Tolong Aku Doraemon

Tolong Aku Doraemon
Menciut


__ADS_3

Nobita bangun tidur sore itu, dia mencari keberadaan Doraemon.


"Doraemon ... dimana kamu? ayo kita cari makan, aku lapar" kata Nobita.


Ternyata Doraemon sedang beristirahat di laci kesayangannya. Mendengar Nobita memanggil, Doraemon keluar.


"Kamu sudah bangun?" tanya Doraemon.


"Iya... aku lapar Doraemon, tapi aku tidak selera makan" jawab Nobita.


"Kenapa?", tanya Doraemon.


"Tentu saja karena memikirkan Shizuka. Bagaimana caranya agar Shizuka bisa percaya padaku?" jawab Nobita dengan lesu.


"Roy... iya .. aku harus bertemu dengan Roy. Akan aku beri pelajaran pada dia" Nobita bicara sendiri.


"Nobita .. Nobita... ada ada aja kamu.. bertemu Shizuka saja gagal membuatnya percaya, sekarang malah kamu mau menemui Roy. Kamu hanya akan mempermalukan dirimu sendiri Nobita" Doraemon berusaha mengingatkan Nobita.


"Jangan gitu dong Doraemon.. kamu harusnya mendukungku.. " kata Nobita.


"Iya .. iya.. aku dukung kamu, tapi kalau kecewa jangan menyesal ya.." Doraemon malah meledek Nobita.


"Ya kamu harus bantu aku agar aku nggak kecewa" kata Nobita lagi.


"Iya ..iya .. terserah kamu saja lah" Doraemon menyetujui apapun yang di lakukan sahabatnya itu.

__ADS_1


 


Keesokkan hari Nobita berangkat kuliah, kebetulan hari ini jadwal kuliahnya bersamaan dengan Roy. Sementara Shizuka tetap masuk siang.


Saat hendak masuk kelas Nobita melihat Roy dari kejauhan. Nobita membulatkan niatnya untuk menemui Roy empat mata dan memberinya teguran agar tidak mempermainkan Shizuka.


Dengan segenap keberanian, Nobita mengumpulkan nyali untuk menemui laki laki yang sangat dekat dengan Shizuka itu.


"Roy" panggil Nobita.


Roy menoleh dan mencari asal suara. Melihat Roy kesulitan mencari dirinya, Nobita memanggil Roy sekali lagi hingga akhirnya pandangan keduanya bertemu.


"Kamu memanggilku?" tanya Roy.


"Kamu mahasiswa baru yang dari Jepang itu?" tanya Roy.


"Iya betul, aku rasa aku sudah populer sampai kamu bisa mengenaliku" jawab Nobita dengan percaya diri sambil berpura pura membenahi kerah bajunya.


Melihat kepercayaan diri Nobita, Roy sedikit terganggu. Sambil melipat tangan di dada, Roy kembali bertanya,


"Ada perlu apa kamu memanggilku? Aku tidak punya cukup waktu untuk meladeni hal yang tidak penting" tanya Roy dengan sedikit mengeluarkan keangkuhannya.


"Sombong sekali, aku memanggilmu karena ada yang ingin aku bicarakan sama kamu tentang.. " kalimat Nobita terhenti setelah mendengar suara wanita memanggil.


"Roy... ayo cepat!" terdengar seorang wanita berusia 40 tahun sedang memanggil Roy dari kejauhan.

__ADS_1


"Oke Mom.. wait me" jawab Roy lalu meninggalkan Nobita begitu saja.


"Eh.. tunggu ..aku belum selesai bicara!" panggil Nobita sementara Roy sama sekali tidak menghiraukannya.


"Mom? bukankah itu tadi kepala dosen di Universitas ini?" Nobita berbicara pada diri sendiri.


"Hey.. ngapain bengong di sini.. ?ngomong ngomong ada masalah apa kamu sampai mengundang ibu Roy datang memanggilnya?" kehadiran Riko yang tiba tiba membuat Nobita terkejut.


"Ibu? Kepala dosen itu ibunya Roy?" tanya Nobita kepada Riko.


"Iya.. Roy itu anak yang beruntung karena terlahir dari keluarga kaya. Ibunya kepala dosen dan ayahnya pejabat penting di kota ini. Dan mereka adalah donatur dari Universitas kita" jelas Riko kepada Nobita.


Mendengar penjelasan Riko, Nobita semakin bengong dan melongo. Sampai sampai dia tidak mendengar bahwa Riko memanggilnya berulang kali,


"Nobita .. ayo cepat masuk kelas... nanti terlambat"


Nobita segera berlari saat menyadari panggilan Riko.


Seusai kuliah Nobita tidak langsung pulang. Dia masih duduk di pinggir danau dekat kampusnya.


Di sana dia merenung, nyalinya tiba tiba menciut sejak mendengar latar belakang keluarga Roy.


"Pantas saja Shizuka begitu menyukai Roy, pasti alasannya karena Roy berasal dari keluarga kaya raya.. uh.. sungguh bukan tandingan ku" Nobita mengeluh dalam hati.


"Apa lebih baik aku pulang saja ya ke Jepang? tapi aku tidak akan bilang dulu ke Doraemon jika belum pasti. Karena jika ternyata aku tidak jadi lagi pulang, dia pasti akan habis habisan meledekku "

__ADS_1


__ADS_2