
Cerita kembali lagi memperlihatkan Enzo sedang menuju ke tempat teriakan minta tolong yang ia dengar sebelumnya. Enzo berlari dan loncat dari pohon satu ke pohon lainnya dengan sangat cepat.
"Siapapun tolong kami!" suara itu terdengar kembali untuk yang kesekian kalinya.
Setelah cukup lama mencari dari mana sumber suara itu berasal akhirnya Enzo menemukannya, suara itu ternyata berasal dari seorang gadis cantik yang sedang terkepung oleh puluhan Iblis-iblis jahat.
Tanpa pikir panjang Enzo langsung menghajar kawanan Iblis-iblis itu dengan sangat cepat, ia tidak akan memaafkan mereka karena telah membuat seorang perempuan telah menangis.
Cerita lalu membawa kita pada satu jam sebelumnya, sebelum ledakan besar terjadi. "Kau sudah tidak bisa kabur! Menyerah atau mati? Yahahahaha!" dengan wajahnya yang menyeramkan iblis-iblis itu menakut nakuti sang gadis.
"Kami adalah pasukan iblis matahari! Pengusaha hutan kematian!" ucap kawanan iblis.
"Sialan! Berani beraninya kau melakukan hal itu pada putri Iska, iblis kurang ajar! Aku akan menahannya putri Iska silakan cepat melarikan diri!" teriak salah satu rekan putri Iska yang ternyata merupakan seorang pengawal.
"Tidak aku tidak akan melarikan diri meninggalkanmu melawan Iblis-iblis itu sendirian!" jawab putri Iska dengan wajah panik ketakutan namun ia berusaha untuk tetap berani.
"Aku mohon putri Iska! Kau adalah pewaris keluarga bangsawan Charlotte. Aku bangga telah di tugaskan untuk menemani anda mengikuti ujian kesatria sihir, itu adalah mimpi terindah dalam hidupku! Jadi aku mohon tolong cepatlah lari menyelamatkan diri!" sambil meneteskan air mata pengawal itu meminta putri Iska segera kabur melarikan diri.
"T— tapi apa kau yakin bisa mengalahkan mereka semua Asuma?" jawab putri Iska menghawatirkan pengawalnya.
"Aku pasti akan mengalahkan iblis-iblis busuk ini dan segera menemui anda kembali secepatnya!" dengan penuh keyakinan sang pengawal meminta putri Iska segera pergi.
"Baiklah apapun yang terjadi kumohon jangan sampai mati!" putri Iska kemudian pergi menyelamatkan diri sambil mencari bantuan.
Para iblis iblis yang melihat putri Iska kabur melarikan diri tanpa pikir panjang langsung mengejarnya, namun hal itu tidaklah mudah dikarenakan sang pengawal tidak akan membiarkan mereka lewat.
"Dia kabur ayo kita kejar jangan biarkan dia lolos, dia adalah mangsa kita!"
"Mengejar? Sebaiknya kalian tidak meremehkan musuh yang sekarang ini berada di depan kalian iblis iblis jahat!" sambung sang pengawal sambil bersiap siap menyerang mereka semua.
Nama. : Asuma.
Anugrah. : Bakat angin status 3.
Informasi. : Pasukan keluarga bangsawan Charlotte/Pengawal pribadi putri Iska.
"Bakat angin status 3 pusaran tornado, matilah kalian semua iblis!"
Dengan cepat sang pengawal langsung menghajar puluhan iblis iblis itu menggunakan serangan super cepatnya, puluhan iblis itu pada berhamburan ke udara seperti hal nya mainan anak anak.
"Sialan kau manusia kurang ajar! Berani beraninya kau melakukan ini pada kami!" kesal salah satu iblis yang sedang terombang-ambing di udara.
"Masih belum! Rasakan ini iblis jahat, Bakat angin status 3 Wind Rose!"
__ADS_1
Belum selsai dengan tornado sebelumnya, para iblis iblis itu kini harus merasakan serangan Wind Rose (tombak angin) yang menghujam tubuh mereka semua.
"Ahhhhhhhh!"
"Jleeeeeeeeeeeeb!"
"Oaaaaaahhhh!"
Semua iblis-iblis itu merasakan kesakitan yang sangat luar biasa akibat serangan gabungan yang di lancarkan Asuma barusan, serangan gabungan itu sampai membuat wilayah pertarungan menjadi berantakan.
Pohon-pohon pada tumbang dan kepulan debu tebal tampak memadati wilayah pertarungan saat ini, serangan gabungan barusan sepertinya cukup berpengaruh
"Apa kalian masi bisa bertahan setelah terkena serangan gabungan barusan!" tanya Asuma pada para Iblis-iblis yang tergeletak terkapar di tanah.
"Ku— kurang ajar kau berani berani melakukan ini pada kami manusia rendahan!" dengan terengah-engah para iblis itu mencoba bangkit kembali.
"Gimana ini, mengapa ia menjadi sangat kuat dari yang sebelumnya! Apa yang sebenarnya terjadi!" ucap kawanan iblis itu.
Di pertarungan awal awal tadi Asuma nampak sangat kesusahan bahkan hampir meninggal, namun saat ini dia semakin bertambah kuat dari yang sebelumnya. Hal itu membuat para iblis pada terkejut melihat perubahan kekuatan Asuma yang begitu signifikan.
"Ada apa! mengapa kalian semua sekarang pada terdiam iblis iblis jahat!"
"Sial.........! Kalian semua serang dia bersamaan dan jangan kasi ampun!"
"Bakat angin status 3 Wind Rose!"
Sekali lagi para iblis-iblis itu pada terlempar berhamburan terkena serangan Wind Rose, Pemimpin pasukan iblis yang melihatnya menyuruh pada para bawahannya untuk segera melarikan diri.
"Semuanya kita melarikan diri dulu orang ini sangat kuat!"
"Aku tidak akan membiarkan kalian lolos! Setelah membuat putri Iska menangis iblis iblis jahat!"
Dengan cepat Asuma menghabisi puluhan iblis itu satu persatu tanpa ampun sedikitpun, Dia sangat marah karena iblis iblis jahat itu telah membuat putri Iska bersedih.
Meskipun mencoba melawan, kawanan iblis itu sama sekali tidak mampu mengimbangi kekuatan Asuma, "Kalian semua tidak akan aku ampuni!"
Ketika Asuma sedang fokus menghajar kawanan iblis-iblis jahat itu, tiba tiba ia merasakan pancaran kutukan iblis yang sangat kuat di sekitarnya.
"Whusssssh!" suara pancaran kutukan yang di pancarkan sampai membuat bulu kuduk berdiri.
Akhirnya dia datang, sang pemimpin pasukan iblis matahari. Dengan dua sayap besarnya dia perlahan turun dari atas langit sembari melihat puluhan pasukannya telah dikalahkan.
"Akhirnya anda datang juga bos besar! Maaf telah membuatmu menunggu, manusia ini sangat merepotkan!"
__ADS_1
"Jadi dia bos nya, kukira ini akan segera berakhir ternyata tidak semudah apa yang aku bayangkan!" batin Asuma sembari berfikir bagaimana cara mengalahkannya dengan cepat.
Melihat kedatangan pemimpin iblis sejenak membuat Asuma merinding, akan tetapi tanpa pikir panjang Asuma langsung mencoba memberikan serangan kejutan super cepatnya.
"Jadi kau ya pemimpin iblis iblis jahat ini! Rasakan serangan terkuat ku! Wind Barak!" tangan Asuma membentuk sebuah pedang angin panjang menyerupai pedang.
Asuma meloncat dan berencana memenggal kepala bos iblis dengan sekali serang, bos iblis yang tau bahwa Asuma akan menyerangnya sama sekali tidak bergerak sedikitpun seakan meremehkan Asuma.
"Apa dia meremehkanku seranganku? baguslah kalau begitu karena serangan ini pasti benar benar akan membunuhnya!" batin Asuma.
Belum sempat serangan nya menyentuh badan bos iblis tanpa disadari tubuh Asuma terbelah menjadi lima bagian dengan sangat amat cepat.
Asuma tersentak tidak percaya melihat tubuhnya yang terbelah dengan sendirinya, mengingat ia sama sekali tidak merasa terkenah serangan dari sang iblis.
"Tidak mungkin! Sejak kapan?" batin Asuma melihat tubuhnya terbelah menjadi lima bagian.
Serangan fatal itu membuat Asuma akhirnya tewas dengan sangat amat mengenaskan, kesadarannya mulai menghilang perlahan demi perlahan.
Sebelum ajal benar benar akan menjemputnya Asuma masi sempat mengucapkan kata kata terakhirnya meskipun terdengar sayup-sayup.
"Putri Iska maafkan aku!"
"Aku tidak bisa menepati janji mendiang ibu anda untuk selalu menjaga anda!"
"Aku selalu gagal melindungi amanah yang diberikan kepadaku!"
"Tapi aku yakin pasti kau akan selamat dan mempunyai banyak teman yang selalu ada mengisi hatimu!"
"Tugasku telah sesuai, jaga dirimu baik baik putri Iska!"
Jasad Asuma langsung dimakan puluhan iblis iblis dengan sangat amat brutal, mereka seakan meluapkan balas dendam mereka terhadap Asuma dengan cara memakannya secara membabi buta.
"Jadi siapa lawan yang membuat kalian datang terlambat membawa gadis yang ku inginkan!" sambil berjalan perlahan mendekati sang tangan kanannya.
"Ma ... maaf bos aku tidak mengira bahwa dia sekuat itu tolong jangan bunuh aku, beri aku satu kesempatan lagi sebagai tangan kananmu!" sambil ketakutan tangan kanannya meminta kesempatan terakhir untuk di ampuni.
"Baiklah cepat cari dan tangkap gadis itu secepatnya! Jika gagal maka nyawamu lah taruhannya!" ucap bos iblis kepada tangan kanannya.
"B— baik bos, semuanya ayo cepat bos menyuruh kita mengejar kembali gadis itu secepatnya."
Nama. : - (iblis capung).
Anugrah. : Kutukan.
__ADS_1
Informasi. : Iblis kutukan tingkat 1.