Tolong Aku Doraemon

Tolong Aku Doraemon
Heran


__ADS_3

Shizuka tak berdaya dengan keputusan Roy yang sepihak. Entah itu suatu bukti cinta yang besar karena takut kehilangan, atau hanya sekedar suatu keegoisan saja?


Tiga hari sudah Nobita di rawat, hari itu dia sudah di perbolehkan untuk pulang.


Lukanya tidak separah apa yang di katakan teman kuliahnya. Nobita memang mengalami keretakan tulang pada kakinya, tapi tidak parah dan sudah membaik. Dan dia memang sempat tak sadarkan diri selama hampir satu jam ketika kejadian kecelakaan itu terjadi.


Selama sakit , Doraemon yang selalu menjaganya. Hal itu menarik perhatian para penghuni Rumah Sakit termasuk para Dokter dan pasien lainnya. Bagaimana tidak, ada robot yang bisa bicara dan bersikap seperti manusia.


Sehingga walaupun Nobita jauh dari keluarga, tapi ruangannya selalu penuh dengan pengunjung yang simpati dan kagum pada keduanya.


Bahkan tak jarang banyak orang yang datang dan suka rela memberi kan uang untuk membantu biaya pengobatan.


Pundi pundi rupiah yang di kumpulkan dari orang yang mengunjunginya selama tiga hari ternyata bisa di gunakan untuk membayar biaya Rumah Sakit. Nobita juga mendapat beberapa potongan tarif pengobatan. Hal itu di berikan oleh seorang Dokter yang simpati pada sepasang sahabat yang berbeda spesies itu.


Sungguh , memang rejeki tidak akan kemana. Meskipun tiga hari Nobita tidak bisa bekerja karena sakit, tapi Tuhan masih memberi rejeki lewat jalan lain.


Meski sudah pulang dari Rumah Sakit, Nobita belum masuk kuliah. Dia masih beristirahat selama satu hari untuk memulihkan tenaga.


Sebenarnya kesehatan Nobita sudah membaik, tapi hatinya belum. Dia menanti kedatangan Shizuka yang sama sekali tidak menampakkan muka di hadapannya selama dia sakit.

__ADS_1


Nobita rindu kepada Shizuka sekaligus kecewa. Dia masih berharap hari itu Shizuka datang menjenguknya.


Pada hari itu Nobita di kunjungi oleh bos di tempatnya dia bekerja. Banyak para pelanggan yang menanti kehadiran Nobita di kedai. Dan lagi lagi keberuntungan berpihak pada Nobita, mereka menggalang dana untuk membantu biaya pengobatannya. Si bos juga memberi kan uang tunai khusus sebagai apresiasi atas kegigihan Nobita yang bisa membuat usaha bosnya semakin berkembang.


(Satu pelajaran penting ya guys, jika kita berniat membantu seseorang dengan niat baik dan ikhlas, maka Tuhan akan memberi seribu balasan dari segala arah dan balasan tersebut tidak hanya datang dari orang yang kita bantu)


Keesokkan hari Nobita sudah masuk kuliah. Ketika di kampus , dia bertemu dengan Shizuka.


"Shizuka... ", panggil Nobita dari kejauhan.


Shizuka menoleh ke arah Nobita, tapi kemudian pandangannya mengarah pada seorang wanita kekar yang dari jauh mengamati segala tingkah lakunya.


"Shizuka tunggu... kenapa pergi?", tanya Nobita.


"Menjauh lah dariku Nobita, jangan dekat dekat lagi denganku...", kata Shizuka sambil terus berlari.


Nobita mematung mendengar seruan Shizuka. Dalam hatinya begitu heran, kenapa tiba tiba Shizuka berubah.


Nobita memilih diam dan berhenti mengejar Shizuka, dia lekas menuju kelas untuk kuliah.

__ADS_1


Sejak dia ketemu Shizuka hingga siang hari saat dia hendak pulang, Nobita masih memikirkan perubahan yang terjadi pada Shizuka.


Heran... sungguh heran...


"Apa yang sebenarnya terjadi? aku harus mencari tahu...", kata Nobita dalam hati.


Kemudian dia berpikir untuk menemui orang tua Shizuka dan menanyakan kebenarannya.


Nobita mencari alamat tempat Tuan Yoshio bekerja. Dia sengaja tidak datang langsung ke rumah, karena Shizuka pasti akan menghindar dan melarang ayah ibunya bercerita.


Tuan Yoshio menceritakan kejadian sebenarnya termasuk juga ancaman yang di berikan oleh Roy kepada mereka.


Mendengar semua cerita itu, Nobita menjadi geram.


"Keterlaluan... kita tidak boleh diam saja paman. Dia sudah bertindak semaunya kepada keluarga paman..", kata Nobita.


"Iya... sebenarnya kami juga tidak terima, tapi apa yang bisa kami lakukan? Sebenarnya hutang kami sudah menipis.. tapi jika kami tidak menuruti kemauannya, maka mereka bisa memberi bunga yang lebih atas sisa hutang kami", jawab ayah Shizuka dengan wajah yang lesu.


Nobita menjadi iba dan haru. Tapi perasaan itu justru membuat dia ingin berubah. Dia harus bangkit menjadi seorang laki laki yang berani dan tegas. Dia akan bekerja keras untuk membantu mengeluarkan keluarga Shizuka dari tekanan keluarga Roy.

__ADS_1


__ADS_2