
Rania pergi kesekolah diantar oleh pak Tarno,mobil mewah membelah jalanan dan tepat tiba di depan pagar sekolah sebelum bel berbunyi.
Rania sudah seperti artis papan atas,semua mata tertuju padanya.
"itukan Rania Mel!!"
"iya,tapi dengan siapa ya?"
Rania berjalan menuju dua sahabatnya yang melongo melihat nya.
"hai gaes!!"
"haii,,loe sehat kan??"
"kenapa??"
"cuaca panas begini pakai jaket!!"sembur Sekar.
Rania kemudian melihat pakaian yang dia kenakan nya."nanti gue cerita!! sekarang masuk dulu yuk!!"
tiga dara itu berjalan beriringan,ada pasang mata yang melihat iri penampilan Rania saat ini,pasalnya dia kenal jaket seperti apa yang di kenakan rivalnya itu.
"dari mana Upik abu itu dapet barang branded seperti itu!!"gerutunya.
"loe kenapa Tiara?"
"loe lihat Upik abu itu,jaket yang di kenakan nya itu hanya dua di dunia,dapet uang dari mana coba dia!!"
"mungkin jual diri!!"sambar yang lainnya.
Tiara pun mengangguk angguk kan kepala,bisa jadi benar apa yang di ucapkan temannya itu.
jam pelajaran pertama telah usai,Sekar dan Meli membawa Rania menuju taman belakang sekolah.
"loe punya hutang cerita banyak ke kita berdua!!"
"oke,oke,gue akan cerita semuanya!!"
lalu mengalirlah cerita dari awal hingga akhirnya dia bisa menjadi pelayan tuan muda Sean.
"gila loe Rania,parah loe..gue juga mau!!"histeris meli.
"terus terus loe sampe di pakein jaket segala, astaga so sweet banget!!"lebay Sekar.
Rania hanya menggeleng kepala melihat reaksi lebay kedua sahabatnya itu, sedang asyik-asyiknya bercanda,Tiara and the geng menghampiri tiga dara tersebut.
"ehh,Upik abu,,gue kira loe bakal gak sekolah lagi, secara ya kan!!"
"terus masalah nya sama loe apa?mau gue sekolah atau enggak itu bukan urusan loe!!"
"siapa juga yang mau ngurusin loe,!!"
"terus,ini apa namanya,loe kepo kan kemana gue hampir sebulan ini gak sekolah!!"
"alah palingan jual diri,biar bisa lanjut sekolah lagi ya kan!!"sambar teman Tiara.
"apa loe bilang!!"teriak Rania
"jual diri,budek loe ya!!"ucap Tiara lagi.
__ADS_1
"bangsat,berani loe ngatain gue jual diri!!"
Rania lalu menjambak rambut Tiara dan temannya yang mengatakan dia jual diri.
"lepaskan brengsek!!"teriak Tiara.
semakin Tiara berteriak,semakin kencang pula jambakan Rania,"ini pelajaran untuk loe berdua,udah ngatain gue jual diri!!"
Ternyata teriakan Tiara mengundang para warga sekolah,dan akhirnya mereka bertiga masuk keruangan BP.
sementara itu Sean yang sedang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor,Tina tiba di kejutkan oleh kedatangan ke tiba-tiba.
"maaf tuan,nona Rania!!"
mendengar nama Rania, seketika Sean menghentikan pekerjaannya.
"nona Rania tuan,membuat kegaduhan di sekolah!! sekarang wali nya di suruh menghadap ke sekolah!!"
tanpa ba-bi-bu,Sean langsung meluncur ke sekolah,sedang asisten Le hanya diam membisu tapi di hatinya mengoceh."sepertinya tuan menyukai mu nona kecil!!"
Sean menjadi pusat perhatian di sekolah,para wanita menatap memuja pada paras yang Sean punya,Le mengarahkan Sean menuju ruang BP.
gubrak,semua terkejut dengan kedatangan Sean,kepal sekolah yang mengetahui orang paling berbahaya di kotanya tiba tiba datang ke ruang BP.
"tuan Sean!!"ucap kepala sekolah yang sudah mulai berkeringat dingin.
Sean menatap tajam mereka semua, kecuali pada Rania.
"saya wali dari Rania!"
deg, semuanya berkeringat dingin kecuali dua wali murid yang turut hadir.
"brengsek kau Upik abu,dari mana kau bisa mengenal lelaki tampan itu!!"umpat Tiara.
"katakan,apa yang mereka lakukan pada mu!!"
"mereka mengatakan aku jual diri tuan,karena memakai jaket yang tuan pinjamkan pada ku!!"
mata Sean menyala merah,"kalian berdua,bukannya kalian karyawan Kingston!!"
"benar tuan!!"ucap mereka terbata.
"mulai hari ini,kalian ku percaya,silahkan bil gaji terakhir kalian di kantor!!,dan untuk mu,jika terjadi hal seperti ini lagi,maka kau akan ku mutasikan ke pulau terpencil!!"
mereka semua diam membisu,Sean mengajak Rania untuk pulang,tapi saat dia melewati kepala sekolah"Rania calon istri ku!!"bisik Sean tepat di telinga sang kepala sekolah.
Semenjak kedatangan Sean ke sekolah,Rania menjadi populer,lelaki yang menaruh hati padanya,pelan pelan mundur Alon Alon.
Rania di jemput pak Tarno selalu tepat waktu,mobil meluncur membelah jalanan yang sedikit sepi.
"ada tamu ya pak??"
"iya non,tuan dan nyonya Kingston!!"
Rania berjalan pelan,hingga saat dia masuk semua mata tertuju padanya, pandangan mereka tak lepas dari gadis berseragam SMA itu.
"siapa gadis imut ini!!"batin mama Sean.
"brengsek,karena pelakor kecil ini,Sean tidak lagi memperdulikan ku!!"umpat Cleo dengan mata menatap tajam Rania.
__ADS_1
"selamat sore semuanya!!"
"sore!!"hanya tuan dan nyonya Kingston yang menjawab,sedang Sean terus saja menatap gadis imut yang ekspresi nya sudah seperti mayat itu.
"siapa dia Sean!!"
"dia pelayan pribadiku ma!!"ucap Sean,karena dia belum yakin dengan perasaan nya pada Rania.
"oh,hanya seorang pelayan!!"ketus Cleo.
"hai,gadis manis,siapa namamu!!"
Rania yang mendapat pertanyaan dari orang yang mengandung majikan nya itu, seketika melihat Sean,bermaksud meminta persetujuan,agar menjawab atau tidak,ternyat sean mengangguk kan kepala.
"Rania nyonya!!"
"nama yang cantik,kamu masih sekolah!!"
"iya nyonya!"
"lalu orang tua mu!!"
"keduanya telah tiada nyonya!!"
Sean yang menyadari jika sang mama sudah bertanya tidak akan sampai di situ,mamanya akan mengorek informasi sedalamnya.
"Rania,cepat ganti baju mu,lalu bantu Lusi menyiapkan makan malam!!"
"baik tuan!!"Rania pun berlalu dari hadapan mereka.
"gadis yang manis!!"ucap tuan Kingston.
"mama sependapat dengan papa!!"
mendengar calon mertuanya memuji gadis lain,membuat Cleo murka,namun di tahannya sedemikian rupa,dia tidak ingin menciptakan hal buruk di hadapan calon mertuanya.
Sean kemudian berlalu,pergi menuju kamar meninggal kan mereka bertiga.
"lihat anak mu itu pa,kurang ajar sekali,orang tua datang bukannya di temani malah di tinggal pergi!!"
"dia juga anak mu ma!!"
"dih papa!!"
"papa,mau keruang kerja dulu!!"
"mama juga mau melihat Lusi,Cleo mau ikut?"
"tidak Tan,Cleo di sini saja!!"
"ya sudah,kalau kamu lelah, istirahat di kamar tamu saja ya,Tante tinggal dulu!!"
kedua paruh baya itu menuju tempat masing-masing.
aroma masakan sampai ke Indra penciuman sang ratu Kingston"harum sekali!!"batinnya.
di lihatnya Lusi dan Rania sedang asyik memasak,mereka tidak menyadari jika sang ratu sudah berada di dapur.
"ternyata hobi kita sama gadis manis!!"
__ADS_1
S