
Cerita berpindah memperlihatkan putri Elisabet sedang bertarung melawan iblis-iblis yang menghalangi jalannya, putri Elisabet nampak begitu mudah membasmi iblis iblis di depannya.
"Bagiku kalian hanyalah sampah menjijikan, matilah kalian semua dasar iblis. Bakat angin tarian Dewi angin"
Putri elisabet memutar-mutar tombaknya hingga menghasilkan pusaran angin yang begitu besar, pusaran angin itu lalu menyapu bersih semua iblis yang menghadang jalannya.
"Jadi kalian masi belum menyerah ya? Seharusnya kalian tau dengan siapa kalian bertarung!"
Bak tidak ada habisnya, para iblis terus menerus muncul dari berbagai arah mengepung putri Elisabet, mereka lalu menyerang secara bersamaan dari arah depan, samping dan belakang.
"Grhahahahahhaha! Aku sudah tidak sabar memakan dagingnya, sepertinya ada aroma wangi-wanginya!"
"Itu jika kau bisa melakukannya dasar iblis kotor!" kesal putri Elisabet sambil bersiap siap mengeluarkan jurus andalannya.
Tombaknya tiba tiba berubah warna menjadi emas di penuhi cahaya mengkilap cukup terang, pusaran angin nampak mengelilingi badan nya. Spirit putri Elisabet naik secara drastis setelah mengunakan teknik barusan.
"Bakat perubahan angin, Tombak Dewi kejujuran status 4! Bersiaplah untuk mati iblis iblis kotor." dengan tatapan penuh keyakinan putri Elisabet bersiap-siap memulai serangan.
Hanya dengan sedikit ayunan saja membuat iblis-iblis itu terpental sangat jauh, tak hanya itu bahkan pepohonan yang berada di sekitar pertarungan mereka pada hancur seperti terkena tebasan super besar.
Serangan itu sukses menumbangkan para iblis, sekarang mereka semua pada bergelimpangan di tanah yang menandakan bahwa mereka berhasil di kalahkan.
"Aku ingin mendengar kembali perkataan kalian, iblis iblis bodoh, tapi sayang sepertinya kalian semua sudah mati!"
"Kalian memang tidak berguna dan pantas mendapatkan ini semua!" lanjut putri Elisabet setelah melihat iblis iblis itu pada tewas terkena serangannya.
Serangan hebat barusan benar benar telah membuat semua iblis yang mengepung Putri Elisabet pada mati dan lari berhamburan. Selang beberapa waktu kemudian datang lagi rombongan iblis dari arah selatan.
"Jadi masi ada lagi ya!"
Sekali lagi mereka langsung menyerang putri Elisabet dengan membabi-buta, akan tetapi hanya dengan sekali tebasan Dewi kejujuran mereka semua langsung lenyap menjadi abu.
"Ini adalah tombak bakat yang sudah diwariskan secara turun temurun oleh keluarga bangsawan Alethea, iblis rendahan seperti kalian tak mungkin bisa mengalahkan ku," ucap putri Elisabet dengan sombongnya sambil bersiap siap untuk bergegas melanjutkan perjalananya menuju gedung pusat/utama.
__ADS_1
"Iblis iblis bodoh yang merepotkan, waktuku terpotong cukup banyak akibat ulah iblis bodoh bodoh itu, kalo begini aku tidak bisa sampai ke gedung pusat tepat waktu." keluh kesal putri Elisabet sambil berubah ke bentuk normalnya.
Ketika putri Elisabet bergegas untuk melanjutkan perjalananya tiba tiba ia terhenti setelah merasakan aura kutukan iblis yang cukup kuat di area sekitarnya.
"Keluarlah aku tau jika kau ada di sekitar sini jadi kau tidak perlu lagi bersembunyi, aku juga akan membunuhmu!"
Tiba tiba muncul bayang bayang besar dari balik pepohonan, bayang bayang itu kemudian berubah ke bentuk aslinya yang merupakan jelmaan iblis.
"Putri Elizabeth dari keluarga bangsawan Alethea memang sangat menakjubkan, aku tersanjung bisa bertemu dengan anda di sini." sambil tersenyum iblis itu menyambut putri Elisabet dengan membungkukkan badannya.
"Darimana kau tau namaku iblis? Apa aku sebegitu populer di telinga para iblis," ucap putri Elisabet sambil bersiap siap menyerang.
Iblis itu kemudian meminta putri Elisabet untuk tidak terburu-buru melayangkan serangan dan mengajaknya untuk mengobrol santai berdua.
"Bakat angin tusukan tombak angin" putri Elisabet menyerang iblis itu dengan tombak yang di digabungkan dengan bakat angin nya sehingga membuat serangan itu menjadi sangat cepat.
"Matilah kau iblis bodoh!"
"Wussssssssssssssh!"
Serangan itu menghasilkan ledakan besar dan kepulan asap yang tebal, kemungkinan serangan super cepat barusan 99% mengenai sang iblis.
"Itulah akibatnya jika kau mencoba melawanku dasar iblis bodoh," ucap putri Elisabet sambil terlihat sedikit ngos-ngosan.
Badan putri Elisabeth tiba tiba bergetar, hal itu di karenakan ia terlalu banyak mengunakan spirit sampai membuatnya seperti itu. Putri Elisabet tentu juga menyadarinya.
"Sial aku terlalu sibuk dengan iblis iblis itu sampai aku lupa bahwa spirit sudah terkuras cukup banyak!"
"Padahal aku tadi ingin mengatakan itu Lo putri Elisabeth, tapi kau malah menyerang ku. Seharusnya kau harus lebih terbuka pada siapapun."
Tiba tiba sang iblis tadi berada di belakang putri Elisabet tanpa ia sadari keberadaanya, sang iblis kemudian menusuk punggung putri Elisabet sampai menembus ke perutnya.
"Arghhhhh!" putri Elisabet menahan rasa sakit tusukan yang menembus perutnya.
__ADS_1
"Itu untuk para bawahan ku yang telah kau kalahkan tadi dan sekarang kita impas kan"
Luka tusukan itu membuat kondisi putri Elisabet melemah, sambil terengah-engah ia mencoba untuk bangkit namun sang iblis menendang wajah cantiknya.
"Sekarang siapa yang lebih menyedihkan dasar manusia bodoh, jujur saja aku tidak bisa mengalahkan mu jika kau dalam kondisi prima, oleh sebab itu aku menunggu momentum ini"
Nama. : -
Anugrah : kutukan
Informasi. : Iblis tingkat 1 (salah satu dari 12 iblis bagian)
Sang iblis terus menerus menyiksa putri Elizabeth yang sudah tidak berdaya, putri Elisabet mencoba menghentikan akan tetapi dengan kondisi parah seperti itu, ia hanya bisa pasrah di siksa oleh sang iblis.
"Khahhahahahaah, cepat menangis lah aku ingin melihat suara tangisanmu!"
Sang iblis terus menerus menyiksa putri Elisabet tak henti henti, sang iblis bisa saja langsung membunuh putri Elisabet tapi dia lebih suka menyiksanya lebih dulu.
"Apa cuman seperti ini kemampuan dari darah bangsawan? Kyahahahahahahaha dasar lemah!"
Putri elisabet perlahan demi perlahan bangkit sambil memegangi luka di perutnya yang sebelumnya terkena tusukan mematikan sang iblis.
"Aku Elisabet Cronwal dari keluarga bangsawan Alethea tidak akan kalah hanya dengan hal bodoh seperti ini!" sambil terisak-isak putri Elisabet bangkit.
"Apa? sungguh menarik sekali," jawab sang iblis dengan sedikit senyum akan kemenangan.
Ratu Elisabet kemudian menyembuhkan luka luka nya dengan teknik medis yang sedikit ia kuasai, meskipun begitu luka lukanya masi belum bisa di katakan sembuh sepenuhnya jika melihat bahwa putri Elisabet bukanlah kesatria sihir bertipe healing (penyembuh).
Sang iblis yang melihatnya lalu menyerang dengan menyemburkan air liur asam, ketika air liur itu mengenai benda apapun maka benda itu akan hancur meleleh.
"Selamat tinggal elisabeth Chan!"
Cairan ludah asam sang iblis mengarah langsung ke wajah putri Elisabet, putri Elisabet berhasil menghindari namun cairan asam itu ternyata bukan sekedar cairan biasa. Cairan itu mampu mengincar target nya meskipun sang target telah menghindar.
__ADS_1
"Apaaaa?" kejut putri Elisabet dalam hatinya sambil membayangkan bahwa dirinya akan segera mati meleleh.