Three Cold Girls

Three Cold Girls
prolog


__ADS_3

 


Di sekolah saat istirahat jam pelajaran pertama terlihat 3 gadis remaja tengah duduk di depan kelas berbincang² entah itu mengobrol tentang apa 3 gadis tersebut adalah Bianca putri , Lisa lauretza , Dan Elena jovita klopper . Di kelas cowok terlihat beberapa orang yang sedang memperhatikan mereka bertiga sambil berbincang seperti merencanakan sesuatu.


 


dan saat 3 gadis remaja tersebut beranjak berdiri tiba tiba...


" Braakkkk." seorang siswa cowok menabrak salah satu dari mereka.


" Heh kalo jalan tuh pakek mata!!." ucap Bianca kesal.


" Santai kali, maaf gue gak sengaja cantik² judes amat." jawab cowok itu nyolot.


" Santai² sakit ni gue, lo yang nabrak pakek nyolot lagi." jawab Bianca.


" Yaelah untung gue mau minta maaf dasar penghuni kutub utara." jawab cowok itu masih nyolot."


" O aja." jawab Bianca ketus


" Dah yuk kita kan mau ke kantin tinggalin aja ni anak curut." Ajak Lisa.


" Iya yuk gak guna ladenin dia." Sahut Elena menambahkan."


" Ya udah yukk guys bayyyy." jawab Bianca sengaja menyenggol keras cowok itu.


" Dasar geng cold girls sekalian aja tinggal di kutub utara." batin cowok itu.


" Broo sini." panggil temannya.


" Good job thanks ya." ucap Angga si bad boys menyodorkan uang bayaran.


" Lo liat sendiri kan bro gimana tu cewek jangan macem² deh ." ucap Briyen.


" Lo liat aja ya geng cold girls apa yang bakal gue lakuin bikin kalian bertekuk lutut sama gue." batin angga merencanakan hal licik.


//KANTIN//


" Bi tuh cowok tadi kayak nya suruhan sih angga." tutur Lisa.


" Iya bi gue liat tadi angga kayaknya kasih bayaran sama cowok itu." sahut Elena menambahkan."


" Biarin aja cari masalah sama gue, dia bakalan berurusan sama gue awas aja." jawab Bianca santai melanjutkan makannya.


"Widihh jiwa psikopatnya keluar."ledek Lisa.


" Ya alloh gak nyangka selama ini gue punya temen psikopat hehehe." sahut Elena.


" Idih bicit mau gue colok tu mata." jawab Bianca.


" Hahahaha." tawa Elena dan Lisa.


Tiba² ada beberapa cowok yang datang duduk depan mereka berusaha mengganggu mereka.


" Hai Lisa." cowok 1 menyapa.


" Hai Elena enak gak makanannya?."cowok 2 menyapa.


" Hai Bianca cantik banget sih." cowok 3 menyapa.


Lisa, Bianca, & Elena tak memperdulikannya tetap lajut makan.


Lisa pergi membayar makanan mereka.


" Yuk guys cabut di sini banyak kutu virus ntar kita ketularan." ucap Lisa.


" Oke yuk." jawab Bianca dan Elena serentak.


" Huh dasar cold girls serasa ngomong sama tembok gue." batin cowok 1.


" Yaelah penghuni kutub." batin cowok 2

__ADS_1


" Huh dasar kulkas." batin cowok 3


//kelas//


" Lis jam terakhir pelajaran apa?." tanya Elena.


" Matematika."


" What?!?! matematika bukanya ada pr?." jawab Bianca.


" PR gue belum?!?!?!!." ucap Elena.


" Gue udah." jawab Bianca.


" Nyontek hehehe."pinta Elena


" Soalnya doang gue udah." jawab Bianca.


" Yaleah kirain udah semua. Lisaa lis lo baek banget cantik lagi." ucap elena memuji Lisa dengan maksud supaya di kasih contekan.


" Iya Ramah lagi." sahut Bianca menambahkan."


" Apa? bilang aja mau nyontek gak usah sok manis tuh muka nih buku gue cepetan tulis mumpung gue lagi baik." jawab Lisa mengetahui maksud kedua sahabatnya itu.


" Hehehe uluulu tau banget sih sahabat aku love love deh." ucap Bianca.


" Makasihh yaa." ucap Elena dengan muka sok.


" Iyeee."


Tak lama kemudian bel berbunyi semua murid masuk ke kelas masing² disertai dengan guru mapel. Di kelas XI Tatabusana sedang berlangsung pelajaran matematika semua murid diam tertegun memperhatikan guru yang berbelit belit.


" Nah itu penjelasan ibu tadi apakah sudah mengerti anak²?." tanya guru mapel.


" Ngertiii bu.. ." jawab serentak semua murid."


" Gimana mau ngerti bu penjelasannya berbelit gitu, cuma ngerti dikit gue." batin Lisa."


" Ikut²tan aja dah orang bilang ngerti gue bilang juga hahaha." batin Elena.


" Baiklah anak² sekarang kalian kerjakan latihan buka hal 25 kerjakan soal 1_15." perintah guru mapel."


" What?!?!?! latihan kagak ngerti gue. batin Elena.


" Duh latihan ngerti aja enggak." batin Bianca


" Banyak banget sih buk latihanya." batin Lisa.


Elena dan Bianca menoleh ke arah Lisa dengan senyum manis berharap diberi contekan Lisa melihat sinis.


SKIP


" Akhir nya selesai juga puyeng ni pala gue." ucap Bianca.


" Heh lo cewek sini." Angga memanggil salah seorang siswi.


" Ada apa ya?." tanya siswa itu polos.


" Lo liat kan 3 cewek itu, bilangin sama mereka di panggil pak irwan suruh bantuin bersihin gudang." terintah angga tersenyum licik.


" Iya."


" Elena, Lisa, Bianca." teriak siswi itu memanggil.


"Menoleh."


"Ada apa?." tanya Bianca.


" Lo bertiga di suruh sama pak irwan bantuin bersihin gudang." ucap siswi itu.


" Ohhh." Jawab Lisa singkat."

__ADS_1


" Ya udah Makasih." Sahut Bianca.


" Iya gue duluan ya bayy." Jawab siswi itu berlalu pergi."


" Tumben biasanyakan pak irwan gak pernah nyuruh²." batin Elena.


"Guys kayak nya ada yang aneh deh kenapa kebetulan banget kita bertiga yang di suruh bersihin gudang." ucap Elena.


" Aneh gimana? udah yok ke gudang." ketus Bianca.


" Issh kotor banget banyak debu." eluh Bianca.


" Kayak ada yang ngawasin."batin Lisa menoleh.


" Ada apa Lis?." Tanya Elena.


" Gpp."


Tiba² brakk pintu gudang tertutup.


" Woiiii bukaa..." teriak Elena."


" Hahahaha rasain lo pada, makanya jadi cewek gak usah sok. Terus apa panggilan kalian itu Cold girls cihhh yok bro cabut." ucap Angga merendahkan,mengunci pintu gudang.


" Isshhh sial tu cowok main² sama kita awas aja." dengus Bianca."


" Iya belum tau kita siapa." ucap Elena.


" Iya kita harus bales dia." sahut Lisa menambahkan.


" Bdw gelap guys hehehe." eluh Lisa.


" Lo pegang hp kan, gunain kan ada flasnya nyalain." jawab ketus Bianca."


" Hehehe iya ya."


" Huhhh." Elena menghela nafas.


" Guys gimana cara kita keluar dari sini? pintu gudang di kunci." tutur Elena


" Hmmm Lis pinjem hp lo." pinta Bianca.


" Buat apa?."


" Udah pinjem." mengambil hp Lisa menyenter sekeliling gudang tersebut.


" Nah kita keluar lewat situ." ucap Bianca menunjuk sebuah jendela.


" Hehehe pinter juga lo." jawab Elena.


" udah lama gue pinter kalian aja yang gak nyadar." jawab Bianca santai.


" Mereka berdua melihat sinis


" Udah ayok ambil itu kursi gue buka jendelanya abis itu kita manjat Keluar, napa tu muka biasa aja liatnya. perintah Bianca."


****


" Huhh capek tinggi juga tu jendela." eluh Elena.


" Iya tinggi kayak haluan lu." ledek Lisa.


" Ilih bicit kau.


" Udah mau pulang pa kagak..?!?!." ketus Bianca.


" Ya iya lah mau pulang masa nginep disini." jawab Lisa judes.


" Ya udah kalo mau pulang jalan, gue duluan ke parkiran ngambil motor bayy." sahut Elena meninggalkan mereka berdua."


" Ilih Bicit kau Elena Jovita Klepperrr." Jawab Lisa dan Bianca serentak mengejek.

__ADS_1


" Menghentikan langkahnya klopper bukan klepper. jawab Elena kesal.


" Hahahaha." tawa Lisa Dan Bianca serentak


__ADS_2