
"Tidak... Roy tidak mau.. Harusnya pria ini yang pergi...bukan Roy Dad..!!!," kata Roy.
"Iya Tuan, biar saya saja yang pergi....," kata Nobita yang merasa tidak enak hati dengan Roy, apalagi mengingat jabatan kedua orang tua Roy.
"Nah.... dia aja tau diri...harusnya memang dia yang pergi Dad, bukan aku....!!" Roy semakin tinggi dalam bersuara.
" Lagian Daddy ini aneh... kenapa justru anak sendiri yang mau di buang... ??harusnya pria ini yang di buang karena sudah mencampuri urusan kita dan merebut Shizuka dari ku," Roy terlihat begitu tidak terima dengan keputusan ayahnya.
"Jaga bicaramu Roy...!! Daddy tidak membuang mu, Daddy hanya memberimu pelajaran atas kesalahanmu... kamu tahu apa alasan Daddy kenapa justru kamu yang Daddy pindahkan???," tanya ayah Roy.
Roy menggeleng dengan tetap memasang raut wajah kesal,
"Karena Daddy ingin kamu banyak belajar dari sikap Nobita, caranya menyukai seseorang dengan berkorban dan berusaha... bukan bertindak semena mena seperti kamu... kamu mengerti ..!!," tegas ayah Roy.
"Aku dan dia berbeda Dad, kita nggak bisa di samakan...!!," Roy masih mengelak.
"Apanya yang beda?? jika kamu masih tetap disini dalam lindungan Daddy , kamu tidak akan pernah berubah... lain halnya jika kamu berada di negeri orang tanpa kekuasaan," jawab ayah Roy.
"Jangan Dad... ku mohon jangan buang aku ke sana .. aku belum siap hidup sendiri Dad.....aku nggak bisa jauh jauh dari Daddy ...," Roy merengek kepada ayahnya.
"Mom, ayo ikut bicara.... bilang ke Daddy untuk menarik ucapannya...." pinta Roy kepada ibunya.
Ibu Roy memandang suaminya berharap agar bisa merubah keputusannya.
"Iya Tuan, apa keputusan Tuan tidak berlebihan..??" tanya ayah Shizuka yang juga ikut angkat bicara.
Mengingat banyaknya yang kurang setuju dengan keputusannya, ayah Roy berniat untuk mengubah keputusan.
__ADS_1
"Baiklah, akan saya pertimbangkan lagi...!!" kata ayah Roy.
Roy tersenyum gembira,
"Terima kasih Dad....terima kasih..... aku tahu Daddy pasti tidak benar benar tega membuang ku ke sana...." ucap Roy kegirangan sambil memeluk erat ayahnya.
"Daddy bilang akan mempertimbangkannya... bukan membatalkannya...Sudah... sekarang kamu kembali ke kelas... nanti Daddy kasih tau lagi keputusannya..." ayah Roy kembali bersuara.
"Iya Dad.....ayo kamu ikut kembali ke kelas juga...," jawab Roy sambil menggandeng paksa Nobita.
Setelah keduanya keluar, Tuan Yoshio dan ayah ibu Shizuka kembali membicarakan tentang hal itu.
"Mereka akan selalu berselisih jika tetap bersama... apalagi mengingat sifat Roy yang mau menang sendiri....," kata ayah Roy.
" Sebenarnya saya ada jalan untuk masalah ini....," sahut ibu Roy.
"Kita kirim Nobita dan Shizuka kuliah di negaranya dengan menerima beasiswa dari kampus ini....karena Shizuka juga termasuk siswa yang cerdas... kalau Nobita saya masih kurang mengenalnya, tapi semua masih bisa di atur ..," ungkap ibu Roy.
Entah mengapa ayah Shizuka terdengar bahagia mendengar keputusan ibu Roy, mengingat bahwa dari dulu sebenarnya Shizuka sangat menginginkan kembali ke negaranya ...dan sangat keberatan tinggal di Indonesia.
"Saya sangat setuju dengan keputusan itu....," tiba tiba Tuan Yoshio bersuara tanpa di minta.
Ayah dan ibu Roy menoleh ke arahnya,
"Maaf jika saya lancang menjawab tanpa di tanya ...," ayah Shizuka berkata sambil mengatupkan kedua tangan.
"Saya rasa memang itu adalah keputusan yang bijak, " ayah Roy ikut membenarkan ucapan istrinya.
__ADS_1
Sementara di luar sana telah terjadi perang dingin antar dua insan yang sedang memperebutkan Shizuka.
"Jika sampai aku beneran di kirim ke Belanda oleh Daddy.....ini semua gara gara kamu...dan aku akan buat perhitungan sama kamu...tidak akan aku biarkan kamu hidup tenang di sini....!!," ancam Roy.
Nobita berusaha melepaskan cengkeraman tangan Roy yang singgah di kerah bajunya,
"Sebenarnya ini semua terjadi karena ulahmu sendiri..bukan salahku..!!" jawab Nobita dengan lantang.
"Kurang aj*r....!!! kamu masih berani melawanku...???," tangan Roy hendak menampar pipi Nobita ,tapi dengan cepat Nobita menangkisnya.
Adu otot kecil sempat terjadi, hingga keduanya terlerai karena satu suara.
"Cukup Roy...!!," kata ayah Roy.
"Nobita ...mari ikut ke ruangan saya...," perintah ibu Roy yang menyuruh Nobita pergi ke ruangannya.
"Hhhhhhh.... tau rasa kamu...!!! sebentar lagi kamu akan di buang dari tempat ini oleh Mommy...," Roy masih sempat menyerang Nobita dengan mendorongnya.
"Roy....jaga sikapmu....!!!," ayah Roy merasa benar benar malu dengan tingkah laku putranya yang melewati batas etika.
"Gimana Dad...?? Daddy sudah merubah keputusan kan...?? Aku tidak akan di buang ke Belanda kan...??," tanya Roy dengan tanpa beban.
"Tidak... kamu tetap di sini... sementara Nobita akan di kirim ke Jepang untuk meneruskan pendidikannya..." ucapan ayah Roy di sela putranya.
"Tuh kan... benar??? aku yakin Daddy pasti akan memberikan keputusan yang sangat bijak untuk orang yang sudah menganggu kenyamanan putranya....," Roy berbangga diri.
"Iya....Nobita akan kembali ke Jepang bersama Shizuka .....!!", ayah Roy melanjutkan kalimatnya sambil berjalan berlalu meninggalkan putranya.
__ADS_1
"Haaaaaaahh????? apa apaan ini Dad....?? ini tidak adil Dad....Daddy....kenapa pria itu ke Jepang harus bersama Shizuka ...???biarkan Shizuka tetap di sini Dad....bukankah dulu Daddy yang memintanya untuk mau menerimaku..?? Dad.... ayo bicaralah....ini bercanda lagi kan...???"