THE ONE - SANG MALAPETAKA

THE ONE - SANG MALAPETAKA
SKIL ULTIMATE (BANGKAI)


__ADS_3

Saat ini Enzo dan yang lain tengah makan dengan begitu nikmatnya, putri Iska memberikan makanan-makanan mewah khas bangsawan dengan jumlah yang sangat banyak.


“Wahhmm Makanan ini enak sekali, Aku tidak pernah merasakan citra rasa makanan seenak ini sebelumnya! Emmm.” Enzo berkata dengan mulut penuh makanan.


“Kau benar Bos! Makanan ini sangat enak sekali dan juga jumlah nya sangat amat banyak, bagaimana cara kita menghabiskannya?” Lanjut Kaiju yang juga mulutnya penuh akan makanan.


Loper, Noki dan Walhan juga memakan makanan tersebut tapi tidak sebrutal seperti Enzo dan Kaiju. Noki mengejek Kaiju dengan mengatakan untuk tidak makan terlalu banyak supaya nanti tidak jadi beban dalam bertarung.


“Apa katamu? Beban? Yang benar saja, aku akan menghajarmu sesudah ini!” umpat kesal Kaiju dengan mulut yang masih penuh akan Makanan.


Pertengkaran mereka berdua masih saja terus berlanjut, tak peduli di tengah pertarungan atau acara makan-makan.


“Hentikan Noki, jangan buat Kaiju marah. Dia merupakan bawahan langsung Enzo, jadi kita harus menghormati nya!” potong Loper!


“Dengarkan itu iblis Bocah! Kakak mu sedang menasehati mu! Ha-ha-ha.” Tawa Kaiju mendengar Noki kena marah Loper.


“Baik kak!” jawab Noki sambil menundukkan kepalanya.


Semua makanan ini berasal dari gulungan kesatria sihir yang putri Iska bawa, di dalam gulungan itu menyimpan makanan dengan jumlah cukup banyak.


“Habiskan semua makanannya! Pasti Bibi sangat senang makanannya di borong habis seperti ini! He-he-he.” Senyum tipis Putri Iska melihat Enzo dan yang lain.


“Kalau saja aku setiap hari makan makanan semewah ini pasti aku akan menjadi lebih sehat dan kuat! Sate buaya itu benar-benar membuatku trauma.” Enzo membayangkan bagaimana sate buaya sebelumnya membuat ia keluar masuk toilet.


“Oh ya Enzo, sebelum itu tolong jangan panggil aku Putri Iska melainkan cukup panggil Iska saja!” pinta Putri Iska.


“Ha? Memang nya ada apa? Kau kan seorang bangsawan, tapi jika kau yang meminta baiklah. Iska!”


“Habis ini apa yang akan kita lakukan Enzo? Kita sudah hampir mendekati wilayah gedung pusat di mana tempat tujuan kita berada. Saat ini aku tidak tahu bahaya apa yang berada di depan kita nanti, akan tetapi tampaknya tidak terlalu sulit mengingat kita sudah mengalahkan salah satu 12 iblis bagian dan juga salah satu dari 3 keganasan!” kata Loper.


“Spirit ku masih belum pulih 100% akibat pertarungan tadi, iblis sialan itu telah banyak menguras habis spirit ku. Aku tidak yakin kita bisa berhadapan dengan musuh yang lebih kuat untuk saat ini!”


“Kalau begitu kita harus beristirahat di tempat ini untuk sementara waktu, Aku dan Walhan serta Noki akan berjaga!” Kata Loper.


“Terima kasih, tapi untuk saat ini kita tidak mempunyai banyak waktu untuk istirahat. Aku harus sampai di gedung utama/pusat dan menjadi 10 orang yang pertama sampai!” pinta Enzo.


“Kalau aku selalu siap kapan pun, tapi apa kau yakin dengan keputusanmu? Mengingat kondisi mu masih belum fit 100%” sambung Loper.


Kondisi Enzo saat ini masih belum sepenuhnya membaik setelah pertarungan nya melawan bos iblis, namun Enzo masih tetap memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan nya menuju gedung pusat.

__ADS_1


“Aku adalah orang yang kelak akan menjadi kesatria sihir terhebat, rintangan kecil seperti ini bukanlah hambatan bagiku. Ayo kita lanjutkan!” dengan tersenyum Enzo meyakinkan yang lain.


“Baik dimengerti!” tegas Loper.


“Oi Kaiju, apa kau tahu cara bagaimana supaya aku bisa menggunakan Energi kutukan seperti di pegunungan Andes tempo hari lalu? Saat ini aku sangat membutuhkannya!” Enzo menanyakan perihal cara mengaktifkan teknik kutukannya.


“Mengenai itu aku sama sekali tidak mengetahuinya Bos. Itu adalah teknik alami yang Bos miliki, ketika Bos mengaktifkan teknik kutukan itu, Aku dan iblis Bos yang lain seakan mendapat kekuatan yang sangat besar!” jawab Kaiju dengan mulut masih mengunyah makanan.


“Kau benar Kaiju! Oleh sebab itu aku harus berlatih bagaimana cara menggunakan teknik kutukan tersebut!” kata Enzo sembari mengepalkan kedua tangannya.


“Aku mencoba mengingat kisah masa lalu, tapi kepala ku seakan mau pecah jika mencoba mengulik nya. Aku hanya ingat jika kutukan yang bos miliki adalah Kutukan dari sosok malapetaka!” Kata Kaiju sambil memejamkan mata menahan rasa sakit mengingat sesuatu yang barangkali bisa di ingat.


“Malapetaka? Apa maksudmu Kaiju?”


“Entah lah aku juga tidak begitu mengingat nya Bos!”


Mereka kemudian melanjutkan perjalanan kembali, Enzo memerintahkan Putri Iska untuk tetap bersamanya menuju gedung pusat.


Putri Iska merasa tidak enak akan hal tersebut sebab ia tahu bahwa dia pasti akan menjadi beban bagi Enzo, namun Enzo bersikeras agar putri Iska tidak pergi sendirian sebab itu akan jadi lebih berbahaya.


“Kesatria sihir aku datang!” batin Enzo dengan penuh keyakinan dan ambisi yang begitu besar.


Cerita kemudian berpindah ke pertarungan pangeran William dan Geto, jual beli serangan antara kedua bela pihak masih tampak begitu jelas.


Pangeran Wiliam menyerang menggunakan tebasan api hijau dari berbagai arah hingga membuat Geto cukup terdesak.


“He-he-he, apa kau sudah mulai gila? Seranganmu terlihat mulai acuh tak acuh tidak seperti sebelum-sebelumnya!” Kata Geto dengan tawa tipis sumringah.


“Seharusnya kau lihat dirimu baik-baik tikus got, kau saat ini telah masuk jebakan yang telah aku buat!” jawab pangeran William.


Serangan bertubi-tubi pangeran William tadi ternyata bukanlah serangan sembarangan, serangan itu memiliki tujuan untuk mengiring Geto supaya masuk dalam jebakan yang telah di sediakan.


“Bakat penciptaan api legendaris status 5, Pedang Fanah!”


Di belakang Geto muncul pedang api hijau dengan sekalah yang sangat besar bersiap-siap menebas Geto. Geto sangat terkejut mengapa tiba-tiba di belakangnya muncul senjata seperti itu.


“Matilah kau tikus got!”


“Tidak semudah itu, aku tidak akan kalah hanya dengan seperti ini! Bakat penciptaan petir status 6, Perisai petir!” Geto mengeluarkan Perisai petir berbentuk menyerupai pagoda dengan motif ular hitam.

__ADS_1


Perisai itu tampak di lapisi percikan kilatan cahaya petir di setiap sudutnya, bukan hanya itu, bahkan perisai itu mampu menghasilkan energi listrik yang siap membakar apa pun yang menyentuhnya.


“Coba tembus perisai terkuat ku ini kalau kau bisa ha-ha-ha!” lanjut Geto.


Pedang Fanah dengan begitu brutal langsung menghantam perisai tersebut, ledakan besar terjadi dengan begitu cepat hingga merusak segala sesuatu di sekitar nya.


Perisai Petir yang Geto buat tidak mampu menahan tebasan dari pedang Fanah dan hancur berkeping-keping. Geto hanya menatap terbelalak mendapati perisai milikinya berhasil di hancurkan.


“Apa? Tidak mungkin, sungguh kekuatan yang sangat mengerikan!” Geto masih berhasil menghindar meskipun tampak luka di bahunya.


“Jangan terkejut begitu, nanti akan merubah suasana!” sambung pangeran William dengan senyum sumringah.


“Masi belum! Bakat penciptaan Api legendaris status 4, Hamparan Fanah!” lanjut pangeran William memusatkan api hijau nya hingga menghasilkan sebuah hamparan padang api hijau luas.


Hamparan api hijau luas bergerak sesuai perintah pangeran William, Siapa saja yang menginjak hamparan tersebut maka tubuh mereka seketika langsung menua dengan begitu cepat.


“Apa kah ini kemampuan hebat pengguna bakat tingkat lanjut? Jangan bercanda!” Ucap pelan Geto dengan keringat panik tampak begitu jelas tidak percaya.


Saat ini Geto sedang berada di atas pohon bersandar di sebuah ranting besar supaya tidak jatuh ke hamparan api hijau tersebut.


“Bakat tingkat lanjut, Kekuatan yang sangat amat mengerikan bukan!” ucap pangeran William.


“Apa dia mau memamerkan kekuatan nya? Cih, jangan sombong!” kesal Geto.


“Aku masih belum menggunakan teknik ultimate, tapi kau tampaknya sudah tidak sanggup untuk bertarung!” kata pangeran William.


“Teknik ultimate? Apa kau mengertak! Teknik ultimate hanya bisa di gunakan oleh seseorang yang sudah mencapai status bakat 8 ke atas!” potong Geto sambil tetap di atas pohon tidak mau mulai menyerang dengan gegabah.


Teknik ultimate adalah teknik hebat yang hanya mampu di kuasai seseorang yang sudah mencapai status 8 ke atas, walaupun begitu tidak semua orang yang sampai di tingkat itu mampu menguasainya.


Setiap pengguna bakat memiliki teknik ultimate nya masing-masing tergantung kemampuan bakat yang ia miliki, meskipun sesama pengguna bakat petir atau yang lain, teknik ultimate tidak akan pernah sama.


Jika kalian masih bingung, kita ambil contoh sebagai berikut. Walaupun sesama pengguna bakat angin teknik ultimate pengguna tidak akan sama, anggap saja ultimate itu seperti bangkai di Anime Bleach .


“Bakat api legendaris Status 5, Ultimate Api legendaris Fanah!” tubuh pangeran William perlahan muncul sayap api hijau yang membuat nya mampu terbang di atas hamparan yang di buat untuk menghajar lawan-lawannya yang bersembunyi.


Bukan hanya itu saja, spirit pangeran William bertambah dengan sangat drastis. Kobaran api hijau semakin menyala-nyala.


“Jangan bercanda! Tidak mungkin kau....” batin panik Geto melihat pangeran William mampu menggunakan teknik ultimate.

__ADS_1


“Aku ini istimewa! Bersiap lah untuk... Mati!”


__ADS_2