertawa puas melihat ekspresi menggemaskan dari suami kontraknya itu ,dia memegangi perutnya yang kram karena terus tertawa.
"Ah sial gadis ini !." batin Arsal menjerit tak karuan
Para maid yang memang tidak sengaja menyaksikan keharmonisannya majikannya itu ikut terkekeh geli .
pemandangan yang langka.
Arsal memilih berjalan duluan menaiki anak tangga yang dibuat dari marmer khusus ,Caitlyn menyusul suaminya itu dengan langkah yang sedikit cepat.
"Tuan bos tunggu."kata Caitlyn
Hingga sampai dikamar mereka sama-sama merebahkan diri mereka diatas kasur sambil memandangi langit-langit kamar mereka yang indah.
"Tuan bos."panggil Caitlyn
"hm."
"Kita bermain yu."
Arsal menatap Caitlyn begitupun sebaliknya "Maksudku bermain game." ujar Caitlyn menjelaskan
"Mau bermain sambil olahraga juga ayo."jawab Arsal seraya mengedipkan matany a
Caitlyn memutar bola matanya malas "Lupakan soal itu jika sedang bersamaku."kata Caitlyn membuat Arsal menaikan sebelah halisnya tinggi
"Kenapa?."tanya Arsal
Caitlyn mengubah posisinya mengadapap Arsal seraya menahan tubuhnya dengan tangan kanananya "Dengarkan aku ,kau hanya bisa menyentuhku lagi jika memang kau ingin terikat dengan ku selamanya ."kata Caitlyn menatap dalam mata indah milik suaminya itu dan menekan kata selamanya .
Caitlyn kembali pada posisi semula "sudahlah ini sudah malam ayo tidur."ajak Caitlyn lalu dengan berani memeluk dada bidang milik suaminya dan mencari kenyamanan disana.
Arsal menelan salivanya kasar, istri nya ini memang sangat sangat nakal.
Caitlyn menatap wajah suaminya yang tegang "Bolehkan seperti ini?."tanya Caitlyn
Tanpa menjawabnya Arsal pun melingkarkan tangannya di atas tubuh mungil Caitlyn dengan penuh kasih sayang.
"Selimutnya."bisik Caitlyn yang memang tidak bisa tidur tanpa selimut
__ADS_1
Keduanya tidur dengan saling berpelukan mencoba untuk membangun sebuah benteng untuk sesuatu yang belum pasti.
"*Jika memang kau jodohku ,maka bukan tak mungkin aku bisa menggeser posisi orang yang paling kau sayangi dulu." batin Caitlyn
"Biarkan ini mengalir begini saja ,jika aku sudah yakin kau tak akan bisa lepas dariku."batin Arsal*
......................
Saat ini matahari mulai mencapai puncak keperkasaannya. Sinarnya menembus jendela-jendela rumah dengan panas yang begitu menusuk kulit.
Menebarkan keengganan pada setiap insan untuk sekedar melangkahkan kaki mereka keluar rumah. Mengusik kenyamanan pada mereka yang masih terbalut dalam selimut untuk segera bangun dan beranjak dari singgasana peraduan malam.
Tapi tidak bagi pria tampan yang satu ini,pemilik bulu mata yang lentik dan bibir yang sexy ini tak terusik sedikitpun,dia masih asik bergelung dengan selimutnya .
"Arsal bangun !."pekik Caitlyn membuat pria itu membuka matanya
"Pagi sayang."sapa Arsal
"Pagi apanya,ini udah jam 10 pagi honey ayo bangun."kata Caitlyn dengan selembut mungkin seraya membereskan selimut yang di pakai oleh Arsal
Lelaki itu masih terdiam di kasurnya seraya duduk mengumpulkan nyawanya yang masih berkelana di luar sana.
Caitlyn membereskan sprai agar rapi namun yang ada tangannya di tarik membuatnya berhimpitan dengan dada bidang telanjang milik suaminya yang bagus.
"Lepaskan aku."kata Caitlyn seraya menatap wajah bantal suaminya yang sayangnya masih terlihat tampan dan sexy
Lelaki itu tersenyum "Morning kiss."pinta Arsal
"Ingat uca-..."
Cup
Pria itu membungkam mulut Caitlyn dengan bibirnya dan memberikan sebuah ciuman singkat ,setelah itu dia mencium lagi pipi Caitlyn dengan cepat lalu pergi ke kamar mandi dengan senyum cerah.
Caitlyn yang menerima perlakuan spesial dengan tiba-tiba terdiam, jantungnya berdetak dengan kencang .
"Sayang apa masih kurang?."pekik Arsal dari kamar mandi membuat lamunan Caitlyn buyar
"KU JAIT MULUTMU TUAN BOS !."pekik Caitlyn kesal lalu pergi meninggalkan kamar untuk turun ke taman yang berada di belakang rumah.
Sedangkan pria yang sedang berada di dalam kamar mandi tengah berendam dalam bathtub seraya mengulum senyum.
"Hari ini bibirmu ,besok lehermu dan hari-hari selanjutnya ."gumam Arsal seraya membayangkan tubuh indah milik istrinya
Dibelakang rumah Caitlyn dan beberapa maid berjalan-jalan melihat bunga-bunga yang sudah mekar dengan cantik.
Begitu banyak jenis bunga-bunga yang membentang sampai ujung ,mereka tumbuh dengan sangat insdah dan harum semerbak.
"Apa disini tak ada bunga edelweis?."tanya Caitlyn
"Tidak ada nyonya."
Caitlyn mengangguk-angguk "Nyonya mau kami membeli bunga edelweis?."tanya seorang maid lainnya
"Tidak usah ."jawab Caitlyn
Mereka terus berjalan membelah jalanan taman bunga yang cantik ini dengan sesekali sebuah pertanyaan terlontar dari mulut milik Caitlyn.
Bunga dengan berwarna warni membuat halaman belakang rumah ini nampak indah ,tidak perlu jauh-jauh untuk melihat hamparan bunga-bunga indah di belakang rumahnya saja sudah ada fikir Caitlyn.
Hingga akhirnya mereka tiba di deretan bunga cantik yang menawan mata Caitlyn berbinar ketika melihat bunga-bunga itu terlebih bunga itu mempunyai warna biru yang cantik.
Caitlyn menghampiri bunga cantik yang tersusun indah itu dengan semangat lalu bertanya pada para maid.
"Bunga apa ini?."tanya Caitlyn
"Bunga Hydrangea nyonya."
"Bisakah kalian berikan aku sejumput bunga ini untukku pajang?."tanya Caitlyn
Para maid itu menunduk dan menganggukan kepalanya "Akan kami siapkan nyonya."jawab para maid itu
Caitlyn tersenyum bahagia
"Terimakasih."
Mereka melanjutkan kembali perjalanan mereka untuk mengamati bunga- bunga ini hingga akhirnya mereka berhenti karena ponsel Caitlyn berdering.
Caitlyn memberikan perintah untuk mundur dan membiarkannya untuk menelpon dengan tenang
...AILEEN...
^^^Hallo^^^
Besok temui aku di Parco delle Cascine jam makan siang.
^^^Baiklah ^^^
...Tut...
"Nyonya ,tuan muda memanggilmu."ujar seorang pelayan lelaki seraya menunduk
Caitlyn mengangguk lalu kembali ke mansion bersama dengan kedua maid yang menemaninya .
__ADS_1
...TBC...