
Setelah merapalkan mantra yang menyegel kekuatannya selama ini, Pangeran Morgan lantas dengan cepat menghajar Iblis Macan tanpa memberikannya sedikit kesempatan untuk menyerang.
Pangeran Morgan menebas badan iblis macan dari berbagai arah dengan tebasan kegelapan miliknya, Iblis Macan kebingungan bagaimana cara menghentikan serangan Pangeran Morgan yang menurutnya sangat amat cepat.
Keringat panik serta ketidak percayaan tampak jelas menetes jatuh perlahan dari dagunya, sorotan mata Iblis Macan menoleh ke kanan dan ke kiri mencoba mengantisipasi pergerakan Pangeran Morgan.
"Jangan sombong! Apa kau meremehkan ku bocah?" teriak Iblis Macan dengan nada emosi bercampur kesal.
"Aku tidak pernah mengira jika kau menyembunyikan kekuatan hebat seperti ini!" lanjut batin iblis macan dengan tatapan serius.
"Jangan banyak bicara, apakah kau masi bisa menghadapi diriku yang sekarang? Kau bahkan tidak bisa mengimbangi kecepatan Kegelapan ku! Dasar iblis bodoh, matilah!" Pangeran Morgan melancarkan sebuah serangan tebasan berbentuk burung Phoenix Kegelapan.
"Bakat Kegelapan status 4, Phoenix Dark Killing!" dengan cepat tebasan Phoenix kegelapan menerpa tubuh Iblis Macan sampai membuatnya terhempas naik ke udara.
Iblis macan mencoba menghentikan serangan itu dengan sekuat tenaga, walaupun telah mencoba menghentikan nyatanya serangan pangeran Morgan benar-benar sangat amat kuat.
"Tidak bisa! Serangan ini sangat kuat, sialan kau bocah!" Kesal Iblis Macan.
"Ku harap kau tidak mati dengan serangan seperti itu! Wahai iblis bodoh." lanjut pangeran Morgan.
Phoenix Kegelapan terus membawah terbang badan Iblis macan naik setinggi mungkin sampai akhirnya terjadilah sebua ledakan cukup besar di ketinggian langit.
"Argh!" teriak kesakitan Iblis Macan terdengar.
Kepulan asal tebal tampak begitu jelas dari ledakan barusan, beberapa detik kemudian dari dalam asap tebal terlihat badan Iblis Macan yang terjatuh menghantam tanah dengan sangat keras.
"Duaaak!" Suara badan Iblis Macan menghantam tanah sampai retak, tubuhnya mengeluarkan kobaran asap dari hasil ledakan Phoenix Dark tadi.
Mulutnya terbuka lebar dengan mata melotot putih yang menandakan bahwa serangan telak Pangeran Morgan barusan telah benar-benar membuatnya tak sadarkan diri.
"Kau berhasil Morgan! Kerja bagus," teriak putri Elisabet dengan ekspresi cukup senang.
"Sepertinya begitu Elisabet, tapi tampaknya iblis sialan itu tidak akan tumbang hanya dengan serangan seperti itu!" tegas Pangeran Morgan sambil terus siaga mengantisipasi segala bentuk pergerakan sang Iblis.
__ADS_1
"Lupakan hal itu, setidaknya kita bisa bernafas lega untuk saat ini." Lanjut putri Elisabet.
"Terserah padamu, tapi jangan sampai kau lengah atau kau akan mati, Elisabet!" balas pangeran Morgan.
"Jika kau masi memiliki kekuatan sehebat ini mengapa tidak menggunakan sejak dari awal! Dasar merepotkan," tanya putri Elisabet dengan sedikit kesal.
"Mengenai itu lupakanlah, aku tidak bisa asal-asalan melepaskan mantra yang menyegel kekuatan ku, setidaknya aku harus mengetahui seberapa kuat musuh yang aku hadapi!" Pangeran Morgan menjelaskan alasannya kepada putri Elisabet yang menurutnya itu sudah lebih dari cukup.
Bakat Kegelapan, kita semua tahu bahwa Bakat Kegelapan merupakan bakat yang tidak semu orang-orang bisa memilikinya. Di Kerajaan Nusantara hanya ada 2 orang pemilik bakat kegelapan dan sekarang ada 3 di tambah dengan pangeran Morgan.
Bakat kegelapan tidak seperti bakat-bakat pada umumnya, bukan hanya langkah, bakat kegelapan nyatanya memiliki naluriah seperti jiwa manusia.
Bakat kegelapan akan mengambil alih tubuh penggunanya apabila si pengguna tidak mampu menahan lonjakan naluriah dari bakat Kegelapan itu sendiri.
Ketika bakat kegelapan telah mengambil alih naluriah penggunanya, maka pengguna bakat kegelapan tersebut akan mati.
Sebagai gantinya para pengguna bakat kegelapan akan mendapatkan kekuatan kegelapan dengan sekalah yang sangat besar, Itulah harga yang harus mereka bayar.
Oleh sebab itu para pengguna bakat Kegelapan menyegel sebagian besar bakat kegelapan yang mereka miliki, supaya naluriah kegelapan tidak leluasa mengambil alih tubuh mereka.
"kita telah berhasil mengalahkan salah satu dari tiga keganasan, sekarang apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan langsung pergi ke menara pusat!" ujar putri Elisabet.
"Sepertinya begitu, apa kau juga akan menuju ke menara pusat atau berkeliling menghajar Iblis dan Monster penghuni hutan kematian terlebih dahulu? Elisabet." jawab pangeran Morgan sambil memasukkan pedangnya.
"Apa kau gila? Aku akan segera menuju ke gedung pusat/utama dan menjadi 10 orang yang sampai pertama."
"Jadi kau juga tertarik menjadi salah satu dari 10 orang pertama yang sampai di menara pusat."
"Hanya orang tidak waras yang menolak mendapatkan promosi naik ke ranking yang lebih tinggi!" tegas putri Elisabet.
"Terserah padamu, kalau begitu aku pergi dulu dan sampai berjumpa di gedung pusat Elisabet!" lanjut pangeran Morgan.
"Baiklah sampai jumpa kembali, Morgan!"
__ADS_1
Sesaat mereka berdua hendak berpisah tiba-tiba dari atas muncul iblis macan yang langsung menghantam kepala putri Elisabet dengan pukulan yang sangat amat keras.
Putri Elisabet terlempar menabrak berbatuan sekitar, kepala, hidung dan telinganya berdarah serta dia tidak sadarkan diri akibat serangan kejutan sang iblis Macan yang sangat kuat itu.
"Matilah kau bocah! Hahahaha!" tawa puas sang iblis.
Sang Iblis Macan berubah bentuk menjadi sosok yang sangat amat mengerikan, tubuhnya berubah warna dari oranye menjadi putih mengkilat. Otot-otot tubuhnya tampak begitu jelas, taring nya memanjang sampai ke lutut dan badannya naik setinggi 7 meter.
"Elisabet!!" teriak khawatir pangeran Morgan melihat kondisi putri Elisabet yang terkapar tak berdaya.
Pangeran Morgan sangat amat marah melihat temannya di buat terkapar seperti itu, lantas ia kemudian menyerang iblis Macan menggunakan jurus Phoenix Dark seperti tadi.
"Phoenix Dark Killing!"
Dengan cepat Phoenix Dark melaju melesat ke arah Iblis Macan, Iblis macan menghentikan serangan itu dengan begitu mudah sampai-sampai membuat pangeran Morgan sangat amat terkejut.
Serangan pangeran Morgan yang sudah membuka segel kegelapan di hentikan dengan begitu mudahnya oleh Iblis Macan. Iblis Macan telah berubah jauh lebih kuat dari yang sebelumnya.
"Tidak! Tidak mungkin kau mengentikan nya dengan semudah itu!" kejut pangeran Morgan seakan tidak percaya.
"Itu karena aku salah satu dari 3 keganasan!" sambil tertawa tipis Iblis Macan mengeluarkan aura kutukan yang sangat besar.
Ledakan aura kutukan Iblis Macan meledak-ledak memenuhi wilayah sekitar pertarungan. "Bagaimana? Apa kau takjub melihat perubahan dan peningkatan kekuatan ku? Bocah Bangsawan!"
"Sepertinya ini tidak akan berakhir dengan begitu mudah! Bakat kegelapan status 4 penciptaan Armor Darknes!" Badan pangeran Morgan dengan cepat di selimuti Armor Darkness dari kaki sampai ke kepalanya.
Iblis Macan melepaskan serangan cakar-cakar angin seperti tadi dengan begitu cepat, sesaat cakar-cakar angin tajam itu akan menebas pangeran Morgan. Armor Darknes melahapnya dengan begitu mudahnya.
"Apa? Dia menghindari seranganku!" batin Iblis Macan.
Armor Darkness merupakan bakat penciptaan yang pangeran Morgan kembangkan sendiri dengan berlatih keras. Armor Darkness akan menyerap semua serangan yang mencoba melukai pangeran Morgan.
Musuh yang melihatnya akan mengira bahwa serangannya di hindari oleh pangeran Morgan, padahal serangan itu di serap oleh Armor Darkness.
__ADS_1
"Mari kita mulai dengan lebih serius pertarungan kita iblis!" pangeran menatap mata Iblis Macan dengan tatapan penuh ambisi.
"Hahahhaha seperti yang ku harapkan!" senyum Iblis Macan mendengarnya.