Three Cold Girls

Three Cold Girls
Terbebas Siksa Neraka


__ADS_3

Hari ini merupakan hari kebebasan bagi Lisa, karena berakhir sudah waktu camping berarti berakhir juga sandiwara yang Ia lakukan. Ya karena senin sore ini waktu mereka pulang menuju rumah mereka msing - masing.


" Anak - anak ayo cepat bereskan barang² kalian, kalo sudah selesai baris perkelas dan masuk ke bis dengan tertib." *p*erintah guru pembimbing.


" Iyaa bu." Jawab seluruh siswa siswi.


" Ayok masuk bis." *a*jak Lisa.


" Iya sabaran dikir napa." Jawab Elena.


" Lama banget sih, cuman bawa itu doang."Ketus Bianca.


" Lo pikir ini gak berat apa, Protes mulu." Jawab elena.


" Iya maaf." *u*cap Bianca.


" Ya." jawab elena judes.


" Udah gak usah ribut ayo masuk." *a*jak Lisa.


" Akhirnya usai penderitaan." gumam lisa.


" Haha penderitaan, kayak bru keluat dari neraka aja lo." *c*eletuk Bianca.


" Usil Banget lo urusan orang terserah Sama Lisa mau ngomong apa, ya kan lis." *s*ahut elena judes.


" Apaan sih korek api nymber aja, gue gak ngomong sama lo." *k*etus Bianca.


" Apa sih, suka gue dong sewot mulu dari tadi." *k*etus Elena


" Lah kok nyolott." *k*etus Bianca.


" Duhh udah deh malah ributt, kita itu Sahabatan apa musuhan?!." sahut Lisa menengahi.


" MUSUHAN!." *t*eriak Elena dan Bianca.


" Lah itu kompak, ya udah musuhan juga gak papa hahahaha." *j*awab Lisa.


" Hmmm." *j*awab elena.


" Ya." *j*awab Bianca.


" Marahan mulu, ya udah padahal rencananya gue mau ngundang kalian makan² Acara Ulang tahun mama sama papa, Tapi kalo kalian marahan ya udah lah gak usah di undang." *t*utur Lisa sengaja.


" Apaa makan makan, mauu undang dongg." *s*ahut Elena memelas kayak anak kecil


" Iyaa gue mau di undanggg, lagian siapa yang marahan orang kita sahabatan baik ya nggak el." *j*awab bianca lalu merangkul Elena.


" Iyaa liat, nih akrab kan kita." *s*ahut Elena memeluk Bianca.


" Huh dasar kalian giliran di bilang ada acara makan² langsung baikan." *k*etus Lisa.


" Hehehe kapan lagi makan gratis." *s*ahut Elena.


" Kita di undang ya, yaaa plisss." *p*inta Bianca.


" Iya." *j*awab Lisa singkat.


" Iya apa?!." *t*anya Elena.


" Iyaaa, gak di undang haha." *s*awab Lisa.


" Yah jangan gitu masa sahabat sendiri gak di undang ya kan Elena." *s*ahut Bianca.


" Iya di undangg." *j*awab Lisa.


" Yesss makasihhh." *u*cap Bianca dan Elena dengan muka sok imut.


" Yees makacihh." *u*cap Lisa dengan nada bicara mengejek.


" Hehehe." *t*awa Bianca.


SKIP


//Rumah Elena//


" Assalamualaikummmm mama papa i am comingggg ." *u*cap elena.


" Waalaikumsalam, Elena hadeh gak usah teriak²." *k*etus Mamanya.


" Hehe maaf, kangenn sama Rumah." *j*awab Elena.


" Cuma 3 hari, kayak baru balik setelah 3 tahun." jawab mamanya.


" Hehehehe." *t*awa elena sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.


" Udah Elena mau ke kamar, udh itu bersohin diri dada mama." *u*cap elena berlalu pergi.


" Iya, gak keliatan lelah sama sekali ini anak,


yang ada malah tambang cempreng itu suara." *g*umam mama elena.


" Sama aja kayak kamu masih muda haha." *s*ahut Papa elena.


" Udah lah mama mau ke dapur." jawab mama elena.


//Rumah Bianca//


" Assalamualaikum." *u*cap bianca mengetuk pintu sambil membawa barang²nya.


" Waalaikumsalam, Bianca udah pulang rupanya, kenapa muka kamu kok cemberut sayang?." *t*anya mamanya.

__ADS_1


" Capek mah, pegel semua badan bianca." *j*awabnya.


" Ohh ya udah mandi udah itu istirahat sana." *u*cap mamanya.


" Iya mah." *j*awab bianca.


" Bi,bibiii." *p*anggil Bianca.


" Iya non ada apa?." *t*anya Pembantunya.


" Tolong bawa barang barang bianca, terus buatin minum bawa ke kamar ya bi." *p*erintah Bianca.


" Baik non." *j*awab pembantunya.


" Ya udah Bi ke kamar mah." *u*capnya kepada mamanya.


" Iyaa."


Sampai di kamar langsung membanting tubuhnya di atas ranjang


" Huff akhirnya bisa istirahat nyaman dan tenang." gumam Bianca.


" Tok tok tok." *s*uara ketukan pintu.


" Masuk." perintah Bianca.


" Ini bibi bawain jus." *u*cap pembantu Bianca.


" Taruh aja di meja belajar Bianca." *p*erintah Bianca.


" Baik non." *j*awab Bibi pembantu.


//Rumah Lisa//


" Assalamualaikum." *u*cap bianca mengetuk pintu.


" Waalaikumsalam." *j*awab mamanya dari dalam sembari membuka pintu.


" Udah pulang, Kenapa kamu kok cemberut gitu?."*j*anya mamanya.


" Capek mah, Lisa baru pulang dari siksa neraka, ya udah lisa ke kamar dulu mah." *j*awab Lisa berlalu pergi berjalan Loyo.


" Hah ada² aja ini anak pulang camping di bilang pulang dari siksa neraka." gumam mama Lisa menggeleng kepala.


Sesampai di kamar langsung menaruh barang, dan membanting tubuhnya di atas ranjang.


" Hufff akhirnya pulang ke rumah juga." *g*umam Lisa.


" Kreekk krekk." *b*unyi suara perut Lisa yang lapar.


" Duh laperr, ada cemilan gak ya?!, Cari makanan dulu deh ke dapur buat ganjel perut." *g*umamnya lalu turun ke bawah menuju dapur.


"Gak ada makanan." *u*capnya.


" Iyaa apa sayang." *j*awab mamanya sedikit berteriak dari ruang TV.


" Ma gak cemilan atau makanan Lisa laper." *e*luh lisa menghampiri mamanya.


" Ohh iya mama lupa, mama belum beli stok cemilan yang kamu suka." *j*awab mamanya.


" yah mama, lisa laperr." *el*uhnya lagi.


" Laper, ada nasi itu sayur macem² di meja, makan nasi aja sayang." *j*awab mamanya.


" Nggak mau Lisa mau cemilan aja, banyak makan nasi ntar gendut hehehe." ucapnya.


" Malahan ngemil itu yang bikin gendut Lisa, lagian mau apa lagi kamu diet bandan kamu kan gak gendut nak." *u*cap mamanya kepada Lisa.


" Ya gak papa hehehe, ya udah deh lisa beli sendiri." *u*cap Lisa.


" Pinjem mobil mah." *p*inta Lisa.


" Pakek motor aja." jawab mamanya.


" Males mah panas sore bikin hitem nanti, yah boleh yaa." *p*ujuk Lisa.


" Iyaa nihh." jawab mamanya memberikan kunci mobil.


" Makasih mah hehe." ucap Lisa lalu pergi.


***


" Beli apa ya, hmm gado gado kayaknya enak.


Tapii, gado gado aja gak kenyang, yaudah beli pecel sayur, lontong, Sate, Cemilan Juga. *g*umamnya memikirkan apa yang akan di beli.


 Lisa pergi ke berbagai tempat untuk membeli makanan yang ia inginkan. Setelah selesai ia segera pulang. dan tak lama Lisa sampai di rumahnya.


 


" Assalamualaikum." ucap Lisa.


" Waalaikumsalam." *j*awab mamanya sembari membuka pintu.


" Lisa banyak banget kamu beli apa aja." *t*anya mama lisa.


" Gak banyak kok, Lisa cuman beli gado gado, pecel sayur, sate sama cemilan doang." *j*awab Lisa santai.


" Hah iya ya." *u*cap mamanya tercengang mendengar Lisa.


" Bukannya katanya gak mau gendut kamu mau diet lis?!." *t*anya mamanya.

__ADS_1


" Ini lisa lagi diet." *j*awab Lisa santai sambil menyiapkan piring dan memakan semua makanan yang ia beli.


" Diet apa diet??, Makan sebanyak itu." *u*cap mamanya.


" Ya sebenernya Lisa laper, gak jadi diet kata mama badan lisa gak gendut ya udah makan banyak gak papa berarti hehehe." *j*awab Lisa.


" Oh Iya deh terserah Lisa." *j*awab mamanya Heran melihat tingkah anaknya tersebut.


" Ya udah mama mau kebelakang." ucap mamanya.


" Iya mah."


 


Baru beberapa langkah mama Lisa pergitiba tiba bunyi suara bel dan terpaksa mama lisa kembali dan membuka pintu. 


" Barusan mau kebelakang siapa itu lis?." *t*anya mama kepada Lisa.


" Mana tau, Lisa lagi makan di sini." *j*awab Lisa.


" Assalamualaikum tante." *u*cap david memberi salam.


" Eh david tante kirain siapa, tumben sore² kesini." *u*cap Mama Lisa.


" Iya tante David mau main aja ke sini, maaf kalo ganggu." *j*awab David.


" Enggak ganggu kok, malahan tante seneng kamu main ke sini, ayo masuk."


jawab mama lisa mengajak david masuk dan mempersilahkan duduk.


" Lisa mana tante?." *t*anya david.


" Ada Lagi makan di meja makan, emm tante bikinin minum dulu ya, kamu mau minum apa?." jawab mama lisa.


" Apa aja tante." *j*awab david tersenyum manis, lalu david menghampiri lisa di meja makan.


" Hai lis." *s*apa David.


Lisa menoleh sambil minum air putih.


" Ngapain Ke sini." ketus Lisa.


" Gue kesini cuman mau liat lo aja, gue pikir lo pasti kecapek'an pulang dari camping.


" Oh iya." jawab Lisa singkat.


" Hmm bdw banyak juga lo makan hehehe." *u*cap David.


" Suka² gue emang kenapa, lo mau jadi pengganti makanan guee." ketus lisa.


" Enggak kok hehe." jawab david tertawa palsu sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.


" Ya udah minggir gue mau ke kamar." *u*cap lisa berlalu pergi sambil membawa beberapa bungkus cemilan.


" Galak Banget." *b*atin David.


" David ini minumnya." panggil mama lisa.


" Emm iya tante." jawab david kembali ke ruang tamu.


" Dari mana?." *t*anya mama lisa.


" Dari meja makan tante liat lisa." jawab david.


" Ohh terus lisanya mana." ucap mama lisa.


" Dia ke kamar tante." jawab David


" Di minum dulu." *u*cap mama lisa.


David menjawab dengan anggukan.


" Hmm David pamit pulang ya tante udah sore." ucap David pamit.


" Loh kok sebentar banget." jawab mama Lisa.


" Iya tadi david main cuman liat Lisa doang, tapi kayaknya Lisa capek abis pulang camping, Jadi David gak mau ganggu dia." *j*awab David.


" Ohh gitu, ya udah hati - hati nak." *u*cap mama Lisa.


***


" Ngapain coba pakek dateng ke rumah, sok care lagi." *k*etus lisa di kamarnya.


" Enek gue Liat mukanya." ketusnya lagi.


"Bdw besok sekolah haaa capek, gak sanggup besok sekolah." *e*luh Lisa membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


" Apa gak sekolah aja ya, tapi gak deh ntar di marahin papa, terus ketinggalan pelajaran, tetep harus sekolah huff." *u*cap Lisa menghela nafas.


" Bdw Untung aja gak seminggu Camping, kalo gak hadehh bisa mati berdiri gue." gerutu Lisa.


" Mana angga lagi yang jadi acar pura² gue, hahh gak kebayang deh." *g*umamnya.


" Sih David juga, nyebelin banget, Terus mama suruh dia jagain gue , kesempatan dia deket² untungnya gue udah susun rencana, ****** lah david kepanasan api cemburu Hahaha." *u*cap Lisa.


Hallo readers Kita up lagi, maaf ya lama🙏


athor lagi sibuk belajar Daring nih yang ulala bikin kepala pusing hadeh, Coba aja ada ilmu sihir gitu biar langsung clink selesai😅,


eh sorry² athor malah curhat hehe😁😆.

__ADS_1


Makasih ya atas Dukunganya Sampai Jumpa di episod selanjutnya😊


__ADS_2