
Di sekolah saat istirahat jam pelajaran pertama terlihat 3 gadis remaja tengah duduk di depan kelas berbincang² entah itu mengobrol tentang apa 3 gadis tersebut adalah Bianca putri , Lisa lauretza , Dan Elena jovita klopper . Di kelas cowok terlihat beberapa orang yang sedang memperhatikan mereka bertiga sambil berbincang seperti merencanakan sesuatu.
dan saat 3 gadis remaja tersebut beranjak berdiri tiba tiba...
" Braakkkk." seorang siswa cowok menabrak salah satu dari mereka.
" Heh kalo jalan tuh pakek mata!!." ucap Bianca kesal.
" Santai kali, maaf gue gak sengaja cantik² judes amat." jawab cowok itu nyolot.
" Santai² sakit ni gue, lo yang nabrak pakek nyolot lagi." jawab Bianca.
" Yaelah untung gue mau minta maaf dasar penghuni kutub utara." jawab cowok itu masih nyolot."
" O aja." jawab Bianca ketus
" Dah yuk kita kan mau ke kantin tinggalin aja ni anak curut." Ajak Lisa.
" Iya yuk gak guna ladenin dia." Sahut Elena menambahkan."
" Ya udah yukk guys bayyyy." jawab Bianca sengaja menyenggol keras cowok itu.
" Dasar geng cold girls sekalian aja tinggal di kutub utara." batin cowok itu.
" Broo sini." panggil temannya.
" Good job thanks ya." ucap Angga si bad boys menyodorkan uang bayaran.
" Lo liat sendiri kan bro gimana tu cewek jangan macem² deh ." ucap Briyen.
" Lo liat aja ya geng cold girls apa yang bakal gue lakuin bikin kalian bertekuk lutut sama gue." batin angga merencanakan hal licik.
//KANTIN//
" Bi tuh cowok tadi kayak nya suruhan sih angga." tutur Lisa.
" Iya bi gue liat tadi angga kayaknya kasih bayaran sama cowok itu." sahut Elena menambahkan."
" Biarin aja cari masalah sama gue, dia bakalan berurusan sama gue awas aja." jawab Bianca santai melanjutkan makannya.
"Widihh jiwa psikopatnya keluar."ledek Lisa.
" Ya alloh gak nyangka selama ini gue punya temen psikopat hehehe." sahut Elena.
" Idih bicit mau gue colok tu mata." jawab Bianca.
" Hahahaha." tawa Elena dan Lisa.
Tiba² ada beberapa cowok yang datang duduk depan mereka berusaha mengganggu mereka.
" Hai Lisa." cowok 1 menyapa.
" Hai Elena enak gak makanannya?."cowok 2 menyapa.
" Hai Bianca cantik banget sih." cowok 3 menyapa.
Lisa, Bianca, & Elena tak memperdulikannya tetap lajut makan.
Lisa pergi membayar makanan mereka.
" Yuk guys cabut di sini banyak kutu virus ntar kita ketularan." ucap Lisa.
" Oke yuk." jawab Bianca dan Elena serentak.
" Huh dasar cold girls serasa ngomong sama tembok gue." batin cowok 1.
" Yaelah penghuni kutub." batin cowok 2
__ADS_1
" Huh dasar kulkas." batin cowok 3
//kelas//
" Lis jam terakhir pelajaran apa?." tanya Elena.
" Matematika."
" What?!?! matematika bukanya ada pr?." jawab Bianca.
" PR gue belum?!?!?!!." ucap Elena.
" Gue udah." jawab Bianca.
" Nyontek hehehe."pinta Elena
" Soalnya doang gue udah." jawab Bianca.
" Yaleah kirain udah semua. Lisaa lis lo baek banget cantik lagi." ucap elena memuji Lisa dengan maksud supaya di kasih contekan.
" Iya Ramah lagi." sahut Bianca menambahkan."
" Apa? bilang aja mau nyontek gak usah sok manis tuh muka nih buku gue cepetan tulis mumpung gue lagi baik." jawab Lisa mengetahui maksud kedua sahabatnya itu.
" Hehehe uluulu tau banget sih sahabat aku love love deh." ucap Bianca.
" Makasihh yaa." ucap Elena dengan muka sok.
" Iyeee."
Tak lama kemudian bel berbunyi semua murid masuk ke kelas masing² disertai dengan guru mapel. Di kelas XI Tatabusana sedang berlangsung pelajaran matematika semua murid diam tertegun memperhatikan guru yang berbelit belit.
" Nah itu penjelasan ibu tadi apakah sudah mengerti anak²?." tanya guru mapel.
" Ngertiii bu.. ." jawab serentak semua murid."
" Gimana mau ngerti bu penjelasannya berbelit gitu, cuma ngerti dikit gue." batin Lisa."
" Ikut²tan aja dah orang bilang ngerti gue bilang juga hahaha." batin Elena.
" Baiklah anak² sekarang kalian kerjakan latihan buka hal 25 kerjakan soal 1_15." perintah guru mapel."
" What?!?!?! latihan kagak ngerti gue. batin Elena.
" Duh latihan ngerti aja enggak." batin Bianca
" Banyak banget sih buk latihanya." batin Lisa.
Elena dan Bianca menoleh ke arah Lisa dengan senyum manis berharap diberi contekan Lisa melihat sinis.
SKIP
" Akhir nya selesai juga puyeng ni pala gue." ucap Bianca.
" Heh lo cewek sini." Angga memanggil salah seorang siswi.
" Ada apa ya?." tanya siswa itu polos.
" Lo liat kan 3 cewek itu, bilangin sama mereka di panggil pak irwan suruh bantuin bersihin gudang." terintah angga tersenyum licik.
" Iya."
" Elena, Lisa, Bianca." teriak siswi itu memanggil.
"Menoleh."
"Ada apa?." tanya Bianca.
" Lo bertiga di suruh sama pak irwan bantuin bersihin gudang." ucap siswi itu.
" Ohhh." Jawab Lisa singkat."
__ADS_1
" Ya udah Makasih." Sahut Bianca.
" Iya gue duluan ya bayy." Jawab siswi itu berlalu pergi."
" Tumben biasanyakan pak irwan gak pernah nyuruh²." batin Elena.
"Guys kayak nya ada yang aneh deh kenapa kebetulan banget kita bertiga yang di suruh bersihin gudang." ucap Elena.
" Aneh gimana? udah yok ke gudang." ketus Bianca.
" Issh kotor banget banyak debu." eluh Bianca.
" Kayak ada yang ngawasin."batin Lisa menoleh.
" Ada apa Lis?." Tanya Elena.
" Gpp."
Tiba² brakk pintu gudang tertutup.
" Woiiii bukaa..." teriak Elena."
" Hahahaha rasain lo pada, makanya jadi cewek gak usah sok. Terus apa panggilan kalian itu Cold girls cihhh yok bro cabut." ucap Angga merendahkan,mengunci pintu gudang.
" Isshhh sial tu cowok main² sama kita awas aja." dengus Bianca."
" Iya belum tau kita siapa." ucap Elena.
" Iya kita harus bales dia." sahut Lisa menambahkan.
" Bdw gelap guys hehehe." eluh Lisa.
" Lo pegang hp kan, gunain kan ada flasnya nyalain." jawab ketus Bianca."
" Hehehe iya ya."
" Huhhh." Elena menghela nafas.
" Guys gimana cara kita keluar dari sini? pintu gudang di kunci." tutur Elena
" Hmmm Lis pinjem hp lo." pinta Bianca.
" Buat apa?."
" Udah pinjem." mengambil hp Lisa menyenter sekeliling gudang tersebut.
" Nah kita keluar lewat situ." ucap Bianca menunjuk sebuah jendela.
" Hehehe pinter juga lo." jawab Elena.
" udah lama gue pinter kalian aja yang gak nyadar." jawab Bianca santai.
" Mereka berdua melihat sinis
" Udah ayok ambil itu kursi gue buka jendelanya abis itu kita manjat Keluar, napa tu muka biasa aja liatnya. perintah Bianca."
****
" Huhh capek tinggi juga tu jendela." eluh Elena.
" Iya tinggi kayak haluan lu." ledek Lisa.
" Ilih bicit kau.
" Udah mau pulang pa kagak..?!?!." ketus Bianca.
" Ya iya lah mau pulang masa nginep disini." jawab Lisa judes.
" Ya udah kalo mau pulang jalan, gue duluan ke parkiran ngambil motor bayy." sahut Elena meninggalkan mereka berdua."
" Ilih Bicit kau Elena Jovita Klepperrr." Jawab Lisa dan Bianca serentak mengejek.
__ADS_1
" Menghentikan langkahnya klopper bukan klepper. jawab Elena kesal.
" Hahahaha." tawa Lisa Dan Bianca serentak