Tolong Aku Doraemon

Tolong Aku Doraemon
Bersilat lidah


__ADS_3

"Dengarkan aku dulu Shizuka, aku hanya tidak ingin melihat kamu sakit hati. Aku tidak bohong, yang aku lihat tadi malam beneran Roy. Apa kamu tidak percaya padaku lagi?" Nobita masih saja menyampaikan isi pikirannya sementara Shizuka semakin tidak memperdulikan.


Nobita keluar dari rumah Shizuka dengan wajah yang lesu, tapi dia masih tetap saja ingin meyakinkan Shizuka. Dengan suasana hati yang kacau Nobita berangkat kuliah, Hari itu Nobita ada kelas kuliah pagi, sementara Shizuka kuliah siang.


Matahari sudah mulai berada di tengah tengah langit pertanda hari sudah siang, dan waktunya Shizuka masuk kuliah.


Dia di jemput oleh Roy menggunakan mobil. Walaupun Shizuka sempat memarahi Nobita dan tidak suka jika Nobita menjelekkan Roy, tapi sebenarnya Shizuka juga penasaran akan kebenaran ucapan Nobita. Hingga akhirnya Shizuka berniat ingin menanyai Roy secara langsung.


"Roy.." panggil Shizuka.


"Yes honey, ada apa?" jawab Roy.


"Semalam setelah dari rumah ku, kamu pergi kemana lagi?" tanya Shizuka dengan sedikit ragu-ragu.


"Semalam? Tentu saja langsung pulang honey, memangnya kenapa?" Roy ganti balik bertanya dengan santai, walaupun dalam hatinya sebenarnya khawatir jika Shizuka tahu bahwa tadi malam dia keluar bersama perempuan lain seusai pulang dari rumah Shizuka.


"E..ee.. nggak apa apa cuma nanya aja kok" Shizuka enggan melanjutkan pertanyaannya karena takut jika Roy tersinggung. Padahal dalam hati Roy merasa benar benar lega melihat Shizuka percaya begitu saja dan tidak menanyainya macam macam.


Sesampainya di kampus mereka turun dari mobil, dan segera masuk ke kelas masing masing karena Roy dan Shizuka memang berbeda jurusan.

__ADS_1


Ketika berada di lorong kampus, Shizuka berpapasan dengan Nobita yang hendak pulang dari kuliah. Nobita segera menghampirinya dan menjelaskan tentang kebenaran tentang Roy. Tapi sayangnya Shizuka langsung menghindar dan balik arah.


"Shizuka, tunggu ! Kamu jangan pergi !" teriak Nobita sambil terus mengejar Shizuka yang semakin menghindar.


"Pergi jauh dariku jika kamu tidak ingin kena masalah. Pergi ! Pergi Nobita ! Jangan ikuti aku!" kata Shizuka sambil mempercepat jalannya.


Nobita kemudian berhenti karena melihat Shizuka benar benar ingin menghindarinya.


"Kenapa Shizuka berkata seperti itu ya? Apa maksudnya?" Nobita berkata dalam hati.


Nobita kembali ke kost dengan raut wajah yang cemberut,


"Gimana Nobita, kamu jadi ketemu Shizuka? Kenapa wajah kamu lesu? Apa Shizuka percaya sama ucapan kamu?" tanya Doraemon bertubi tubi.


Nobita hanya menggelengkan kepala, kemudian tidur tengkurap di kasur dengan wajahnya kusam.


"Kamu sih ... Nggak mau dengerin ucapan ku" kata Doraemon.


"Shizuka tidak akan begitu saja percaya sama kamu. Walaupun kalian berteman sejak kecil, tapi kalian juga sudah lama berpisah.. Harusnya kamu tidak terburu-buru mengambil langkah Nobita.....

__ADS_1


Nobita.....


No... bi..... ta....."


Doraemon kesal ternyata Nobita sudah tertidur dan sama sekali tidak mendengarkan ucapannya.


"Dasar... si tukang tidur... bisa bisanya secepat itu dia tidur !"


 


Di dalam kelas, Shizuka melamun memikirkan ucapan Nobita. Dia tidak ingin mempercayainya, tapi hal tersebut masih saja menghantui pikiran.


Hingga waktu istirahat tiba, Shizuka yang tengah duduk di bangku kantin juga masih saja kepikiran tentang ucapan Nobita. Shizuka berpikir jika Nobita berbohong, lalu dari mana dia mendapatkan foto Roy?


"Hey honey, kok ngelamun aja sih, lagi mikirin aku ya?" Roy tiba tiba datang menghampiri Shizuka.


"Iya, aku mikirin kamu. Aku pikir jika kamu bisa saja tidak setia di belakangku" jawab Shizuka.


"Honey, kamu perlu bukti apa dariku? Kamu mau aku lamar malam ini juga? Dan besok pagi kita lakukan pernikahan, apa kamu sudah siap?" tanya Roy dengan mengeluarkan jurus rayuan yang selalu berhasil membuat hati Shizuka luluh.

__ADS_1


__ADS_2