
" Siswa Siswi kelas X, XI, dan XII harap kumpul di lapangan karena ada pengumuman penting." *u*cap seorang guru dengan microphone.
" Aduh budek kuping gue, kenceng banget emang pengumuman apaan sih." gumam Bianca.
" Hmm biasa palingan wakil kepsek yang ngomong kalo cempreng gitu." Sahut Elena.
" Dah lah ayok kelapangan." ajak Lisa.
" Bentar lagi lah kita di barisan paling belkang aja." *u*cap Bianca.
" Hmm iya males di tengah apa lagi barisan paling depan panas." Sahut Elena.
" Iya ntar kita ambil barisan belakang aja,
yok kelapangan ntar di onelin lagi kalo telat
baris." ketus Lisa.
" Ah elo gak sabaran banget." Ketus Bianca.
" Tau dasar gila disliplin haha." sahut Elena menambahkan.
" Apasih gue sumpel mulut lo pakek sepatu mau." Jawab Lisa.
" Iya ya nggak." ucap Elena.
//LAPANGAN//
" Minggir gue di sini." perintah Lisa.
" Apa sih gue di sini." Ketus Elena.
" Mau baris aja ribut, dah diem!." Ketus Bianca.
" Iya ya yaa, ya udah lo depan gue kurcaci." *u*cap Elena.
" Apaan sih kurcaci² gue manusia bukan kurcaci." Tegas Lisa.
" Ya cocok lah buat panggilan lo lagian manusia gak sependek lo." ketus Elena.
" Eloo yaa ehh tinggi gue tu 158, mendingan gue dari pada lo tiang listrik, awas aja lo kalo gue udah tinggi, gue gantung lo." ketus Lisa kesal.
" Hahaha gantung aja." jawab Elena.
" Udah diem, ngerti gak diem, berisik panas gue!!." *u*cap Bianca kesal.
" O." jawab Elena.
" Gak perduli." Jawab Lisa.
" Huhh gue tonjok satu² baru tau rasa." *k*etus Bianca.
" Assalamualaikum warohmaturlahi wabarokatu, mohon maaf anak² telah mengganggu waktu belajar kalian ibu minta waktunya sebentar. *u*cap wakil kepsek.
" Duh cepetan ngomong apa pengumumannya panas ni gue." batin Lisa.
" Cepetan ngomong keburu jadi ikan asin nih gue." *b*atin Elena.
" Baik lah karena hari yang cukup panas langsung saja ibu umumkan, pada hari Sabtu nanti kita akan berangkat camping ke hutan lindung selama 3 hari dan pulang pada hari senin di waktu sore hari, oleh karena itu kalian harus siapkan apa saja yang perlu kalian bawa untuk camping nantinya. Baiklah hanya itu yang ingin ibu sampaikan terimakasih atas waktunya, wasalamualaikum warohmaturlahi wabarokatu." Ucap wakil kepsek menyampaikan pengumuman.
"Waalikumsalam warohmaturlahi wabarokatu." Jawab seluruh siswa siswi.
" Hadeuh camping lagi males banget gue." ucap Bianca.
" Lah kenapa seru tau." jawab Elena.
" Ihh lo aja yang bilang seru, camping pasti capek mana banyak nyamuk pasti." sahut Lisa.
" Yaelah seruu tau, kalian aja belom pada ngerasain camping.
" Ohh bodo amat ayok bi ." ketus Lisa mengajak bianca meninggalkan Elena.
" Huhh Kurang asemm, gue smacdown satu² lho pada." ketus Elena.
Bianca dan Lisa tak memperdulikan tetap jalan meninggalkan Elena.
" Eehh tungguuu, pakek di tinggal lagi gue sebel!!." *u*cap Elena cemangut.
" Somplak bener sih lo pada, huuhh." ketus Elena dari depan pintu kelas.
" Ooooooo." jawab Lisa dengan muka jutek.
" Hahahahaha." tawa Bianca.
" Gak usah ketawa gak ada yang lucuu!!." Ketus elena kesal langsung pergi ke bangkunya.
" Ssstt bianca." Bisik Lisa.
" Apa?!." tanya Bianca.
" Itu tu liat, elena ngambek." ucap Lisa.
" Hahah bodo amat ntar dia duluan yang ngomong ma kita." jawab Bianca santai.
" Hahah iya juga." jawab Lisa.
__ADS_1
" Bdw lo bawa apa aja buat camping nanti?." tanya Lisa.
" Ya pastinya bawa cemilan,tenda dll pakek nanya." Ketus Bianca.
" Ohh santai aja kali, cuman basa basi doang." jawab Lisa.
" Hmm." menjaqab dengan berdehem tak perduli.
" Kurang asem dasar anak setan gue smackdown juga ****** lho." Bantin Lisa mengerutu.
Tak lama kemudian bel pelajaran terakhir berbunyi, semua murid kembali ke tempat duduk masing². Guru mapel datang memulai pelajaran, seperti Biasa murid² ada yang memperhatikan dengan sungguh, ada juga yang aibuk sendiri tanpa tau apa yang di jelaskan guru mapel. Waktu terus berjalan hingga sampai di penghujung pelajaran, Bel pun berbunyi tanda bahwa pelajaran hari ini telah usai. Terlihat Elena Lisa dan Bianca keluar kelas bersama².
" Guys main ke rumah gue yuk." ajak Elena.
" Lah mau ngomong ma kita kirain masih ngambek hahah." jawab Lisa.
" Paan sih gue serius, lagian gak guna ngambek, lo pada gak perduli." ketus Elena.
" Hahaha ya iyalah siapa yang mau mujukin lo kayak anak kecil gue sih ogah." jawab Bianca.
" Astafirullah sabarrrr kuat kan iman hamba mu ini, punya sahabat serasa melihara setan." Batin Elena.
" Napa diem ngebatin lo." Tanya bianca.
" Kagak." jawab Elena.
" Ya udah mau nggak main ke rumah, gue gak ada temen di rumah mama sama papa gue pergi." Tanya Elena.
" Iya gue main ke rumah lo." jawab Bianca.
" Kalo gue gak kayaknya el, gue hari ini udah janji sama papa gak kemana²." Jawab Lisa.
" Ah elo gak bisa teros tiap di ajak ke rumah gue." ketus Elena.
" Ya bukanya gitu, abisnya lo ngomong sesalu di waktu yang gak tepat." jawab Lisa.
" Huh sok ketepatan waktu banget." jawab Elena.
" Terserah gue dong diri² gue." jawab Lisa santai.
" Huuhh bodo amat!! Darah tinggi gue ngomong sama lo." Ketus elena kesal.
" Hahaha sekalian gak jantungan aja." ucap Bianca.
" Kurang asem!! Huhh terserahh." ucap Elena yang pergi duluan meninggalkan Bianca dan lisa.
" Hahahahaha." Tawa Bianca dan Lisa.
" Udah yok pulang." ajak Lisa.
" Okee." jawab Bianca.
//Rumah Bianca//
" Assalamualaikum." ucap Bianca
" Waalaikumsalam." Jawab mama Bianca dari dalam rumah.
" Mama udah pulang?, tumben cepet biasanya malem pulang kerja. Ucap Bianca.
" Iya soalnya di kantor gak ada rapat atau kerja penting, cuman ngawasin kariawan aja
jadi mama pulang." Jawab mamanya.
" Ohh gitu, emm Bianca ke kamar dulu ganti baju."
" Iya nak, udah itu turub makan siang dulu ya pagi tadi gak sarapan kamu." perintah mamanya.
" Okeee." jawabnya lalu pergi ke kamar dan dan tak lama kembali lagi.
" Ayok duduk sini." perintah mama nya.
" Abang kemana gak keliatan dari tadi." Tanya Bianca.
" Abang kamu pulang sore katanya, dia mau pergi sama temennya." jawab mamanya.
" Mmm baguslah kalo gitu, Bisa tenang gue di rumah, coba di dunia ini ada obral buat jual abang gue, gratis pun gue kasih, punya abang kayak melihara setan hahaha." batinnya dan terkikik pelan.
" Kamu kenapa ketawa² sendiri??." tanya mama Bianca.
" Emm enggak papa kok." jawabnya pura² tidak tahu.
//Rumah Elena//
" Assalamualaikum..."
" waalaikumsalam." jawab mama Elena dari dalam rumah.
" Ma hari sabtu sekolah ngadain camping."
" Ya udah ikut aja." jawab mamanya santai.
" Yaelahh mama pengertian dikit sama anaknya, tanya apa gitu, atau tanya mau di belajain enggak huuhh." ucap Elena cemberut.
" Haha yaelah cemberut anak mama, iya nanti
__ADS_1
mama temenin belanja."jawab mamanya.
" Beneran ya ma yessss." jawabnya bersemangat.
" Giliran diajak belanja langsung semangat.'' ucap mamanya.
" Iya lah hahaha." jawab Elena santai.
" Ya udah sini duduk makan dulu." perintah mamanya."
" Males ma nanti udah kenyang, elena ke kamar daaa." jawabnya lalu pergi.
" Hmm kebiasaan di suruh makan gak mau." ketus mamanya.
" Ehhh Elena tunggu sini²." panggil mamanya, dan elena yang sudah setengah jalan kembali lagi.
" Apa maa?!?!." tanya Elena.
" Kamu cuci piring tuh jangan males²an terus."
perintah mama Elena.
" Yah nanti aja deh maa." jawabnya melas.
" Udah cepetan cuman dikit sayang, mau di ajak belanjakan??!, ya udah bantu mama dulu." ucap mamanya sedikit mengancam.
" Hmm okeee mamaa." jawabnya dengan senyum sok manis.
" Hadeuhh ya udahlah cuci aja, lagian kenapa
gak kerjain pembantu aja di rumahkan simpel." batin Elena.
" Mama gak mau mempekerjakan pembantu
biat irit uang, belom lagi buat gajinya kan ribet." jawab mamanya mengetahui apa yang dipikirkan Elena.
" Hehehe kok mama tauu."
" Ya iyalah tau kamu kan anak mama, tanpa kamu ngomong mama udah tau." jawab mamanya.
" Iyaa hehehe." jawab Elena.
Mama elena melihat tajam yang artinya cepat kerjakan kalau tidak siap² sepatu terbang ke muka
" Waduhh gawat ni." batin Elena melihat mamanya dan tersenyum manis langsubg mengerjakan tugasnya.
//Rumah Lisa//
Lisa dan ibunya sedang duduk di meja makan
sedangkan ayah lisa masih belum pulang kerja karena hari ini ayahnya lembur dan mungkin akan pulang malam hari.
" Maa, Hari sabtu sekolah ngadain camping, terus semua siswa ikut, jadi Lisa mau beli semua perlengkapan." ucap Lisa menjelaskan.
" Ohh gitu ya udah besok aja kamu belanjanya,
minta uang sama ayah, soalnya hari ini ayah kmu pulang malem gak mungkinkan kalo tiba² langsung minta uang." jawab mamanya
" Ya maa Lisa tau kok." jawab Lisa tersenyum.
" Tapi kamu belanja sendiri ya sayang mama gak bisa nemenin, tapi inget beli barang yang bener² penting dulu baru yang lainnya." ucap mamanya memperingatkan.
" Hmm oke ma."
" Emm Lis tadi ada David main ke sini nanyain kamu." ucap mamanya sontak membuat Lisa terkejut.
" Uhukk uhukk." Lisa tersedak.
" Pelan² makannya ini minum dulu." ucap mamanya memberikan segelas air.
" Whatttt?!? David ke rumah ngapain sih." batin Lisa.
" Lisa kenapa nak?." tanya mamanya.
" Enggak ma, emm apa kata David." jawab Lisa ngeles mencairkan suasana.
" Katanya di sekolahnya juga ngadain camping dan tadi mama minta dia jagain kamu waktu camping." ucap mamanya.
" Hah apaa?!?!." jawab Lisa kelepasan.
" Iya, kenapa kok kaget gitu." ucap mamanya sedikit kaget karena Lisa berteriak.
" Emm maaf gak papa kok ma hehehe." jawab Lisa tersenyum pahit.
" Emm oke.
" Ya udah Lisa ke kamar ganti baju dulu." ucap lisa langsung pergi kabur karena tak ingin mamanya banyak bertanya.
Sesampai di kamar lisa langsung menutup pintu.
" Huhh sial ngapain Juga sih mama suruh dia jagain gue." gerutunya di kamar.
" Pasti bakalan jadi kesempatan dia deket² gue, aduhh aaaa siall sebell ahh, jadi tambah gak mood gue pergi Camping." dengus Lisa kesal.
hai reader three cold girls come back lagi hehe:)
__ADS_1
hmm kira² gimana ya kejadian pada saat camping nanti..??
penasaran??, tunggu episod selanjutnya ya😉