Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
pemburuan Rania


__ADS_3

"bagaimana,apa pasukan sudah siap semuanya??"ucap pemimpin klan hitam.


"sudah ki,aku menyebar seratus orang untuk mencari gadis berjantung biru itu!!"


"bagus,bawa aku pada mereka!!"


"mari Ki, silahkan!!"cleo membawa sang pemimpin klan hitam menuju di mana dia sudah menyiapkan pasukan yang akan siap mencari Rania.


"dengarkan!!ucapnya menggelegar.


"aku memerintahkan kalian untuk mencari gadis berjantung biru,cari dia setiap pelosok-pelosok daerah,dengan aroma tubuhnya yang wangi,kalian pasti bisa menemukan nya!!"


"siap!!"ucap mereka serentak.


pencarian pun di mulai,mereka menyebar sesuai dengan arahan yang sudah Cleo katakan,mencari di setiap sudut kota dan desa.


sementara itu di mansion,Sean dan juga ke tiga sahabat nya juga sedang menyusun rencana.


"jadi bagaimana,apa rencana kita selanjutnya??"


"entahlah,aku juga bingung!!"ucap Sean frustasi.


"apa gadis itu memiliki sahabat atau siapa saja yang pernah dekat dengannya?"celetuk lucky


Sean berfikir sejenak,terlintas kembali saat pertama kali dia bertemu dengan Rania di kafe.


"aku tidak tau pasti,tapi sepertinya dia dekat pemilik kafe tempat dia bekerja dulu!!"


"baiklah,kita mulai lagi pencarian mulai dari kafe tempat dia bekerja dulu,apa teman sekolahnya dulu ada??"ucap Edward.


"bagaimana jika tanya pak Tarno,karena dia yang selalu mengantar jemput Rania sekolah!!"imbuh Sean.


"pengawal cepat kau panggil pak Tarno,suruh menghadap sekarang!!"


"siap tuan muda!!"ucapnya membungkuk dan berlalu.


pria paruh baya itu jalan tergopoh-gopoh di dampingi pengawal yang memanggil nya tadi.


"tuan memanggil saya??"ucap pria paruh baya,yang telah mengabdi hampir setengah hidupnya pada keluarga Kingston.


"pak Tarno,apa bapak tau siapa teman Rania di sekolah?"


" sepertinya ada tuan tapi hanya dua orang,kalau tidak salah namanya Sekar dan Meli!!"


"apa Rania pernah bercerita tentang alamat keduanya?"


"tidak pernah tuan!!"seingat pria paruh baya itu,Rania selalu tertutup tentang masalah pribadinya.


ke empat pemuda itu larut dalam pikiran masing-masing,"Le cepat kau cari di mana alamat kedua gadis itu!!"


"siap tuan muda!!"Le pun berlalu.


"ayo kita pergi!!"ucap Sean seraya beranjak dari tempatnya.


"kemana??"ucap Thomas.


Sean memutar mata malasnya,"ke kafe tom!!"


"dengan pakaian seperti ini!!"


"lalu??"

__ADS_1


"astaga Sean,kita sudah seperti boyband tau gak loe,astaga warna hitam ini membuat ku frustasi!!"ucap Thomas lebay.


"terus loe mau gitu,gue muntah saat Loe pake warna lain??"


sedang Edward dan lucky hanya pasrah mengenakan pakaian serba hitam seperti itu,membantah juga percuma,karena sang tuan muda sedang mengalami ngidam.


"oh,astaga!!"ucap Thomas berjalan lunglai mengikuti ketiga sahabat nya yang sudah terlebih dahulu berjalan.


melihat wajah sahabatnya selalu di tekuk,menjadi hiburan tersendiri bagi Sean"loe kalau cemberut gitu,mirip perawan gak laku!!"


"diem loe!!"ketus Sean.


tak butuh waktu lama,mereka berempat sudah tiba di depan kafe"astaga kita ini sudah seperti.., bagaimana aku mengungkapkan nya!!"keluh Thomas.


"udah dech,lagian loe keren pake hitam hitam begitu!!"ucap lucky terkikik


"keren,keren,!!"ketus Thomas.


bener saja ke empat pemuda tampan itu menjadi pusat perhatian pengunjung kafe,ada yang mengagumi,ada juga yang tersenyum dengan artian tersendiri.


"loe lihat pandangan mereka, menyebalkan sekali!!"sewot Thomas.


"pede aja kali tom,kita kan seksi!!"sambar lucky.


Thomas melengos mendengar apa yang di ucapkan sahabatnya itu.


tak lama pemilik kafe datang,karena di panggil oleh pelayan, sebab ada tamu yang ingin bertemu.


paman Sekar mengerutkan keningnya"siapa lelaki yang berbaju hitam ini??"batinnya.


"ada yang bisa saya bantu tuan??"ucapnya seraya melihat satu persatu tamu dengan pakaian serba hitam tersebut,dan alangkah terkejutnya d


saat dia tau tuan muda Kingston adalah orang yang mencarinya.


"aku tidak perlu basa-basi,apa kau tau di mana Rania sekarang??"


"Rania?? bukankah terakhir dia ikut bersamamu tuan!!"


"dia pergi,sampai sekarang belum kembali!!"


"pergi??"


diam diam ada yang menguping pembicaraan mereka siapa lagi kalau bukan Rani.


"kau cari sampai ke ujung dunia pun,tidak akan pernah menemukan nya,lelaki brengsek!!"umpatnya dalam hati.


Tak sengaja Edward dan Rani saling bertemu mata,cepat cepat Rani pergi dari tempat persembunyiannya.


"siapa wanita itu?"batin Edward, sementara Sean terus mengulik informasi keberadaan Rania dari sang pemilik kafe.


"apa dia pernah datang kesini?"


"tidak pernah tuan muda!!"


"apa aku bisa memegang kata kata mu??"tajam Sean.


"tentu saja tuan,karena memang anak itu tidak pernah lagi menginjakkan kakinya di kafe ini!!"


"baiklah,jika ketahuan berbohong,maka saat itu juga restoran milik mu ini akan rata dengan tanah!!"


paman Sekar menelan Silva nya,seraya memandang empat lelaki yang mulai menjauh dari pandangan matanya.

__ADS_1


"sekarang kita kemana?"


"bertemu dengan sahabat Rania!!"


"dengan pakaian seperti ini??"ujar Thomas.


"mmmm!!"


"oh astaga Sean,mau sampai kapan kau menyuruh ku memakai baju gelap ini??"judesnya dia si


Sean hanya mengherdikkan bahu,tak lama mereka tiba di rumah bernuansa klasik,namun tampak asri.


"cepat turun!!"titah Sean.


"dasar tuan muda durhaka!!"gerutu lucky.


"tok tok tok!!"


"sebentar!!"teriak Sekar dari dalam.


cklek, seketika dia membolakan mata,"bapak bapak cari siapa??"beo Sekar.


"bapak??"beo lucky.


"iya, bapak bapak semua mau cari apa ke sini??sumbangan??"


"astaga Sean,wajah kece badai begini,di bilang mau minta sumbangan!!"gerutu Thomas.


"begini nona,boleh kami masuk terlebih dahulu??"ujar Edward.


"no no no,kalian tidak boleh masuk!!"ucap Sekar seraya ancang-ancang jika mereka nekat.


"astaga nona,kami ini orang baik baik, bagaimana kalau kita duduk di sana!!"tunjuk Edward arah taman di bawah pohon mangga.


"itu lebih baik,!!ayo duduk di sana!!" perintahnya.


keempat lelaki itu segera menuju arah yang di tentukan salah satu temannya.


"katakan, sebenarnya kalian siapa??"


"kami kesini mau mencari Rania!!"ucap Sean.


"kenapa dengan sahabat ku itu?apa kau menyakiti nya!!"


"bisa di bilang begitu,Rania sudah hampir dua bulan pergi dari mansion!!"


"apa!!!jadi kau yang bernama tuan muda Sean itu??"kejut Sekar.


"apa kau tidak mengenal teman ku ini nona??"


"tidak!!"


"astaga Sean,ternyata kau tidak sepopuler yang ku duga!!"ucap lucky dengan nada mengejek.


"diam lah!!"


"jadi nona,apa Rania pernah bertemu dengan mu??"


"tidak,kami bertemu hanya saat di sekolah saja,di luar sekolah kami tidak pernah bertemu!!"


"apa kau tau,di mana selain di sini dan di rumah teman mu meli,tempat biasa Rania hampiri?"

__ADS_1


"tidak tau!!"


__ADS_2