
" Assalamualaikum." ucap Lisa.
" Waalaikumsalam." Jawab mamanya dari dalam sembari membuka pintu.
" Udah selesai masalahanya?." tanya mamanya.
" Yaa gitu lah." jawab Lisa.
" Bianca di jodohin sama siapa?." tanya mamamya lagi.
" Mmm Lisa gak tau jelas gimana ceritanya, tapi kata Bianca dia di jodohin sama anak pesaing perusahaan mereka buat nyelametin perusahaannya dari kebangkrutan ma." jawab Lisa.
" Ohh gitu, terus Biancanya gak mau." Ucap mamanya.
" Iya gak mau, Emm Lisa ke kamar ya ma." jawab Lisa.
" Iya." jawab mamanya
" Siapa ya yang ngikutin tadi." gumam Lisa di kamarnya.
" Atau jangan - Jangan Leo?!." ucapnya bertanya tanya.
" Tapi gak mungkin Leo, soalnya pas di Cafe tadi dia langsung pulang."
" Bodo ah mending tidur.
//Rumah Elena//
" Makasih ya udah bantuin gue."ucap Bianca.
" Iya sama², gue masuk dulu. mau mampir nggak?." tawar Elena.
" Enggak lain kali aja, gue langsung pulang." jawab Bianca.
" Okee daaa."
" Daaa." jawab Bianca melajukan mobilnya menuju pulang.
SKIP
Hari ini merupakan hari untuk bersantai bagi Bianca, Elena, Dan Lisa. Ya karena ini hari minggu jadi mereka tidak memikirkan tugas sekolah. Seperti biasanya di hari minggu ini mereka bertiga masih berada di alam mimpi alias masih tertidur pulas.
" Biancaa, bangun udah siang." teriak mamanya dari Bawah, Bianca tak memperdulikan masih melanjutkan tidurnya.
" Mana gak bangun² anak cewek jam 8 pagi belum bangun." gumam mamanya.
" Iqbal, sana bangunin adek kamu, masa jam 8 masih molor." perintah mamanya.
" Oke ma." jawab Iqbal segera menuju kamar Bianca.
" Ya ampun udah di teriakin mama dari bawah masih molor." ketus Iqbal.
" Wooii bangun udah siang." teriaknya.
" Apasih ganggu bentar lagi gue masih mau tidur." jawab Bianca dengan suara serak masih setengah sadar dari mimpinya.
" Kebo bangun, Lo gak denger mama teriak suruh Lo bangun." Ketus Iqbal dan Bianca tak menjawab tetap melanjutkan tidurnya.
" Astagfirullah gak bangun juga, awas ya gue siram lo." Gumam Iqbal pergi ke kamar mandi mengambil air segayung untuk menyiram Bianca.
" Pyurrrr, haduhh apaan sih kenapa gak biarin gue tidur dengan tenang, pakek di siram lagi." Gerutu Bianca langsung terbangun dari tidurnya.
" Udah siang bangun, ambil handuk mandi sana." ketus Iqbal.
" Iya." jawab Bianca turun dari ranjang mengambil handuk tetapi bukannya menuju kamar mandi namun kembali melentangkan tubuhnya di ranjang.
" Kamar mandi di sana, kenapa balik ke kasur lagi, bangunnnn mandii." teriak Iqbal menarik tangan Bianca memaksanya pergi ke kamar mandi.
" Iya Iya, gak usah tarik² Bisa jalan sendiri." Ketus Bianca, pergi menuju kamar mandi dengan jalan sempoyongan karena tak memperhatikan jalan ia menabrak tembok.
" Haduh kenapa ini tembok pindah di sini, Ngalangin jalan gue." ketus Bianca.
" Bukan salah tembok, emang temboknya di sana, cepet mandi udah itu sarapan." sahut Iqbal berlalu pergi.
//Rumah Elena//
" Elena Bangun udah siang, ayok mandi udah itu sarapan." Ucap mamanya sambil menarik tangan Elena agar bangun.
" Iya ma bentar lagi." Jawabnya pelan.
" nggak ada pokonya bangun." ketus mamanya, dan Elena segera bangun mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi.
" Nah gitu, ya udah mama ke bawah udah selesai mandi, turun ke bawah sarapan dulu." Ucap mamanya.
Mama Elena turun ke bawah menunggu Elena di meja makan, sedangkan ayahnya sudah berangkat kerja sejak pagi tadi. Namun sudah cukup lama mamanya menunggu Elena tak kunjung turun kebawah.
" Mana Elena gak muncul muncul dari tadi, susulin aja ke atas deh." Gumam mamanya. dan saat sampai di kamar mamanya mengecek di kamar mandi dan ternyata Elena
tertidur di dalam bak mandi.
" Astagfirullah di tungguin dari tadi malah tidur di sini." ketus mamanya dan sengaja menyalakan shower, Elena langsung gelagapan terbangun dari tidurnya.
" Udah basah kan, sekarang bangun cepet mandi." ketus mamanya lalu pergi.
//Rumah Lisa//
" Lisa bangun." Ucap mamanya menepuk nepuk pipi Lisa agar bangun tetapi tak ada jawaban dari Lisa.
" Masih tidur juga di panggilan dari tadi." Gumam mamanya pergi turun kebawah mengambil panci dan sendok lalu kembali lagi ke kamar Lisa.
" Kebakarannnnn." teriak mamanya dengan sengaja sembari memukul mukul pancil agar Lisa terbangun.
" Aaaa kebakarann tolong tolongg." Ucap Lisa sontak terbangun dari tidurnya langsung berlari tetapi hanya lari di sekeliling tempat tidurnya.
" Gak ada kebakaran cepet mandii udah siang ini." Ucap mamanya menghentikan Lisa dengan menjewer telinganya.
"Aduh duh lepasin ma sakit." rintih Lisa.
" Sana mandi." ketus mamanya.
" Iya ya." jawab Lisa.
SKIP
Grup Penghuni Kutub
💬 Assalamualaikum." Lisa.
💬 Waalaikumsalam." Elena.
💬 Waalaikumsalam." Bianca.
__ADS_1
💬 Ada apa?!." Bianca
💬 Gak ada, cuma mau chat doang, salah?."
Lisa.
💬 nggak." Bianca.
💬 Obrolan macam apa ini??." Elena.
💬 Apa sih gak jelas." Bianca.
💬 Oh." Elena.
💬.....
💬Jalan yuk guys, refresing lah hari
Minggu." Lisa
💬 Magerr ah." Bianca.
💬 Ah elho Bi mageran mulu."Lisa
💬 Boleh jalan kemana tapi." Elana.
💬 Gak tau, makanya gue nanya sama kalian."
Lisa.
💬 Iya ya, sabar aja kaleee." Elena.
💬 Gimana mau nggak?." Lisa
💬 iya gue ikut." Bianca.
💬 Mau." Elena.
💬 Tapi ke nama?." Lisa.
💬 Mana buka nama." Elena.
💬 Iya itu maksudnya." Lisa.
💬 Kekuburan aja."Bianca.
💬 Kuburan mau ngapain, emang Ziarah."
Elena.
💬 Siapa Bilang mau ziarah." Bianca
💬 Lah terus ngapain." Lisa.
💬 Mau ngajakin reunian sama
saudara kalia sih kuti kasian tiap
malem di kuburan gak ada yang
nemenin." Bianca.
💬 Kurang ajar." Elena
💬 Dasar Dajjal ngatain kita Kunti." Lisa.
💬 wkwkwkwk." Bianca.
💬 Ah males pantai siang² gini panas."
Bianca.
💬 Males, ntar ketemu Angga lagi." Lisa.
💬 Terus kemana?." Elena.
💬 Gak tau, pikirin." Lisa.
💬 Gue lagi kena, ya udah ke cafe aja." Elena.
💬 Oke." Lisa.
💬 Iya boleh, tapi." Bianca.
💬 Tapi apa?." Elena.
💬 Masa cuma ke cafe doang, gue butuh
tempat tenang ." Bianca.
💬 Ya udah, Siang ke Cafe, sore ke pantai
nikmati suset." Elena.
💬 Okee shiff ide yang brilian." Bianca.
💬 oke dehh let's go otw." Lisa.
💬 Sekarang?." Elena
💬 Tahun depan." Lisa.
💬 Ohh tahun depan." Elena.
💬 Ya sekarangg lahh." Lisa.
💬 Ogeb." Bianca.
💬 Ohhhhhhhhh." Elena.
💬 Tekanan darah gue naik gara² lo." Lisa.
💬 Bodo amat wkwkwk." Elena.
💬....
***
//Rumah Elena//
" Mah, hari ini Elena mau pergi jalan sama temen temen boleh ya, hari ini aja." pinta Elena kepada mamanya.
" Gak usah ntar keluyuran kemana mana ketemu cowok cowok gak jelas." Jawab mamanya.
" Nggak kok ma, boleh yaa pliss, Elena bosen di rumah terus." Elena.
" Nggak ." jawab mamanya.
" hahh ma pliss yaa bolehhh." Pinta Elena dengan sangat.
__ADS_1
" iya udah boleh." jawab mama tak tega melihat anaknya memohon.
" Okeee makasihhh mama." Ucap Elena memeluk mamanya.
" iya." Jawab mamanya tersenyum.
" Ya udah Elena siap² pergi dada mama." Ucapnya.
//CAFE//
Elena Bianca dan Lisa pergi menuju Cafe dengan menggunakan mobil Lisa, mereka menghabiskan waktu di sana, dan rencananya sore nanti mereka akan pergi ke pantai. Namun tak di sangka Lisa bertemu dengan Angga.
" Guys kemarin pas kita ke cafe ini, Buat nemenin Bianca diner sama Leo, ada mobil yang ngikutin kita." tutur Lisa.
" Hah?, beneran?!." Jawab Bianca.
" Iya beneran." jawab Lisa.
" Siapa dia yang ngikutin kita." Elena.
" ya mana gue tau, kan dia di dalem mobil, pas kalian nganter gue mobil itu berenti nggak jauh dari rumah, dan pas gue panggil mobil itu langsung puter balik pergi." tutur Lisa lagi.
" Oh ya, apa jangan² Leo." Ucap Bianca.
" Iya bisa jadi Leo curiga, dan ngikutin kita diem²." sahut Elena.
" Ya awalnya gue pikir gitu, tapi kayaknya bukan Leo, soalnya gue perhatiin nomor plat mobilnya beda sama mobil yang di pakek Leo malem itu, jadi gak mungkin Leo." Jawab Lisa.
" huff syukur deh, kalo itu beneran Leo bisa ketahuan sandiwara gue." Sahut Bianca.
" Iya tapi kalo bukan Leo siapa, dan buat apa dia ngikutin kita." Ucap Elena.
" Ya gak tau, semoga aja dia gak ada niat jahat sama kita." Sahut Lisa.
" Iya bener." Sahut Bianca.
" Gue ke toilet bentar ya." Ucap Lisa.
" Iya." Jawab Bianca.
Di Belakang meja pojok Angga dan teman²nya sedang duduk di sana sembari bercanda². Dan Bianca juga Elena tak menyadari keberadaan Angga di sana. Dan kebetulan juga Angga pamit pergi Ke toilet.
" Guys gue ke toilet bentar." Ucap Angga kepada temannya².
" Bianca sama Elena di sini juga." Batin Angga melihat mereka sedangkan Elena dan Biqnca tak melihat angga.
" Tapi di mana Lisa biasanya pasti bertiga." Batin Angga sembari berlalu pergi menuju toilet.
" Hadehh panas banget sih, Merah semua muka gue." Gerutu Lisa di dalam Toilet.
" Mungkin karena gue gak make up kali ya, gue cuma pakek lip dikit doang." Gumam Lisa di dalam toilet.
" Bodo ah." Ucapnya lalu keluar toilet karena di depan pintu toilet Licin Lisa terpeleset dan hampir jatuh, untungnya ada Angga yang menuju kesana melihat Lisa, dan segera menolongnya.
" isshh lepas lepasin, Lo pasti moduskan peluk peluk guee." Ketus Lisa berusaha melepaskan pelukan Angga, dan Angga begitu saja melepaskan Lisa hingga Lisa benar² terjatuh.
" Aduhhh, heh kenapa Lo jatuhin guee kurang ajar banget." Ketus Lisa.
" Lah tadi katanya suruh lepas." jawab Angga.
" Iya tapi jangan di jatuhin." Ketus Lisa berusaha untuk bangun.
" Sini gue bantuin." Ucap Angga mengulurkan tangannya.
" Gak usah bisa sendiri." Jawab Lisa Jutek.
" Udah di bantuin masih nyolot terus." Ketus Angga.
" Apa Lo bilang dasar nyebelin." Ketus Lisa.
" Elho yang nyebelin." Ketus Angga.
" Lo yang nyebelin, bdw ngapain Lo di sini juga, jangan jangan ngikutin kita, iya kan?!." Ketus Lisa.
" Siapa yang ngikutin kalian, gue gak tau kalian di sini juga, lagian gue udah dari tadi di sini." jawab Angga.
" Bohongkan itu cuma alesan Lo doang." Ucap Lisa tak percaya.
" Siapa yang bohong, gue gak bohong." jawab
Angga kesal.
" Bodo amat dasar tikus tanah." Ketus Lisa.
" Dasar kurcaci." Ketus Angga.
" Najiss, minggir." Ketus Lisa mendorong Angga dan berlalu pergi.
" Dasar cowok gila." Gerutu Lisa sembari berjalan kembali.
" Dasar cewek aneh." Gerutu Angga dari jauh.
***
" Lisa ngapain aja di toilet konser, lama banget." Celetuk Elena.
" Tau ah, gue ketemu sama tikus tanah." Ketus Lisa.
" Tikus tanah?." tanya Bianca.
" Iya tikus tanah." jawab Lisa.
" Wow zaman sekarang keren ya, tikus tanah bisa ke Cafe juga keren." Gumam Elena.
" Dasar ogeb." Ketus Lisa.
" Lah kok ogeb, bener kan yang gue bilang." Jawab Elena.
" Hadehh Elena sayang sahabatku maksud Lisa tikus tanah itu dia pasti manggil julukkan nama seseorang. Lo pikirin baik baik mana ada tikus tanah bisa ada di Cafe, ada ada aja Lo." Ucap Bianca dengan penuh penekanan.
" Ohh gitu, kirain ada tous tanah beneran hehehe." Jawab Elena.
" Huff terserah deh." Ucap Bianca dan Lisa serentak.
" Bdw jadi nggak ke pantai?." tanya Elena.
" Hmm gak tau, lain kali aja deh." jawab Lisa.
" Iya udah, terus udah ini kita pulang?." tanya Elena.
" Iya, ntar kita di marahin kalo pulang sore, lagian kita gak bilang mau pulang sore kan sama mama kita." Ucap Bianca.
__ADS_1
" Iya Lo bener, ya udah pulang aja." Jawab Elena.