
"mungkin dia orangnya kanda!!"
"hanya orang terpilih yang bisa mengambil bunga itu!!"ucap sang suami.
"itu artinya tugas kita telah selesai,semoga bunga itu membawa manfaat untuk nya!!"
keduanya lalu menghilang,dan Rama terus berjalan hingga senja sore dia baru tiba di rumah.
"sayang mas pulang!!"
"akhirnya mas pulang juga!!"ucap Sinta manja,seraya menyambut sang suami.
"mana bunganya mas??"
"ini sayang!!"ucap Rama seraya menyerahkan setangkai bunga tanjung biru pada sang istri.
"kok beda ya??"batin Sinta.
"kenapa sayang??"
"tidak ada apa apa mas!!"ucapnya seraya tersenyum,tidak mungkin dia mengatakan jika bunga nya berbeda, sementara sang suami sudah berusaha payah mencari nya.
lalu Sinta mulai meracik masakan yang akan di campur dengan bunga yang di bawa sang suami,perlahan tapi pasti masakan itu telah matang,dengan lahap Sinta memakan masakan nya itu,sang suami hanya bisa menggelengkan kepala.
semenjak mengetahui sang istri hamil,Rama sangat memanjakan sang istri,hari hari mereka lalui dengan bahagia,hingga saat usia kandungan nya memasuki masa lahiran,terjadi kejadian yang tak pernah mereka duga,sang suami tercinta di tikam oleh orang tak dikenal hingga menghembuskan nafas terakhir saat di perjalanan rumah sakit.
Sinta yang mengetahui sang suami telah tiada begitu histeris,hingga menimbulkan kontraksi rahim, membuat nya hari itu juga dia melahirkan.
setelah semuanya selesai,Sinta bingung harus berbuat apa,,dia tidak mengenal satu pun di antara mereka,untuknya semua itu terasa asing,"aku harus bagaimana sekarang!!"batinnya.
lama dia termenung seorang diri,di lihatnya bayi mungil yang tengah tertidur di pangkuannya, membawanya kembali ke istana itu tidak mungkin,sudah pasti sang ibu akan mengusir putri kecilnya itu.
"sayang maaf kan ibu,ibu tidak bisa membawa mu pulang ke istana,kamu akan ibu titipkan pada orang yang benar-benar menyayangi mu!!"
kemudian Sinta memindai satu persatu rumah warga,naluri nya mengatakan letakkan saja di rumah berwarna pink itu,dan tanpa ba-bi-bu Sinta segera meletakkan sang bayi di depan pintu rumah pink itu.
"selamat tinggal sayang,mereka akan menyayangi mu,maaf kan ibu,maafkan ibu sayang!!"ucapnya seraya menangis seraya mencium pipi bayi mungil tidak berdosa itu.
__ADS_1
setelah puas mencium anaknya,Sinta kemudian pergi,namun belum seberapa jauh dia kembali melihat ke belakang"selamat tinggal sayang!!"ucapnnya parau.
bayangan Sinta hilang di tengah malam,seiring dengan itu bayi mungil yang belum di beri nama itu, menangis kencang seperti nya dia merasakan jika sang ibu telah meninggalkan nya.
"pa, seperti suara bayi menangis!!"ucap sang penghuni rumah.
"stttt,diam saja Bu,bisa jadi itu jebakan!!"ucap sang suami.
"tapi pa,ini beneran suara bayi!!coba kita intip dari jendela!!"saran sang istri.
pasangan suami istri itu pun segera bangun,dan berjalan perlahan tanpa menimbulkan suara,mengintip dari balik jendela.
dan alangkah terkejutnya mereka berdua,melihat seorang bayi cantik yang di letakkan di depan pintu dengan hanya beralaskan kain tipis.
"pa itu bayi!!"kejut sang istri.
"iya ma!!"
"pa cepat buka pintunya,kasihan dia kedinginan di luar sana,mana banyak semut di kanan kirinya!!"panik sang istri.
sang suami kemudian membuka pintu,dan secepat kilat sang istri langsung menggendong bayi mungil itu,kemudian menutup kembali pintu rumahnya.
"kamu cantik sekali bayi kecil!!"
sang suami juga turut ikut duduk di sebelah sang istri.
"cantik ya pa?siapa yang meletakkan di depan rumah kita??"
"entahlah ma, seperti ini jawaban dari doa doa kita selama ini!!"ucap sang suami seraya membelai lembut pipi sang bayi.
"mama sudah jatuh cinta pada bayi ini,kita angkat ya pa,sebagai anak kita!!"
"iya ma,papa setuju, sekarang mau mama kasih nama siapa??"
"bagaimana jika beri nama Nila?"
"Nila,nama yang bagus..Hay nila,ini papa Herman dan ini mama Siti!!"
__ADS_1
sang bayi hanya diam seraya tertidur di pelukan sang istri.
sementara itu Sinta sudah kembali ke istana langit.
"kau tidak bisa begitu saja masuk ke dalam istana ini,kau harus bersemedi sampai batas yang tidak di tentukan!!"titah sang ratu.
Sinta diam tak memberikan respon, pikiran nya saat ini masih tertuju pada sang anak yang di tinggalkan nya seorang diri di depan pintu rumah yang dia sendiri tak mengenal nya.
"bawa dia, bersih kan diri mu ya dari bau bau dunia!!"titah sang ratu.
para dayang kemudian membawa Sinta ke kolam air suci,untuk membersihkan tubuhnya dari aroma aroma dunia yang turut mengikuti nya sampai ke langit.
setelah selesai,Sinta kemudian di bawa ke suatu tempat,dan di sinilah dia akan bersemedi untuk waktu yang tidak di tentukan.
sementara itu waktu terus bergulir,tak terasa nila kecil kini sudah tumbuh menjadi gadis cantik yang usianya sudah memasuki lima tahun,dia juga sudah memiliki adik seorang laki laki yang bernama Robi.
selisih umur mereka hanya terpaut dua tahun,sungguh pasangan Siti dan Herman sangat bahagia, apalagi ada nila di samping mereka.
lima belas tahun berlalu,kini nila tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, bahkan sangking cantiknya sang ibu tidak berani membawanya ke luar rumah.
"ma, bolehkah nila bicara??"
"iya,katakan nak!!"ucap sang ibu lembut.
"ma,mas Faiz akan melamar nila, keluarga mereka akan datang malam nanti,apa mama setuju??"
"apa kamu mencintai nya??"
"iya ma,nila sangat mencintai mas Faiz!!"ucap nya malu malu.
"nila,kalau kamu bahagia dengan pilihan mu,mama dan papa ikut bahagia nak,papa dan mama akan merestui hubungan kalian!!"
"terimakasih ma!!"ucap nila seraya memeluk tubuh wanita paruh baya yang telah merawatnya dari bayi.
"lebay!!"ketus Robi.
sejak dulu Robi memang tak menyukai nila, perbedaan kasih sayang sangat mencolok antara dia dan sang kakak angkat,sang ibu selalu berkata kasar padanya, sedangkan pada nila,sang ibu akan bicara sangat lembut,bahkan bila di ibaratkan seperti taik ayam,bila di pijak tidak akan kandas ke tanah.
__ADS_1
itu lah mengapa dia tidak menyukai sang kakak angkat, begitupun dengan sang pacar ,hanya karena kalah saing dalam dunia percantik kan,dia sampe rela memakai produk apa saja yang penting glowing.
sesuai dengan yang di sepakati bersama, akhirnya nila dan Faiz menikah setelah seminggu bertunangan,setahun kemudian mereka di karuniai seorang putri cantik yang di beri nama "Rania mustika langit"