Tolong Aku Doraemon

Tolong Aku Doraemon
Di Jepang


__ADS_3

Mereka bertiga telah sampai tujuan. Terlihat wajah sumringah berbinar saat ketiga nya sudah menginjakkan kakinya di Jepang.


"Aku tidak percaya ini Nobita...kita benar benar sudah berada di Jepang???" kata Shizuka.


"Iya Shizuka... aku juga hampir tidak percaya...," jawab Nobita.


"Rumah kita masih jauh Nobita, sementara hari sudah semakin gelap..," kata Doraemon.


"Ya itu masih tugas kamu Doraemon....," jawab Nobita.


"Tugas ku...maksud kamu???" tanya Doraemon yang tidak mengerti arah pembicaraan Nobita.


"Tentu saja kamu harus kembali mengeluarkan mobil ajaib mu seperti yang kita pakai waktu itu... lagian aku juga sudah merasa sangat lapar...yang aku ingat di dalam mobilmu ada kulkas yang berisi banyak makanan lezat...emmmmm," kata Nobita sambil membayangkan semua makanan yang dia suka.


"Uuuuhhhhh... kena lagi ..," sahut Doraemon.


Shizuka hanya bisa tertawa mendengar percakapan mereka.


"Mobil ajaib...," lagi lagi keluarlah sebuah benda unik menyerupai mobil dari kantong ajaib Doraemon.


"Ayo cepat naik Shizuka..kamu pasti kagum melihat isinya...," kata Nobita sambil menggandeng tangan Shizuka.


Mereka kembali melakukan perjalanan. Masih butuh waktu tiga puluh menit untuk sampai di rumah Nobita.


Mobil itu melaju dengan cepat, dan mereka telah sampai.


"Ayah...ibu.... aku pulang.....," seru Nobita.


"Nobita......"


"Nobita....."


Ayah dan ibu Nobita menyambut kedatangan putranya.

__ADS_1


" Doraemon...Shizuka... selamat datang ....," sapa ibu Nobita.


"Iya bibi...," jawab Shizuka.


"Panggilnya jangan bibi, panggil saja ibu...kan nanti juga akan menjadi ibu mu...," Nobita membuat pipi Shizuka memerah di depan orang tuanya.


"Nobita....," kata Shizuka tersenyum malu.


"Iya nak..tidak apa apa kamu memanggil kami dengan panggilan ayah dan ibu...biar makin akrab dan kamu tidak merasa jauh dari orang tua...,"kata ibu Nobita.


"Sudah...sudah... ngobrolnya di dalam saja .. kalian pasti lelah dan lapar...??" kata ayah Nobita.


"Iya ..aku lapar sekali ayah...dari tadi belum makan...," jawab Nobita yang membuat Doraemon dan Shizuka menggelengkan kepala. Padahal selama berada di mobil, Nobita tidak berhenti mengunyah makanan.


"Shizuka..jika nanti kalian beneran menikah ..jangan sampai mendirikan pabrik makanan... karena akan habis di makan Nobita semua...," kata Doraemon yang spontan membuat Shizuka tertawa.


Usai menyantap makan malam, ibu Nobita menunjukkan kamar untuk Shizuka.


"Kamu tidur di sini ya nak...anggap seperti rumah sendiri..kalau ada perlu apa apa jangan sungkan sungkan..," kata ibu Nobita kepada Shizuka.


"Nobita ... jangan macam macam..kamu hanya boleh main di kamar ini sampai jam sembilan malam saja..itu pun harus dengan pintu terbuka...," walau berpisah selama lebih satu tahun dan Nobita sudah dewasa, namun tetap saja Nobita mendapat petuah dari ibunya seperti kala dia masih Sekolah Dasar.


"Iya ibu...aku kan sudah gede...," jawab Nobita cemberut.


"Justru karena kamu sudah gede itu lebih berbahaya...mengerti... ibu tinggal dulu..ingat pesan ibu...jika melanggar..kamu tidak akan mendapat jatah sarapan dan makan malam selama satu bulan...!!!" tegas ibu Nobita.


"Huuuun...sudah ganti abad tapi masalah hukuman tetap sama ..tidak pernah berubah...," Nobita menggerutu.


Sementara Shizuka dari tadi hanya di buat tertawa karena tingkah Nobita.


"Nobita, ini tadi barang yang di kasih Roy untuk kita..." Shizuka berkata sambil menunjukkan kotak kecil berwarna merah.


"Coba kamu buka Shizuka...apa isinya??" kata Nobita.

__ADS_1


"Sepasang cincin laki laki dan perempuan Nobita..." jawab Shizuka.


"Oh ya???? sini aku lihat.." Nobita berkata sambil meraih cincin itu dari tangan Shizuka.


"Ini ada surat nya Nobita," kata Shizuka.


"Untuk Shizuka dan Nobita...


Awalnya cincin ini aku beli untuk ku dan Shizuka.. namun aku sadari bahwa cinta Shizuka bukan untukku...pakailah sepasang cincin ini..semoga kalian bahagia...,"


Shizuka membaca isi suratnya.


Mereka berdua terharu lalu mengenakan sepasang cincin pemberian Roy tersebut.


-----


Dua tahun berlalu....


Sepasang pengantin berada di pelaminan dan usai mengikat janji suci.


Keduanya kini resmi menjadi suami istri.


Tentunya mereka adalah Nobita dan Shizuka.


Keringat dingin mulai bercucuran di tubuh Nobita, bukan tegang karena acara pernikahan..melainkan bingung memikirkan apa yang akan dia lakukan di malam pertama.


"Doraemon....tolong aku Doraemon...ajari aku bagaimana caranya...??,"


Sepertinya dalam hidup Nobita tidak pernah bisa lepas dari bantuan Doraemon



~Tamat~

__ADS_1


(Terima kasih buat para pembaca yang setia dari awal sampai akhir🤩🤩♥️jangan lupa follow aku ya... karena masih banyak karya karya seru lainnya dari aku.....see you...)


__ADS_2