Three Cold Girls

Three Cold Girls
menyebalkan....


__ADS_3

//Rumah bianca//


" Hmmm bosen gue." gumam Bianca di kamarnya.


" Mana tadi sekolah ketemu manusia setengah setan ngeselin banget, terus apa tadi katanya "halah cuman mangkok doang"


cihhh sombong banget." ketusnya kesal.


" Haduh boring banget gue emm ajak Lisa sama Elena joging sore aja deh."


GRUP Penghuni kutub


πŸ’¬ Guyss."Bianca.


πŸ’¬ Hello." Bianca.


πŸ’¬ Hmm." Bianca.


πŸ’¬ P." Bianca.


πŸ’¬ Woii ini grub sepi amat kayak kuburan." Bianca.


πŸ’¬ Berisikkk!!!." Lisa


πŸ’¬ Apa'an?." Elena.


πŸ’¬ Wow kenapa jadi sensi'an lo berdua dari pada gue hahahaha."Bianca


πŸ’¬....." Lisa


πŸ’¬ Iye kenapa bi tumben chat duluan di grub?." Elena


πŸ’¬ Gue mau ngajakin joging sore mau gak sekalian hilangin bete." Bianca


πŸ’¬ Hmm boleh juga ide lho kebetulan gue lagi bosen di rumah." Elena


πŸ’¬ Gue acc aja." Lisa


πŸ’¬ Lho kenapa si lis kayaknya sensi'an terus dari tadi?." Bianca


πŸ’¬ Gue lagi bad mood pengen banget rasanya bunuh itu orang." Lisa.


πŸ’¬ Jiwa psikopatnya kambuh hahaha." Elena


πŸ’¬ Gak usah bercanda El gue gak mood." Lisa


πŸ’¬ Owh iya iya sorry." Elena


πŸ’¬ @Lisa mau bunuh siapa lo?." Bianca.


πŸ’¬ Anak baru itu, nyolot banget jadi cowok." Lisa.


πŸ’¬ Ohh, iya sama aja gue juga sebel sama tu cowok."Bianca


πŸ’¬ Apalagi gue, sok banget itu cowok." Elena


πŸ’¬ Udah deh gak usah bahas itu yok joging ngilangin bete." Bianca.


πŸ’¬ Iya." Elena


πŸ’¬ Otw." Lisa.


πŸ’¬ Joging ke mana?." Elena.


πŸ’¬ Biasa ke taman." Bianca


πŸ’¬.....


" mah pah lisa pamit ya mau pergi joging sama temen - temen."


" Iya hati hati lis." jawab mamanya.


" Iya assalamualaikum."


SKIP


//Taman//


Β 


Di jalan taman Bianca, Elena, Dan Lisa sedang joging santai tapi tibaΒ²......


Β 


" Braakkk." seorang cowok menabrak Lisa keras dengan sengaja membuat Lisa terjatuh dan kakinya terkilir.


" Aaaa aduhh sakitt." Eluh Lisa terjatuh.


" Woiii lho tu ada mata gak sihhhh!!!!." teriak Lisa marah.


cowok itu menoleh tak memperdulikan

__ADS_1


" Apa'an lebai gitu aja, cewek lemah." jawab cowok itu.


" Ternyata elhoo!!!! lho itu kenapa sih gak di sekolah gak di sini cari masalah terus." teriak Lisa marah, dan ternyata itu adalah cowok angkuh murid baru di sekolah.


hanya tersenyum angkuh


" Lisa ingin berajak berdiri tetapi kembali terduduk karena kakinya terkilir." katerlaluan banget sih lo DASAR COWOK KASAR." ketus Lisa.


" Ehhh lho itu punya otak gakk, tanggung jawab kek lho liat gara - gara lho temen gue terkilir!!!!." teriak bianca marah.


" Dasar gak punya hati." ketus Elena judes.


" Bodo amat gue." jawab cowok itu tak perduli berlalu pergi


" Kurang ajar lho naik darah gueee dasar breng*k!!." Teriak Lisa melepas salah satu sepatunya dan melempar cowok itu kena tepat di kepalanya.


" Aduhh woi pa'an lho ngelempar gue." m**arah cowok itu.


" Itu balesan lho, gak liat gara - gara lo kaki gue terkilir." ketus Lisa.


tetap tak perduli dan berlalu pergi begitu saja dan melempar kembali sepatu lisa.


" Issh sialan banget itu cowok." gerutu Lisa.


" Udah yok, kita bantuin lo berdiri." ucap Bianca membantu Lisa bediri di bantu juga dengan Elena mereka bedua memapah Lisa dan menyuruhnya duduk di kursi.


" Aaa aduhh." ucap Lisa meringis kesakitan.


" Pelan - pelan, sini gue urut kaki lo." ucap Elena meletakkan kaki Lisa di pangkuannya.


" sebenernya itu cowok siapa sih." bantin Bianca monda - mandir kesal.


" Bi lo kenapa?." tanya Lisa.


" Darah tinggi gue." ketus Bianca.


" Aaaaaaaa aduhhhh sakittttt pelan - pelan dong El." teriak Lisa.


" Ya maaf." jawab Elena.


" Udah deh, gak usah di urut gue gak papa." perintah Lisa.


" Hmmm iya." jawab Elena msingkat.


Β 


Teriakan itu terdengar oleh David mantan gebetan lisa yang kebetulan juga ada di taman tersebut.


Β 


" Itu dia." ucapnya menghampiri.


" Lis lo kenapa?." tanya david melihat Lisa kesakitan.


" Isshh kenapa ada lho juga, bikin mood gue tambah berantakan." sahut Lisa judes.


" Kaki lo kenapa gue bantuin ya." tawar David.


" Gak usah sok perduli sama gue pergi sana." usir Lisa kasar.


" Tapi lis.." belum selesai David ngomong udah di potong sama Bianca.


" Udah pergi kalo Lisa bilang pergi ya pergi." ketus bianca sinis.


" Iya maaf gue ganggu." jawab David langsung pergi.


" Huh sial banget sih hari ini gue." ucap Lisa menarik nafas dan menghembuskan kasar.


" Sabar lis." Sahut Elena.


" Hmmm iya el ." jawab Lisa berusaha menetralkan emosinya.


" Tenang aja Lis besok kita bakalan bales dia." ketus Bianca memiliki rencana licik.


" Lho punya rencana?." tanya Lisa.


" Iya." jawab Bianca singkat dengan senyum licik.


" Okee gue acc." Sahut Elena.


" Udah yok pulang kasihan Lisa." ajak Elena.


" Ya udah yok." jawab Bianca


" Ayok Lisa kita bantu lho." Ucap Elena.


Mereka bertiga pun pulang dengan memapah Lisa sampai rumah. Dan ternyata David tak benar - benar pergi meninggalkan mereka, ia mengikuti dan mengawasi Lisa sampai kerumah.


" Maafin gue Lisa,gue nyesel banget pernah siaΒ²in lho, dan sekarang gue ngerasa banget kehilangan, tapi kesalahan gue ini fatal sampek lho gak kan mungkin maafin gue." gumam David dari kejauhan memperhatikan Lisa.


"Assalamualaikum."

__ADS_1


" waalikumsalam." jawab mama Lisa dari dalam rumah keluar membuka pintu gerbang rumah.


" Lahh Lisa kamu kenapa?." tanya mamanya.


" Huh tau, mah sial ketemu dajal tadi." ketus Lisa.


" Udah ayok cepet tan masuk." ajak mamanya.


" Iya tante." jawab Bianca dan Elena.


" Lis gue sama elena pulang ya semoga cepet sembuh." ucap bianca


" Iya."jawab Lisa


" Ya udah tante kita pulang ya assalamuallaikum." pamit Bianca.


" Iya waalaikumsalam, makasih ya udah anterin Lisa pulang." ucap mama Lisa.


" Iya tante sama - sama." jawab Elena.


" Ya udah tante kita pulang dulu." ucap Elena tersenyum.


mama Lisa menjawab dengan senyuman.


***


" Lisa kok kaki kamu sampe' terkikir gini?." tanya mamanya khawatir.


" Tadi Lisa ketemu cowok resek mah gara - gara dia Lisa jadi gini." jawabnya


" Aduhh kamu ini ada ada saja, mama ambil minyak kayu putih biar gak bengkak kaki kamu." ucap mamanya pergi mengambil minyak kayu putih lalu kembali lagi.


" Lah kenapa kaki kamu Lisa?." tanya papanya


" terkilir pah."


" Kok bisa.?


" jatoh tadi."


" aduh kamu ada- ada saja, papa panggilin tukang urut ya, nanti bengkak gak segera di obatin." jawab papanya.


" Whatt?!?!?! tukang urut." batinnya.


" Enggak mau pah, maless sakit ntar sembuh sendiri." tolak Lisa.


" Udah diem nurut." ketus papanya."


//Rumah Elena//


" Itu cowok siapa sih kurang ajar banget." gerutu Elena.


" Kayaknya dendam banget sama kita apa lagi sama Lisa, cari masalah terus sampek bikin lisa terkilir gitu jahat banget." gumam Elena sendiri sambil berbaring di kamarnya.


" Penasaran gue sama identitas dia."


//Rumah Bianca//


" Itu cowok siapa sih ngeselin banget pengen gue mutilasi terus buang ke sungai rasanya." ketus Bianca


" Mutilasi siapa?." tanya kakak Bianca mendengar pembicaraannya.


" Orang bang tapi mirip setan." jawab Bianca.


" Lah emang kenapa?."


" Orang itu keterlaluan banget bang, ntah dia dendam atau gimana sama gue and temen - temen sampe tadi tu ya dia nabrak Lisa, jatoh terus terkilir."


" Emang siapa orang itu?."


" Anak baru di sekolah?."


" Cewek cowok?." tanya kakaknya


" Cowok bang?."


" Ohh, ya udah selesein masalahnya."


" Yaelah gue ngomong pajang di kirain mau bantu, tenyata selesein masalahnya." ketus Bianca.


" Hahahahaha iya ntar gue bantu cari informasi tentang dia, siapa namanya?." tawar kakaknya.


" gak tau bang."


" Lah gimana ceritanya mau ngebantuin, nama orang nya aja gak tau." jawab kakaknya.


" Ah lo ******, udahlah kalo gak mau bantuin biar gue aja." ketus Bianca.


" ****** - ****** apaan ****** nama gue jelas - jelas di KK itu iqbal, nama bagus - bagus di ganti ******, kualat lho sama gue." ketus kakaknya judes.


" Bodo amat." jawab Bianca.

__ADS_1


" Bianca melihat sinis."


sudah baca episode ini, jangan lupa tinggalin jejak ya, bantu juga kasih bintang 5 dong :(


__ADS_2