
Tiba tiba bukannya Lucifer duduk akan tetapi ia justru mendekat kan tubuhnya kepada Tiara lalu mengunci pergerakan Tiara. Kini jarak wajah mereka hanyalah 3cm.
"a-apa.. apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Tiara gugup
Lucifer tak menjawab pertanyaan Tiara. Wajah Lucifer semakin dekat yang membuat Tiara memejamkan matanya. Tiba tiba Tiara merasa seperti ada hembusan angin kencang di wajahnya.
itu berasal dari Lucifer yang meniup wajah Tiara. Tiara pun membuka matanya, dan melihat wajah Lucifer yang menjauh.
"maaf, saya rasa saya menderita OCD. saya tidak tahan melihat ada bulu mata di wajah anda yang jatuh" Jelas Lucifer
Lucifer memasang wajah yang seakan tak terjadi apapun.
"kenapa anda tidak bilang kepada saya saja?" Tanya Tiara kesal
"saya terbiasa untuk melakukan suatu hal sendiri, banyak omong bukanlah hal yang begitu bagus" Ujar Lucifer sembari duduk di depan Tiara
'astaga! manusia ini benar benar sangat sangat menyebalkan! apa yang sebenarnya ingin dia katakan? bikin emosi saja!' Batin Tiara
"ya baiklah, jadi kenapa anda ingin bicara berdua dengan saya? apa yang anda ingin katakan?" Tanya Tiara
Lucifer tersenyum tipis dan berkata "tak banyak, yang pertama saya ingin mengembalikan sapu tangan milik anda"
Lucifer mengeluarkan sapu tangan milik Tiara yang sudah di cuci bersih dan di berikan kepada Tiara. Tiara mengambilnya dengan sopan.
'ku kira dia hanya basa basi akan mengembalikannya ternyata beneran' pikir Tiara
"lalu saya ingin menyampaikan juga kalau Lady Diana sedang membuat rencana untuk membunuh anda dengan menggunakan sihir dari penyihir Utara." Jelas Lucifer
Tiara pun tersadar dengan perkataan Lucifer tersebut.
'tunggu, benar juga.. aku tak pernah berpikiran tentang Diana. sedari tadi aku tak melihatnya di pesta!' pikir Tiara
"menurut anda apa yang saya lakukan? apakah saya harus menerima tawarannya?" Tanya Lucifer dengan wajah menyebalkan nya
"saya tak bisa membaca isi hati anda, jadi apa anda menyetujuinya?" Tanya balik Tiara
"mana mungkin aku mengaku" Jawab Lucifer
"kalau begitu berarti anda tidak menyetujuinya bukan? apa anda ingin sebuah keuntungan?" Tanya Tiara
"lady memang sangat mengerti sifat ku.. Lady Diana sedang pergi menemui penyihir barat untuk membunuh anda, saya yakin anda tau bahwa tak ada seorangpun yang bisa menandingi kekuatan sihir saya" Ujar Lucifer
"kalau begitu bantu aku untuk menangkal sihir dari penyihir barat" Pinta Tiara
Lucifer memunculkan senyum licik miliknya "lady, saya tidak mau bekerja tanpa keuntungan untuk saya tapi untuk saat ini saya masih belum bisa memikirkan keuntungan tersebut, jika anda ingin tetap selamat anda harus berada di dekat saya" Jelasnya
Tiara menaikkan sebelah alisnya.
__ADS_1
"bagaimana jika anda mengizinkan saya untuk tinggal disini" Tawar Lucifer dengan senyum di wajahnya
Tiara memancarkan senyum terpaksa nya dan terpaksa menyetujui Lucifer dengan sopan. Lucifer pun tinggal di istana Silverley. Berita tersebut langsung tersebar luas.
......................
Keesokkan harinya, Dayn menghampiri Tiara di ruangannya. Dayn dan Tiara duduk berhadapan di sofa, di temani oleh Mei di dekat sofa tersebut.
"yang mulia, mengapa tuan Lucifer ada di sini?" Tanya Dayn
"aku juga ingin bertanya kepadamu, kenapa kau ada disini? apa hanya untuk menanyakan hal yang tak perlu kau tau?" Tanya balik Tiara
Dayn menunduk. Emosi Tiara saat ini memang tidak begitu stabil karena banyak pekerjaan yang harus ia lakukan. Dayn kembali membuka suaranya.
"mengapa anda tiba tiba sangat dingin pada saya? apa anda masih marah karena saya mengacaukan acara kemarin? saya benar benar minta maaf!" Ujar Dayn
'aku sedang kesal pekerjaanku banyak dan kau datang bisa membuatku semakin kesal lagi, lebih baik aku mengusir mu secepat mungkin!' Batin Tiara yang menahan kesal
"bukankah saya sudah bilang kalau saya sudah memaafkan anda! Hari ini saya banyak kerjaan emosi saya tidak stabil jika tak ada lagi yang ingin anda katakan saya menyarankan anda untuk keluar" Jelas Tiara
Dayn menunduk dan berpikir sejenak. pada akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari ruangan Tiara.
Tiara memijat kepalanya dan bertanya "dimana Aaron? tolong panggilkan dia kemari"
"baik yang mulia"
Mei pergi keluar ruangan kerja Tiara dan memanggil Aaron untuk datang. Tak lama Aaron pun datang.
"yang mulia, anda sudah menduduki umur 21 tahun yang dimana sudah legal untuk menikah.. bagaimana jika anda menikah untuk memperkuat posisi anda" Saran Aaron
"menikah? untuk memperkuat posisi? maksud anda, anda menyuruh saya untuk melakukan pernikahan politik" Tanya Tiara dengan wajahnya yang tak tertarik
"benar yang mulia"
"kenapa harus?" Tanya Tiara
"posisi anda bisa jadi terancam jika anda tidak menikah, mendengar cerita anda bahwa nona Diana meminta tolong kepada penyihir barat saya sedikit khawatir bagaimana kerajaan ini jika terjadi sesuatu pada yang mulia" Jelas Aaron
Tiara memegang kepalanya dan berpikir keras.
'benar juga, kebanyakan raja melakukan pernikahan politik untuk memperkuat posisinya dan juga memiliki keturunan yang banyak.. sayangnya mendiang raja sebelumnya di kutuk mandul setelah memiliki 3 anak oleh penyihir barat. jadi tak berguna juga baginya jika memiliki selir..' Pikir Tiara
"tunggu benar!" Ucap Tiara seketika membuat Aaron terkejut.
"mengapa kebanyak raja memiliki selir?" Tanya Tiara kepada Aaron
"tentu saja untuk memperkuat kedudukannya sebagai raja, yang mulia" Jawab Aaron
'aku tidak ingin melakukan pernikahan politik tapi, jika itu memang harus di lakukan mengapa tidak sekalian saja aku memiliki selir!lagi pula aku harus memilih dengan baik siapa yang cocok untuk menjadi raja bukan? jika aku melakukan pernikahan politik dan mengangkatnya jadi raja.. apa mungkin dia menjalankan tugasnya dengan baik?' pikir Tiara
__ADS_1
"kalau begitu aku juga akan melakukannya!" Ujar Tiara
Aaron yang semulanya tenang dan sopan kini wajahnya berubah menjadi terkejut sampai tak tau harus berbuat apa.
"kenapa kau melebih lebihkan eskpresi mu?" Tanya Tiara
"m-maaf yang mulia, tapi.. sebelumnya tak ada ratu yang memiliki selir seperti itu" Jawab Aaron yang masih terkejut
"Jika kerajaan Silverley hanya memiliki satu ratu, kekuatan kerajaan lain akan bertumbuh lebih pesat di bandingkan kita bukan?" Ujar Tiara
"ya, apa yang anda katakan benar juga.." Jawab Aaron
"kalau begitu kau tolong urus ya, setidaknya aku harus memiliki 5 selir" Titah Tiara
Aaron menyetujuinya dan segera memilih orang untuk menjadi menanggung jawab Harem.
......................
tiga hari kemudian, berita Ratu Silverley ingin mengangkat selir sudah terdengar dengan jelas. Tak hanya bangsawan Silverley yang mengikuti pendaftar selir namun, kerajaan lain pun ikut memberikan selir kepada ratu Silverley sebagai tanda kerjasama.
Penanggung jawab Harem datang menemui Tiara untuk memberikan calon calon selir yang sudah ia seleksi.
"ini yang mulia, sudah saya seleksi dengan baik.. termasuk dengan kerajaan lain yang mengirimkan selirnya" Ujar Penanggung jawab tersebut sembari memberikan lima kertas yang berisi tentang biodata orang orang tersebut.
saat Tiara membacanya Tiara membelalakkan matanya yang menandakan terkejut.
"apa ini? kenapa harus lima orang ini!" kesal Tiara
"yang mulia? itu adalah pilihan terbaik yang bisa menguntungkan kita" Ujarnya
Tiara yang hanya membaca namanya pun menjadi kesal dan berkata "Tapi kenapa harus Dayn, Eden, Lucifer, Sean dan.. CLAUDE?"
"yang mulia, Tuan Dayn sedari dulu sudah selalu membantu kerajaan Silverley meski ia dari kerajaan tetangga, dia adalah master racun jadi saya yakin dia akan membantu kita jika kita menaikkannya menjadi selir" Jelas penanggung jawab tersebut
"Tuan Eden adalah bos dari black blood lalu Tuan Lucifer adalah menyihir besar Utara. sementara itu Tuan Sean adalah orang yang di kirimkan dari kerajaan Elleweith, ia adalah pangeran dari kerajaan tersebut jadi pasti akan sangat menguntungkan jika ia mau menjadi selir dan yang terakhir Tuan Claude, ia juga di kirimkan sebagai tanda kerja sama dari kerajaan selatan, Jika kita tidak menerimanya akan sangat gawat kalau mereka malah memusuhi kita.. kerajaan itu sangat sensitif yang mulia" Sambung penjelasan Penanggung jawab tersebut.
Tiara mengerutkan keningnya dan memijat kepalanya yang pusing memikirkan calon selirnya.
'kalau tau begini lebih baik aku mengangkat satu orang saja untuk menjadi raja saja! otakku saat itu sedang tidak sehat karena banyak kerjaan sampai aku mengatakan hal yang ku sesali sekarang' Batin Tiara
"jika anda menyetujuinya maka akan langsung saya proses" Ujar penanggung jawab Harem tersebut.
"ya, baiklah.. mau bagaimana lagi" jawab Tiara yang menyetujui penanggung jawab tersebut
'Padahal aku baru mengobrol beberapa saat saja dengan mereka sudah membuatku darah tinggi. tapi, aku belum pernah bertemu dengan Claude.. dia.. tidak akan langsung ingin membunuhku kan? dia seharusnya belum di provokasi bukan? ini kesempatan bagus.. tapi kalau di pikir pikir.. Lucifer itu..' Batin Tiara
"tunggu, kenapa tuan Lucifer juga dalam kandidat?" Tanya Tiara bingung
"karena Tuan Lucifer ikut mencalonkan dirinya" Jawab penanggung jawab dengan senyum ramahnya
__ADS_1
"APA?! YANG BENAR SAJA?! DIA MENINGGALKAN PEKERJAAN PENYIHIR UTARA?!" Teriak Tiara yang terkejut