The Sins Empire

The Sins Empire
Menyusun Rencana


__ADS_3

Sein bergegas kembali ke markas, setelah menyelesaikan urusannya dengan wali kota. Sesampainya di markas, Sein segera membuat air hangat dan menyiapkan bak mandi. Setelah airnya telah siap, Sein menaruhnya di bak mandi untuk berendam.


Sein berendam di dalam bak mandi, " Hufff... Sangat pas untuk melepaskan penat " gumam Sein


Sein berendam dengan memejamkan matanya, tanpa sadar dia telelap.


.


.


.


.


Tok...tok...tok


Suara ketukan pintu dari luar kamar mandi, Sein yang mendengar ketukan membuka mata. Dia segera keluar dari bak mandi dan mengeringkan badan serta berpakaian kembali.


" Siapa...? " tanya Sein


" Hamba Leon Tuan " jawab suara tersebut dari luar


" Ada apa Leon..? " tanya Sein lagi


" Hamba dan Arnag membawa sepuluh anggota baru, dan masing - masing dari mereka berada pada tingkat Silver II sampai Silver III. Sedangkan hamba dan Arnag sekarang telah berada di tingkat Gold II " jelas Leon


" Kerja bagus Leon, kumpulkan semuanya di ruang tengah. Setelah ini aku akan segera menyusul " titah Sein


" Baik, laksanakan Tuan " jawab Leon


Setelah menerima titah dari Sein, Leon segera mengumpulkan seluruh anggota baru dan memberitahu Arnag untuk ikut. Perlu diketahui selama Arnag dan Leon menjalankan misi, mereka telah menyelamatkan beberapa orang dari kepungan monster.


Dan mereka berdua juga menyelesaikan 15 misi dalam jangka waktu 12 jam!!, itu merupakan hal yang fantastis dan baru saja terjadi di Kota Adnam. Kebanyakan orang hanya menyelesaikan 1 misi, itu pun dengan jangka waktu 2 - 3 hari dan paling banyak 2 misi dalam jangka waktu 5 - 6 hari.


Banyak petualang atau pun Elena meyakini bahwa kekuatan Leon dan Arnag setara dengan Sein atau bahkan hanya sedikit di bawah Sein, tetapi yang tidak mereka ketahui adalah Leon dan Arnag lebih kuat dari Sein.


.


.


.

__ADS_1


.


" Ada apa kita dikumpulkan disini..? " bisik seorang anggota


" Ntahlah, aku juga kurang tau. Mungkin kita akan disambut sebagai anggota baru oleh Tuan Leon " kata orang lainnya


" Aku diselamatkan oleh Tuan Arnag, kau di selamatkan oleh orang beramput putih yabg kau panggil Tuan Leon..? " tanya yang lainnya


" hmm betul, Apa kau diselamatkan oleh orang berjubah yang kau sebut Tuan Arnag..? " jawabnya membenarkan


" hmm betul, ssttt itu mereka " kata orang itu memberi tau teman bicaranya


Arnag dan Leon telah berada di ruang tengah dengan 10 orang yang belum resmi menjadi anggota Guild Mask of Judgement.


Arnag mengambil alih pembicaraan, " Ehem... setelah ini kalian akan bertemu dengan ketua Guild kita, harap kalian tenang saat Beliau telah memasuki ruangan " katanya.


" Baik Tuan " jawab mereka serempak


Mereka berpikir bahwa ketua Guild Mask of Judgement adalah seorang pria paruh baya yang sangat kuat, seperti itulah pikiran 10 orang calon anggota. Karena saat kejadian Sein yang menggemparkan gedung Petualang, mereka sedang menjalankan misi dan tidak mengetahui hal tersebut.


Ada beberapa dari mereka yang pernah mendengar, tapi menurut mereka itu adalah cerita yang di lebih - lebihkan, sedangkan Guild Mask of Judgement belum di umumkan ke publik untuk saat ini. Itu karena Sein ingin membuktikan kualitas dari setiap anggora Guildnya, Sein pun memasuki ruangan tengah.


" Selamat datang Tuan " ucap Leon dan Arnag dengan membungkuk hormat.


" Ehemm " Arnag berdehem dan menyadarkan lamunan mereka


" Selamat datang Ketua " ucap mereka serempak


Sein hanya mengangguk sebagi jawaban, dia duduk di kursi yang telah disiapkan oleh Leon.


" Baiklah, selamat datang di Guild Mask of Judgement, Perkenalkan aku adalah Ketua Guild ini. Dan kalian bisa memanggilku sebagai Devil Mask, dan mereka berdua adalah bawahan sekaligus wakil dan petinggi Guild ini " ujar Sein


" Yang bermabut putih bernama Leon, dia adalah Wakil Ketua. Sedangkan yang bertudung adalah Arnag dia adalah Petinggi tingkat 1 di Guild, apakah ada yang di tanyakan..? " lanjut Sein


Salah seorang dari mereka mengangkat tangan, " Kenapa hanya ada 1 petinggi dan 1 wakil..? " tanya orang itu


" Karena belum ada yang pantas untuk mengisi posisi petinggi, selain Arnag. Dan untuk Leon, kemampuannya tidak perlu diragukan lagi " jawab Sein


" Aku tidak percaya dia lebih kuat dari Tuan Arnang dan Tuan Leon, lihat saja dia masih sangat muda " bisik seseorang dengan temannya


" Ssttt, kalau Ketua mendengar kau bisa tidak diterima disini " kata temannya

__ADS_1


" Guildnya juga.." Sebelum orang tersebut melanjutkan ucapannya, Sein telah melemparnya dengan bola api kecil. Biarpun kecil tetapi menimbulkan daya dorong yang sangat besar.


Semua orang yang melihat itu hanya bisa mematung, " Kau tidak diterima, ada lagi yang meragukanku..?, kalau ada mari kita duel " ucap Sein


mereka semua hanya terdiam, dan satu orang tadi segera diseret keluar oleh Leon.


" Baiklah jika tidak ada yang menjawab, aku anggap semua telah mempercayaiku dan aku ingin bertanya. Dari kalian ber 9, yang merupakan Fighter silahkan angkat tangan " ujar Sein


Sebanyak 4 orang mengangkat tangan sabagai jawaban atas pertanyaan Sein, Sein hanya mengangguk setelah melihatnya.


" Sekarang berapa orang disini yang merupakan seorang Archer..? " lanjut Sein


Ternyata kelima sisanya adalah Archer, Sein cukup terkejut karena orang yang berprofesi sebagai support sangat jarang. Bahkan dalam anggota yang baru saja dia tanya tidak.ada seorang pun yang berada pada posisi support.


" Baiklah, kalian semua aku terima di Guild Maks of Judgement. Kalian bisa memanggil Leon dengan sebutan Wakil kapten atau White Mask, dan memanggil Arnag dengan sebutan First Mask " ujar Sein


" Baik Ketua " ujar mereka secara bersamaan


.


.


.


Sein berpikir formasi atau strategi seperti apa yang akan dia pakai saat pasukan Goblin menyerang Kota Adnam, setelah cukup lama berpikir Sein memberitau kepada anggotanya.


" 2 atau 4 hari lagi kalian akan melawan para goblin yang menyarang kota ini, kalian tidak perlu khawatir ataupun takut. Aku akan melakukan pelatihan yang keras sebelum jari itu tiba, untuk pasukan Archer kalian akan dibimbing oleh Leon dan pasukan Fighter akan dibimbing oleh Arnag " ujar Sein


Semua anggota baru tersebut sangat terkejut karena mendengar mereka akan melawan pasukan Goblin, ada sedikit ketakutan di mata anggota baru tersebut.


" Ketua, apakah Guild kita akam turun tangan sendiri..? " tanya seorang anggota


" Benar, kita akan memukul mundur pasukan Goblin sendiri. Kalian tidak perlu menghawatirkan hal yang tidak perlu, selama kalian mengikuti arahan Leon maupun Arnag. Aku yakin kalian mampu memukul mundur pasukan Goblin " jawab Sein


" Kalian bisa kembali ke rumah ataupun menginap disini, pelatihan kalian dimulai besok pagi " lanjut Sein


Setelah mendengar itu, mereka semua segera pamit undur diri untuk menyiapkan pelatihan esok hari. Sein juga memerintahkan Arnag dan Leon agar memilih cara latihan yang efisien dan membuat skill anggota baru tersebut meningkat.


" Arnag, aku tugaskan kau untuk pergi ke orang yang bisa membuat jubah dalam jumlah banyak. Untuk biaya tidak perlu kau khawatirkan, buat jubah hitam dengan motif merah dan yang ada tudungnya " titah Sein


" Baik Tuan " jawab Arnag sambil membungkuk hormat

__ADS_1


" Usahakan 20 jubah bisa kita pakai 2 hari lagi, ini uangnya " kata Sein sambil menyerahkan 1 kantong koin perak


Arnag segera pergi melaksanakan tugas seserhana dari Sein, setelah Arnag pergi. Sein segera menyuruh Leon untuk beristirahat, Sein berlalu masuk ke dalam kamar untuk melihat sistem karena dia ingin mengecek jumlah Poinnya yang di dapat sekarang.


__ADS_2