
"apa kalian ada rencana untuk berbulan madu??"
Sean dan Rania saling berpandangan, seperti biasanya,mereka selalu bersantai di ruang keluarga"kami setiap hari bulan madu ma!!"
Rania membolakan mata,raut merah jelas terpatri di pipi mulusnya,"dasar mesum!!"batinnya.
"pergilah berbulan madu,biar Arsene mama yang jaga!!"
"ide mama boleh juga!!"ucap Sean seraya tersenyum mesum pada sang istri.
karuan sean langsung mendapatkan cubitan maut dari sang istri"apa sih sayang!!"ucapnya seraya mengusap bekas cubitan sang istri yang terasa panas.
sang mama hanya menggelengkan kepala,melihat pasangan suami istri baru itu.
"ini tiket bulan madu tujuh hari tujuh malam!!"ucap ucap sang Mama seraya menyerahkan tiket tersebut.
Sean kemudian mengambil tersebut"Paris??"
"mama rasa tempat itu cocok untuk kalian kunjungi!!semoga setelah pulang dari sana,mama bisa mendapatkan kabar baik dari kalian!!"
"siap mama,anak mu yang tampan ini akan berusaha semaksimal mungkin,supaya bisa mewujudkan impian mama!!"ucap Sean seraya menarik turunkan alisnya.
"astaga Arsenal,papa mu jahat sekali!!"ucap sang Oma dramatis
"papa memang begitu Oma,suka cium cium mama terus!!"ucapnya dengan suara khas anak kecil.
semua yang ada di ruangan itu tertawa,sungguh wajah Rania rasanya sudah merah padam seandainya dia bisa menghilang,tentu sudah menghilang sejak tadi.
"Arsene,malam ini tidur dengan Oma ya!!"
"oke Oma!!"
"bagus anak pintar!!"ucap sang oma seraya seraya mengusap lembut pucuk kepala arsene.
keduanya segera berlalu dari hadapan pasangan suami istri baru itu, tak lama Sean dan Rania pun segera menyusul ke dalam kamar.
"sayang,apa kita hanya berdua pergi bulan madunya?"
"iya dong sayang,masa rame rame!!"ucap Sean seraya membelai lembut wajah sang istri.
"bagaimana,kalau kita ajak mereka??"
"mereka??"
"iya, Melly,Sekar dan kak Rani!!"
"astaga sayang,kita mau bulan madu,bukan rekreasi keluarga!!"
"ayolah sayang,kapan lagi kita berlibur bersama mereka!!"rengek Rania,pasalnya dia yakin jika hanya berdua,bukannya jalan jalan,tapi dia hanya akan di dalam kamar seharian.
__ADS_1
"tapi sayang!!"ucap Sean.
"sayang,ayolah..sekali saja!!"ucap Rania membuat wajahnya seimut mungkin.
Sean menghela nafas,jika sang istri sudah memasang wajah menggemaskan seperti itu,maka runtuh lah pertahanan nya.
keesokkan harinya,semuanya telah berkumpul di mansion "akhirnya kita ke Paris juga!!"ucap Melly lebay.
"Yoi,gratis lagi!!"ucap Sekar seraya terkikik.
sedang sang empunya yang akan berbulan madu,sejak tadi wajahnya di tekuk,pasalnya dia ingin bermesraan dengan sang istri,ini malah mengajak ketiga sahabatnya,mau tidak mau Sean juga mengajak tiga sahabat nya.
"tumben tumbenan loe ngajak kita liburan!!"ucap lucky dengan nada mengejek.
"gratis lagi!!"sambar Thomas.
sedang Edward sejak tadi hanya tersenyum melihat sang sahabat yang wajahnya sudah berubah menjadi petak.
"diem loe!!"sewot Sean,sedang sang istri, berbanding terbalik,sejak tadi senyum tak lepas dari bibir manisnya.
"apa semua sudah siap??"ucap sang nyonya Kingston.
"tentu dong ma!!"ucap lucky seraya terkikik.
tatapan laser langsung di tujukan pada sahabat laknatnya itu.
"diamlah sayang!!"ucapnya seraya tersenyum kembali.
Arsene berlari menuju sang papa,,"papa jangan lupa buat adik kecil untukku,oke!!"ucapnya seraya memamerkan gigi kecilnya yang putih.
"tentu dong boy,jangan ragukan keperkasaan papa mu,oke!!"ucap Sean tanpa rasa malu.
"dasar bapak mesum!!"teriak lucky.
"om lucky,jangan ganggu papa di sana oke,,nanti adik kecilku tidak jadi!!"balas Arsene.
"dasar anak sama bapak,sama sama gak beres!!"gerutu Thomas.
Sean dan Rania hanya tersenyum melihat tingkah anak semata wayang nya itu,sedang sang Oma terkikik melihat ekspresi kecut lucky.
akhirnya mereka pergi dengan di antr sopir menuju bandara,tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengintai dari jauh.
"tunggu aku di sana sayang!!"ucapnya seraya tersenyum licik.
dengan jarak yang tidak terlalu dekat,dia mengikuti kemana rombongan Sean pergi,tiba di bandar udara ia dengan santai mengikuti Sean hingga masuk ke dalam pesawat,dia juga duduk jauh dari Sean dan Rania duduk.
"seharusnya aku yang berada di dekatmu,bukan wanita sialan itu!!"umpat nya.
burung besi itu pun membawa semuanya turut serta,sejak dari dalam mobil tadi lucky terus memberikan perhatian pada Sekar,hingga membuat Sekar jenuh.
__ADS_1
"bisakah kau diam tuan??"ucap Sekar seraya menatap tajam lucky.
"tidak bisa nona,karena aku ingin selalu berada di sampingmu!!"
Sekar memutar mata malasnya,"dasar biaya!!"batinnya.
setelah menempuh perjalan yang panjang, akhirnya Sean beserta rombongan tiba di rumah masa muda kedua orang tuanya,"rumah yang nyaman!!"ucap Rania seraya membaringkan tubuhnya di ranjang tidur.
Sekar dan dua sahabat Rania yang lainnya satu kamar,sedang tiga sahabat Sean lainnya berada di dalam satu kamar juga.
"astaga,apa kita harus bertiga??"
"menurut loe??"ucap lucky menimpali ucapan Thomas.
"pokoknya loe berdua,jangan dekat-dekat sama gue!!"ketus Thomas.
"dih najong,siapa juga yang mau dekat dekat sama loe!!"sewot lucky.
ketiganya lekas beristirahat,karena keesokan harinya mereka akan berkeliling-keliling kota Paris.
begitupun dengan ketiga gadis yang bersebelahan dengan kamar mereka, tiganya juga terus serta beristirahat, karena mereka esok sudah memiliki rencana yang tercatat di kepala masing-masing.
sedangkan pasutri tersebut masih sibuk bercanda satu sama lain, hingga tanpa sepengetahuan Sean, Rania sudah lebih dulu terlelap.
"astaga sayang,kita belum melakukan malam wajib,kamu malah molor duluan!!"ucap Sean seraya mengecup lembut kening sang istri.
"terimakasih,telah menerima ku sebagai suamimu, maaf aku telah banyak mengecewakan mu!!"ucapnya lagi seraya mengecup lembut tangan Rania.
keesokan paginya terjadi keributan di kamar para lelaki,pasalnya Thomas di peluk erat oleh kedua sahabatnya,kerja posisi Thomas berada di tengah-tengah,jadilah dia seperti bantal guling oleh keduanya.
"aaaa"! Teriak Thomas,karuan membuat lucky dan Edward terkejut, lalu terjatuh dari sisi masing masing.
"apaan sih loe,teriak teriak gak jelas!!"sewot lucky seraya mengusap bokongnya yang sakit.
"apa apa,gue teriak ya karena loe berdua!!"
"gara gara kita berdua??"ucap Edward sambil bangkit dari tempat dia jatuh.
"loe berdua meluk meluk gue,gue sampai geli tau gak!!oh astaga mamake,maafkanlah anak mu ini yang sudah tidak perjaka lagi!!"ucap Thomas dramatis.
"bug!!lucky melempar Thomas dengan bantal.
"loe kira kita berdua ,jeruk makan jeruk apa??dasar oon!!"
"loh,siapa tau kan,loe pas gue tidur,loe berdua grape grape gue,secara gue paling glowing diantara loe berdua!!"
"dih najis tahu gak loe, di kasih gratis aja gue ogah, apalagi di suruh bayar,!!"
Edward yang mendengar perdebatan mereka memilih mundur,lebih baik dia duduk di taman,dari pada mendengar ocehan teman temannya, yang lebih mirip seperti raja jalanan.
__ADS_1