Three Cold Girls

Three Cold Girls
Keanehan Sikap Angga


__ADS_3

//Sekolah//


" Hai guyss." Sapa Elena.


" Hai." Sahut Bianca dan Lisa yang tengah duduk di depan kelas.


" Kenapa sih kalian berdua, pagi dah kayak ayam potong kurang makan." Ketus Elena.


" Emang kenapa kalo ayam potong kurang makan?." Tanya Lisa.


" Loyo hehe." Jawab Elena.


" Ohh gitu." Jawab Bianca Santai.


" Tumben gak marah², biasanya langsung darah tinggi." Sindir Elena.


" Lagi Males ladenin orang gue capek." Jawab Bianca.


" Kalo gue emang males ngomong aja." Jawab Lisa.


" Ohh okee, bdw dari pada bosen ntar ikut gur aja yuk sekalian ngelepas capek." Ucap Elena.


" Kemana?." Tanya Bianca.


" Kita main ke Pantai pasti seru apa lagi sore sore." Jawab Elena.


" Iya boleh juga, bdw tumben lo di suruh keluar rumah." Sahut Lisa.


" Iya bisa karena mama sama papa gue mau pergi hari ini ke pertunangan sepupu gue." Jawab Elena.


" Ohh pantesan, emmm terus lo gak mau ikut kesana?!." Tanya Lisa.


" Nggak ah males, gue bilang aja capek pulang dari camping hehehe." Jawab Elena.


" Hahaha ngeles lo banyakin, Uang lo banyakin gak papa." Ketus Bianca.


" Hahaha bodo, penting gue seneng." Jawab Elena.


" Lo ikut kan bi?." Tanya Elena.


" Iya gue terserah kalian aja." jawab Bianca.


" Hahahaha udah yok masuk kelas udah jam 7:28, bentar lagi masuk." Ajak Lisa.


Elena dan Bianca menjawab dengan anggukan.


Cringg cringgg. Suara bel masuk berbunyi.


semua murid masuk Ruang kelas masing² dan di sertai oleh guru mapel. Dan hari ini merupakan pelajaran kejuruan mereka yaitu pembuatan pola yang diajarlan oleh Ibu Ketua Kejuruan mereka yaitu Dwi Emerawati, yang di panggil murid² dengan sebutan Bunda.


" Assalamualaikum anak² Gadis Bunda." Sapa Guru Mapel.


" Waalaikumsalam bunda." Jawab semua murid.


" Selamat pagi bundaa." Ucap ketua kelas caper.


" Pagi ini kita akan praktek pembuatan pola tunik kita pakek skala dulu ya karena kira akn membuat pola kecil belum pola besar, kalian bawa semua alat² yang di butuhkan?." Tanya guru mapel.


" Bawa bunda." jawab semua murid.


" Baik lansung kita mulai pelajaran, bunda akan menuliskan ukuran apa saja yang di butuhkan, ukurannya sesuai ukuran badan kalian masing²." Ucapnya lalu menulis di papan tulis ukuran yang di butuhkan.


" Bunda mau tanya, kita buat tuniknya pakek lengan atau nggak?." Tanya Elena.


" Enggak kita buat tunik tanpa lengan." jawab guru mapel.


" Okee siapp bundaa." Sahut si ketua kelas.


" Bunda sudah tulis ukuran²nya, sekarang silahkan kerjakan jam pelajaran berakhir silahkan kumpul harus selesai." Perintan Guru mapel.


" Iyaa bunda." jawab seluruh murid.


Semua murid mulai mengerjakan tugas mereka. Begitu juga Lisa Elena dan Bianca.


" Sstt Lis lisaa." Panggil Elena berbisik.


" Apaa." jawab Lisa pelan.


" Gimana bagi lingkar pinggang rumusnya apa, gue gak ngerti." Bisik Elena.


" Lingkar pinggang di bagi 1/4." bisik lisa.


" Ohh thanks." jawab Elena.


" Elenaa kenapa bisik²." Tegur Guru mapel.


" Nggak Bunda Elena cuman mau monjem pengapus hehe." Jawab Elena ngeles sambil mengambil pengapus.


" Makanya semua alat² yang di butuhkan di siapin, biar nggak mijem sana sini." Ketus Guru mapel.


" Mmm iya bunda maaf." Jawab Elena.


" Huhh untung gak ketahuan kalo gue minta bantu. Batin Elena.


" Bunda ingatkan Tugas kalian tidak boleh contekan harus mengerjakan sendiri - sendiri." Ucap guru mapel memperingatkan.


" Hadehh Elena untung aja gak ketahuan." Batin Bianca sambil menggelengkan kepala.


SKIP


//Kantin//


" Bibi pesen jus jeruk, sama soto." Ucap Elena memesan.


" Puyeng pala gue pelajaran pola, udah Kayak belajar Matematika and Fisika aja." Celetuk Elena.


" Malahan melebihi itu." Sahut Bianca.


" Bii pesen bakso satu ya." Ucap Lisa.


" Bianca lo gak pesen makan?." Tanya Lisa.


" Gue gak laper." Jawab Bianca.

__ADS_1


" Ohh." jawab Lisa singkat.


" El minta bibi kantin isi lagi nih air putih tinggal dikit." Perintah Lisa.


" Iya bentar." Jawab Elena, tetapi saat elena berjalan datang Leo dan sengaja mencegal kaki elena sehingga elena terjatuh.


" Aduhh." Lirih Elena jatuh terduduk.


" El gak papa lo." Ucap Lisa membantu Elena berdiri.


" Eh lo itu apa apa'an, Sengaja lo bikin Elena jatohh!." Ketus Bianca.


" Sengaja gimana orang dia jatoh sendiri." Jawab Leo jutek.


" Lo tu ya jadi cowok kasar banget sih." Ketus Lisa.


" Sengaja lo bilangg sengaja, jelas² lo yang cekal kaki guee!." Ketus Elena.


" Berisikk!. minggir gue mau lewat." Ketus Leo tak memperdulikan dan mendorong Lisa dan hampir terjatuh, untungnya ada Angga yang segera menolong lisa.


" Heh Jangan kasar sama cewek lo." Ketus Angga.


" Widihh pahlawan kesiangan dateng broo hahaha." Ucap Leo kepada teman²nya.


" Apa lo bilang, mau gue tonjok lo!." Ucap Angga marah, dan ingin memukul Leo tetapi di hentikan oleh Lisa.


" Udah ngga, biarin aja gak usah ladenin SETAN kayak dia." Ketus Lisa.


Leo tersenyum sinis tak memperdulilkan berlalu ergi meninggalkan mereka dengan angkuhnya.


" Makasih ngga udah nolongin gue." Ucap Lisa.


" Iya, bdw gue pergi dulu ya." jawab angga.


" Ehh Lisa aneh banget Angga, tumben klem tu cowok." celetuk Elena.


" Iyaa Drastis banget perubahannya." Sahut Bianca.


" Tauu kesambet kali." Jawab Lisa santai.


" Udah yok lanjut makan." Ajak Lisa.


" Okee." jawab Elena.


" Bianca, liat apaan sih dari tadi fokus banget sama layar hp lo." Ketus Lisa.


" Gue lagi baca komik." jawab Bianca.


" Ohh ya, tapi ngomong apa kek, kita berdua di kacangin mulu, kayaknya pentingan hp dari pada sahabat ya nggak El." Celetuk Lisa.


" Iya fokus banget sama hp." jawab Elena.


"Hadeh apaan sih ganggu gue lagi baca komik, lagian ngomong apa, gak ada yang mau di omongin." .Ketus Bianca


" Terserah Lo." Ketus Lisa berlalu pergi.


" Lis lisaa, mau kemana?." Tanya Elena.


Lisa tunggu, tukan ngambek lo sih fokus banget sama hp." Ucap Elena kepada Bianca dan langsung membayar makanan mereka dengan segera menyusul Lisa di ikuti bianca di belakangnya.


" Lah apa salah gue." Jawab Bianca tak perduli.


SKIP


//Pulang sekolah//


" Guys jadikan kita ke pantai sore ini." Tanya Elena.


" Iyaa jadi kok." Jawab Lisa.


" Hmm Sorry ya guys gue gak bisa ikut." Sahut Bianca.


" Lah kok gitu, tadi katanya ikut² aja." Ucap Elena.


" Ya maaf tapi gue gak bisa hari ini, gue pulang duluan ya daa." Jawab Bianca berlalu pergi.


" Gimana sih Bianca, kesel gue." Ketus Elena.


" Udah lah biarin aja mungkin dia capek." Jawan Lisa.


" Iya tapi lo nyadar gak sih sikap Bianca tu aneh banget dari pagi tadi." Ucap Elena.


" Iya, tapi mungkin perasaan kita aja. udahlah gak usah di bahas kita langsung ke rumah gue dulu ya sekalian lo izinin gue sama papa mama." Tutur Lisa.


" Iya, yok pulang." jawab Elena.


***


" Assalamualaikum." Ucap Elena Dan Lisa.


" Waalaikumsalam, eh ada Elena ayok masuk." jawab mama Lisa.


" Iya tante." Jawab Elena tersenyum Ramah.


" Ada elena tumben main." Ucap papa Lisa.


" Hehe iya om." jawab Elena.


" Kamu mau minum apa, biar tante buatin." Tawar Mama lisa.


" Enggak usah tente nggak ush repot²." Jawab Elena.


" Yaudah tante ambilin air putih aja ya." ucap mama lisa ramah.


" Iya tante." jawab elena.


" Lisa papa pergi ke kantor lagi ya." Pamit paa lisa.


" Ya udah hati pa." Ucap lisa


" Hati ya mas." ucp mama lisa, lalu pergi ke dapur mengambil air putih


" Iya." jawab papa lisa.

__ADS_1


" Mmmm papa tunggu." Panggil Lisa.


" Iya kenapa?." jawab papa lis menghentikan langkahnya.


" Papa pulang malem?." tanya lisa.


" Iya."


" Mm nanti Lisa mau main sama elena boleh kan." Ucap Lisa meminta izin.


" Iya boleh, tapi jangan aneh - aneh." jawab aa Lisa mengizinkan.


" Oke makasih pah."


" Iya udah papa pergi dulu." ucap papanya. Lisa menjawab dengn anggukkan.


" Ini minum dulu." Ucap mama Lisa.


" Iya tante."


" Hmm tante, Elena mau ngajakin Lisa main ke pantai sekalian refresing, mungkin kalo kemaleman biar Lisa nginep aja di rumah Elena, sekaligus nemenin Elena soalnya cuman sendirian di rumah. Tutur Elena meminta izin kepada mama Lisa.


" Iya boleh, asal gak macem²." jawab Mama lisa menyetujui.


"Emang mama sama papa kamu kemana?." Tanya mama Lisa.


"Mama sama papa Elena pergi ke ertunangan sepupu elena tante." jawab Elena.


" Ohh gitu." jawab Mama lisa.


" El gue ke kamar bentar ya siap siap." Ucap Lisa, dan elena menjawab dengan anggukkan.


SKIP.


//Pantai//


" Elenaa kesana yuk liat sunset baguss banget dari sana." ajak Lisa.


" Iya yok, bdw coba Bianca pasti lebih seru." tutur Elena.


" Iya sih, tapi mau gimana lagi kalo dia gak bisa ikut." Jawab Lisa.


" Udah yok kesana nanti fotoin gue ya hehe." ucapnya lagi.


" Iya ya, gantian nanti fotoin gue juga, yang baguss oke." jawab elena.


 


Kejadian yang tak terduga Lisa dan Elena bertemu dengan Angga uang kebetulan


ada di sana sedang bekumpul disana.


" Lis itu Angga kan?!." ucap Elena.


" Eh iya, Udah kita lewat aj kalo dia manggil baru kita samperin kalo gak ya gak usah, ngapain juga." tutur Lisa.


" Iya oke lis." jawab elena.


" Lisa, Elena." Panggil Angga.


" Hadehh pakek manggil lagi." Bantin Lisa.


" Eh haii." jawab Elena tersenyum paksa.


" Hmm hallo." jawab Lisa pura pura ramah.


" Kalian di sini juga?." tanya Angga.


" Iya jalan - jalan sekalian refresing otak." jawab elena.


" Ini Cowok kok Berubah Ramah gini kesambet apaan." Bantin Elena.


" Kenalin ini temen² gue." Ucap angga.


" Hai Lisa.


" Hai elena. Ucap mereka berdua memperkenalkan diri.


" Gabung sini aja." Tawar Angga.


" Iya nanti kita mau foto² dulu." jawab Lisa.


" Ohh oke." jawab Angga tersenyum manis.


" Ssstt ayok." Bisik Lisa kepada Elena.


" Aneh Angga kok Ramah banget." Batin Lisa bertanya tanya.


 


Lisa dan Elena pergi berfoto foto, dan mereka bergantian saling memotokan, ada juga foto mereka bersama angga dan teman temannya. Lisa dan Elena bergabung dengan angga, mereka berbincang bincang seru di tepi pantai, saat mengobrol tanpa Lisa sadari Angga memperhatikanya sedari tadi.


 


Mereka berbincang² dengan asiknya hingga tak terasa bahwa hari telat larut malam. Dan mereka memutuskan untuk pulang*.


" Udah malem yok pulang." Usul salah satu teman Angga.


" Ohh iya." jawab Bryan teman Angga.


" Bdw Lisa sama elena kalian, pakek apa kesini kita anterin aja ya."Tawar salah satu tan Angga.


" Enggak usah kita bawa mobil kok." Tolak Elena.


" Udah gak papa, kalo gitu kita ngiring aja kalian di belakang, ntar kalo misal ada apa² sama kalian di jalan ada kita yang nolongin, gak baik cewek pulang malem² gak ada yang jaga." Sahut Angga.


" Makasih ya." ucap Elena dan Lisa.


Hallo readers Gimana ceritanya?


semoga tetep Seru ya, kira² ada apa sama Sikap aneh Bianca dan Angga??


Oke sampai jumpa di episod selanjutnya:)

__ADS_1


__ADS_2