Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
resepsi 2


__ADS_3

Sean menggandeng tangan sang istri menuju pelaminan megah di sana, begitupun dengan Edward dia tak kalah mesra menggandeng tangan Rani,sedang Thomas masih malu-malu menggandeng tangan Melly,dan lucky memaksa mengambil tangan Sekar untuk digandeng.


"kau ini barbar sekali nona!!"ucap lucky seraya menggenggam erat tangan Sekar.


"tanganku terlalu berharga untuk kau pegang tuan!!"ketus Sekar.


lucky tidak memperdulikan omelan dari wanita yang sudah mencuri hatinya ini, dengan langkah pasti dia terus berjalan seraya menggandeng tangan sekar menuju pelaminan bersama ketiga sahabatnya di sana.


kedua mempelai telah duduk di atas singgasananya, banyak pasang mata yang menatap iri pada Rania terutama kaum hawa, mereka dulunya berlomba-lomba untuk menjadi pendamping Sean, namun nyatanya dikalahkan oleh seorang gadis yang baru lahir kemarin sore.


"muda sekali istri tuan Sean!!" celetuk kaum hawa yang menatap iri pada Rania.


"sepertinya tuan muda suka yang muda muda!!"balas yang lainnya.


sedang di sudut ruangan, sepasang mata sedang menatap sendu ke arah wajah Sean,"kau tega Sean!"gumamnya pelan.


"mengapa kau tidak pernah melihat aku yang selalu ada untuk mu!!" batinnya sendu.


sedang tanpa pengetahuan Robert,diam diam sang maha guru rupanya sudah menyusun rencana untuk memporak-porandakan pesta pernikahan Sean dan juga Rania.


"aku tidak akan melibatkan Robert dalam rencana ini,dia semakin lemah karena ada wanita itu di dekatnya!!"


sesuai dengan rencana,sang aki datang sebagai tamu undangan,semenjak mendapatkan asupan hawa murni dari Aurel,tubuhnya Semakin hari semakin bugar,dengan langkah santai dia memasuki ruang pesta dengan mudahnya.


"ternyata kau disini gadis manis!!"ucapnya seraya menatap rania.


Diapun naik ke atas pelaminan,namun baru beberapa langkah dia berjalan pundaknya di tepuk oleh seseorang yang turut hadir di sana.


"apa bapak ingin bersalaman dengan kedua mempelai??"ucap pengawal yang yang tak sengaja melihat si aki ingin naik.


"benar tuan,aku ingin memberi selamat pada kedua mempelai!!"ucapnya merendah.


"mari saya antar Ki!!"ucap pengawal seraya berjalan di sebelah nya.


"dasar pengawal bedebah!!"umpatnya dalam hati.


dengan langkah pelan sang maha guru akhirnya naik juga ke pelaminan.


seketika mata Sean menatap tajam,dia tidak mengenal siapa laki-laki tua itu,nun dia dapat melihat aura gelap menyelimuti tubuh sang tua bangka.


begitupun Rania, seketika dia memegang erat lengan sang suami.


"aku takut melihatnya!!"bisiknya pada Sean.


"tenanglah,ada aku di sini!!"ucap Sean mencoba menghilangkan rasa takut sang istri.

__ADS_1


sang aki pun sudah tiba di hadapan Sean,kemudian menjabat tangan tuan muda itu,"selamat menempuh hidup baru anak muda!!"ucap sang aki.


"tidak perlu berbasa-basi,aku tau niatmu datang ke pesta ini!!"


"bagus lah,jadi tidak perlu aku memperkenalkan diri lagi!!"ucap sang aki seraya terkekeh.


"kau salah besar lelaki tua,justru kau masuk ini sedang berada di kandang harimau!!"ucap Sean dengan tersenyum licik.


"aku tidak takut anak muda!!"


"bagus lah,berarti kau sudah bersiap menjemput ajalmu!!"ucap Sean seraya memberi kode pada ketiga sahabatnya.


sang aki melihat ke mana arah mata sang tuan muda berkedip,ternyata di sana sudah ada tiga pemuda yang menatap tajam padanya.


"bangsat!!"batinnya.


kemudian sang aki melepaskan jabatan tangan mu nya pada Sean,namun sebelum Sean melepaskan nya,dia berbisik"kau tak perlu menyalami tangan istriku,karena tangan mu itu penuh lumpur dosa!!"


sang aki menatap tajam Sean, kemudian berganti menatap Rania,gadis berjantung biru itu,kemudian meringsek ke belakang tubuh suaminya,"kau tak perlu takut!!"ucap sang suami.


dengan wajah kesal,sang aki kemudian berjalan turun dari pelaminan,dan dengan isyarat mata,ke tiga sahabat Sean mengikuti ke mana aki itu melangkah.


"mau kemana mereka??"ucap Sekar.


"mengantar aki aki itu sampai keluar gedung,takut nyasar mungkin!!"jawab Rani.


"hey,pak tua!! berhenti lah!!"teriak lucky.


sang aki yang sudah mengetahui sejak tadi dia di ikuti,dengan tersenyum dia membalikkan badan.


"ada perlu apa anak muda kalian memanggilku!!"ucapnya sok polos.


lucky tertawa lebar,hingga membuat kening kedua sahabatnya mengkerut,"apa dia kesurupan!!"bisik Thomas.


"entahlah!!"jawab Edward.


"apa kau lupa tujuan mu kesini lelaki tua??"


"ternyata kalian cerdas juga!!"ucap sang aki dengan senyuman mengejek.


"baguslah jika kau sudah mulai mengingat nya,itu artinya kau tidak sebodoh yang ku kira!!"ucap balik lucky dengan nada mengejek pula.


"kurang ajar,kau mengatai ku bodoh!!"teriak sang aki.


"mengapa kau marah?? berarti kau benar benar bodoh kalau begitu!!"ejek Thomas.

__ADS_1


"kalian!!!"teriak sang aki mulai menyerang ke tiga pemuda itu, pertarungan pun tak dapat di elakkan lagi,dengan mudah sang tua bangka memukul mereka,"sudah ku katakan jangan bermain-main dengan ku!!"bentak sang aki.


"ternyata dia kita juga!!"bisik Edward.


"benar,kita harus lebih berhati-hati lagi,jika tidak ingin mati konyol di sini!!"ucap Thomas.


mereka kembali menyerang sang pemuja iblis itu,namun lagi lagi mereka di pukul mundur oleh sang pengabdi setan.


"sudah ku katakan,kalian tidak akan mampu mengalahkan ku!!"ucapnya seraya mengeluarkan jurus andalan nya.


namun belum lagi jurus itu di keluarkan,sang aki sudah terpental membentur dinding ,dan mengeluarkan darah dari mulutnya.


"kurang ajar!!"teriaknya.


ternyata Sean yang memberi tendangan pada sang aki,dia curiga mengapa ke tiga sahabat nya belum muncul juga,benar saja dugaannya,mereka kalah mengahadapi tua bangka itu,jika telat sedikit saja,mungkin ketiga sahabatnya saat ini hanya tinggal nama.


sang aki pun kemudian menyerang Sean dengan membabi-buta,namun mudah baginya untuk mengikis semua serangan pengabdi setan itu,dengan sekali tendangan sang aki tersungkur kembali.


"sudah ku katakan,kau hanya menjemput ajal jika datang kemari!!"ucap Sean seraya menarik kerah baju sang aki.


dengan tenaga sempurna,Sean kemudian memberikan tendangan maut tepat di jantung sang aki,hingga membuat nya semakin banyak mengeluarkan darah.


dengan susah payah sang aki bangkit dari robohnya,"urusan kita belum selesai,aku akan terus datang sampai apa yang ku inginkan terwujud!!"ucapnya tertawa terbahak,seraya menghilang.


Sean lalu menghampiri ketiga sahabatnya,"apa kalian baik baik saja??"


"iya, siapa lelaki tua itu??"


"entahlah,aku melihat aura gelap di tubuhnya saat dia menaiki pelaminan tadi!!"


keempat lelaki tampan itu,larut dalam pikiran masing-masing.


"astaga, ternyata kalian disini!!"suara cempreng membuyarkan pikiran ke empat pemuda itu.


sang ratu Kingston,berjalan menuju empat pemuda yang masih mematung,"kalian habis ngapain??"


"olahraga ma!!"


"cepat kembali ke dalam,para wanita sedang mengkhawatirkan kalian!!"


mereka pun kembali ke dalam,benar saja,Rania bersama ketiga sahabatnya,sudah menunggu di atas pelaminan.


"sayang dari mana saja!!"ucap Rania.


"ada urusan sebentar sayang!!"

__ADS_1


"apa dia sudah pergi??"bisik Rania.


Sean menganggukkan kepala.


__ADS_2