
Masi seperti sebelumnya, kali ini kita di perlihatkan pertarungan seru antara Aoki Satoyama melawan salah satu 12 iblis bagian. Sang iblis tampak di buat kesusahan olehnya.
Nama. : Aoki Satoyama.
Anugrah : Bakat Air status 4 (Susang)
Informasi. : Peserta/Rakyat.
Susang adalah seseorang yang terlahir langsung mencapai status 4 tanpa berlatih, pemilik kelainan ini tidak bisa naik ke level yang lebih tinggi, namun mereka mampu membuka batasan-batasan status 4 sampai ke tahap yang lebih tinggi.
Aoki mempunyai penampilan kurus kering menggunakan baju tanpa lengan berwarna biru, celana hitam pendek serta memiliki rambut panjang menutupi kedua matanya.
Dengan bakat air status 4 Susang yang sudah ia maksimalkan, membuatnya menjadi sangat kuat hingga membuat sang iblis cukup kewalahan di buatnya.
"Jangan cuman bisa menghindar kau bocah tengik, ayo lawan aku." keluh kesal sang iblis bagian melihat Aoki hanya menghindari semua serangan yang ia berikan.
"Menghindar? Seharusnya kau bersyukur karena aku tak langsung membunuhmu, baiklah jika itu yang kau inginkan. Bakat penciptaan air status 4."
Muncul raksasa air bulat yang cukup besar dan dengan cepat langsung menelan sang iblis dengan begitu mudahnya, sang iblis yang berada di dalam perut raksasa air membuatnya tidak bisa bernapas.
"Brukutuk. Brukutuk." bunyi napas sang iblis tersendat dalam air.
Sang iblis mencoba memberontak namun hal itu percuma saja, raksasa air bulat enggan membuka mulutnya. Alhasil sang iblis kemudian mati dengan cara yang sangat amat mengenaskan, pertarungan itu dimenangkan oleh Aoki Satoyama tanpa perlawanan yang cukup berarti.
"Apakah hanya sebatas ini kekuatan dari sang pemimpin hutan kematian? Dasar lemah tidak berguna, ini terlalu cepat." ucap Aoki Satoyama.
Setelah berhasil mengalahkan sang iblis, Aoki Satoyama mulai kembali melanjutkan perjalanan menuju gedung pusat/utama.
“Baiklah aku harus segerah sampai di gedung pusat, aku harus menjadi sepuluh orang tercepat supaya bisa promosi ke rangking B, kemudian lanjut ke rangking A dan merebut posisi 12 pilar, sepertinya tidak terlalu sulit.”
Baru saja melangkahkan kakinya Aoki Satoyama seketika terhenti kembali dan menyuruh orang yang memata-matainya untuk segera keluar.
"Keluarlah aku tahu kau sedang mengikuti ku," teriak Aoki Satoyama di eringi embusan angin sepoi-sepoi.
"Ah ternyata ketahuan juga ya! Aku jadi meresah tidak enak,"
"Apa alasanmu mengikuti ku? Apa ada sesuatu yang membuatmu tertarik padaku? Kalau ada itu wajar karna aku kuat serta memiliki bakat air status empat Sungsang." ucap Aoki Satoyama dengan nada sombong.
"Apakah pantas rakyat jelata sepertimu sombong di hadapan bangsawan sepertiku," jawab sosok bayang-bayang di balik pohon.
"Aku tidak peduli kau bangsawan atau tidak! Bagiku itu sama saja. Cepat pergilah sebelum aku menghajarmu! Bangsawan," ucap dengan tatapan sinis Aoki Satoyama.
Sosok bangsawan itu kemudian memperkenalkan namanya lalu mengutarakan tujuannya. Ia meminta pada Aoki Satoyama untuk bergabung menjadi pasukannya nanti ketika sudah menjadi kesatria sihir, sosok itu bernama pangeran William.
"Menjadi pasukanmu? Cih (sambil membuang ludah) Jika aku menolak bagaimana?" jawab Aoki Satoyama dengan acuh tak acuh.
__ADS_1
"Maka kau akan berakhir di sini," pangeran William dengan tatapan intimidasi sambil sedikit tersenyum.
"HeHeahahaha! Apa kau meremehkanku bangsawan bodoh! Aku adalah anak ajaib dari desa Valcke, sejak lahir aku sudah memiliki kekuatan hebat yakni bakat air status 4 Sungsang, jangan coba-coba meremehkanku," teriak sombong Aoki Satoyama sambil meloncat memberikan serangan ke arah pangeran Wiliam.
Pertarungan antara Aoki Satoyama melawan pangeran William akhirnya di mulai, dengan sangat amat cepat Aoki Satoyama langsung memberikan tamparan keras ke mulut pangeran William sampai membuatnya terjatuh dari atas pohon.
"Rasakan itu bangsawan bodoh." ucap Aoki.
“Masi belum rasakan ini juga!” lanjut Aoki.
Tak sampai di situ Aoki Satoyama bahkan tak memberikan ruang sedikit pun terhadap pangeran William untuk melancarkan serangan balasan.
"Bakat air status 4 semburan air."
"Bakat air status 4 gelombang air."
"Bakat air status 4 tombak air."
Aoki Satoyama terus menerus tak henti hentinya menggempur pangeran William, sampai membuat pangeran William terlihat seperti mainan anak-anak yang diombang-ambingkan.
"Apakah hanya sebatas ini kekuatan dari seorang darah bangsawan! Sungguh sangat menyedihkan sekali."
"Di depanku tak peduli kau bangsawan atau bukan itu sama saja, kekuatan menentukan segalanya,” lanjut Aoki Satoyama.
Pangeran William lalu mencoba bangkit dan memberikan tebasan akan tetapi dengan cepat pedangnya langsung patah terkena tebasan air super cepat Aoki Satoyama.
Pangeran William semakin di buat tak berdaya ketika Aoki Satoyama memanggil bakat penciptaan Giant Water Boom (Raksasa air bulat yang kita lihat tadi).
“Inilah kekuatan sesungguhnya dari bakat yang aku miliki, bagaimana? Apa kau masih bisa menyombongkan diri.” Aoki Satoyama menunjukkan kekuatan hebatnya.
Raksasa air bulat tanpa pandang bulu langsung menghajar pangeran William. Pangeran William di lempar ke sana kemari sampai-sampai tubuhnya terlihat sangat amat menyedihkan.
"Telan dia Giant Water Boom!"
“Tunjukkan perbedaan kekuatan kita pada bangsawan bodoh itu.”
Alasan pangeran William merekrut orang-orang kuat adalah agar lebih mudah sampai ke titik puncak dan menjadi kesatria sihir yang hebat.
Pangeran William tahu jika dirinya tidak mampu bekerja sendiri mengingat kesatria sihir rangking A merupakan kumpulan orang-orang gila dan mengerikan terlebih lagi 12 Pilar.
Cerita kemudian berpindah ke sisi lain wilayah hutan kematian, di sana kita di perlihatkan salah satu iblis bagian yang mengamuk membunuh dan memakan para peserta.
Meskipun mereka sudah menekan Smoke Singal namun tetap saja mereka semua harus mati karena mereka tidak mampu bertahan sampai para pengawas datang.
"Khahhahahahaah kita mendapat banyak mangsa hari ini," ucap para bawahan iblis bagian.
__ADS_1
Iblis-iblis itu memakan para peserta dengan sangat amat brutal, mereka mengeluarkan isi ot*k para peserta kemudian menyedotnya. Terlihat peserta perempuan yang mencoba melarikan diri akan tetapi para iblis itu dengan sigap menyerbunya dan langsung memakannya dengan membabi buta.
"Siapa pun tolong aku," teriak terakhir kalinya peserta tersebut.
Bukan hanya itu saja kita kemudian di perlihatkan para peserta yang tewas dengan cara menggantung di pohon-pohon, itu adalah ulah iblis laba-laba yang juga merupakan salah satu dari 12 iblis bagian.
Sebenarnya bukan hanya iblis bagian saja yang berbahaya melainkan ada juga hewan-hewan buas seperti ular raksasa harimau raksasa dan masih banyak lagi.
Hutan kematian memang pantas menyandang gelar sebagai hutan terlarang jika dilihat dari sudut pandang seperti ini.
Ratusan Smoke Singal tampak jelas memadati langit-langit hutan kematian, semua pengawas dengan cepat menuju ke sana supaya tidak terlalu banyak jatuh korban.
"Ayo kita harus cepat sebelum ada banyak jatuh korban jiwa."
Para pengawas yang berhasil menemukan peserta yang sudah menyerah bahkan ada yang cacat langsung dengan segera membawanya ke tempat medis.
"Apa kau tidak apa-apa? Cepat bawah dia ke tempat medis sekarang aku akan pergi menuju ke Smoke Singal yang lain semoga mereka masih bisa bertahan."
"Baik pak dimengerti."
Cerita kembali lagi ke pertarungan Aoki Satoyama dan pangeran William, wilayah pertarungan mereka hancur lebur tak tersisa. Aoki Satoyama yang kita lihat mendominasi pertarungan di awal-awal kini sudah tergeletak tak berdaya dengan tangan kanan terputus.
"Bagaimana? Apakah kau masih bisa melanjutkan pertarungan? Bocah Jenius Valcke pengguna bakat air status 4 Sungsang."
Tubuh pangeran William yang kita lihat penuh luka dan darah, kini sudah kembali pulih 100% seperti tidak terjadi apa-apa padanya, sungguh sangat amat mengherankan.
"Bagaimana kau bisa melakukan ini, siapakah kau sebenarnya! Kau adalah monster," dengan terisak-isak Aoki Satoyama bertanya siapa pangeran William sebenarnya.
“Percuma aku kasi tahu! Rakyat jelata menyedihkan sepertimu tidak akan mengerti,” Jawab pangeran Wiliam.
Pangeran William kemudian membiarkan Aoki Satoyama tetap hidup, dan selalu siap mengulurkan tangan kapan pun jika Aoki Satoyama ingin bergabung dengan pasukannya.
Nama. : William Shakespeare.
Anugrah : Bakat Api Legendaris. status 5.
Informasi : Peserta/Bangsawan.
"Aku pergi dulu rakyat jelata, semoga kau masih bisa bertahan hidup! Bocah Jenius yang menyedihkan,” ucap pangeran William dengan senyum tipis melihat kondisi Aoki Satoyama yang terbujur tak berdaya.
Dengan badan penuh luka serta tangan kanan yang sudah terputus Aoki Satoyama tampak terbaring lemah di reruntuhan batu, terlihat darah bercucuran keluar dari tangannya.
Wajah Aoki Satoyama tertutup rambut panjangnya, baju yang awalnya berwarna biru kini menjadi merah darah ditambah perut yang terbelah sampai u***s nya keluar.
Akibat cecaran darah yang berbau amis mengundang kawanan Iblis-iblis datang ke tempat itu, puluhan iblis satu persatu muncul untuk memangsa Aoki Satoyama yang sudah tidak berdaya.
__ADS_1
Tak tanggung-tanggung dari belasan iblis yang muncul salah satunya ialah 12 iblis bagian. Para Iblis-iblis itu langsung dengan cepat memakan Aoki Satoyama dengan sangat amat brutal.
"Tidaaaaaaaaaaaaaak!!" teriak Aoki Satoyama yang perlahan mulai memudar.