
pagi menyingsing,Rania terbangun dari tidurnya,namun tangannya seperti ada yang memegang,matanya kemudian melihat ternyata sang suami yang tidur di kursi seraya menggenggam tangan mungilnya.
Rania menghela nafas,bayang bayang peristiwa semalam terlintas kembali,dengan pelan dia melepaskan genggaman tangan tersebut.
namun baru akan menggerakkan jari,Sean sudah lebih dulu terbangun.
"kamu sudah bangun sayang?"ucapnya seraya membenahi tempat duduk.
"lepaskan tangan ku!!"
"sayang,maaf sudah membuat mu marah,aku hanya bercanda!!"ucap Sean seraya menatap sang istri.
"terserah,aku tidak perduli,,jika kau ingin kembali padanya silahkan,biarkan aku pergi bersama Arsene!!"
"sayang,jangan bicara seperti itu!!aku tidak bisa hidup tanpa kalian berdua!!"ucap Sean dengan nada khawatir.
Rania dapat melihat,raut penyesalan di wajah tampan suaminya itu,"tidak ada salahnya,memberi pelajaran sedikit!!"batinnya tersenyum licik.
"aku tidak percaya!!"ucap Rania masih dalam mode marah
"sayang,ayolah aku tidak berbohong!!"ucap Sean hampir frustasi.
"baiklah,untuk dua malam ke depan,jangan menyentuh ku,dan katakan pada wanita sialan itu,bahwa kau adalah milikku, hanya milik ku,,jika dia masih berani mengklaim bahwa kau adalah miliknya, jangan salahkan aku,maka hari itu juga aku akan memisahkan tubuhnya dari nyawanya!!"
Sean menelan silvanya,sungguh wanita mungil di depannya ini jika sudah marah,melebihi macan betina di hutan sana.
"baiklah sayang aku akan menyanggupi syarat yang kedua,tapi yang pertama aku tidak mau!!"ucap Sean seraya merapatkan tubuhnya.
seketika bola mata Rania membola,sungguh dia tidak bisa berada di situasi seperti ini.
"jika kau tidak mau,maka aku tidak mau memaafkan kan mu!!"ucapnya sedikit berkedip.
"aku tidak perduli sayang, bagi ku kau adalah nyawaku,aku akan mengorbankan semuanya hanya untukmu,dan yang harus kau tanamkan dalam hati mu,kau adalah wanita yang sangat aku cintai setelah ibuku!!"ucap Sean seraya mengecup lembut bibir sang istri.
semburat merah jelas terlihat oleh Sean di pipi mulus sang istri,itu artinya sang istri sudah memaafkan nya.
dengan lembut Sean mulai ******* bibir tipis yang sudah menjadi candunya itu, Rania yang mendapat serangan di pagi hari tidak bisa menolaknya,karena dia pun sangat menantikan belaian sang suami.
******* mulai terdengar di telinga Sean,sungguh menikmati tubuh sang istri adalah sarapan favorit nya sekarang.
sementara itu ketiga pasang sahabat nya sudah menunggu di meja makan,"lucky,loe panggil gih Sean dengan Rania,ajak mereka sarapan bersama!!"titah Edward.
lucky segera menuju di mana kamar Sean berada,saat ingin mengetuk pintu telinganya menangkap suara suara nikmat dari dalam.
"astaga,pagi pagi mereka sudah mencemari pendengaranku!!"sungut lucky seraya kembali ke meja makan.
"mana mereka??"
"sedang olahraga!!"ketus lucky.
Edward hanya menggelengkan kepalanya,sedang ketiga wanita itu larut dalam pikiran masing-masing.
setelah sarapan mereka semua berkumpul di ruang tamu,"menurutmu siapa lima pemuda malam tadi yang mengejar taxi mereka??"ucap Thomas.
"entahlah,tapi aku yakin ini pasti ada hubungan nya dengan klan hitam!!"jawab lucky.
"maksudnya klan hitam itu penjahat??"ucap Sekar,karena memang sejak semalam dia sangat kepo.
"benar,dan yang menjadi sasaran nya adalah Rania!!"jelas Edward.
"mengapa harus Rania??"ucap Melly mulai kepo.
"karena dia adalah wanita yang istimewa!!"ucap Rani.
"aku masih bingung, sebenarnya ini ini ada apa??"ucap Sekar lagi.
"Rania adalah wanita istimewa, dia wanita berjantung biru, jadi bagi siapa saja yang yang bisa meminum darahnya maka dia akan bisa hidup abadi di muka bumi ini!!"jelas Rani.
Melly dan Sekar seketika terkejut dia tidak menyangka sahabat karibnya adalah wanita yang sangat istimewa,"jadi lima pemuda semalam???"
"iya mereka adalah bagian dari orang-orang yang menginginkan Rania apalagi Arsene bayi kecil itu sungguh saat ini dalam bahaya, tapi tenang saja sudah ada yang melindungi dari jarak jauh!!"jelas Rani kemudian.
tak lama muncullah dua pasang manusia yang baru berperang peluh itu,"pagi semua!!"ucap Sean sumringah.
lucky hanya tersenyum kecut, melihat teman laknatnya tanpa dosa berjalan menggandeng sang istri menuju meja makan.
setelah selesai sarapan Sean bergabung dengan sahabat nya di ruang tamu,"apa agenda kita hari ini!!"ucap Sean menatap semuanya.
"bagaimana kalau kita nonton bioskop saja!!"usul Thomas.
__ADS_1
"itu tidak buruk, bagaimana sayang,apa kau mau menonton hari ini??"ucap Sean tersenyum lembut.
"dasar buaya!!"batin lucky.
"boleh sayang,aku juga jenuh di rumah!!"
"oke kita berangkat sekarang!!"ucap Sean seraya menggandeng lengan sang istri keluar rumah.
"itu Sean,lagi kesurupan ya,beda amat sekarang!!"celetuk lucky.
"itu efek sering olahraga!!"sambar Edward terkikik.
"dasar!!"sungut lucky seraya masuk ke dalam mobilnya.
ternyata Sekar sudah duduk di dalam mobil"Hay sayang!!"sapa lucky dengan senyum manisnya.
"kurangi senyum mu tuan,nanti orang mengira kau gila!!"ketus Sekar.
"astaga sayang, senyum manis begini di bilang gila??"ucap lucky dramatis.
"cepatlah jalan,kita sudah tertinggal jauh dari mereka!!"titah Sekar.
lucky pun segera menghidupkan mobil,dan meluncur mengejar sahabatnya yang sudah lebih dulu berjalan.
tiba di bioskop, Sean terus menggandeng Rania,dia tetap waspada,karena bahaya bisa kapan saja mengintai.
"tetaplah waspada,bisa saja mereka masih mengintai kita walau dari jauh!!"ucap Sean pada tiga sahabat nya.
Thomas dan lucky bertugas membeli tiket dan cemilan, akhirnya sepakat mereka menonton film horor.
film segera di mulai,lampu bioskop sudah di matikan.
Sean bukannya fokus menonton,dia malah asyik menggerayangi gunung sang istri.
sedang Edward Rani juga tidak fokus pada film yang di tonton,mereka asyik meremas tangan satu sama lain.
hanya Melly dan Sekar yang benar-benar fokus,sedang Thomas dan lucky sudah seperti kambing congek bagi keduanya.
Sean yang sudah tidak sabar,segera membuka dua kancing kemeja sang istri,dan mulai menyusu di sana,"astaga sayang,apa yang kau lakukan!!"pekik Rania pelan.
"diamlah sayang,milikmu ini terlalu menggoda!!"ucap Sean melanjutkan aktivitas mesumnya.
sedang Edward sudah tidak tahan juga melihat bibir tipis Rani, tangannya mulai merangkul Rani,lalu ******* bibir tipis kekasihnya itu.
satu jam berlalu, akhirnya lampu bioskop di hidupkan kembali,maka berakhirlah perbuatan mesum kedua lelaki itu.
"kak, bibirku bengkak!!"bisik Rani.
"itu menambah kesan seksi untuk mu sayang, setelah kita halal,aku akan membuat bibir bawah mu yang bengkak!!"ucap Edward tersenyum nakal.
"dasar!!"sungut Rani.
keempat pasangan itu kemudian berjalan menuju tempat makan namun langkah mereka terhenti ketika mendengar teriakan seorang wanita.
"berhenti pelakor!!"teriaknya.
seketika semua pengunjung melihat ke arah wanita yang berteriak itu"wanita itu lagi!!"sungut Rania.
"kembalikan dia padaku!!"teriak meta.
"siapa yang kau maksud?? suamiku??"balas Rania dengan nada mengejek.
"dia itu milikku,kau telah merebut nya dari ku!!"tajam meta.
"hahaha,aku rasa kau memang sudah gila,jual dia mencintai mu,mengapa dia menikahi ku??"
"aku tidak perduli,yang pasti kau adalah pelakor!!"
"plak,plak,ku peringatkan kepada mu ******,aku bukan pelakor,aku istri sah dari lelaki yang kau cintai ini,jika kau yakin dia mencintaimu, sekarang kau tanyakan pada nya,pilih aku atau kau!!"bentak Rania.
lucky dan Thomas,tidak menyangka jika Rania marah bisa seseram ini.
"Sean,aku sangat mencintai mu,aku akan berubah untukmu Sean,tolong kau tinggalkan saja wanita bar bar ini, lihatlah dia begitu kasar pada ku!!"ucap meta dramatis.
"cukup meta,dari dulu sudah ku katakan,aku tidak pernah mencintaimu,aku hanya mencintai istriku,jadi berhenti lah menggangguku!!"ucap Sean tajam.
"huuuu"ejek pengunjung pada meta.
"sekarang kau sudah dengarkan, suami ku lebih memilih ku ketimbang diri mu,jadi stop mengatai ku pelakor,dan kau sekarang lebih baik pergi, sebelum aku bertindak lebih kasar lagi!!"tajam Rania.
__ADS_1
"kalian harus membayar mahal penghinaan ini!!"ucap meta seraya pergi karena sudah malu mendengar teriakan para pengunjung.
"dasar wanita gila!!"celetuk Melly.
"sayang kita langsung pulang saja,aku sudah malas berada di sini!!"ucap Rania.
mereka semua setuju,karena insiden tadi, membuat mood ambyar.
saat keluar dari mall,tak sengaja mata Melly melihat lima pemuda yang sedang melihat mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh.
Melly segera merangkul erat tangan Thomas"ada apa sayang!!"ucap Thomas,karena awalnya Melly berjalan sendiri,namun tiba-tiba merangkul
"mereka ada di sini kak!!"ucapnya takut.
"mereka?siapa??"
"lima pemuda yang mengikuti taxi kami semalam!!"
deg, seketika Thomas ke arah yang di tunjuk Melly,benar saja mereka dengan tatapan tajam sedang memantau pergerakan mereka.
"Sean tunggu!!"teriak Thomas,pasalnya mereka berjalan paling belakang.
seketika semuanya berhenti,Thomas dan Melly bejalan cepat menuju arah mereka.
"ada apa??"ucap Sean.
"mereka ada di sini??"
seketika sudut mata Sean memandang ke samping kana kirinya,ternyata benar mereka dalam pantauan para penjahat itu.
"tetap tenang,masuk ke dalam mobil masingmasing,dan ingat jangan terpencar!!"
semuanya mengangguk,dan benar saja setelah semuanya masuk dan menjalankan mobil,para penjahat itu pun segera memasuki mobil.
handphone ke empat nya saling terhubung "mereka mengikuti kita!!"ucap Thomas.
"biarkan saja,kita iring mereka ke tempat yang lebih sepi,agar tak memancing curiga warga!!"ucap Sean.
semua saling menancap kan gas"apa kita akan baik-baik saja kak!!"terdengar di telinga mereka suara Rani dengan nada khawatir.
"tenanglah sayang, semuanya akan baik-baik saja!!"ucap Edward.
sementara Sekar,masih terus melihat ke belakang"bisa kah kau tambah lagi kecepatan mobil mu ini tuan!!lelet sekali Seperti keong!!"gerutu Sekar.
"sabarlah sayang,aku sedang fokus,,jangan mengomel terus!!"ucap lucky.
Sean,Thomas,dan Edward,hanya bisa menahan senyum,baru kali ini ada wanita yang berani mengomel pada sang Casanova kelas kakap itu.
ciiitttt,,,mobil Sean mendadak berhenti, ternyata mereka telah di hadang oleh pasukan yang sama"sayang mereka banyak sekali!!"takut Rania.
"kau tenang saja,gurunya saja mampu ku kalahkan, apalagi hanya anak buahnya!!"ucap Sean mencoba menenangkan sang istri.
semua wanita telah mendapatkan instruksi,agar tetap di dalam mobil"tetaplah di sini,oke!!"ucap Sean.
Rania mengangguk,"hati hati sayang!!"
ke empatnya lalu turun,dan menghampiri hampir tiga puluh pemuda.
"siapa kalian!!"
"kau tidak perlu tau siapa kami, sekarang serahkan wanita berjantung biru itu pada kami!!atau nyawa kalian yang akan menjadi taruhan nya!!"bentak lelaki botak bertato tikus di lehernya.
"enak saja!!mana dia mau dengan mu lelaki jelek!!"ejek lucky.
"ternyata kalian memilih mati rupanya,serang mereka!!"teriaknya.
pertarungan tak dapat di hindarkan,tiga puluh lawan empat,tak seimbang memang,namun ke empat nya masih mampu melawan,hingga akhirnya semua dipukul mundur oleh Sean dan ketiga sahabatnya.
"ampun,ampuni kami tuan!!"
"katakan, siapa yang menyuruh mu!!"bentak Lucky.
belum lagi menjawab,tubuh lelaki botak itu mengerang kesakitan,tak lama muncul aroma busuk pada tubuh nya,lama kelamaan tubuhnya lebur jadi tanah.
semua membolakan mata,sungguh mereka tak menyangka jika menjadi seperti itu.
"dia kenapa??"ucap lucky
"teluh,ini ganjaran bagi siapa saja yang berani membuka mulut, itu artinya mereka siap mati!!"jelaskan Sean.
__ADS_1
mendengar penjelasan Sean ke-29 penjahat itu lari tunggang langgang, mereka tidak mau mati konyol akibat berkhianat pada sang ketua.
setelah semuanya beres keempat pemuda itu kembali pada mobil masing-masing dan melanjutkan perjalanan menuju rumah, sungguh mereka tidak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini di saat mereka jalan-jalan ke luar negeri, ternyata klan hitam tetap juga mengikuti mereka.