THE ONE - SANG MALAPETAKA

THE ONE - SANG MALAPETAKA
IBLIS NYAMUK


__ADS_3

Cerita kemudian membawa kita kembali ke beberapa peserta yang lainnya, di sana mereka juga bertarung dan berjuang melawan berbagai macam-macam rintangan mulai dari jebakan, binatang buas dan juga iblis.


“Ayo, kita kalahkan binatang buas itu dan lanjutkan perjalanannya.”


“Di sini banyak jebakan awas, kalian semua berhati hati.”


“Kita berhasil mengalahkan iblis-iblis itu! Yeaaaaaah.”


“Semuanya kita harus yakin dan percaya bahwa kita bisa lolos pada ujian tahap satu ini.”


Semua peserta di buat cukup senang atas usaha keras dan kerja sama mereka menghadapi berbagai macam-macam rintangan. Ujian tahap satu ini memberikan banyak manfaat pada para peserta mulai dari apa itu arti kerja sama dan tolong menolong.


Kemudian cerita membawa kita ke pusat menarah pengawas, di sana terdapat sepuluh Staf pengawas yang mengawasi berjalannya ujian kesatria sihir tahap 1 melalui CCTV-CCTV yang terpasang di setiap sudut hutan kematian.


“Lapor menurut analisis radar Smoke Singal, dari 900 peserta kini hanya tersisa 600 orang yang masih bertahan dan tidak menyerah,” ucap salah satu Staf pengamat ujian tahap satu.


“Baik informasi di terima, terus analisa perkembangan yang terjadi,” jawab ketua pengawas dengan tegas.


“Lapor berdasarkan pantauan rekaman CCTV bagian barat telah terjadi pertarungan sengit, dan para peserta berhasil menang melawan para iblis.”


“Lapor berdasarkan pantauan rekaman CCTV bagian selatan, para peserta juga berhasil mengalahkan para iblis-iblis di wilayah itu, kebanyakan para peserta mengalahkan iblis-iblis itu dengan cara bekerja sama.”


“Laporan di terima, tetap pantau apa pun situasi yang terjadi dan jangan pernah lalai sedikit pun karena taruhannya adalah nyawa para peserta.” Tegas ketua panitia.


Dengan adanya CCTV di setiap sudut-sudut krusial yang tersebar di seluruh penjuru hutan kematian, memungkinkan para pengawas untuk bisa mengetahui atau memantau situasi yang sedang terjadi di sana.


“Lalu bagaimana dengan 12 iblis bagian? Apakah sudah ada peserta yang telah bertemu mereka?” tanya ketua pengawas.


“Baik pak, menurut informasi retensi radar 7 dari 12 iblis bagian berhasil di kalahkan.”


“Apa? Bagaimana bisa secepat ini, apa aku tidak salah dengar,” kejut ketua pengawas dengan keringat menetes seakan tidak percaya mengenai kabar itu.


Tujuh dari 12 iblis bagian penguasa hutan kematian sudah berhasil di kalahkan, tentu hal itu merupakan sesuatu yang sangat amat mengejutkan mengingat mereka adalah iblis terkuat di hutan kematian.


Kejadian ini merupakan sesuatu yang tidak terduga, dengan cepat ketua panitia langsung menyuruh salah satu anak buahnya untuk memberitahukan kejadian itu pada Komandan Hanura.

__ADS_1


“Cepat infokan kepada komandan tinggi, bahwa 7 dari 12 iblis bagian telah di kalahkan, ini semua di luar dugaanku dan berjalan terlalu cepat,” batin ketua panitia pengawas.


“Baik pak, akan segera saya sampaikan secepatnya.”


Kemudian cerita membawa kita menuju pertarungan antara pangeran Levaron Jorge melawan para iblis, kawanan iblis itu menyerang pangeran Levaron dengan brutal akan tetapi pangeran Levaron mampu menebas semua kawanan iblis itu dengan mudah.


“Mengapa kalian tidak ada habisnya, rasakan ini!” Pangeran Levaron sekali lagi menebas gerombolan iblis menggunakan teknik berpedangnya.


Pangeran Levaron memiliki postur tubuh tinggi, memakai baju perang bangsawan dengan rambut berwarna putih panjang di sikap ke belakang. Sama halnya dengan para keluarga bangsawan lainnya ia memiliki paras yang sangat tampan.


“Apa? Masi ada lagi, kalian ini memang benar-benar merepotkan,” ucap pangeran Levaron sambil dengan santai menebas kawanan iblis itu.


Semua Iblis-iblis yang menyerangnya dengan mudah di kalahkan pangeran Levaron, selang beberapa waktu kemudian dari dalam semak belukar muncul ular raksasa dengan mulut besar mencoba memangsa sang pangeran.


“Sekarang ular raksasa, banyak sekali musuh yang mengincarku, baiklah! Great Slash.” dengan sekali tebasan ular itu mampu di belah menjadi 50 bagian dengan sangat cepat.


Ular raksasa itu dengan cepat langsung mati seketika, pangeran Levaron lalu memasukkan kembali pedangnya dan mulai melanjutkan perjalanan.


“Menurut rumor yang aku dapat di dalam hutan kematian ada 12 atau 17 iblis terkuat, antahlah berapa jumlahnya aku tidak sabar ingin menghajar mereka semua.” dengan begitu santai pangeran Levaron mencari keberadaan dari 12 iblis bagian namun ia sama sekali tidak bertemu dengan mereka.


“Apakah putri Elisabet sekarang baik-baik saja ya, dengan sifat angkuh dan keras kepalanya aku yakin tidak ada 1 iblis pun yang berani menghadapinya,” ucap pangeran Levaron sambil tersenyum tipis memandang langit.


“Sial banyak sekali nyamuk di tempat ini, waktu sudah mulai petang jadi wajar saja sih para nyamuk pada berkeliaran.” Pangeran Levaron Jorge menepuk nyamuk-nyamuk yang menggigit badannya sambil terus memikirkan putri Elisabet. Meskipun tidak menyukai sifat putri Elisabet sejujurnya pangeran Levaron sedikit ada rasa padanya.


“Putri yang aneh,” gumam pangeran Levaron dengan sedikit tersenyum tipis.


Pangeran Levaron dan putri Elisabet merupakan teman masa kecil, keluarga bangsawan mereka memiliki hubungan yang sangat baik satu sama lain maka jangan heran jika pangeran Levaron cukup akrab dengan putri Elisabet.


“Ah mengapa aku tiba-tiba mengantuk ya, tidak seperti biasanya kalau begitu aku tidur sebentar dulu.” pangeran Levaron memutuskan tidur beberapa jam.


“Baiklah aku harus membuat dinding pelindung agar tidak ada musuh yang menyerangku. Bakat tanah status 3, barier pelindung.” Dinding tembok tanah dengan cepat mengelilingi badan pangeran Levaron.


Beberapa jam kemudian, ketika sedang enak-enaknya tertidur tiba-tiba badan pangeran Levaron tersentak dengan mata terbuka lebar, pangeran Levaron mencoba bergerak namun tubuhnya tidak bisa di gerakkan seperti sedang tertindih (bahasa pojok kampungnya ketindihan).


“Badanku? Tidak bisa di gerakkan apa yang sebenarnya terjadi?” sambil kebingungan pangeran Levaron mencoba menggerakkan kembali badannya akan tetapi tetap saja tidak bisa.

__ADS_1


“Sial apa yang sebenarnya terjadi pada tubuhku ini?”


Di tengah kepanikan itu tiba-tiba muncul ribuan nyamuk datang dan langsung menghisap darah tubuh pangeran Levaron dengan sangat amat brutal, pangeran Levaron yang tidak bisa menggerakkan badannya hanya bisa berteriak.


“Haaaaaaaaaaaaaaaaaaa.”


“Apa ..., bagaimana bisa muncul nyamuk sebanyak ini secara tiba-tiba.”


Teriakan pangeran Levaron seketika terhenti ketika mulutnya langsung di tutup dengan ciuman sosok iblis nyamuk perempuan seksi, sambil sedikit tersenyum iblis nyamuk menyedot aura kehidupan pangeran Levaron dengan penuh kepuasan.


“Glug. Glug. Gluh.” bunyi sedotan ciuman yang terdengar jelas.


“A— apa-apaan ini cepat lepa—lepaskan aku iblis sialan,” teriak kembali pangeran Levaron.


Pangeran Levaron mencoba menyerang namun tetap saja tubuhnya tidak bisa di gerakkan, sejak saat itu pangeran Levaron sadar bahwa tubuhnya sudah terkena racun iblis nyamuk.


“Tidak salah lagi tubuhku sudah terkena racun pelumpuh! Tapi sejak kapan?” batin pangeran Levaron dengan mata melototnya.


Pangeran Levaron kemudian teringat bahwa sebelum tertidur tadi badannya sempat di gigit oleh beberapa nyamuk, lantas ia pun akhirnya tersadar bahwa sejak awal dirinya sudah menjadi incaran iblis nyamuk seksi sialan itu.


“Kau memiliki wajah yang sangat amat tampan, sayang sekali jika kau kubunuh sekarang! Bagaimana jika kau menjadi bawahanku saja dan melayaniku 24 jam.” sambil melepas ciumannya sang iblis nyamuk seksi memberikan tawaran pada pangeran Levaron.


“Aku tidak sudi menjadi pelayanmu? Iblis sialan cepat lepaskan aku.” bentak pangeran Levaron dengan keras.


“Jadi kau menolak ya, baiklah kalau begitu! Kalian semua cepat bawah dia ke markas, aku ingin mencuci otaknya agar dia mau jadi suamiku,” perintah ratu nyamuk pada para bawahannya.


Ribuan nyamuk itu kemudian membawa terbang pangeran Levaron ke dalam markas iblis ratu nyamuk, pangeran Levaron berteriak dengan keras namun teriakannya perlahan mulai menghilang.


“Baiklah, aku sudah tidak sabar ingin menikmati permainan bocah tampan itu secepatnya,” ucap iblis ratu nyamuk sambil memainkan lidah lidahnya.


Nama. : - (Iblis Nyamuk).


Anugrah. : Kutukan.


Informasi. : Iblis tingkat 1 (salah satu dari 12 iblis bagian).

__ADS_1


__ADS_2