Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
bulan madu 2


__ADS_3

Rani yang melihat Edward duduk seorang diri di taman, bermaksud untuk mendekati nya,nama UU n telinga nya menangkap suara ribut ribut di kamar yang bersebelahan dengannya.


"apa sih loe,jauh jauh dari gue!!"teriak Thomas.


"siapa juga,yang mau deketan sama loe,ogah gue!!"balas lucky.


suara mereka terdengar hingga keluar kamar"dasar bocil!!"batin Rani seraya berjalan menuju taman.


"hai,kak!!"ucap Rani seraya duduk di sebelah Edward.


seketika Edwar menoleh,dan alangkah terkejutnya dia melihat baju tidur Rani yang minim dan bagian atasnya hanya bertali satu,"astaga Rani,baju kamu!!"ucap Edward dengan mata membola.


"apa sih kak!!"ucapnya menghadap ke Edward.


karuan Edward,panas dingin melihat dua gunung menyegarkan di depan matanya, cepat-cepat dia membuka jaket yang melekat di tubuhnya, lalu memakaikan nya ke tubuh Rani.


"lain kali jangan keluar menggunakan pakaian seperti ini, banyak buaya yang siap menerkam!!"ucapnya seraya membenarkan posisi duduk.


Rani tersenyum simpul mendapatkan perhatian seperti itu dari Edward baru kali ini dia melihat seorang lelaki yang benar-benar menjaga pandangannya,"tapi aku sudah terbiasa menggunakan pakaian seperti ini kak!!"ucap Rani seraya mau mancing kembali Edward.


karena dia ingin tahu seberapa besar cinta lelaki di sebelahnya ini untuknya, dilihatnya Edward menghela nafas panjang lalu menghadap ke arahnya"terus kamu suka gitu mancing buaya??"ucap Edward seraya menatap tajam mata Rani


"ya tidak seperti itu juga Kak, semua kan tergantung lelakinya!!"ucap Rani seraya menyilangkan kakinya.


sungguh ini ujian bagi Edward tadi dua gunung yang menyegarkan sekarang paha putih mulus terpampang jelas di depan mata.


"astaga Rani, kalau begini terus kakak harus segera menghalalkanmu!!"


"Kakak yakin dengan menghalalkanku!!"tantang Rani


"mengapa tidak? jika saat ini kita berada di tanah air maka hari ini juga kau akan kakak halalkan!!"


"aku tak percaya!!"ucap Rani seraya dengan senyum mengejek.


tanpa aba-aba, Edward langsung ******* bibir tipis Rani,sungguh baru kali ini Rani berciuman dengan lawan jenisnya,hingga dia hanya diam tidak memberikan respon sama sekali.


"Kakak mau membunuhku ya!!"sewot Rani, pasalnya dia hampir kehabisan nafas.


Edward hanya tersenyum tipis melihat kemarahan gadis pujaan hatinya ini, sungguh bibir Rani manis rasanya, hingga menjadi candu untuknya saat itu juga.


"bibir kamu manis!!'


"kakak telah mencuri ciuman pertama ku!!"sungut Rani.


Edward membolakan mata, dia tidak menyangka, bahwa dialah yang pertama kali, mencicipi bibir ranum itu.


Rani melipat kedua tangan nya di dada, bibirnya maju sepanjang lima meter,bukannya jelek justru menambah kesan imut di wajah mungilnya.


sementara itu pasangan suami istri yang menjadi objek utama,saat ini sedang bermandikan peluh,sang suami tidak ada bosan bosannya menggempur sang istri,demi tercapainya oleh oleh untuk sang mama.


sedangkan Melly dan Sekar saat ini sedang menikmati sarapan di meja makan,dari kejauhan nampak Thomas dan lucky berjalan sama sama,seraya mengomel satu sama lain.


"jauh jauh loe dari gue!!"

__ADS_1


"dih,pede amat loe bang!!"ejek lucky.


"Hay sayang!!"ucap lucky dengan mesra pada Sekar.


Sekar hanya cuek bebek menanggapi ucapan lucky yang menurut nya aneh itu, sedangkan Thomas memasang senyum terbaiknya untuk Melly.


tak lama masuklah dua sejoli yang berbeda ekspresi itu, Edward dengan senyum sumringah nya, sedangkan Rani dengan wajah cemberutnya.


kedua bergabung dengan mereka yang sudah lebih dulu berada di meja makan.


"Sean mana??"


"biasa,lagi sarapan pagi!!"ucap lucky asal.


"sarapan kok gak bareng kita??"Ucap Rani seraya mengerutkan dahinya.


"astaga sayang,kamu ini ternyata belum cukup umur!!"ucap Edward seraya mengacak rambut Rani yang hitam panjang.


"kebiasaan memang itu Edward,gak kenal waktu!!dasar!!"umpat Thomas.


"sebaiknya setelah sarapan kita bersiap dulu, setelah itu kita pergi,sekalian menunggu Sean dan istrinya!!"ucap Edward.


semua setuju dengan sarannya tersebut, setelah selesai sarapan semua kembali ke kamar masing-masing,dan satu jam kemudian mereka sudah berkumpul di ruang tamu.


lucky sangat terpukau dengan penampilan Sekar, sedikit tomboy,tapi tidak mengurangi rasa manis pada wajah imutnya.


"astaga mereka belum juga keluar!!"gerutu Thomas.


"aku juga heran, sebenarnya mereka ngapain sih di dalam??"ujar lucky.


"hahahaha, seorang playboy kelas kakap di bilang belum cukup umur!!"ucap Thomas terbahak.


"diamlah!!"sungut lucky.


setengah pun berlalu, akhirnya yang ditunggu keluar juga.


"pagi semuanya!!"siapa Sean tanpa dosa.


"pagi-pagi, udah jamuran tahu loe!!"sungut lucky.


Sean dengan santai menggandeng tangan Rania, sang istri hanya tersenyum kecut,sungguh tubuhnya sangat lelah,karena sang suami tidak ada hentinya menggempurnya.


"sepertinya kau terlalu lelah Rania!!"ucap Melly.


"mmm!!"ucapnya.


"apa kau sangat lelah sayang?? sebaiknya kita tunda saja jalan-jalan hari ini!!"


Rania seketika membolakan mata,bisa bisa dia tidak keluar kamar seharian kalau tidak jadi jalan jalan hari ini.


"tidak tidak,aku tidak lelah sayang!!"ucap Rania tersenyum semanis mungkin.


"oke,kita berangkat sekarang!!"ucap Edward seraya berjalan menuju pintu utama.

__ADS_1


semua berjalan mengikuti Edward, sesuai dengan


pasangan masing-masing.


"gue ikut loe ya Mel??"ucap Sekar


"tidak tidak,kau bersama dengan lucky saja,aku tidak ingin di ganggu oleh siapapun!!"ucap Thomas seraya membukakan pintu untuk Melly.


"sorry say!!"ucap Melly terkikik.


dengan menggerutu, akhirnya Sekar masuk juga ke mobil lucky"kau sungguh lama sayang!!"


"diamlah tuan,jalankan mobilnya sekarang!!"


dengan perlahan lucky menjalankan mobilnya,sesekali dia melihat ke arah Sekar yang cemberut akibat tak boleh menumpang pada mobil Thomas.


melihat arak-arakan mobil Sean, sebuah mobil pun ikut dalam arakan tersebut.


"ikuti terus mereka!!"


"siap nona!!"


rupanya Sean membawa sang istri ke restoran yang terkenal di Paris,karena sejak pagi keduanya belum mengisi amunisi.


"wah,ini enak sekali!!"ucap Rania,seraya memasukkan makanan dalam mulutnya.


"pelan pelan saj sayang,tak ada yang akan meminta makanan mu!!"ucap Sean seraya mengusap saos yang menempel di bibir sang istri


sontak saja,wanita yang membuntuti Sean, kepanasan"brengsek, beraninya mereka bermesraan di depan ku!!"umpat nya dalam hati.


sedang yang lainnya,hanya menatap malas melihat pasangan pengantin baru itu


"sayang,aku ke toilet dulu ya!!"


"mmm,cepatlah sayang,aku tak bisa jauh dari mu!!"


"aku sepertinya ingin muntah!!"ucap lucky seraya mendengus mendengar kata yang aneh dari sahabat kulkas nya itu.


"sepertinya aku pun begitu!!"ucap Thomas julit.


ternyata wanita yang mengikuti mereka,ikut menyusul Rania ke toilet.


di lihatnya wanita yang merebut lelaki idamannya sedang merapikan penampilan nya.


"jauhi Sean!!"ucapnya seraya merapikan rambut nya.


seketika Rania menghentikan aktivitasnya,"siapa kau,sok mengatur ngatur hidup ku!!"ketus Rania.


"aku wanita yang mencintai suamimu,jauh sebelum kau ada!!"


"jadi apa hubungannya dengan ku,apa karena kau kalah saing dengan ku??"ucap santai Rania.


"kau,masih terlalu muda untuk menjadi istrinya!!"

__ADS_1


"Dan kau terlalu tua untuk menjadi seorang pelakor!!"ucap Rania santa.


__ADS_2