Titisan Mafia Kejam

Titisan Mafia Kejam
asal usul rania


__ADS_3

"apa!!!kau mencintai lelaki bumi??astaga Sinta,kau dan dia sudah beda alam!!"bentak sang ibu.


"Bu,dia lelaki yang baik,dan aku sangat mencintai nya!!"


"apa otakmu sudah bergeser ha!!!kau sudah menyalahi kodrat!!"ucap sang ibu meninggalkan sang anak yang sedang di mabuk cinta.


"anak itu,ada ada saja permintaan nya!!"omel sang ibu.


sementara itu sang putri berjalan lunglai menuju kamar,sungguh wajah sang pujaan hati selalu menari nari di pelupuk matanya.


seminggu berlalu,sungguh Sinta tidak bisa menahan rasa rindu yang memuncak di dada,"aku harus menemui mas Rama, bagaimana pun caranya!!"batin Sinta.


biasanya mereka akan turun ke bumi sebulan sekali untuk mengambil bunga tanjung biru,tapi tidak kali ini,Sinta nekat turun ke bumi hanya untuk menemui ke kasihnya itu.


"tuan putri mau kemana!!"ucap sang dayang,pasalnya langkah Sinta sangat mencurigakan bagi mereka.


"aku ingin turun ke bumi!!"


"jangan tuan putri,itu sangat berbahaya!!"ucap sang dayang.


"aku tidak perduli,lagian aku juga mampu melindungi diri ku!!"ucapnya keras kepala.


"tapi tuan putri..??"


"diam lah dan jangan berisik!!"ucap Sinta kemudian pergi meninggalkan sang dayang.


sementara itu hal serupa juga di rasakan oleh Rama,dia juga sangat merindukan sang pujaan hatinya,benar saja, tak lama Sinta muncul di tepian air terjun,"sayang akhirnya kamu datang juga!!"ucap Rama seraya memeluk tubuh mungil nan harum itu.


"iya mas,aku kangen banget sama kamu!!"ucap Sinta manja.


bersama Rama,dia mendapatkan kasih sayang yang melimpah,tidak saat bersama sang ibu,sang ibu selalu mendidik nya menjadi gadis yang tangguh,berwibawa,karena dia adalah pewaris dari ratu langit.


"sayang,aku tidak tahan jika harus selalu berpisah dengan mu!! bagaimana kalau kita menikah saja??"


Sinta menghela nafas sejenak"itu sulit mas,sangat sulit,bahkan ibu ku tak merestui kita!!"ucapnya dengan mata berkaca-kaca.


Rama menghela nafas,sungguh sulit baginya jika harus berada di situasi seperti ini terus.


"apa kita harus berpisah??"ucap Rama frustasi.


"mas,apa kau tak ingin memperjuangkan cinta kita?? sebegitu mudahnya kau menyerah??"ucap Sinta tak percaya, dengan ucapan sang kekasih.

__ADS_1


"jadi kita harus bagaimana??"ucap nya menyapa wajah sang ke kasih.


"cobalah berbicara dengan ibu ku mas!!"


"jika dia tak merestui kita??"


"kita kawin lari!!"ucap Sinta mantap.


deg,Rama tidak menyangka jika kekasih hatinya itu, memiliki pemikiran jauh seperti itu.


"apa kau sudah gila??aku tidak ingin kau menanggung akibat dari semua ini!!"


"jadi aku harus bagaimana mas?? berpisah dengan mu??aku tidak bisa,lebih baik aku mati!!"ucap Sinta menangis.


sungguh rasanya saat ini Rama bagai makan buah simalakama,lanjut mundur resiko tetap sama.


lama rama berfikir"baiklah,aku akan mencoba berbicara dengan ibu mu,tapi ku mohon jika beliau tak merestui,itu artinya kita tidak berjodoh!!"


Sinta tak menanggapi apa yang di katakan sang kekasih,baginya hidup bersamanya adalah impian nya saat ini.


sedangkan di istana terjadi keributan,karena sang putri melarikan diri turun ke bumi seorang diri.


"bagaimana bisa kalian membiarkan nya pergi seorang diri ha!!"marah sang ratu.


"dasar bedebah,ini karena pengaruh laki laki sialan itu!!"umpat sang ratu.


"cepat kalian cari putri Sinta,seret bawa dia kehadapan ku!!"


"baik ratu!!"


namun belum lagi mereka beranjak,Sinta sudah lebih dulu datang bersama Rama.


"tak perlu mencari ku!!"ucap Sinta seraya menggenggam tangan Rama.


Melihat kedatangan sang putri bersama lelaki bumi itu,tentu saj membuat sang ratu berang"untuk apa kau membawa nya kemari??"bentak sang ibu.


"Bu,aku sangat mencintai mas Rama,tolong restui kami!!"ucap Sinta sendu.


"aku tidak habis pikir dengan mu Sinta,kau dan dia sudah berbeda alam!!"


"Bu,aku bisa menjadi manusia,jadi tolong restui kami!!"

__ADS_1


"tidak,sekali tidak,tidak akan berubah menjadi iya!!"tegas sang ratu.


"Bu ratu,aku mohon restui lah kami,aku sangat mencintai putri mu,aku berjanji akan membahagiakan nya!!"ucap Rama mengiba.


"hahahaha,eh anak muda,kau kira semudah mendapatkan restuku,apa pernah terlintas di otakmu,jika putri ku hidup di bumi??maka dia akan menjadi incaran para iblis di sana??apa kau paham!!"tajam sang ratu peri langit.


hening tak ada suara yang terdengar,tiba tiba terlintas perkataan yang membuat siapa saja akan tersulut emosi.


"aku tidak perduli Bu,dengan atau tanpa restu ibu,aku akan tetap menikah dengan mas Rama,dan mulai saat ini aku akan hidup di bumi!!"


duar duar duar,sang ibu terperangah mendengar ucapan dari putri yang sudah di besarkan selama ini,dia tidak menyangka jika putri calon pewaris tahta itu mampu berkata seperti itu.


"apa kau tau akibat dari perkataan mu itu??"ucap sang ratu.


"iya,aku tahu Bu!!mas Rama ayo kita pergi,,bawa aku keluar dari istana ini!!"ucap Sinta lantang.


Rama yang tak tau harus berbuat apa,terpaksa mengikuti apa yang di katakan sang kekasih.


namun sebelum mereka keluar dari gerbang istana satu perkataan yang membuat Sinta bergetar.


"ingatlah,jika kau melangkah kan kaki mu melewati gerbang itu,maka saat itu juga kau sudah bukan dari anggota istana ini lagi!!"


langkah Sinta berhenti mendengar apa yang di ucapkan sang ibu,namun dia kembali melangkah"aku rela demi cintaku pada mas Rama Bu!!"batinnya.


Sinta terus melangkah menggenggam erat tangan Rama,lama kelamaan mereka hilang dalam pandangan mata.


"aku yakin suatu hari nanti kau pasti akan kembali putriku!!"ucap sang ratu dengan mata berkaca-kaca.


seminggu kemudian Sinta dan Rama sudah Remi menjadi suami istri.


Rama yang hanya hidup sebatang kara di desa tempat dia tinggal,hanya bekerja serabutan.


suatu hari Sinta sangat ingin memakan bunga tanjung biru"mas,aku sangat memakan bunga tanjung biru!!apa mas mau mencari nya untukku!!"


"tentu saja,mas sudah berjanji akan membahagiakan mu!!kalau begitu mas pergi dulu,tutup pintu!!"


Sinta mengangguk kan kepala,dua hari dua malam Rama keluar masuk hutan, akhirnya dia menemukan bunga yang di minta sang istri.


dengan langkah sumringah Rama melangkah pulang dengan membawa setangkai bunga tanjung biru,namun ada mata yang mengawasinya dari jauh"kau terlalu lancang anak muda!!"ucapnya dengan sorot mata tajam.


namun nasi sudah terlanjur menjadi bubur,bunga keramat yang sudah terpetik tidak akan bisa tumbuh kembali,karena bunga yang di ambil Rama bukan bunga tanjung biru sembarangan,bunga yang telah di jaga oleh ribuan peri hutan,namun dengan mudah di ambil oleh Rama.

__ADS_1


"mungkin dia orangnya kanda!!".


__ADS_2