
kabar pernikahan Sean dan Rania telah menyebar ke seluruh pelosok negeri,siapa yang tidak mengenal pewaris tunggal Kingston group itu.
berita ini juga sampai ke telinga paman dan bibi Rania, terkejut itu pasti karena sejak awal mereka juga sudah mengetahui Rania adalah calon istri dari pengusaha kejam itu.
"pa,lihat ini..bukankah ini Rania??"
"benar ma, ternyata lelaki itu tidak berbohong!!"timpal sang suami.
raut iri jelas terpatri di wajah keduanya mereka tidak menyangka, jika gadis malang itu bisa bersanding dengan mafia kelas kakap itu.
"mama,tidak terima jika dia menikah dengan tuan muda itu pa, seharusnya Aurel yang bersanding di sana!!"sungut sang istri.
"iya ma, papa setuju,,lagian Aurel itu kemana sih,sudah setahun lebih tidak pernah pulang!!"
"kan mama,sudah pernah bilang,tapi papa diam saja waktu itu!!"balas sang istri.
tidak ada rasa khawatir sedikit pun di hati kedua orang tua Aurel,awalnya dulu sang ibu sempat khawatir,namun karena ucapan sang suami yang terus mendoktrin otaknya,sehingga rasa khawatir itu menjadi sirna.
"terus kita harus bagaimana pa??"
"seperti biasanya,papa Minggu ini mau keluar kota,mau cuci otak dulu,terlalu pusing memikirkan hal yang tidak penting!!"
"lalu mama??"
"ya mama tinggal dong,lagian papa pergi bareng sama bapak bapak yang lain,mereka juga tidak ada yang membawa istri!!"
sang istri cemberut mendengar apa yang di ucapkan sang suami, sekarang sang suami memiliki kebiasaan baru, yaitu setiap sebulan sekali pergi keluar kota,dengan dalih cuci otak lah, menyegarkan otak lah,intinya semua tentang otak.
padahal mereka tidak tau bahwa posisi sang anak sekarang antara mati dan hidup,seminggu dua kali melayani nafsu sang maha guru,itu artinya setiap selesai melayani nafsu setannya,Aurel akan kehilangan sedikit demi sedikit hawa murninya.
"lepaskan aku!!"rintihannya.
namun tidak ada satupun yang mendengar nya,dia hanya tergolek lemas di ranjang, sesekali dia bangkit untuk duduk di tepi jendela, tatapan matanya kosong,tak ada gairah di sana.
"tok tok tok!!"
Aurel sudah tau siapa yang datang,karena hari ini seperti jadwal biasa nya tugas dia melayani sang aki di ranjang.
"cepat buka!!"teriak para penjaga.
"aku tidak mau!!"teriak Aurel.
"cepat buka,atau akan kami dobrak kamar ini!"
Aurel tidak bergeming,dia sudah bosan menjadi budak nafsu sang aki pengabdi setan itu.
karena tak kunjung di buka,para penjaga mendobrak pintu kamar Aurel.
"kau membuat pekerjaan kami menjadi lama nona!!"ucap para penjaga seraya menyeret Aurel keluar dari kamar.
__ADS_1
"lepaskan aku,tolong biarkan aku pergi dari sini!!"ucap nya seraya menangis.
namun semua itu tak di gubris oleh sang para penjaga,tugas mereka adalah membawa budak **** ini sampai ke ranjang sang maha guru.
"kasihan sekali dia!!"ucap Cleo,yang tak sengaja melihat Aurel di seret paksa oleh para penjaga.
"tak perlu mengasihani nya, seharusnya kau mengasihani diri mu sendiri!!"sambar Robert.
"kau ini,di mana mana selalu saja muncul!!"omel Cleo.
"aku hanya kebetulan lewat,jadi melihat mu mengintip,aku juga penasaran!!!"jawabnya enteng.
"kau ini,akubtidak mengintip,hanya kebetulan lewat saja!!"bela Cleo.
Robert mengherdikkan bahu,"apa kau sudah tau sesuatu??"
Cleo mengerutkan keningnya "tau apa??"
"makanya,jangan mengintip terus,kan jadi kurang update!!"
"kau ini,selalu saja buat orang emosi!!"gerutu Cleo.
"apa kau belum tau,jika mantan tunanganmu akan mengadakan resepsi malam nanti!!"
seketika Cleo terdiam,otaknya belum bisa mencerna apa yang di katakan Robert.
"maksudmu Sean??"
"dari mana kau tau??"tanya Aurel tanpa menjawab pertanyaan dari orang yang menyebalkan di hadapannya ini.
Robert lalu mengeluarkan handphone di sakunya,mencari berita tranding hari ini, Seketika mata Cleo membola,dia tidak menyangka ternyata yang di sampaikan partner ranjangnya ini bukan isapan jempol belaka.
"bagaimana??apa kau ingin pergi??"
"entahlah,saat ini otakku masih mampet!!"
"itu karena kau kebanyakan mengintip!!"
"diamlah,kau hanya membuat otakku semakin mampet saja!!"omel Cleo.
Robert kemudian pergi meninggalkan Cleo seorang diri,namun sebelum jauh dia masih sempat berkata"jika kau ingin bunuh diri,di belakang gedung ini ada sumur tua!!"ejek Robert kemudian pergi seraya tertawa mengejek.
"dasar Robert sialan!!"teriak Cleo.
Cleo kemudian menyusuri lorong gedung, sayup-sayup telinganya mendengar suara seperti merintih,dia sudah hapal suara siapa itu,pasti si aki sialan sedang menggempur Aurel.
Cleo terus berjalan,tanpa memperdulikan suara suara rintihan itu,kemudian dia berbelok menuju taman yang ada di sana,duduk seorang diri,dia pun tak tau harus bagaimana menyikapi berita yang telah membuat otaknya blank itu.
sedangkan di belahan dunia yang lain,saat ini Sean sedang beristirahat,karena sebentar lagi mereka akan duduk dia tas pelaminan menjadi ratu sehari semalam.
__ADS_1
"papa!!"teriak Arsene di depan pintu kamar.
Sean langsung bangkit,dan menggendong sang buah hati,mengajak nya bermain di dalam kamar.
tak lama, sang perias datang bersama sang Oma"sayang ternyata kau disini!!"
"iya Oma,aku sedang bermain dengan papa!!"ucapnya dengan suara khas bayi.
"sekarang Arsene sama Oma dulu ya,papa mau di rias karena sebentar lagi acara di mulai!!"
"oke Oma!!"ucapnya seraya beranjak dari ranjang.
tak butuh waktu lama, akhirnya sean sudah selesai dengan keribetan nya,dia pun segera pergi mengunjungi sang istri yang sedang repot dengan keribetan nya.
"sumpah loe cantik banget Rania!!"
"gue emang cantik!!"sambar Rania seraya terkikik.
"gue yakin, orang di luar sana pasti gak yakin kalau loe itu dah jadi emak emak!!"celetuk Sekar lagi.
"apalagi kalau di dandani begini,berasa loe itu bersanding dengan om om tau gak!!"ucap Melly seraya terbahak.
karuan ucapan sahabat sang istri terdengar di telinga Sean,karena sejak tadi dia sudah berdiri di depan pintu.
"dasar bocil!!"umpat Sean.
dari kejauhan Sean melihat ketiga sahabat nya,yang tak kalah tampan darinya.
"hayo loe ngintip ya!!"celetuk lucky.
"ngintip, ngintip,ini gue mau masuk peak!!"sewot Sean.
ke empat pemuda itu,kemudian masuk,mereka terpukau dengan kecantikan masing-masing wanita yang sudah menjadi incaran mereka.
"apa sudah siap??"
"sudah tuan!!"ucap sang perias.
"kamu cantik sekali sayang!!"ucap Sean lembut.
mereka tidak menyangka,tuan singa di hadapan nya itu, ternyata bisa berbicara lembut juga.
sementara itu lucky terus saja memandangi Sekar.
"mata anda tuan,nanti copot karena terlalu mengagumi kecantikan saya!!"ucap Sekar dengan pede nya.
"bagaimana jika kita langsung menikah saja??"ucap lucky seraya menarik turun kan alisnya.
"sepertinya sahabat mu sudah mulai gila"bisik Rani pada Edward.
__ADS_1
sedang Melly dan Thomas,hanya saling melempar senyum,mereka seperti sedang bertelepati,cukup dengan isyarat mata,mereka sudah bisa mengartikan.