
Cerita berpindah dan membawa kita menuju Kerajaan Nusantara tepatnya di kastel kerajaan, di sana sedang diadakan rapat penting mengenai proses jalannya acara pembukaan kesatria sihir yang akan segera di selenggarakan dalam tempo dekat ini.
Terlihat para eksekutif kerajaan duduk melingkar di meja bundar yang sudah siapkan, para penjaga baik itu dari pihak kepolisian ataupun kesatria sihir terlihat menjaga ketat berlangsungnya rapat kali ini, hal itu mereka lakukan supaya rapat bisa berjalan dengan lancar sebagaimana semestinya.
Eksekutif kerajaan serta Kapolda Nusantara (Pemimpin instansi polisi daerah Nusantara), mereka semua berkumpul membahas rapat yang di adakan lima tahun sekali itu.
Pembukaan acara kesatria sihir kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada acara pembukaan kesatria sihir tahun ini banyak pemuda-pemudi dengan bakat-bakat hebat yang akan mengikuti ujian kesatria sihir.
Mereka adalah orang-orang pilihan yang diberikan talenta hebat oleh dewa, di antaranya ialah Pangeran Artur Wenston dari keluarga bangsawan Nuvoleon menurut rumor yang beredar dia memiliki bakat ganda, kemudian pangeran Levaron Jorge dari keluarga bangsawan Mysitick yang juga memiliki bakat istimewa.
Lalu pangeran William dari keluarga bangsawan Iceland yang memiliki bakat Api legendaris, dan jangan lupakan anak rakyat jelata dari desa Valcke yang terkenal memiliki bakat Air status 4.
Bukan hanya itu kemungkinan besar masih banyak lagi potensi-potensi dari para peserta ujian kesatria sihir tahun ini yang masih belum terungkap, entah mengapa di era ini segalah keajaiban muncul secara bersamaan.
Rapat itu membahas banyak mengenai kesiapan-kesiapan kerajaan menjelang di mulainya pembukaan ujian kesatria sihir, serta potensi-potensi apa saya yang bisa saja terjadi menjelang di mulainya pembukaan ujian kesatria sihir tahun ini.
"Apa pun yang terjadi kita harus memaksimalkan potensi mereka semua, supaya bisa menjadi fondasi kuat bagi kerajaan Nusantara ke depannya," ucap komandan tinggi perserikatan sihir tuan Hanura The Lion.
"Bagaimana dengan minat para penduduk kerajaan Nusantara? Seberapa besar retensi minat penduduk yang ingin mengikuti ujian kesatria sihir tahun ini?" ucap pemimpin rapat tuan Hokaido, selaku raja kerajaan Nusantara.
"Menurut data yang telah diperoleh dari analisis retensi, para peserta ujian kesatria sihir kemungkinan naik 35 persen. Analisis ini lebih bagus dari pembukaan ujian kesatria sihir sebelumnya, Tuan" jawab salah satu eksekutif pengamat kerajaan.
"Kita harus menyiapkan pelayanan yang terbaik bagi para peserta dan tetap siagakan pelayanan medis dua puluh empat jam, kesehatan adalah prioritas utama untuk saat ini," lanjut tuan Hokaido dengan lantang dan tegas.
"Baik tuan, dimengerti" jawab serentak para eksekutif kerajaan secara bersamaan.
Tuan Hokaido kemudian memerintahkan komandan Hanura memanggil 12 Pilar, supaya mereka semua berkumpul di kerajaan Nusantara untuk nantinya menyambut para calon-calon kesatria sihir agar acara ini semakin ramai.
Kesatria sihir adalah kumpulan orang-orang kuat dan berbakat, dari sekian banyaknya kesatria sihir mereka semua di bagi menjadi beberapa rangking yaitu A, B, C, dan E
Rangking A adalah peringkat atau kedudukan tertinggi di dalam tatanan kekuatan kesatria sihir, mereka merupakan kumpulan orang-orang gila penuh ambisi yang memiliki kekuatan mengerikan nan luar biasa.
Siapa saja yang berhasil masuk ke dalam rangking A maka kekuatan mereka jangan di tanya lagi, sebagai instansi yang memegang jabatan tertinggi kesatria sihir mereka itu ibarat fondasi bagi kerajaan.
Dari kumpulan kesatria-kesatria sihir hebat yang mendiami rangking A, terdapat dua belas kesatria sihir yang memiliki kekuatan sangat amat mengerikan, mereka seakan menjajaki puncak rantai makanan tertinggi atau yang dikenal dengan sebutan dua belas pilar.
Dua belas pilar sendiri adalah dua belas orang terkuat yang menduduki rangking A, bahkan saking mengerikannya tak jarang beberapa iblis tingkat tinggi lebih memilih kabur daripada berhadapan langsung dengan mereka.
"Baik tuan Hokaido perintah Anda akan segera saya sampaikan kepada para pilar," jawab komandan Hanura dengan nada sopan lembut.
"Ya komandan Hanura mohon bantuannya" balas tuan Hokaido.
Tuan Hokaido juga meminta kepada para pihak kepolisian untuk membantu acara pembukaan kesatria sihir tahun ini, supaya acara tersebut bisa berlangsung dengan nyaman dan tenteram.
"Baik tuan Hokaido saya akan menyiapkan banyak personil," jawab Kapolda kerajaan Nusantara.
“Terima kasih, mohon bantuannya.” Tuan Hokaido lalu menyuruh para staf melaporkan apa yang terjadi belakangan ini.
Salah satu eksekutif kerajaan kemudian mengatakan bahwa empat hari yang lalu wilayah timur tepatnya di desa Adonara telah muncul iblis kejam yang menebar teror dan kerusakan.
Iblis itu menghancurkan dan memorak-porandakan seisi desa, banyak warga bahkan anak-anak yang sudah menjadi korban dari keganasan iblis itu.
Iblis itu juga telah membunuh dan memakan tujuh kesatria sihir rangking C serta dua kesatria sihir rangking B yang di tugaskan membasmi sang iblis, dan juga lima belas personil polisi yang berjaga di sana.
"Ya aku sudah mengetahui kabar itu, aku juga sudah mengirim salah satu pilar menuju ke sana," sahut komandan Hanura.
Akhir-akhir ini kemunculan para iblis kian hari kian banyak dan terus menerus menebar teror dan kerusakan, oleh sebab itu keamanan harus lebih di tingkatkan lebih dalam lagi.
"Apakah ada yang di tanyakan lagi mengenai rapat kali ini?" tanya tuan Hokaido selaku pemimpin rapat kepada para staf.
Para staf dan eksekutif saling melihat satu sama lain memastikan apakah ada yang mau bertanya atau memberikan usulan di rapat kali ini.
__ADS_1
"Baiklah kalau tidak ada pertanyaan aku akan mengakhiri rapat ini! Dengan begini rapat hari ini aku umumkan selesai."
"Tok ... tok," bunyi ketokan palu pertanda rapat sudah berakhir.
Mereka semua lalu bergantian pergi meninggalkan ruangan rapat satu persatu, komandan hanura kemudian pergi menuju ke taman kerajaan di sana sudah ada kesatria sihir rangking S Raiden yang sedang menunggunya.
"Apa kau sudah menungguku lama Raiden? Maaf rapat kali ini tidak seperti biasanya,” ucap komandan Hanura dengan berjalan santai menuju tempat duduk yang sudah Raiden persiapkan.
"Tidak komandan, hanya kisaran 1 jam saja, dan itu pun bagiku tidak terlalu lama," jawab Raiden sambil memberi hormat akan kedatangan komandan Hanura.
"Maaf membuatmu menunggu," ucap komandan Hanura sembari meminum secangkir kopi panas yang sudah di sediakan.
Komandan Hanura lalu menjelaskan inti dari hasil rapat barusan kepada Raiden, kemudian memintanya untuk menghubungi dua belas pilar supaya segera berkumpul di pusat kerajaan.
"Baik komandan aku akan segera memanggil mereka secepatnya," jawab Raiden dengan tegas.
"Ya terima kasih mohon bantuannya Raiden, aku percayakan semuanya padamu.”
Raiden kemudian melapangkan kedua tangannya, dari kedua telapak tangan itu muncul percikan kilat, percikan kilat dengan cepat menyebar menuju ke arah 12 pilar berada.
"Bakat petir status 3, pesan kilat.”
Cerita kemudian berpindah di wilayah timur kerajaan Nusantara tepatnya di desa Adonara, di sana kita di perlihatkan pertarungan antara Kesatria sihir rangking A melawan iblis tingkat tinggi.
Nama. : - (iblis).
Anugrah. : Kutukan.
Informasi. : Iblis tingkat tinggi (bukan salah satu iblis bernomor tapi masuk dalam kategori iblis tingkat tinggi).
Harga kepala. : 200 Juta.
“Dasar iblis lemah cepat keluarlah dan hadapi aku pecundang ha-ha-ha." kesatria sihir rangking A itu tertawa meskipun saat ini badannya penuh akan lukah dan darah.
"Matilah kau kesatria sihir bodoh! Siapa sekarang yang tertawa hehahaahah" sang iblis meresah sangat puas ketika berhasil menusuk perut kesatria sihir tersebut.
Bukannya kesakitan kesatria sihir tersebut malah tertawa tak henti-hentinya mendapati tubuhnya yang tertusuk senjata sang iblis, hingga hal itu membuat sang iblis merasa sangat amat jengkel.
"Kenapa kau masih tetap saja tertawa? Apa kau meremehkanku manusia bodoh." melihat hal itu sang iblis sangat amat marah dan langsung memberikan kembali serangan pukulan ke arah wajah kesatria sihir itu.
"Braaaaaaaaaaaak." pukulan keras itu mengarah pas ke arah wajah kesatria sihir sampai membuatnya terpental cukup sangat jauh, darah segar tampak keluar dari hidungnya.
"Bagaimana? Apa kau masih bisa tertawa setelah terkena pukulan barusan?" sambung sang iblis dengan sedikit senyum puas terengah-engah.
Kesatria sihir itu berhasil bangkit dan menatap wajah sang iblis dengan tatapan intimidasi nya. Tatapan itu membuat sang iblis sangat risi muak melihatnya.
"Hentikan tatapan bodohmu itu manusia rendahan, kau akan segera ku habisi," teriak sang iblis bersiap siap kembali mengeluarkan teknik tingkat tingginya.
Energi kutukan sang iblis bertambah secara drastis sampai membuat area sekitar pertarungan berubah menjadi mencekam. Sang iblis berencana menggunakan teknik terkuatnya.
"Matilah kau manusia tengik hahaha ... Kirin!" semburan Kirin tingkat tinggi sang iblis mengarah langsung ke arah kesatria sihir tersebut.
“Apakah ini teknik terkuatnya? Kalau begitu lihatlah ini,” ucap sang kesatria sihir dengan sedikit tersenyum tipis.
Bukannya menghindar, kesatria sihir tersebut malah membiarkan Kirin itu mengenai badannya tanpa melakukan tindakan perlawanan sedikit pun.
"Dasar bodoh! Dasar bodoh! Kirin tingkat tinggiku akan menghancurkanmu sampai ke titik partikel," lontar sang iblis dengan tertawa puas.
Ledakan Kirin itu membuat wilayah sekitar pertarungan berlubang dan hancur porak-poranda tak tersisa. Kepulan asap tebal memadati area itu, serangan barusan benar-benar mengerikan.
"Berakhir sudah! Itulah balasan jika kau meremehkanku dasar manusia bodoh," ujar sang iblis dengan terengah-engah sehabis mengeluarkan teknik tingkat tinggi barusan.
__ADS_1
Para masyarakat yang melihat dari kejauhan dibuat cemas akan kondisi sang kesatria sihir, mereka semua bertanya-tanya apakah sang kesatria sihir sudah di kalahkan.
Di tengah-tengah kekhawatiran itu terdengar suara anak kecil yang mengatakan, bahwa iblis lemah seperti itu tidak mungkin bisa mengalahkannya.
“Kalian semua tidak perlu cemas, orang gila itu pasti tidak akan kalah, dia memang sering begitu,” ucap gadis kecil meyakinkan para masyarakat.
“Ha? Apa maksudmu anak kecil,”
“Sudah diam dan lihat saja, oh ya jangan panggil aku anak kecil aku adalah kesatria sihir rangking A, namaku putri Briana dari keluarga bangsawan Scarlet.” pernyataan itu sontak membuat para masyarakat langsung menaruh hormat kepada putri Briana.
“Tidak usah sampai menunduk begitu, aku tidak suka hal-hal seperti ini,” jawab putri Briana.
Di dalam kepulan asap tebal itu terdengar suara yang mengatakan bahwa iblis hannyalah makhluk rendahan dan hanya bisa menindas para manusia-manusia yang lemah.
"Bakat angin status 7, matilah kau iblis menyebalkan! Tebasan dewa angin." sayatan angin tajam menyerupai pedang dewa melesat dengan cepat.
Kepulan asap tebal itu lalu terbelah menjadi dua bagian bersamaan dengan badan sang iblis yang juga terbelah menjadi 2, sontak hal itu membuat sang iblis tersentak seketika.
"Arghh! Kenapa kau masih bisa hidup setelah terkena serangan tingkat tinggiku barusan?" ucap sang iblis melihat kesatria sihir itu masih bisa bertahan meskipun telah terkena serangan Kirin tingkat tinggi.
"Ha-ha-ha! Itu karna aku kuat," jawab kesatria sihir dengan tertawa puas melihat detik-detik terakhir kematian sang iblis.
"Kurang ajar kau manusia sialaaaaan! Aku tidak akan memaafkanmu dasar manusia sampah." sang iblis pun kemudian terbelah menjadi dua diiringi teriakan keras kematian yang begitu nyaring.
Pertarungan dahsyat itu lantas kemudian di menangkan oleh sang kesatria sihir, para masyarakat desa Adonara yang melihatnya sangat bangga kepada kesatria sihir tersebut.
Kekalahan sang iblis tingkat tinggi, membuat para masyarakat kini sudah bisa beraktivitas tanpa takut akan ancaman yang di timbulkan oleh sang iblis.
"Terima kasih tuan terima kasi! Kesatria sihir memang sangat bisa di andalkan.”
"Anda memang sangat kuat.” Para warga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada sang kesatria sihir.
Sang kesatria sihir itu kemudian berjalan perlahan lahan sambil mengeluarkan batang rokok di saku celananya, meskipun tubuhnya terluka cukup parah kesatria sihir itu sama sekali tidak khawatir akan kondisinya dan lebih memilih menghisap rokok.
Masyarakat yang melihatnya terheran heran melihat tingkah aneh kesatria sihir itu, mereka seakan tidak percaya ada orang yang mampu bertahan dengan kondisi luka parah seperti itu.
"Hei bodoh! Kalian mengapa melihatku seperti itu, ha?" ucap sang kesatria sihir.
"Ti — tidak tuan kami hanya ingin mengucapkan terima kasi Anda telah menyelamatkan kami," jawab para penduduk dengan sedikit gemetar.
“Kau yang bodoh, mereka itu menghawatirkanmu tau,” ucap putri Briana.
“Kalau begitu beri aku sake,” jawab sang kesatria sihir.
“Kau ini tetap sama saja, baiklah ayo kita pergi ke Guild selatan, di sana ada poster baru mengenai kemunculan iblis bernomor, kita harus cepat sebelum ada pilar yang mengambilnya.”
Di tengah pembicaraan itu tiba-tiba terlihat percikan kilat berkecepatan tinggi masuk ke dalam kepala sang kesatria sihir tersebut sampai membuatnya terjungkal ke tanah.
Percikan kilat itu membawa pesan kepada 12 pilar agar segera berkumpul di kastel kerajaan Nusantara dalam rangka menyambut para calon-calon kesatria sihir.
"Kurang ajar kau Raiden! Berani-beraninya kau mengirimkan pesan super cepat sampai membuatku terjungkal seperti ini!" teriak kesatria tersebut sambil mengusap kepalanya.
Nama. : Magumi hatoru.
Anugrah. : Bakat Angin status 7.
Informasi. : Rangking A (Salah satu dari 12 pilar).
***********************
Nama. : Briana Scarlett.
__ADS_1
Anugrah. : Bakat Air status 5.
Informasi. : Rangking A (Loli)