Tolong Aku Doraemon

Tolong Aku Doraemon
Menangis


__ADS_3

Nobita begitu terharu mendengar cerita Tuan Yoshio. Ingin rasanya dia menjadi penolong untuk keluarga Shizuka, tapi apalah dayanya yang hidup di Indonesia hanya dari biaya transferan orang tuanya.


"Ini Nobita .. aku buatkan kue..", Shizuka datang sambil membawa kue di tangannya.


"Iya Shizuka... lain kali kamu nggak perlu repot repot begini", kata Nobita.


"Ah .. tidak apa apa... kemaren aku juga sudah ngerepotin kamu terus selama di Rumah Sakit", jawab Shizuka.


"Tidak... aku tidak merasa di repot kan kok..", Nobita menyangkal.


"Berarti kita sama... ya sudah kamu makan ya kue buatan ku", Shizuka berkata sambil menyodorkan satu potong kue ke depan mulut Nobita.


" Apa? Shizuka hendak menyuapiku? apa aku sedang bermimpi?", kata Nobita dalam hati karena terlalu bahagia melihat Shizuka hendak menyuapinya.


Dengan segera Nobita melahap kue yang ada di depan mulutnya.


"Gimana Nobita..?? Enak kan?", tanya Shizuka.


"Iya enak... enak sekali Shizuka.. aku suka banget", jawab Nobita dengan sangat girang.


Mereka berempat bersama sama menikmati kue buatan Shizuka. Dan ketika Nobita pulang, Shizuka membungkus kue untuk Doraemon.

__ADS_1


--------


Keesokkan hari Shizuka berangkat kuliah. Dia ada jadwal kuliah siang. Ketika sampai di kampus, dia mencari cari keberadaan Roy tapi tidak ketemu. Sampai akhirnya dia mendengar informasi bahwa Roy tidak masuk kuliah dan katanya sedang sakit.


Mendengar hal itu Shizuka berniat ingin menjenguk Roy di rumahnya sore nanti sepulangnya dari kuliah.


------


Sore telah tiba, Shizuka mencari taxi untuk pergi ke rumah Roy. Namun sesampainya di sana, Shizuka menemukan pemandangan yang di luar dugaan.


Shizuka sampai di pintu gerbang, satpam penjaga segera membukakan pagar setelah tau siapa yang datang.


Dengan perlahan Shizuka berjalan untuk mencari tahu asal suara.


Dan sungguh tak di sangka, di dalam kolam renang itu ada dua insan manusia yang hampir telanjang sedang memadu kasih. Mereka adalah Roy dan seorang perempuan yang tidak di kenali oleh Shizuka.


Seketika hati Shizuka hancur , dia tidak menyangka Roy akan berselingkuh. Padahal selama dekat dengan Roy, Roy tidak pernah melakukan hal sepanas itu dengan dirinya. Shizuka selalu menolak dengan halus jika Roy ingin melakukan hal yang lebih intim.


Shizuka berlari sambil menangis dan tanpa sengaja kakinya menendang pot bunga dan jatuh hingga menimbulkan bunyi,


Braaaagh.....

__ADS_1


Roy menoleh ke asal suara dan ternyata dia melihat Shizuka sudah berlari menuju gerbang. Roy segera naik dan meraih handuk yang berada di tepi kolam. Dia berusaha mengejar dan memanggil Shizuka, tapi Shizuka tidak menghiraukan walaupun sebenarnya dia mendengar panggilan Roy.


Roy melampiaskan kemarahan kepada satpam penjaga yang sembarangan membukakan gerbang tanpa perintahnya.


Shizuka sangat terpukul, dia menangis di sepanjang tepian jalan. Dia tidak ingin langsung pulang karena orang tuanya pasti sangat bersedih mendengar ceritanya.


Akhirnya Shizuka memutuskan untuk pergi ke tempat kost Nobita. Di sana dia mencurahkan segala isi hatinya.


"Dasar laki laki tidak berperasaan, aku akan memberinya pelajaran", kata Nobita sambil mengepalkan tangan.


"Jangan Nobita... jika kamu memberi pelajaran kepada Roy nanti Roy akan marah... dan ayah ibu akan menerima dampak kemarahan Roy ", Shizuka berkata sambil sesenggukan.


Nobita mengurungkan niatnya karena tidak tega melihat Shizuka dan orang tuanya.


Dia berniat untuk membantu meringankan hutang orang tua Shizuka.


"Tapi apa yang bisa ku lakukan?", tanya Nobita pada dirinya sendiri.


"Apa aku harus mencari kerja? iya .. betul... aku harus mencari kerja",


Nobita menjawab sendiri pertanyaannya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2