
"Aku pulang....." sapa Nobita kepada Doraemon ketika masuk kamar kos.
"Iya..... Kok wajahmu kusut Nobita? Gimana kegiatanmu hari ini? semoga saja sudah tidak ada lagi niatan untuk balik ke Jepang. Soalnya pasti bakalan batal!" kata Doraemon sambil meledek Nobita.
"Tuh kan apa aku bilang. Belum juga aku cerita kalau aku berniat ingin pulang, tapi Doraemon sudah meledekku duluan" kata Nobita dalam hati.
"Hei Nobita, kamu kenapa? Di tanya kok malah melamun?" tanya Doraemon.
"Tidak apa apa. Aku ngantuk pengen tidur" jawab Nobita dingin.
"Tumben sikap Nobita seperti itu?" kini ganti Doraemon yang berkata dalam hati ( ups lupa, Doraemon kan robot, mana punya hati? hihihi... maksudnya Doraemon berkata pada dirinya sendiri)
Nobita tidak bisa memejamkan mata, namun dia tetap berusaha untuk tidur agar tidak selalu memikirkan Shizuka dan Roy.
Keesokkan harinya, seperti biasa Nobita masuk kuliah. Walaupun tak bersemangat, Nobita tetap berjuang untuk mendatangi kampus demi menuntut ilmu.
Ketika istirahat, Nobita duduk di meja kantin sendiri. Dia masih saja melamun dan murung,
"Jika seperti ini terus.. mungkin memang aku harus benar benar kembali ke Jepang" gumam Nobita dalam hati.
"Hei Nobita ..." kehadiran Riko membuat lamunan Nobita buyar.
"Ah kamu.. bikin kaget saja" jawab Nobita datar.
"Kamu kenapa? kok lemes gitu?" tanya Riko.
__ADS_1
"Enggak apa apa, lagi kurang enak badan aja", jawab Nobita berdusta.
"Oh gitu.. oh iya Nobita.. hari ini Shizuka tidak masuk. Katanya dia sakit dan di bawa ke rumah sakit" kata Riko menyampaikan kabar tentang Shizuka.
"Rumah Sakit? Shizuka sakit apa Riko?" tanya Nobita.
"Iya di Rumah Sakit, tapi aku nggak tau dia sakit apa..Kamu nggak pengen nengokin dia?" Riko balas bertanya.
"Eeee... pengen sih.. tapi di sana pasti Roy sudah menemani Shizuka" jawab Nobita.
"Emmmm.... Mungkin siih, tapi enggak apa apa juga kamu nengokin Shizuka. Kita semua kan teman" kata Riko.
"Bener juga, baiklah kalau gitu nanti sore aku tengok Shizuka. Nanti kamu kirimi lokasi dimana letak Rumah Sakitnya" Nobita berniat menjenguk Shizuka sore nanti.
Mendengar kabar Shizuka sakit, Nobita mengurungkan niatnya untuk kembali ke Jepang.
Hari sudah semakin sore, Nobita menyiapkan sesuatu yang akan dia bawa untuk menjenguk Shizuka.
"Enaknya aku bawain apa ya Doraemon?" Nobita meminta pendapat Doraemon.
"Lebih baik kamu belikan buah, buah kan baik untuk orang yang sedang sakit" jawab Doraemon.
"Bener juga, nanti aku mampir ke toko buah dulu sebelum sampai Rumah Sakit" kata Nobita.
Satu kantong buah dengan tiga macam jenis sudah di kemas. Ada apel, anggur dan jeruk siap di bawa untuk menjenguk Shizuka.
__ADS_1
Tok.. tok... tok...
Pintu ruangan di ketuk, di dalam ruangan tersebut Shizuka sedang terbaring lemah.
Terlihat dari kaca pintu bahwa Shizuka sedang tidur dan pintu tak terkunci sehingga Nobita berinisiatif untuk langsung masuk.
Saat Shizuka membuka mata, Nobita sudah berdiri di sampingnya.
Dengan nada lemah Shizuka menyapa Nobita.
"Kamu istirahat saja, aku tidak lama kok. Aku nggak mau gangguin kamu, aku cuma pengen lihat keadaan kamu" Nobita berkata dengan menunduk.
Shizuka tersenyum melihat kelakuan Nobita.
Setengah jam sudah Nobita menemani Shizuka, mereka tidak banyak mengobrol karena kondisi Shizuka masih sangat lemah.
"Aku pulang dulu ya Shizuka, kamu cepat sembuh. Apa besok aku boleh menengok mu lagi?" tanya Nobita.
Shizuka mengangguk dan Nobita sangat senang mendapat jawaban Shizuka.
Ketika pulang dari Rumah Sakit, Nobita melihat sosok orang yang dia kenal.
Dia adalah Roy yang sedang bersama dengan perempuan yang pernah Nobita jumpai sebelumnya.
"Dasar, kamu benar benar laki laki jahat. Shizuka lagi sakit kamu malah enak enakan jalan sama perempuan lain. Sungguh kasihan sekali Shizuka"
__ADS_1