The Sins Empire

The Sins Empire
Memulai Perang


__ADS_3

Pagi - pagi buta Sein bangun dari tidurnya, dia segera pergi ke rumah Walikota Adnam dan memintanya membunyikan lonceng tanda berkumpul pada sekuruh warga kota.


" Nanti anda sampaikan kepada warga bahwa yang berjarak 2-3 km dari gerbang untuk menjauh dan sementara mengungsi ke kediaman anda " ujar Sein kepada Walikota


" Baik Tuan Petualang, sebentar lagi aku akan mengumumkan pada warga kota. Anda dan anggota anda silahkan bersiap di posisi yang sudah anda rencanakan Tuan "kata Walikota


" Ingat jangan ada yang mendekat, siapapun itu. Termasuk petualang yang lain, aku tidak akan bertanggung jawab jika ada serangan baik dari Guildku atau pun dari musuh yang nyasar ke orang yang mendekat " tegas Sein


" Baik Tuan Petualang " jawab Walikota hormat


" Panggil aku Devil Mask, itu namaku " tungkas Sein lalu segera kembali ke markas.


.


.


.


.


Setelah tiba di dalam markas, Sein telah melihat semua anggotanya berkumpul termasuk dengan 4 Petinggi Guildnya.


" Dark Mask, kau coba periksa pergerakan para Goblin itu " perintah Sein


" Baik My Lord " ujar Moskova


Sein memandang semua anggotanya saat moskova pergi, " Apa kalian siap...?! " tanya Sein sembari berteriak agar memicu semangat anggotanya


" Siap!!! " jawab mereka serempak


" Ingat, kalian berperang nanti bukan untuk nama Guild ini, bukan juga untukku, atau pun untuk menaikan nama kalian. Tapi kalian berperang untuk melindungi apa yang kalian yakini, keluarga kalian, anak kalian, dan tanah kelahiran kalian !! " ujar Sein dengan penuh semangat


" Jangan gentar, jangan takut, aku Devil Mask sebagai ketua kalian akan melindungi kalian dengan taruhan nyawaku sendiri. Dan setiap dari kalian yang dapat membunuh 20 goblin akan mendapatkan 5 keping emas sebagai bonus, ini bukan tentang uang tapi tentang harga diri kita sebagai Ras Manusia. Dan uang itu adalah bonus bagi kalian yang telah melakukan banyak kontribusi " lanjut Sein


" Kuatkan tekad kalian, mari kita ke gerbang kota !! " ucap Sein mengakhiri pidatonya


" Hooooo.... !!!! " teriak 9 anggotanya dengan semangat yang sangat membara.


.


.


.


Sein memimpin anggotanya berjalan ke arah gerbang kota, setiap orang yang melihat seakan terintimidasi karena penampilan 4 orang bertopeng yang menyeramkan. Sedangkan 9 orang yang berada di belakang layaknya seorang prajurit kerajaan yang tangguh.


Sein mengangkat tangannya semua anggotanya berhenti, hal tersebut disebabkan oleh anggota dari Guild Pahlawan Adnam.

__ADS_1


" Ada keperluan apa kau menghadang Guild kami..? " tanya Sein


" Dia yang memotong tanganku kakak " ujar Gorge sambil menunjuk Sein


Sein mengerutkan keningnya, dan dia mencoba mengingat wajah tersebut.


" Ahhh ternyata kau, yang mengaku sebagai Wakil Ketua dari Guild Pahlawan Adnam " kata Sein


" Lantas siapa kau..? " tanya Sein kepada orang yang berada di samping Gorge


" Aku adalah Wakil Utama, kau berani memotong lengan adikku. maka hukumannya hanya kematian " kata orang tersebut dengan memperagakan gerakan seperti mengiris leher dengan tangannya


" Kau tidak layak melawanku, hanya seorang Petualang tingkat Gold II sangat arogan sekali " ejek Sein


" Kau minggir, aku akan segera berperang. Sebaiknya kau pulang dan duduk dengan manis di dalam markasmu!! " lanjut Sein dengan nada sedikit tinggi


Orang tersebut geram mendengar perkataan Sein, dia segera menarik pedangnya dan maju menerjang Sein. Saat jarak mereka hanya tinggal 1,5 meter, orang itu berhenti bergerak maju.


Dia merasakan ada sebuah benda tajam menempel di lehernya, dan instingnya mengatakan bahwa dia tetap maju. Maka kepalanya akan terlepas, dan tidak lama setelah itu muncul sosok bertopeng lainnya dengan aura dari Element Kegelapan yang sangat pekat.


" Kau berani menguhunuskan pedang kepada junjunganku, akan kubunuh kau sekarang juga " ujarnya dingin


" Cukup Dark Mask, kita tidak punya banyak waktu. Segera laporkan hasil yang ku minta, kita pergi sekarang !!, dan untukmu. Ini sebagai peringatan ke 2 " kata Sein mengehentikan Moskova agar tidak membuat kegaduhan dan dia juga memperingatkan Gorge.


.


.


.


" Mereka membawa 2000 pasukan My Lord, dan kemungkinan akan tiba saat siang hari " jawab Moskova


" Kita percepat langkah !! " teriak Sein setelah mendengar ucapan Moskova


Setelah mereka sampai di belakang benteng kota, Sein memerintahkan orang yang memiliki Element Tanah untuk mengikutnya.


" Kalian buat lubang sedalam 5 meter, dan usahakan berjarak 2 km dari tembok. Buat sebanyak yang kalian bisa " perintah Sein


" Baik Ketua " Mereka segera membuat lubang dengan bentuk persegi sedalam lima meter dan ada sekitar 200 lubang yang tercipta.


Sein segera memunculkan api di 100 lubang dan membuat Es runcing di 100 lubang lainnya, " Tutup dengan tanah yang agak tebal dan usahakan agar tanah tersebut terbuka saat pasukan musuh sudah berada di atas jebakan " kata Sein


Mereka segera menutupnya, Sein mengajak mereka turun. Sesampainya di bawah, dia memerintahkan Leon untuk naik bersama pasukan pemanah.


Sein menugaskan Leon untuk memantau keadaan sekitar, jika musuh sudah berjarak 5 km dari benteng. Leon harus segera mengatakannya kepada Sein, Sein memasrahkan tugas itu kepada Leon karena dia memiliki pengelihatan dan pendengaran yang lebih tajam.


.

__ADS_1


.


.


Toeeetttt....


Terdengar tiupan terompet dari jarak 10km saat Leon berdiri di atas benteng kota, terlihat asap berterbangan. Meski tidak begitu nampak dari benterng tetapi jelas terlihat bahwa jumlah pasukan musub ada lebih dari 1000 sedangkan mereka hanya ber 14!!.


Banyak petualang dan terutama Guild Pahlawan Adnam menganggap bahwa Sein dan Guild Mask of Judgement melakukan misi bunuh diri.


Tidak jauh dari tempat Sein berdiri sekarang, dia telah diamati oleh Washi. Washi ditugaskan Raja Hyakkura untuk memantau Sein dan membawa sekitar 1000 prajurit di bawah komandonya, dia dan 1000 prajuritnya menyamar menjadi rakyat agar bisa mengelabuhi Sein.


Sein naik ke atas benteng tanpa menunggu aba - aba dari Leon, " Apa semua berjalan sesuai rencana..? " tanya sein


" Sepertinya iya Tuan, apakah hamba perlu berubah..? " tanya Leon


" Tidak perlu, kau hanya perlu menambahkan daya jangkau dari pasukanmu dengan mengendalikan Element Angin disekitar anak panah " titah Sein


" Baik Tuan " hormat Leon membungkuk


Jarak pasukan goblin semakin menipis, saat memasuki target bidik tim yang dipimpin Leon. Dia segera berteriak untuk memberi komando, sedangkan Sein tetap berdiri disamping Leon.


" Angkat panah kalian!!! " teriak Leon


grek...


" Tarik dan isi dengan semua mana yang kalian punya!!, rubah dalam bentuk mana peledak!!, dalam hitungan ke 3 lepas..." !! perintah Leon


" Satu, dua, tiga, lepas " perintah Leon


Syut...


Leon menambah dorongan anak panah tersebut dengan Element Anginnya, anak panah yang di tembak oleh anggota Guild Mask of Jadgement melesat dengan cepat setelah mendapat dorongan dari Element Leon.


Duaarrrr....Boommm.....Booommm


Terjadi beberapa kali ledakan saat anak panah tersebut menyentuh tanah, pasukan goblik yang menerima serangan itu berhenti bergerak sejenak.


Sein melirik ke arah moskova, " Dark gunakan tombak Elementmu untuk menghancurkan pelontar batu itu " kata Sein agak berteriak memberitahu Moskova


Segera saja Moskova naik ke atas benteng, dia mengangkat ke dua tangannya menghadap langit.


" Jurus Element - Tombak Neraka Kegelapan " Teriak Moskova


Seketika tercipta tombak yang berukuran sebesar kuda dewasa dan panjangnya mencapai 2,5 meter, Moskova melompat sedikit ke udara dan mengayunkan tangannya ke arah pelontar batu dari pasukan goblin.


Boom.....

__ADS_1


Ledakan besar terjadi, bukan hanya itu saja. Hawa kegelapan yang kuat juga menyebar ke segala penjuru, hal itu membuat mental pasukan goblin agak menurun.


__ADS_2