
Setelah semua hal yang terjadi semua, kini seakan tak terjadi apapun. Semua kembali normal tidak ada satupun yang mencurigakan sepanjang hari. Lucifer yang pergi ke Winteads, Claude dia yang sibuk dengan penelitiannya, Dayn yang berdagang, Sean yang bermeditasi didalam kamarnya dan Eden yang selalu berpergian entah kemana.
"Huftt senangnya jika setiap hari menjadi seperti ini, tidak ada beban pikiran atau apapun itu!" Ujar Tiara sembari meregangkan tubuhnya yang berada di atas bangku meja kerjanya
Tiara melihat ke luar jendela miliknya, pemandangan bunga bunga cantik terpampang nyata dari luar jendela ruang kerjanya. Bunga bunga yang menyejukan pikiran dan mata itu merupakan tempat yang sering Tiara kunjungi akhir akhir ini.
"Akhir akhir ini mereka tidak menemuiku, apakah mereka sudah akur sekarang? Tidak ada lagi yang bertengkar seperti dulu tuh" Kata Tiara dengan senang
Meski Tiara telah menyuruh Aaron untuk memata-matai Lucifer dan Eden namun hasil dari mata-mata tersebut ialah tidak ada satupun hal yang mencurigakan dari mereka. Hal tersebutpun membuat Tiara tenang untuk sementara hingga pada akhirnya Lucifer kembali.
Tok tok tok
"Maafkan saya yang mulia Tuan Lucifer sudah kembali dan ingin bertemu dengan Anda sekarang" ujar Aaron
"Baiklah suruh dia masuk sekarang" Jawab Tiara
Setelah mendapatkan izin dari Tiara, Aaron pun mempersilahkan untuk Lucifer masuk ke dalam ruangan milik Tiara sendirian.
"Lama tidak bertemu lady" sapa Lucifer
"Aku rasa 1 minggu itu tidak terlalu lama, sepertinya aku mulai tidak mempermasalahkan jika kau pergi lebih lama" jawab Tiara
"Hahaha Tidakkah lady merindukanku? Hatiku ini bisa terluka karena perkataan lady barusan" ujar Lucifer
Lucifer berjalan menuju Tiara yang duduk di kursi tempat ia bekerja. Tiara pun segera membereskan beberapa dokumen yang ada di mejanya.
"Aku tidak punya waktu untuk membalas candaan mu cepat beritahu Apa yang kau dapatkan?" Tegas Tiara
"Hufftt hey lady, terlalu serius juga tidak baik loh Sekali kita harus bercanda untuk menjernihkan isi pikiran kita"
__ADS_1
Lucifer segera duduk di hadapan Tiara dengan tanpa permisi. "Hei sekarang kau semakin tidak sopan ya"
"haha, Maafkan saya udara di winteads membuat saya lupa tata krama disini, jadi saya harap anda memakluminya" Balas Lucifer
Merasa Lucifer bertele-tele Tiara pun sedikit mengeluarkan emosinya dengan berkata "Aku akan memaafkan mu jika kau segera memberitahuku Apa Yang Kau Dapatkan"
"Hoo baiklah baiklah, saya membawa banyak informasi." Ujar Lucifer
"Kalau begitu cepat katakan informasi apa yang kamu dapatkan Jangan membuatku kesal" ujar Tiara dengan nada tinggi
Lucifer mahalan nafasnya sejenak lalu tersenyum kecil sembari berkata "yang pertama aku mendapatkan informasi bahwa mereka ingin berperang dengan kita"
"Berperang? Apa kau yakin?" Tanya Tiara memastikan
Lucifer pun menjawab dengan anggukan dan ekspresi yang seolah meyakinkan Tiara.
"Kau tau? Jika kau salah memberikan informasi terkait peperangan, kau pasti akan di buru oleh semua orang jadi ku harap kau mengatakan hal yang benar" Tegas Tiara
Meski terdengar tidak meyakinkan perkataan yang di lontarkan oleh Lucifer namun Tiara tetap percaya karena sebelumnya ia juga di beritahukan oleh Eden bahwa mereka sedang mempersiapkan untuk berperang.
"Berperang ya? aku sudah mendapatkan informasi itu lebih dulu dari Eden. Berarti mereka sungguh-sungguh ingin berperang." Batin Tiara
Melihat Tiara yang diam sejenak seperti sedang memikirkan sesuatu, Luciferpun menyela pikiran Tiara dengan berkata "Seperti saya bilang, Saya masih memiliki informasi lagi dan informasi ini mungkin akan lebih mengejutkan"
Mendengar hal tersebut, Tiara langsung menghilangkan pikirannya yang sedang berkeliaran dan terfokus pada kata yang diucapkan oleh lucifer.
"Yang kedua beberapa penyihir disana memakai sihir hitam"
Sontak Tiara terkejut mendengar lanjutan informasi dari Lucifer. Saking terkejutnya Tiara memukul mejanya sendiri dan berteriak "Apa?!"
__ADS_1
Lucifer sedikit terkejut namun ia sudah menduga Tiara akan terkejut mendengar perkataannya tersebut sehingga ia mengatakan "Aku tau lady pasti akan terkejut tapi ini kenyataannya"
"Penyihir sihir hitam? Penyihir yang bersekutu dengan iblis?" Tanya Tiara yang ingin meyakinkan jawabannya.
Lucifer tersenyum kecil dan mengangguk "Itu benar yang mulia, dugaan saya benar bahwa mereka menyuruh penyihir tersebut membangkitkan zombie yang telah tersegel sekian tahun lamanya"
Banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Tiara namun tak dapat ia sampaikan kepada Lucifer untuk dijadikan pertanyaan.
"Bagaimana bisa mereka seperti itu?"
"Saya tidak tahu kejelasan yang pasti. Tapi saya tahu bahwa sihir itu juga pasti akan mereka gunakan saat berperang"
"jadi maksudmu mereka akan membawa penyihir sihir hitam untuk berperang dengan kita?" Tanya Tiara yang ingin memastikan
"binggo" Jawaban singkat Lucifer yang begitu berarti
Tiara mendadak tenang dan diam sejenak Iya tak menyangka bahwa mereka betul-betul ingin berperang hingga seperti itu.
"Jika mereka benar-benar sudah bersiap untuk perang kita juga harus bersiap untuk perang!" Batin tiara
"Baiklah aku mengerti, sekarang kita pun harus bersiap dan waspada, kau mengerti?" Ujar Tiara
Banyak ide yang terlintas dalam pikiran Tiara namun saat melihat Lucifer yang masih berdiam diri di depannya membuatnya berpikir dan bertanya tanya.
"hmm? Ada apa? Apa masih ada informasi lain?"
"Tentu saja saya memiliki informasi yang paling baru" jawab Lucifer dengan senyuman penuh arti
Tiara menjadi penasaran dengan informasi terbaru yang ingin lucifer sampaikan dengan wajah yang seperti itu. Dengan penuh penasaran Tiara pun menanyakan informasi tersebut.
__ADS_1
"Informasi terbarunya adalah tuan Sean dan Dayn sedang bertengkar di aula" Jawab Lucifer dengan senyuman tanpa dosa
"Apa bertengkar?"