Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
melancarkan misi


__ADS_3

sesuai dengan niat awalnya, siang hari Edward seorang diri mengunjungi kafe tempat di mana mereka mencari Rania waktu itu.


Edward memanggil pelayan yang masih berdiri tegak memegang menu kafe "hei,kau sini!!"


"ya tuan,silahkan di baca dulu!!"ucapnnya sopan.


"baiklah,nanti aku akan pesan, sekarang tolong kau panggilkan pemilik kafe ini!!"


sang pelayan kemudian pergi dan tak lama kembali lagi bersama lelaki paruh baya yang waktu itu di temui nya bersama Sean dan sahabatnya yang lain.


"tuan mencari saya?"


"iya tuan, perkenalkan saya Edward,sahabat dari tuan muda yang mencari calon istrinya waktu itu!!"


sedikit terkejut paman Sekar mendengar,saat pemuda tampan di depan nya itu menyebut sang tuan muda adalah calon dari mantan pegawainya.


"sebaiknya anda duduk dulu,!!"ucap Edward.


"ada apa tuan mencari saya??"ucapnya setelah duduk,kini mereka saling berhadapan.


"langsung ke intinya saja,aku meyakini,bahwa salah satu pegawai mu mengetahui keberadaan Rania!!"


"siapa yang tuan maksud??"ucapnya seraya mengerutkan dahi.


"aku tidak tau namanya,namun yang pasti sewaktu kita membahas Rania dulu,aku melihat nya menguping pembicaraan kita!!"


"tapi siapa tuan,apa anda mengenali ciri cirinya?"


"kalau tidak salah dia memiliki tahi lalat di atas bibir nya!!"


lama sang pemilik kafe berfikir,"apa Rani yang di maksud tuan ini??"


"bagaimana,apa kau sudah ingat??"


"apa ini orangnya tuan??"ucapnya seraya menyerahkan handphone,di sana terlihat Rania sedang tersenyum manis.


"cantik sekali wanita ini!!"batin Edward.


"bagaimana tuan,apa wanita ini yang anda maksud??"


Edward mengangguk angguk kan kepalanya"iya benar wanita ini,apa dia sekarang ada??"


"maaf tuan dia sudah tidak bekerja lagi di sini!!"


Edward sedikit terkejut,"apa kau tau alamatnya dimana??"


"dia tinggal di pelosok desa tuan,bahkan jaringan telekomunikasi sangat susah di sana!!"


"bisa kau berikan alamatnya pada ku??"


pemilik kafe sejenak memandangi Edward, seperti ada rasa curiga di sana.


"kau tak perlu curiga begitu pada ku,aku ini lelaki baik baik,lagian aku akan menjaminkan tuan muda Sean pada mu,jika aku berbuat jahat padanya!!"


setelah berfikir, akhirnya paman Sekar memberikan alamat Rani pada Edward.


sementara itu sudah beberapa bulan ini, keuangan keluarga paman dana bibi Rania sedang berada di ujung tanduk.


"pa, bagaimana ini,kita sudah menunggak rumah kontrakan selama tiga bulan!!"

__ADS_1


"papa sudah berusaha ma,tapi ngojek lagi sepi!!"


"usaha lain dong pa!,papa kan kepala rumah tangga!!"sungut sang istri.


"apa aku minta pada Rania saja ya!!"batinnya.


saat keduanya larut dalam pikiran masing-masing,Aurel tiba tiba keluar kamar dengan pakaian seperti hendak pergi


"mau kemana kamu??"


"mau kerja pa!!"


"kerja apa d Ngan pakaian seperti itu??"ucapnya dengan melihat pakaian sang anak yang menurut nya terlalu terbuka


"nemenin teman di karaoke pa,lagian kita butuh uang kan??"


"iya Aurel,rumah kontrakan sudah tiga bulan tidak di bayar,kita bisa di usir dari sini!!"


Aurel menghela nafas berat, semenjak dia tidak mendapatkan suntikan dana dari Robert, ekonomi nya semakin kacau.


Aurel pergi menuju tempat yang sudah di sepakati bersama.


"tumben loe manggil gue!!"


"loe kata nya mau kerja,!!"ucap sang teman seraya duduk kursi kafe.


"serius??"ucap Aurel gembira.


"mmm,tapi loe harus tinggal di sana!!"


"kerjaan gue apa ini,baby sitter??"


"gue gak mau,loe tau kan gue gak suka sama anak-anak!!"


"terus gimana dong,yang ada cuma baby sitter!!loe coba aja dulu,siapa tau loe betah!!"


"astaga Titi,sampai kapanpun gue gak mau jadi baby sitter!!"ucap Aurel seraya meninggalkan temannya.


"huh,dasar sombong,nyesel gue ngajak dia ketemuan!!"sungut Titi.


Di tengah perjalanan tak sengaja dia bertabrakan dengan Sean,entah dari mana datangnya tiba tiba lelaki tampan itu bisa berdiri di hadapannya.


"tuan muda!!"ucap kejut Aurel.


"apa matamu tidak berfungsi ha!!!"bentak Sean seraya mengibas ngibaskan bekas sentuhan Aurel.


"maaf tuan saya tidak sengaja!!"


"lain kali,pakai mata mu nona untuk melihat saat berjalan!!"ucap Le telak.


"siapa sih ini,tajam amat mulutnya!!"batin Aurel.


"bagaimana pun aku harus bisa mendapatkan hati lelaki kulkas ini,masa aku kalah dengan Rania kampungan itu!!"batinnya lagi.


"tuan,apa aku boleh bertemu dengan Rania??"


"kau siapa??tak usah ikut campur dengan urusan Rania!!"ketus Sean.


"aku sepupunya tuan,tapi dia tidak pernah mau mengakuinya!!ucap Aurel sok dramatis.

__ADS_1


Sean memandang Aurel tajam,teringat kembali apa yang dulu pernah Rania cerita kan.


"kau anak si benalu itu? ternyata kau dan orang tua mu sama saja,sama sama penjilat,apa otak mu sudah mulai lupa,terhadap apa yang pernah kalian lakukan pada Rania??"ucap Sean seraya melipat tangan di dada.


"brengsek kau Rania, ternyata lelaki ini sudah tau kedok ku!!"


"itu semuanya bohong tuan,Rania itu pembohong!!"


Sean memandang remeh Aurel "jangan kau kira aku bodoh nona,karena aku sudah menyelidiki semuanya!!jadi mulai sekarang,stop mencari cari calon istri ku!!"ucap Sean seraya meninggalkan aurel yang wajahnya sudah berubah padam.


"brengsek kau Rania!!"teriaknya.


Aurel terus berjalan hingga kakinya membawanya ke sebuah taman kota.


dia duduk seorang diri seraya menatap kendaraan yang berlalu lalang,tak lama telepon genggamnya berdering.


"Robert??"batinnya.


gegas dia mengangkat terdengar lah suara lelaki yang sudah lama ini tak memakai jasanya.


"kau dimana??"


"aku di taman kota!!"


"tunggu aku di san,ingat jangan kemana-mana!!"


"cepatlah,kau terlalu berisik!!"omel Aurel seraya mematikan telepon sepihak.


benar saja,tak sampai satu jam Robert beserta Cleo sudah tiba di taman kota.


"dengan siapa dia??"batin Aurel.


Robert dan Cleo sudah duduk di taman bersama dengan Aurel.


"ada apa kau mencari ku??"


"aku ada pekerjaan untukmu!!"ucap Robert.


"pekerjaan apa??"


"melayani aki aki!!"to the poin Robert.


"loe mau gue jadi baby sitter??astaga tadi teman gue nawarin untuk bayi,sekarang loe nawarin untuk aki aki!!gue gak mau!!"omel Aurel.


Robert menghela nafas"bukan untuk baby sitter bodoh,tapi untuk memuaskan nafsunya!!"


"ha!!"Aurel sampai melongo mendengar kata-kata partner ranjangnya itu.


"loe mau gak??loe cukup melayaninya di kamar hingga puas,untuk bayaran loe akan di gaji lima puluh juta sekali main!!"


Aurel membola kan mata,"lima puluh juta??"batinnya.


setelah berfikir akhirnya Aurel menerima penawaran dari Robert."baiklah gue mau,tapi loe gak bohong kan,lima puluh juta sekali main!!"


"untuk apa gue bohong,tapi dengan satu syarat loe harus tinggal di rumah aki aki tersebut!!"


"oke gak masalah!!"jawab Aurel tegas.


Cleo hanya memandang Aurel tanpa berbicara apapun,entah apa yang ada di pikiran nya saat ini,tapi yang pasti naluri wanitanya mengatakan"jangan mau".

__ADS_1


__ADS_2