
mendengar apa yang di ucapkan sang keponakan,sontak membuat sang paman terdiam, kepalanya belum bisa mencerna,jika keponakan nya saat ini sudah memutuskan tali silaturahmi pada nya.
"ayo pa kita pulang, keponakan kamu itu memang brengsek!!"
sang istri pun menarik lengan suami nya dengan kasar.
"kurang ajar sekali, Rania itu pa!!"
"sudahlah ma,memang kita yang bersalah!!"
"tapi mama tidak terima di hina seperti ini pa!!"sungut sang istri.
"terus mama,mau nya bagaimana!!"
"pokoknya kita harus cari cara, supaya bisa tingga bersama Rania lagi, bagaimana pun caranya!!'
"segitunya mama pengen tinggal bersama dia!!"
"pa,mama sudah bosan hidup seperti ini terus!!"
"terserah mama sajalah,papa ikut saja!!"ucap sang suaminya pasrah.
Malam hari, seperti biasa Rania akan menghabiskan waktunya di taman belakang di temani dengan buku kisi-kisi soal ujian.
"tumben tuan Sean menelepon?"batinnya.
"iya tuan!!"
"apa kau baik baik saja!!"
"iya, memang nya kenapa tuan!!"
"tidak,hanya saja,ada yang melaporkan pada ku,ada dua orang suami istri yang menemui mu di sekolah!!"
"oh,itu para benalu tuan!!"
"apa yang kalian bicarakan?"
"intinya mereka ingin kembali tinggal bersama ku!!'
"tinggal bersama mu!!"
"iya tuan,dan aku tidak akan terkecoh untuk yang kedua kalinya!!'
"bagus, berhati-hati lah,walau dengan orang terdekat sekali pun!!"
"iya tuan!!"ucap Rania.
hampir setengah jam mereka berbicara lewat telepon,"tidurlah,sudah malam!!"ucap Sean mengakhiri bicaranya.
sementara itu Cleo dan Robert saat ini sedang mengatur strategi, bagaimana caranya agar apa yang mereka lakukan tak terendus oleh Kingston.
__ADS_1
"bagaimana??"ucap Cleo tak sabar.
"sulit menembus pertahanan mereka!!"
"mengapa seperti itu?"
"semua bisnis keluarga Kingston,sudah di Pagari oleh klan Putih!!"
"apa??maksudmu Sean juga seperti mu,hanya bedanya dia dari klan putih!!"
"iya,bahkan dia adalah ras terkuat di antara klan putih lainnya!!"
Cleo menghela nafas kecewa,sia sia sudah pengorbanan nya sampai sejauh ini.
"jadi percuma saja aku bergabung pada klan hitam,kalau akhirnya klan Sean juga yang akan menang!!"
mendengar apa yang di ucapkan budak ranjangnya itu, seketika membuat darah Robert mendidih.
"tutup mulutmu Cleo!!"bentak Robert.
Cleo yang mendengar bentakan Robert seketika mendongak,"ada apa denganmu?"
"kau telah merendahkan klan kami,selama ini tidak ada yang berani berbicara seperti itu!!"tunjuknya pada Cleo.
"aku hanya berbicara sesuai fakta kan,mengapa kau marah!!"
"kau jangan menguji kesabaran ku Cleo!!"ucapnya seraya mencekik leher Cleo.
"akan ku buktikan pada mu,kalau klan hitam adalah yang paling kuat!!"ucapnya seraya melemparkan Cleo ke ranjang.
"uhuk uhuk!!dasar Robert brengsek!!"
sedang Robert telah berlalu meninggalkan Cleo yang masih kesakitan akibat cekikan di lehernya.
pagi menyingsing,Rania telah siap siap menuju ke sekolah,tentunya dengan di antar oleh pak Tarno.
"terimakasih pak!!"
Rania segera masuk,dan menemui dua sahabat nya yang menunggu di balik gerbang.
"Hay gaes!!"
"lama amat loe,lihat tu siapa yang sedang berdebat dengan kepala sekolah!!"
Rania mengikuti arah telunjuk Sekar,dan alangkah terkejutnya ternyata dua benalu yang mencari keributan.
Rania beserta dua sahabatnya,berjalan pelan menuju di mana kepala sekolah sedang beradu argument dengan kedua manusia yang tidak tau malu itu.
"bapak,dan ibu jangan mengada-ada!!"
"untuk apa saya bohong pak, kenyataan nya memang seperti itu!!"
__ADS_1
"kenyataan apa?"sambar Rania.
"ha kebetulan kamu datang Rania,bapak dan ibu ini mengatakan bahwa ku simpan om om!!"
wajah Rania berubah seketika,tega mereka memfitnah keponakan sendiri.
"apa bukti kalian , kalau aku simpanan om om!!"tantang Rania.
"Rania sayang kita sudah bangkrut,bibi tau kamu sangat kecewa dengan semuanya,tapi nak,jangan menggadaikan diri demi melampiaskan kekecewaan mu!!
semuanya terdiam mendengar apa yang di ucapkan wanita bermulut manis itu.
"hentikan omong kosong itu,sudah cukup kalian membuat ku menderita, sekarang kalian mencoba untuk memfitnah ku,dengan dalil aku simpanan om om,hebat heba!!ucap Rania seraya bertepuk tangan.
"pak kepala sekolah,apa anda tau siapa tuan Sean itu?dan anda tau siapa saya kan??"ucap Rania asal bicara,dia tidak mau terjebak oleh permainan orang licik di hadapan nya ini.
"tau Rania!!"ucap sang kepala sekolah seraya mengelap keringat dinginnya.
"bisa anda jelaskan siapa tuan Sean itu pak kepala sekolah,agar dua manusia yang tidak tau malu ini,tidak memfitnah saya!!"tajam Rania .
"Rania kami ini pengganti kedua orang tua mu!!"bentak sang paman.
"ya, pengganti orang tua,yang telah menghabiskan harta anak yatim seperti ku,bahkan rumah satu satunya peninggalan orang tua ku,kalian gadaikan,,dari sisi mana kalian berdua di sebut pengganti orang tua ku??"sembur Rania.
kepala sekolah dan dua sahabat Rania seketika membolakan mata,mereka tak menyangka dia manusia ini masih punya nyali bertemu Rania.
"bohong dia pak kepala sekolah!!"sentak sang bibi.
"kenapa Bi?bibi takut,kalau tabiat buruk kalian terbuka di sini,udahlah pak kepala sekolah, sekarang bapak jelas kan saja siapa tuan Sean,dan siapa saya di rumah tuan Sean!!"
"bapak ibu saya tidak menyangka kalau kalian tega seperti itu pada Rania,kami warga sekolah sangat mengenal siapa Rania, tidak mungkin dia menjadi simpanan om om,karena tuan Sean sendiri lah yang mengatakan pada saya bahwa Rania adalah calon istrinya!!"
Mak tuiiing,seperti terjatuh dari lantai seratus baik Rania ataupun kedua sahabatnya, terkejut mendengar penjelasan kepala sekolah,Rania kira kepala sekolah akan mengatakan bahwa dia pelayan di rumah Sean,namun semuanya di luar prediksi nya.
"siapa Sean itu?"beo sang bibi
"apa anda berdua hidup di jaman batu?orang seterkenal tuan Sean,kalian tidak mengenal nya!!"ucap kepala sekolah menggeleng gelengkan kepala.
"tidak tau,bukan berarti kami hidup di jaman batu ya pak,tapi kami terlalu sibuk untuk informasi gak penting seperti itu!!"
"iya sibuk menghabiskan harta Rania!!"bisik Sekar.
"tuan Sean itu pengusaha muda yang sukses, bisnisnya di mana-mana,bahkan dia telah menguasai pasar Eropa,dan kabar terbaru nya dia adalah kepala mafia!!"
deg,kedua pasangan itu terkejut mendengar apa yang di ucapkan lelaki empat puluh tahun itu,sedangkan Rania dan dua sahabatnya hanya melongo,Rania tidak menyangka dia hidup satu atap bersama seorang mafia.
"bagaimana bapa ibu,apa penjelasan saya masih kurang jelas??"
"pa, bagaimana ini??"
"kita bicarakan di rumah saja"
__ADS_1
tanpa pamit mereka berdua pergi ngacir begitu saja,"dasar gak waras!!batin Rania.