
"bagaimana nduk,apa sudah siap??"
"sudah Mbah!!"
rencananya hari ini Rania akan memeriksakan kandungan nya yang sudah memasuki enam bulan, seperti bulan bulan yang lalu, dia akan datang ke balai desa bersama Mbah putri.
namun belum lagi kaki beranjak keluar,mereka berdua melihat Mbah Kakung berjalan tergesa-gesa menuju rumah.
"ada apa dengan Mbah mu nduk?"
Rania menggeleng kepala,dia pun tak tahu mengapa laki laki paruh baya itu begitu.
"gawat Bu,gawat!!"ucapnya dengan nafas ngos-ngosan.
"gawat apanya pak!!"
"nanti bapak cerita, sekarang cepat tutupi semua pintu dan jendela,cepat Bu!!"
dengan langkah panik kedua paruh baya itu dengan cepat menutup semua pintu dan jendela,tak lupa kain jendela pun ikut di bentangkan.
"sebenarnya ada apa Mbah??kok semuanya di tutup?"ucap Rania,dia bingung mengapa seperti ini.
"nanti Mbah cerita, sekarang cepat Bu bawa Rania ke ruang bawah tanah,mereka sudah semakin dekat!!"
"iya iya pak!!"ucap sang istri ketakutan.
wanita lansia itu memegang tangan Rania,lalu berjalan menuju arah lemari,dan ternyata di balik pintu lemari itu adalah pintu rahasia,Rania yang masih di selimuti kebingungan hanya bisa pasrah saat memasuki lemari tersebut,ternyata ruangan di dalamnya seperti rumah,lengkap dengan perabotan,dan tempat tidur.
"kita di mana ini Mbah??"
"nanti biar di jelaskan semuanya ya nduk,tunggu Mbah Kakung kemari!!"
benar saja,tak lama muncullah pria paruh baya dengan raut cemas di wajahnya.
"bagaimana pak??apa mereka sudah datang!!"
"iya Bu,mereka sudah berada di depan rumah!!"
"apa kita akan ketahuan pak??"ucap sang istri khawatir,seraya memegang erat tangan Rania.
"semoga saja tidak Bu,bapak akan memagar ruangan ini dengan ajian penghilang aroma,maka mereka tidak akan bisa melacak keberadaan Rania lagi!!"
Rania membolakan mata,saat melihat lelaki yang sudah di anggap nya seperti ayah sendiri ini,tiba tiba duduk bersila,dari kedua tangannya mengeluarkan cahaya,yang masing-masing cahaya itu di lemparkan ke setiap sudut ruangan.
"sudah aman!!"
akhirnya keduanya bisa bernafas lega,sedang Rania masih diam dil liputi rasa bingung yang menggunung.
"sebenarnya ini ada apa Mbah!!"
kedua paruh baya itu saling melihat,kemudian mengangguk kan kepala seraya berkata dalam bahasa isyarat bahwa wanita ini harus tau.
"nduk,mereka sedang mengincar mu,para penjahat yang sekarang ada di luara sana!"
__ADS_1
"penjahat??tapi Mbah aku tidak memiliki musuh!!"
"Mbah tau nduk,tapi keadaan lah yang membuat mereka mengincar mu!!"
"maksudnya bagaimana Mbah??"ucap Rania semakin bingung.
"nduk,kau adalah gadis berjantung biru,jika gadis itu mengandung, darah anak yang di kandungnya akan mampu membuat hidup abadi dan segala yang ada di muka bumi ini tunduk padanya,!!"
"apa!!!aku gadis berjantung biru??"
"iya nduk,itulah sebabnya mereka khususnya dari klan hitam,sangat menginginkan mu dan darah bayi mu!!"
Rania menutup mulut nya,sungguh dia tidak menyangka, kehidupan yang di jalaninya akan membawa nya menjadi seperti ini.
"jadi aku harus bagaimana Mbah?"
"tetaplah di sini,sampai kau melahirkan nduk,karena aroma wangi dari tubuh mu mampu mengundang banyak penjahat!!"
Rania hanya bisa terdiam dan pasrah, kandungan nya masih berumur enam bulan,itu artinya hampir empat bulan ke depan dia akan tinggal sendirian di sini!!"
sementara itu di depan rumah,terjadi keributan,"kemana aroma wangi itu hilang!!penciuman ku tidak mungkin salah!!"
"lalu,kita bagaimana sekarang??"ucap salah satunya.
"kita tetap di sini,aku yakin wanita berjantung biru itu tak jauh bersembunyi dari sini!!"
mereka mengangguk, sepuluh lelaki berbaju hitam bertatto katak itu duduk di teras rumah di mana Rania tinggal.
"ini semua karena kau tuan Sean,aku tidak akan pernah memaafkan mu!!"bengis Rania dalam hati nya.
"apa mereka sudah pergi pak?"
"sepertinya belum Bu!!coba bapak lihat sebentar,ingat kalian harus tetap di sini!!jangan menembus pagar yang sudah bapak buat!!"
keduanya mengangguk,pria paruh baya itu kemudian keluar dan mengintip dari jendela.
"ternyata mereka masih disini!!"
cklek,pintu pun terbuka,ke sepuluh lelaki itu terkejut,mereka kira rumah itu kosong,namun ternyata huni oleh lelaki tua yang ringkih.
"siapa kalian!!"
"kami hanya menumpang istirahat di sini Ki!!"ucap sang ketua.
"apa gerangan yang kalian cari??"ucap sang aki pura pura polos.
"aku tengah mencari adikku yang sedang hamil Ki!!apa aku melihat wanita hamil di sekitaran sini??"
"tidak,aku hanya tinggal seorang diri,istri ku sudah tiada dua puluh tahun lalu,dan kami tidak memiliki anak,karena aku mandul!!"
sang ketua memperhatikan sang aki dari ujung kaki hingga kepala"sepertinya apa yang dia katakan benar,jika memiliki istri tidak mungkin dia compang-camping seperti itu!!"batinnya.
"ya sudah kalau begitu Ki,kami mau melanjutkan perjalanan lagi,!!"
__ADS_1
sang aki pun hanya mengangguk seraya memandang mereka yang mulai menjauh dari pandangan.
"pergilah kalian,dan jangan kembali lagi!!"ucapnya.
sementara itu setelah markas klan hitam rata dengan tanah,kini Cleo dan Robert tinggal di rumah sang guru.
Robert yang telah mengetahui semuanya,kini turut serta mencarinya.
"aku harus bisa menemukan gadis itu,aku akan abadi dan semua yang ada di bumi tunduk pada perintah ku!!"serangai licik di otaknya.
"apa yang sedang kau pikirkan??"ucap Cleo
"kau terlalu kepo dengan urusan orang nona!!"
"oh,ayolah Robert, bukankah aku ini partner mu??mengapa masih ada rahasia di antara kita??"
"kau hanya partner,bukan isteri ku!!"tekannya.
lalu Robert meninggalkan Cleo yang masih terbengong,dia tidak menyangka jika lelaki keras kepala itu memiliki keinginan untuk menikah.
"sedang apa kau disini??"
"tidak ada Ki!!apa kau bisa membantu ku??"
"membantu apa Ki??"
"memuaskan ku!!"
"ha??"ucap Cleo melongo,lelaki bungkuk di depannya ini, ternyata masih memiliki hasrat seksual.
"bagaimana, apa kau bisa??
Cleo masih terdiam,dia bingung harus menjawab apa,menolak tidak enak, mengiyakan juga risih rasanya.
akhirnya Cleo mengangguk kan kepala,"tidak ada salahnya di coba!!"batinnya.
Cleo mengikuti sang aki menuju dipan yang tersedia di kamar sang raja iblis ini.
ruangan ini di penuhi aroma kemenyan,membuat siapa saja menjadi sesak.
"apa kau sudah siap??"
Cleo mengangguk,si aki mulai mendekati Cleo, mencumbu nya dengan beringas,membuat tubuh Cleo merinding di sekujur tubuh.
satu persatu pakaian Cleo mulai di tanggal kan,d Ngan rakus sang aki ******* pucuk gunung kembar yang menggugah selera itu.
Cleo tak menyangka,ternyata pria tua yang sudah bau tanah itu masih kuat bermain.
suara ******* memenuhi ruangan kamar sang aki, dengan semangat membara sang aki mulai memasuki goa terlarang milik Cleo.
memompa close hingga membuat menjerit nikmat,tak terasa hampir empat jam mereka bermain,remuk tulang rasanya sampai sampai close tak mampu untuk berdiri.
"istirahat lah,jika sudah pulih, kembali lah ke kamarmu!!"titah sang aki meninggalkan Cleo yang masih memejamkan mata.
__ADS_1