
2050, adalah tahun dimana tekhnologi bumi berada di puncak. Jika disekitar tahun melenium sebelumnya, manusia saling terhubung hanya dengan menggunakan telepon, lebih ke belakang lagi hanya dengan surat, maka di tahun ini manusia bisa melakukan komunikasi dengan benda berupa jam tangan yang bisa menampilkan hologram dengan resolusi layar super ultra HD. Beberapa jenis tertentu sudah bisa menampilkan objek benda mati dengan 3 dimensi.
Tekhnologi lain juga tidak kalah canggih. Sekolah, restoran, pasar, gedung-gedung pemerintah, semuanya menggunakan sistem digital. Kasir-kasir yang ada di restoran makanan menggunakan sistem otomatis yang bisa menghitung jumlah pembayaran hanya dengan menyebutkan makanan dan minuman yang dipesan. Tidak lebih dari satu detik setelah disebutkan, jumlah harga akan ditampilkan dengan angka digital berwana hijau pada layar hitam dengan ukuran 10 inchi. Pembayaran di lakukan dengan menekan satu tombol yang ada pada jam tangan masing-masing, sekali tekan maka transaksi selesai. Jam tangan ini terhubung dengan hampir seluruh Bank yang ada. Tidak perlu repot-repot pergi mencari mesin ATM jika mengharuskan pembayaran segera.
__ADS_1
Sekolah-sekolah yang ada di kota besar sudah melakukan pembelajaran dengan tekhnologi paling mutakhir. Para siswa tidak lagi dibebani dengan membawa tas punggung berat yang menghambat pertumbuhan. Mereka cukup membawa sebuah gadjet tipis dengan ketebalan rata-rata adalah 3 mili. Alat itu sudah lebih dari cukup untuk memuat semua alat tulis dan buku-buku pelajaran. Untuk pengumpulan tugas, mereka masih menggunakan fasilitas email, tetapi dengan subdomain buatan sekolah masing-masing. Sedangkan alat pembelajaran paling jadul yang ada di sekolah pedesaan adalah proyektor LCD, bahkan di daerah terpencil sekalipun.
Pusat perbelanjaan yang ada di kota besar juga sudah mulai menerapkan beberapa tekhnologi mutakhir, salah satunya adalah keranjang berjalan dengan tekhnologi mesin. Keranjang-keranjang itu mengikuti kemanapun pembeli yang sedang berbelanja, mereka diaktifkan dengan bantuan sidik jari pembeli. Lebih menghemat tenaga jika barang yang mereka beli memiliki masa yang berat. Jika pembeli ingin menggunakan jasa tekhnologi keranjang robot ini, mereka harus mendaftarkan sidik jari kepada pusat perbelanjaan yang bersangkutan. Persyaratan lain adalah e-KTP.
__ADS_1
Pemilik kiblat penghasil tekhnologi tercanggih di kawasan Asia saat bukan lagi Jepang, melainkan negara-negara kawasan Asia Tenggara. Hampir seluruh produk yang berhubungan dengan alat komunikasi mereka kuasai. Sebuah penemuan baru yang mencuri perhatian dunia di tahun 2050 adalah sebuah konsol game. Bukan tanpa alasan, beberapa konsol game terdahulu berhasil di kalahkan sebagai pesaing. Konsol game ini melonjak menjadi nomor satu karena kecanggihan fitur yang ditawarkan yang tidak pernah ada sebelumnya. Bermain game tidak perlu menggunakan stick video game, pemain hanya perlu menekan sebuah tombol. Maka mereka akan masuk ke dalam game tersebut melalui sebuah portal menuju dunia virtual, bermain menggunakan karakter sendiri, tubuh sendiri, dan nyawa sendiri.
Beberapa negara pembuat konsol game lain keberatan, mereka tidak menyetujui sebuah video game yang seharusnya sebagai hiburan menjadi mesin pembunuh yang mematikan. Bagaimana tidak konyol, bermain game dengan karakter sendiri dan dengan nyawa sendiri. Bagaimana jika pemain kehabisan darah? Bagaimana jika mereka tidak menemukan potion? Nyawa mereka akan benar-benar melayang hanya karena sebuah permainan.
__ADS_1
Negara yang paling menentang konsol game terbaru buatan salah satu negara Asia Tenggara ini adalah Jepang. Mereka keberatan, konsol game milik mereka yang paling diminati beberapa tahun belakangan mulai ditinggalkan. Kejayaan mereka sebagai pemegang kiblat tekhnologi di Asia juga mulai runtuh. Beberapa perusahaan mereka sudah mulai bangkrut. Asia Tenggara mulai menancapkan tajinya, bahkan dalam beberapa waktu ke depan, tekhnologi yang mereka ciptakan akan menguasai tekhnologi seluruh dunia.