
Cerita kembali lagi memperlihatkan pertarungan Enzo melawan Bos iblis yang merupakan salah satu dari tiga keganasan, terlihat Enzo yang saat ini tampak ngos-ngosan karena spirit yang ia miliki tinggal sedikit.
“Bos apa kau masih ingin terus melanjutkan pertarungan?” ucap Kaiju menghawatirkan kondisi Enzo yang tampak begitu kelelahan.
“Aku tidak apa-apa Kaiju, bagaimana dengan yang lain?” jawab enzo sambil melihat kondisi sekelilingnya yang tampak porak-poranda akibat pertarungannya melawan bos iblis.
“Ya, kami tidak apa-apa enzo, namun jika terus bertahan seperti ini cepat atau lambat kita semua akan selesai di tempat ini!” lanjut Loper menimpali ucapan Kaiju serta tampak tetap menyiapkan kuda-kuda melindungi putri Iska dari gempuran serangan bos iblis.
“Ya, syukurlah kalau begitu, kau benar jika kita tetap seperti ini kita pasti akan segerah binasa di tempat ini. Sialan kau iblis sialan berani-beraninya membuat kami seperti ini!” Enzo menoleh ke atas mencari keberadaan bos iblis yang menghilang.
Keringat bercampur darah jatuh menetes perlahan lahan dari dagunya, Enzo tidak tahu bagaimana cara mengalahkan bos iblis ini. Sedangkan disisi lain spiritnya terus menerus terserap oleh dinding arena yang bos iblis ciptakan.
“Keluarlah kau! Jangan hanya bisa bersembunyi dan melancarkan serangan dari belakang layaknya seorang pecundang! Ayo hadapi aku!” teriak Enzo dengan begitu nyaring sambil terbata-bata sebab spiritnya sudah terkuras sangat banyak.
Mendengar teriak Enzo barusan bos iblis kemudian perlahan menampakkan diri terbang di atas langit-langit, melihat kondisi Enzo yang memprihatinkan seperti itu bos iblis tertawa sangat amat puas.
“Khahahahahahaha, Bagaimana bocah? Bagaimana, apa kau sudah tauh perbedaan kekuatan kita? Di dalam dinding arena ciptaanku ini tidak ada yang bisa mengalahkanku, akulah pemenangnya,” tawa bos iblis menyombongkan kekuatan kutukan yang ia miliki.
Enzo sama sekali tidak mendengarkan ocehan bos iblis dan bersiap-siap kembali melancarkan serangannya, dengan tatapan serius Enzo memegang erat pedangnya lalu melesat menuju arah bos iblis.
“Matilah kau iblis!” Enzo mencoba menebas kepala bos iblis namun itu sia-sia, sesat pedangnya akan menebas kepala bos iblis, bos iblis tiba-tiba mengilang.
“Si—sialan dia menghilang lagi,” batin Enzo.
Bos iblis kini dengan cepat sudah berada di samping putri Iska, keberadaan bos iblis sama sekali tidak di sadari oleh Loper dan yang lain.
“Apakah kau bocah bodoh? Sudah aku bilang bahwa di dalam arena ciptaanku ini kau tidak bisa mengalahkanku, semakin kau menggunakan jurusmu maka spiritmu akan semakin terkuras,” ucap bos iblis dengan senyum tipis.
Loper, Niki dan Walhan kemudian menyerang bos iblis secara bersama-sama, namun tetap saja bos iblis mampu menghindari serangan kombo mereka bertiga.
__ADS_1
“Apa? Dia bisa menghindarinya!” kejut Loper sambil menyuruh Niki untuk segera membawah putri Iska menjauh dari jarak serangan bos iblis.
“Baik dimengerti!” jawab Noki.
“Kalian semua minggir, aku akan mengikat dan mematahkan leher iblis jelek itu!” datang Kaiju dari atas langit sambil memutar-mutar senjata rantainya.
“Bersiaplah aku juga, rasakan ini iblis kurang ajar” datang juga Enzo yang langsung melancarkan tebasan kuat ke bos iblis.
“Bagus, kali ini dia pasti tidak bisa melarikan diri,!” teriak Loper.
“Masi belum, rasakan juga ini.” Walhan melontarkan bulu-bulu tajam dari sayap-sayapnya.
Bos iblis yang melihat serangan kombo yang mengarah kepadanya, tanpa panik sedikitpun bos iblis menghela napas dalam-dalam sambil tampak senyum kepuasan.
“Pada akhirnya, akulah pemenangnya! Selamat tinggal!” ucap bos iblis di eringi tubuhnya yang perlahan menghilang ketika serangan Enzo dan yang lainnya mulai mendekat.
Enzo dan yang lainnya di buat terkejut melihat bos iblis yang menghilang dengan begitu cepat, sambil kebingungan Enzo berkata. “Ke mana dia kali ini pergi? Sial ini akan menjadi merepotkan.”
Sontak hal itu membuat Enzo dan yang lainnya langsung melihat ke atas, dan benar saja sang bos iblis tampak terbang begitu santai.
“Sialan, aku tidak tahu bagaimana cara untuk mengalahkannya.” Raut wajah Enzo seakan sangat amat kesal.
“Kau benar bos, apakah tidak ada cara untuk mengalahkannya?” lanjut Kaiju.
Masi seperti sebelumnya mereka semua di buat kesusahan oleh kekuatan bos iblis yang leluasa menghilang dan muncul sesuka hatinya, tidak ada cela untuk melancarkan serangan kepadanya.
Serangan angin tidak terlihat datang lagi, Enzo kembali menangkis serangan tersebut dengan pedangnya, berbeda dengan yang sebelumnya kali ini Enzo terlempar karena serangan itu sangat kuat.
“Braaaak.” bunyi benturan keras Enzo yang terlempar menabrak berbatuan sekitar.
__ADS_1
“Enzo apa kau tidak apa-apa?” teriak putri Iska menghawatirkan kondisi Enzo.
“Bossss!!!” teriak Kaiju.
“Kau baik-baik saja Enzo?” khawatir Loper.
“Si—si—sialan kau!” Enzo bangkit perlahan dengan terbata-bata.
“Khahaha, sepertinya kau sudah tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pertarungan, bukan seranganku yang kuperkuat melainkan tubuhmu yang semakin melemah. Apa kau tidak menyadari? Spiritmu sudah terkuras cukup banyak!” ucap bos iblis.
Yang di katakan bos iblis tampaknya benar, bukan hanya terlempar tubuh Enzo sepertinya sudah mencapai batasannya. Ruang arena ciptaan bos iblis telah sangat banyak menyerap spirit Enzo sampai membuatnya menjadi seperti itu.
Bos iblis kemudian mendekati Enzo yang sudah tidak berdaya dan langsung menghajar Enzo habis-habisan untuk yang kesekian kalinya.
"Apa kau masi bisa bangkit lagi bocah? ini balasan untuk wajahku yang kau pikul tadi, rasakan ini!" Bos iblis menendang kepalah Enzo dengan sangat keras.
"Terima ini iblis bodoh!" Kaiju Loper dan yang lainnya mencoba menyerang akan tetapi itu semua percuma.
"Kalian semua, matilah!! Shock Dive!" Bos iblis mengunakan jurus baru berupa hempasan angin kuat sampai membuat Kaiju dan yang lain terpental.
Bos iblis kemudian sekali lagi mendekati Enzo untuk memastikan kematiannya, sambil berjalan perlahan tangan bos iblis berubah bentuk menyerupai kapak tajam.
"Kali ini kau pasti akan benar-benar mati, bocah!" gumam bos iblis dengan senyum tipis kesombongan.
Sesa'at akan memenggal badan Enzo, tiba tiba badan bos iblis terkena serangan tusukan air hingga menembus sampai ke dadanya.
"Sialan, siapa yang berani-beraninya menyerang ku!" teriak bos iblis dengan sangat kesal.
Ketika bos iblis menoleh ke belakang, serangan itu ternyata berasal dari putri iska, putri iska telah melawan rasa takut dan trauma yang selama ini menghantuinya hanya demi untuk menyelamatkan temannya.
__ADS_1
"A— aku tidak akan kabur lagi mulai saat ini, bakat air status 2 tombak air!" ucap Putri Iska sambil sedikit terbata-bata.
"Kalau begitu Bersiaplah untuk mati!" lanjut sang bos iblis dengan senyum tipis di penuhi aura membunuh yang begitu besar."