Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
roda berputar


__ADS_3

kehidupan tidak selamanya berada di atas,pun tak selamanya berada di bawah, seperti yang di alami oleh kedua orang tua Aurel, semenjak Aurel bekerja pada sang aki, kehidupan orang tuanya berubah drastis,saat ini mereka orang terkaya di komplek mereka tinggal.


"sebenarnya anak Bu Ida kerjaan apa sih??kok bisa setiap Minggu ngirim uang sampe ratusan juta??"gosip ibu ibu kompleks.


"ya mana tau,kalau jeng penasaran,noh datang langsung kerumahnya!!"


"ya kan siapa tau jeng jeng tau!!"


tak lama yang di gosip kan pun muncul, seperti biasa hanya untuk k tukang sayur,ibu Aurel sudah seperti toko emas berjalan.


"belum datang tukang sayurnya jeng!!"ucap mama Aurel sok ramah.


"kalau sudah ada,kan kelihatan jeng!!"sambar yang lainnya.


"oh iya ya,efek kilauannya ini!!"ujarnya seraya memamerkan cincin berlian yang baru di belinya malam tadi.


"wah, cincin nya cantik banget jeng,cocok loh di tangannya jeng!!"


ibu Aurel tersenyum lebar mendengar pujian dari tetangga tetangga julid nya itu.


"tapi ngomong ngomong,anak jeng kerjanya apa ya??terus kita kita juga belum pernah tuh,jumpa sama anak jeng!!"


sang ibu terkisap,dia baru menyadari jika sang anak sudah hampir setahun tidak pernah pulang kerumah,hanya uang yang di kirimkan nya setiap Minggu.


ibu Aurel,tanpa menjawab pertanyaan dari ibu ibu yang lain,segera pulang kerumah, jantungnya berdebar kencang, pikiran buruk memenuhi ruang kepala nya.


"pa,papa!!"teriak nya.


"ada apa sih ma?? teriak teriak gitu,katanya mau belanja,terus belanjaan nya mana?"


"Aurel pa,Aurel,papa sadar gak sih,sudah hampir setahun ini dia tidak pulang kerumah??"


"terus masalahnya di mana??yang penting kan dia setiap Minggu mengirimkan kita uang!!"


sang istri tidak percaya,jika sang suami berkata seperti itu.


"pa,Aurel itu anak kita,apa papa tidak berfikir bagaimana keadaan nya saat ini??"bengis sang istri.


sang suami hanya cuek bebek menanggapi ocehan sang istri,dia tidak menyadari jika saat ini putri dalam tekanan yang kuat,menjadi budak nafsu seorang pengabdi setan.


"lepas kan aku!"teriak Aurel.


"aku mohon,tolong lepaskan aku!!"tangisnya lagi.

__ADS_1


dia di seret oleh para penjaga untuk di bawa ke pembaringan,di mana seperti biasa dia akan menjadi tempat pelampiasan nafsu sang pengabdi setan.


sungguh Aurel saat ini,sudah tidak kuat,jika harus melayani lelaki tua itu,selain tubuhnya menjadi lemah,fisiknya juga lambat laun berubah,dia baru menyadari jika sekarang wajahnya semakin tua, tubuhnya juga semakin ringkih.


sang aki sudah memasuki kamar,Aurel yang kondisi fisiknya sangat lemah hanya mampu memohon untuk tidak menyentuh nya lagi.


"aku mohon Ki,tolong lepaskan aku!!"


"lepaskan??tidak bisa,karena aku membayar mu mahal untuk sekali kita bermain!!"


"tapi aku sudah tidak kuat Ki!!"


"itu bukan urusan ku,yang penting saat ini kau harus melayani ku!!"ucapnya seraya merayap pada tubuh Aurel.


Aurel hanya pasrah,melawan pun dia tidak memiliki tenaga,sang aki dengan buas menyusu padanya,Aurel sudah seperti memiliki bayi, berganti dari gunung yang satu ke gunung yang lain.


dengan mudah sang aki membuka semua pakaian yang melekat pada tubuh budak nafsunya itu,bermain di lembah favorit nya hingga puas.


hampir empat jam sang aki menikmati tubuh Aurel,setelah melakukan pelepasan,sang aki begitu saja meninggalkan aurel dalam keadaan tak berbusana.


"cepat kau transfer lima puluh juta ke rekening orang tuanya!!"


"baik Ki!!"


"lihat ma,Aurel mengirimkan uang lagi pada kita!!"ucapnnya sumringah.


sedang sang istri sudah tidak tertarik sama sekali dengan uang yang di berikan sang anak, baginya saat ini mengetahui kabar sang anak itu lebih penting.


Aurel di gotong oleh penjaga setelah di pakai kan baju oleh para pelayan,menuju kamarnya.


Cleo diam diam selalu memantau apa yang di perbuat gurunya itu.


"kau ini,mengintip saja kerjaannya!!"ucap Robert seraya menepuk punggung Aurel.


"diam lah,kau sangat berisik!!jika kau ingin mengintip juga,tidak usah malu malu!!"


pletak, Robert menyentil kening Cleo,kemudian dengan tanpa bersalah,dia ikut mengintip juga.


"dasar gila!!umpat Aurel seraya mengusap usap keningnya yang panas akibat sentilan Robert.


"aku kasihan padanya Robert!!"


Robert sejenak melihat pada Cleo"untuk apa mengasihinya??orang tuannya juga tidak perduli!!"

__ADS_1


Cleo menghelan nafas,"sampai kapan dia seperti itu??"ucapnya seraya melihat Robert.


"sampai mati!!"ucapnya dingin.


Cleo menutup mulut"maksud mu dia kan menjadi budak guru sampai mati??"ucapnnya tak percaya


"mmmm,,bahkan jika hawa murninya masih ada saat sudah mati,tua bangka itu masih akan tetap menyetubuhi nya!!"


Cleo membolakan matanya,dia tidak menyangka akan mengerikan akhirnya.


"tubuhnya akan mengering, seperti ikan yang di jemur di terik matahari,hingga sampai benar-benar kering,tidak meninggalkan air sedikit pun!!"


"apa kita tidak bisa menyelamatkannya??"


"lalu mengganti kannya dengan mu begitu??"celetuk Robert.


"kau ini,sampai kapanpun,aku tidak mau!!"ketus Cleo.


"hanya darah wanita berjantung biru,yang bisa menyembuhkannya seperti sedia kala!!"


Cleo menghela nafas berat, walaupun dia sudah menjadi jahat,namun sisi hati nuraninya masih ada ruang kebaikan.


dia tidak tega melihat Aurel seperti itu,ingin rasanya menyelamatkan,namun dia sendiri juga tidak mampu.


"tap perlu kau pikirkan,buang buang energi saja!!"sambar Robert.


"diam lah aku sedang berfikir!!"


"percuma kau berfikir,jika obat ya adalah wanita berjantung biru itu!!"ucapnya seraya meninggalkan Cleo yang masih mematung seorang diri.


sementara itu sudah hampir setahun empat pemuda itu tinggal bersama,"bagaimana rencana besok??"ucap lucky.


"kita akan menyurvei lokasinya,jika cocok makan kita akan membuat taman hiburan di sana!!"ucap Edward lagi.


saat ini,mereka sedang mengadakan kerjasama membuat tempat pariwisata, mengelolanya bersama dan membagi hasilnya di kemudian hari.


"oke,besok pagi kita akan berangkat ke sana,pastikan semuanya sesuai dengan keinginan kita,mudah mudahan masyarakat di sana menyambut kita dengan tangan terbuka!!"ucap Sean.


Sean selalu menyibukkan diri untuk menghilangkan rasa bersalahnya pada Rania,dia lelah karena tidak menemukan titik terang di mana mereka berada.


Sean hanya mampu berdoa,semoga suatu hari nanti dia akan di pertemuan kembali dengan anak dan wanita yang di cintai nya itu,hidup bersama dalam bahtera cinta,dan memiliki kesempatan untuk membahagiakan mereka berdua.


"Rania kembali lah,aku sangat merindukanmu!!"batinnya seraya menghela nafas.

__ADS_1


__ADS_2