Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
kepergian Rania


__ADS_3

"jadi diantara kalian tak ada satupun yang tau kemana Rania pergi??"


mereka semuanya menunduk."sebenarnya kamu di mana Rania!"batin Lusi.


Sean meninggalkan mereka menuju kamarnya, keadaan kamar masih sama seperti saat dia terakhir meninggalkan nya.


Sean terus memandangi ranjang yang berserakan itu,kemudian dia mendekat,benar saja jejak darah keperawanan Rania masih jelas terlihat di sana.


"Rania!!"ucap Sean seraya menyentuh bekas itu.


terlintas kembali bagaimana dengan paksa dia menggagahi gadis mungil itu,isak tangisnya masih jelas terngiang-ngiang.


"maafkan aku Rania!!"ucapnya menutup wajahnya.


Sean kemudian melipat seprei itu, kemudian menggantikan nya dengan yang baru, kemudian dia menuju kamar di mana Rania selama ini tidur.


cklek... pemandangan pertama yang di lihatnya adalah sepi,aroma parfum Rania masih tertinggal di sini.


Sean berjalan masuk kedalam,di pindainya seluruh ruangan kamar mungil ini,tak sengaja matanya menangkap sesosok benda mungil tergeletak di atas meja.


"gelang ini??bahkan dia meninggalkan nya juga!!"batin Sean menggenggam erat gelang pemberian sang eyang itu.


di bukanya lemari Rania,baju baju yang pernah Sean beli kan semuanya tersusun rapi,tak ada satupun yang di bawanya.


"bahkan kau tak membawa satupun baju yang pernah ku berikan Rania!!"


Sean kemudian keluar dari kamar Rania"Lusi,,jangan ada satupun yang menempati kamar Rania,cukup kau bersihkan setiap hari,dan jangan sentuh barang apapun yang ada di sana!!"


"iya tuan muda!!"


sementara itu saat ini Rania tinggal di sebuah desa yang asri,sepi dari hiruk-pikuk kota.


"nduk,Mbah ke ladang dulu ya,kamu baik baik di rumah!!"


"iya Mbah!!"


kedua lansia itu berjalan beriringan, walaupun sepuh tapi keduanya masih semangat bekerja di ladang.


"aku harus bisa melupakan malam laknat itu,menata kembali hidup ini,walau harus terseok-seok!!"batinnya.


sebulan berlalu, semenjak kepergian rania Sean yang notabene nya adalah seorang yang dingin,kini semakin tak tersentuh.


rasa bersalah selalu menyelimuti hati kecilnya.


"tuan muda,tuan dan nyonya besar sebentar lagi akan tiba!!"lapor le.


"mmm"


"oh ya ampun,semenjak kepergian gadis tengil itu,tuan Sean berubah!!"gerutunya.


benar saja,hanya dalam hitungan jam,sang tuan besar sudah tiba di mansion.


"mana Rania?"ucap nyonya Kingston,karena kedua paruh baya itu memang sama sekali tidak tau menahu tentang permasalahan yang terjadi sebulan lalu.

__ADS_1


Sean tidak akan meminta bantuan sang ayah,jika dia sendiri masih bisa menyelesaikan nya.


"Rania,tidak ada di sini nyonya?"


"kemana gadis manis itu Lusi??"kali ini sang tuan besar yang bertanya.


"dia telah pergi tuan!!"


"pergi??"ucap sang nyonya dengan kening mengkerut.


"pergi kemana Lusi??bukankah dia bekerja sebagai pelayan Sean,lalu mengapa dia pergi??"


"saya tidak tau nyonya!!"


"sebaiknya kita temui Sean,anak tengil itu pasti tau alasan kepergian rania!!"ucap sang suami.


keduanya lalu bergegas menemui Sean di ruang kerjanya,ckleek.. seketika Sean mendongak,namun Sean dapat melihat raut seribu pertanyaan di wajah keduanya.


"baru tiba pa!!"


"mmm"jawab sang papa seraya duduk di sofa.


"di mana Rania Sean??"


"dia pergi ma!!"


"pergi kemana?"


"Sean tidak tau!!"


Sean menghela nafas berat,lalu mengalirlah semua cerita bagaimana Rania sampai pergi dari kediaman nya.percuma juga menyimpan sesuatu yang akhirnya akan ketahuan juga.


sang mama sampai menutup mulut, mendengar apa yang di ceritakan sang anak.


"keterlaluan kamu Sean!!"bentak sang ibu.


"ma,Sean saat itu tak sadarkan diri!!"


"apapun jenis pembelaan mu,kau tetap bersalah Sean, bagaimana jika Rania hamil di luar sana, bagaimana???"teriak sang ibu.


sang suami mencoba menenangkan perasaan sang istri,mencoba memeluk nya memberi ketenangan.


Sean yang mendengar perkataan sang mama,hanya bisa terdiam "bagaimana jika Rania hamil,apa dia sanggup menghadapi kesulitan di luar sana!!"batin Sean berkecamuk.


"pokoknya mama tidak mau tau,cepat kamu temukan Rania,mama tidak mau calon menantu dan cucu mama, terlantar di luar sana!!"


nyonya dan tuan Kingston keluar dari ruangan Sean,"kemana lagi aku harus mencari mu Rania!!"


tak lama le datang keruangan kerja le,"maaf tuan, bagaimana tentang Robert!!"


"apa dia masih hidup!!"


"ya tuan, seperti nya dia bersekutu dengan iblis!"

__ADS_1


"dugaan mu tidak salah le,memang dia pemimpin dari klan hitam!!"


Le melongo mendengar apa yang di ucapkan majikannya itu.


"segera hubungi Edward, Thomas,dan lucky,suruh mereka datang ke Mansion"!!


"siap tuan!!"


Le kemudian berlalu,"semoga mereka bisa membantu ku.


ketiganya adalah sahabat Sean sejak masa kuliah,bergabung di klan yang sama,hanya saja saat ini mereka sudah bekerja di luar negeri dengan kemampuan masing masing.


dua hari berselang ketiga sahabat Sean sudah tiba di mansion "mengapa Sean mengumpulkan kita di sini??"


"entahlah, sepertinya memang ada hal yang serius!!"


"padahal aku sedang mengincar pujaan hatiku!!"ucap lucky.


"sejak dulu kau selalu saja begitu, berhentilah mempermainkan wanita!!"ujar Thomas.


"benar apa yang di katakan Thomas!!"sambung Edwar.


"kalian ini,tidak tau apa,jika wanita melihat ku,maka detik itu juga mereka akan jatuh cinta!!"sombong lucky.


ku doakan,kau akan mendapatkan wanita yang cerewet dan bar bar,kau akan bertekuk lutut padanya!!"


"itu tidak akan terjadi!!"sewot lucky.


tak lama sang tuan rumah tiba di rumah.


"apa kalian sudah lama?"


"kami hampir jamuran menunggu mu tuan muda!!"celetuk Edward.


"ada apa kau memanggil kami kesini??"ucap Thomas.


"ada hal penting yang harus ku katakan!!"


"kita ini sudah sepert pasukan power rangers,kalau berkumpul begini!!"omel lucky.


Sean kemudian menceritakan perihal Rania dan Robert.


"astaga,kau kejam sekali tuan muda!!"ujar lucky.


"aku tidak kejam,hanya saja saat itu aku tidak sadarkan diri!!"bela Sean.


"baiklah sekarang kita fokus,mencari pujaan hati tuan muda,untuk masalah Robert kita biarkan saja dahulu,cukup kita Pagari penjara nya agar sang iblis tidak bisa menjangkau keberadaan si Robert keparat itu!!"


semua setuju dengan usul Edwar,memang diantara mereka berempat Edward lah yang lebih dewasa,dan yang paling cerewet adalah lucky,tak heran jika perkataan lucky sering membuat mereka kesal.


"baiklah,untuk sementara sampai semuanya pulih,kalian tinggal di sini,ini akan memudahkan kita menyusun strategi untuk mencari keberadaan Rania!!"


"aku setuju,setidaknya kita lepas uang kos kosan selama di sini!!"ucap Tomi.

__ADS_1


"astaga,kau ini seperti lelaki miskin saja!!"omel Thomas.


"aku sedang menabung,untuk masa depan!!"jawabnya asal.


__ADS_2