
Pagi itu Shizuka pergi ke kampus. Dia bertemu dengan Roy.
Shizuka ingin menghindar, tetapi Roy malah memanggilnya.
"Shizuka ... tunggu ..,"
Shizuka terpaksa berhenti dan berbalik badan,
"Ada apa Roy... aku buru buru mau ke kelas...",
jawab Shizuka dengan nada yang malas.
"Kamu harus melunasi semua hutang keluarga kamu, jika tidak maka rumah dan tanah itu akan di jual sama Daddy", kata Roy kepada Shizuka.
Mendengar kalimat itu Shizuka menjadi sedikit tegang,
"Apa?? apa maksud kamu???? bukankah kami sudah melunasi hutang keluargamu, "jawab Shizuka.
"Kamu masih punya banyak hutang pada keluarga ku....apa kamu pikir pendidikan kamu di sini gratis...??" tanya Roy.
"Tapi bukankah perjanjiannya dulu....," ucapan Shizuka terputus.
"Jangan bicara tentang dulu, karena sekarang kamu berubah ...tidak seperti dulu...jika kamu ingin perjanjian itu tetap berlaku, maka kamu juga tidak boleh berubah....kamu jauhi anak Jepang itu dan kamu kembalikan semua uangnya yang sudah kamu pakai untuk membayar hutang....," Roy berkata dengan wajah yang serius.
__ADS_1
"Tidak mungkin Roy... itu tidak mungkin aku lakukan...," jawab Shizuka.
"Kalau begitu kamu harus membayar semua biaya pendidikan kamu selama kuliah di sini ..!!" ucap Roy.
"Akan aku bayar...!!",
Roy dan Shizuka sama sama menoleh ke arah asal suara.
"Nobita??", kata Shizuka.
"Jangan jadi sok pahlawan terus kamu di sini...," ucap Roy penuh amarah menatap wajah Nobita.
"Aku akan melindungi Shizuka dimana pun dia merasa ada yang membuatnya tidak nyaman... aku jauh lebih dulu mengenal Shizuka dari pada kamu..," jawab Nobita.
Roy tertawa masam,
"Kamu pikir sedikit biaya pendidikan di sini?? " tanya Roy kepada Nobita.
"Sebutkan...", jawab Nobita seolah menantang.
"Tiga ratus juta...," jawab Roy.
"Apa?? tiga ratus juta?? Jangan bercanda Roy....," kata Shizuka terkejut.
__ADS_1
"Aku tidak bercanda ... aku serius... gimana ??? apa laki laki ini dapat kamu andalkan???" tanya Roy yang menunjuk ke arah Nobita.
"Beri waktu satu bulan.... aku akan lunasi...," jawab Nobita.
"Nobita.... jangan .... tiga ratus juta itu banyak Nobita....," kata Shizuka dengan tatapan sendu.
"Tidak apa apa Shizuka, kita pasti bisa....," jawab Nobita dengan menatap kedua mata Shizuka.
Plok ..plok.... plok ....
"Sungguh pasangan yang romantis, kita lihat saja... seberapa banyak yang bisa kamu lakukan.... ingat ...satu bulan!!!! hanya satu bulan....jika lebih???? kamu harus tinggalkan kampus ini... juga tinggalkan negara ini....kembalilah ke negaramu!!!!" bentak Roy kepada Nobita.
Setelah berhasil menggertak Nobita dan Shizuka, Roy pergi meninggalkan mereka berdua. Sementara mereka ternyata sudah termakan dengan kelicikan Roy.
"Dari mana dapat uang tiga ratus juta dalam satu bulan Nobita....???" tanya Shizuka sambil menjatuhkan dirinya ke kursi.
Dia mendadak lemas mendengar ucapan Roy, setelah beberapa waktu lalu sempat merasakan udara bebas karena mampu melunasi hutang orang tuanya.
Nobita sendiri masih berpikir keras, walaupun sebenarnya dia juga kebingungan mencari uang sebanyak itu dalam satu bulan. Tapi Nobita ingin mengurangi beban Shizuka, dan tetap terlihat kuat.
"Sudah lah Shizuka, kamu jangan bersedih... kita pasti bisa melewatinya... aku akan selalu bersamamu dan membantu sekuat tenagaku...," kata Nobita sambil mengelus pundak Shizuka.
"Terima kasih Nobita... aku minta maaf karena selalu membebani pikiranmu , tenaga mu, bahkan menghabiskan banyak uang kamu...bagaimana aku bisa membalas semuanya Nobita.... aku tidak berguna... aku hanya merepotkan banyak orang....," Shizuka terlihat begitu frustasi.
__ADS_1
"Jangan bicara seperti itu Shizuka.... aku tidak pernah menilai kamu seperti itu.... kamu jangan berpikiran yang macam macam ....," kata Nobita berusaha menenangkan hati Shizuka.