
seminggu sudah Rania menjalani biduk rumah tangga,Sean yang di kenalnya saat ini,tak seperti Sean yang di katakan orang orang,kejam,bengis,dan lain sebagainya.
bahkan sifat sang tuan muda melebihi sifat kenakan, seperti pagi ini setelah bertempur semalaman,Sean masih juga menginginkan tubuh sang istri.
"ayolah sayang,sekali saja!!"
"aku lelah, semalaman kau menggempur ku!!"sungut Rania.
"tapi kau menikmatinya kan!!"ucapnya seraya menaikturunkan alisnya.
"astaga suamiku ini,pagi pagi sudah mesum sekali!!"batinnya.
"tidak pokoknya tidak!"ucap Rania seraya berjalan kekamar mandi,namun bukan Sean namanya,jika tidak bisa menaklukkan istri kecilnya itu,saat Rania hendak menutup pintu,dengan secepat kilat,Sean masuk ke dalam,hingga dia memeluk sang istri dari belakang.
"astaga!!"pekik Rania,saat mengetahui sang suami sudah bermain main di area favorit nya.
dengan lincah Sean, memain-mainkan dua gundukan itu,dan lama lama Rania juga terbawa arus birahi akibat suami nakalnya itu.
setelah hampir dua jam bermain, akhirnya mereka mandi bersama.
"sayang mengapa kau begitu nikmat!!"ucap Sean seraya mengeringkan rambut sang istri.
"itu karena,otak suamiku isi nya mesum selalu!!"ucap Rania seraya terkikik.
"astaga sayang,kau sudah mulai berani mengejek ku ya??"ucap Sean seraya mengecup wajah Rania bertubi-tubi.
"hahahaha,ampun sayang!!"teriaknya.
akhirnya setelah melalui drama salon salinan,akhirnya pengantin baru itu keluar juga dari kamar.
"hey,tuan muda sudah jam berapa sekarang??omel lucky.
"kenapa??"
"astaga Sean,itu tamu sudah hampir jamuran menunggu mu sejak pagi!!"
"tamu??siapa??"
sedang Rania hanya bersikap cuek,karena tubuhnya masih lelah, menghadapi kebuasan sang suami di ranjang.
"noh,lihat sendiri!!"sebel lucky,seraya membawa mu uman untuk sang tamu.
Sean dan Rania mengikuti,Kana lucky melangkah,dan alangkah terkejutnya Sean,ternyata yang datang adalah t man masa kecilnya dulu.
"meta!!"sapa Sean.
Meta yang mendengar namanya di panggil,segera mendongak,ternyata lelaki pujaannya itu keluar juga dari sarang ya.
meta segera bangkit dan hendak memeluk Sean,namun meta kalah cepat di bandingkan meta,"hallo kakak,nama ku Rania,dan aku istri sahnya tuan muda ini!!"ucapnya seraya menggapai tangan meta yang sudah menggantung di atas.
"aku meta!!"ucapnya seraya mengumpat di hati,
"dasar wanita sialan,lihat saja akan ku rebut Sean dari mu!!"
__ADS_1
Rania kemudian membawa Sean untuk duduk di sebelahnya,dia tidak memberikan ruang sedikitpun untuk meta agar bisa berdekatan dengan suaminya.
"apa kabar Sean,maaf aku tidak sempat memberikan ucapan selamat pada mu malam itu!!"
"tidak apa-apa, seperti yang kau lihat,aku sehat walafiat!!"
tatapan meta tak pernah lepas dari Sean,entah apa yang ada di kepalanya saat ini,"apa kakak waktu itu hadir di resepsi kami??"
"iya,aku hadir di sana, namun seperti yang ku katakan aku tak sempat memberikan selamat untuk kalian!!"
"OOO!!"ucap Rania singkat.
"sayang,aku kebelakang sebentar ya,mau melihat Arsene!!"
"iya sayang!!"ucap Sean mengecup lembut kening sang istri.
Rania pun menjauh dari mereka,dia ingin melihat seberapa kuatnya sang bibir pelakor merayu suaminya.
"Sean,mengapa kau tega??"
"maksudmu??"
"Sean,kau bahkan tau,sejak dulu aku sangat mencintaimu, tapi kau tak sedikitpun memberikan kesempatan untukku,malah kau menikah dengan gadis ingusan itu!!"
"bangsat, beraninya dia mengatai ku ingusan!!"sungut Rania.
Rania masih terus menguping pembicaraan mereka,dia ingin melihat respon sang suami,karena sejak tadi dia hanya diam tak memberikan jawaban.
"Meta,meta, bukankah sudah ku katakan, kalau aku tidak pernah mencintaimu??bahkan aku juga sudah berkali-kali mengatakan nya padamu!!"
"karena kau tidak memiliki apa yang di miliki istriku!!"
"aku tidak mengerti!!"
"hahahaha,Meta meta,jangan kau kira aku tak tau,sepak terjang mu di dunia bisnis bukankah tubuhmu itu sudah banyak dinikmati oleh laki-laki yang bekerjasama dengan perusahaan mu!!"telak Sean.
bola mata Meta seketika membola,diabtidak menyangka jika permainan kotornya selama ini di ketahui Sean.
"aku bisa jelaskan semua Sean,ini bukan kemauan ku!!ucapnya dramatis.
"terus aku harus menerima wanita seperti mu,begitu??bahkan kau juga sering bermain dengan ayah angkat mu,bukan begitu??
meta menutup mulutnya,"dari mana sean tau semuanya!!"batinnya.
"Sean, semuanya tak seperti yang aku kira!!"
"terserah,aku tidak perduli,dan satu yang harus kau ingat,aku tidak akan pernah menerima wanita murahan seperti mu!!"
"deg"sungguh meta tidak menyangka,niat hati ingin menyusup ke dalam hubungan suami istri baru itu,namun belum lagi menyusup,dia sudah terlempar duluan.
Meta akhirnya pergi,dia sungguh tak kuat di hina oleh sang tuan muda,tak lama Rania datang bersama Arsene,yang sedang bergembira karena sang opa memberikan nya sepasang kelinci imut,yang di beri nama nuna,dan Nuni.
"papa,lihat ini!!"teriaknya.
__ADS_1
"sayang sini dengan papa!!"
Arsene kemudian berlari menuju sang papa"sayang,apa kau ingin punya adik?"bisik sean
Arsene seketika membola kan mata,dan mengangguk cepat,tanda dia sangat setuju.
Rania curiga melihat interaksi antara anak dan bapak itu"mama jadi curiga!!"ucapnya.
"ini urusan lelaki ma!!"ucap Arsene sok dewasa.
Rania menepuk jidatnya,entah siapa yang mengajari anak lelakinya itu.
sedang di tempat yang berbeda,saat ini sang pengabdi setan tengah melakukan semedi di tengah hutan,akibat terjangan Sean waktu itu,dia harus memulihkan tenaganya kembali"kau terlalu berani masuk ke sarang mereka!!"ucap sang penguasa kegelapan.
"ampuni hamba tuan,!!"ucapnya seraya menunduk kan kepala.
asap hitam menghilang,sang pengabdi kembali bersemedi.
perginya sang maha guru menjadi angin segar bagi Aurel, setidaknya untuk beberapa waktu dia terbebas dari aki aki sialan itu.
"semoga dia mati di terkam hewan buas di hutan sana!!batinnya.
begitupun dengan Cleo, harapan nya sama dengan Aurel,dia sungguh miris melihat wanita yang menjadi budak nafsu sang maha guru bejat itu.
"kau ini, melamun saja!!"ucap Robert seraya duduk di sebelahnya.
"aku tidak melamun,hanya diam!!"
"itu sama saja!!"
"diamlah,kau berisik sekali!!"ketus Cleo.
Robert memandang sekitar tempat mereka duduk,ada banyak penjaga yang menjaga tempat ini,mustahil untuk bisa melarikan diri dari sini.
"apa aku boleh menemuinya??"
"siapa??"
"wanita,yang menjadi tempat pelampiasan maha guru!!"
Robert mengkerut dahinya,"untuk apa kau menemuinya??"
"kau ini kepo sekali!!"
"jangan bilang kau,ingin membantu nya kabur dari sini!!"
"bahkan aku,tidak ada kepikiran ke sana!!"ketus Cleo,seraya menatap tajam Robert.
"biarkan dia beristirahat,setidaknya sampai guru tiba, tenaganya pulih walau tidak sepenuhnya!!"
Cleo,memandang lelaki di samping nya ini,"apa tidak ada rasa iba sedikit pun di hatinya??"batin Cleo.
"tidak perlu memandangku seperti itu,aku tidak berniat membantu mu ya sedikitpun!!"ucap Robert seraya berlalu.
__ADS_1
Cleo menghela nafas berat,munafik rasanya jika dia tidak memiliki rasa iba pada Aurel,tapi dia butuh dukungan untuk melakukan tindakan nya,orang yang di harapkan,secara mentah-mentah menolak,"semoga kau mampu bertahan,sampai bantuan itu datang!!"batinnya seraya mengusap wajah dengan kasar.