Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem
Ep. 16 | Keinginan Selir


__ADS_3

Tiara duduk di sebelah Dayn. Dayn tampak murung yang membuat Tiara bertanya.


"kau terlihat sedang murung, ada apa?" Tanya Tiara penasaran


"I-itu.. sebenarnya.. mengapa anda lebih memilih Tuan Claude? Saya kira hubungan kita.." Jawab Dayn sambil menunduk sedih


'astaga aku lupa! Tiara yang asli sangat dekat dengan Dayn.. Dayn sudah pernah melamarnya namun, di tolak karena akan ada perang besar.. aku sampai lupa inti ceritanya.. seharusnya Tiara Silverwings tak memiliki selir namun ia menikah dengan Dayn dan menjadikannya raja.. Sekarang Dayn menjadi selir dan lebih parahnya lagi aku melupakan kisahnya bersama Tiara yang asli.. dasar bodoh' Pikir Tiara


"ahahaha.. itu.."


suasana menjadi canggung setelah Dayn mengatakan isi hatinya. Namun, Dayn tak menunduk lagi dan menatap Tiara.


"tak apa jika kamu memang tak punya perasaan yang sama denganku.. sebelumnya kau memang pernah menolak ku dengan alasan perang.. seharusnya aku yang menyadari bahwa itu adalah isi hatimu yang sebenarnya tapi.. aku telah menjadi selir mu! aku pasti bisa membuatmu memiliki perasaan yang sama seperti perasaan yang ku miliki" Ujarnya


Dayn mengambil tangan Tiara dan meletakkannya di dadanya.


"hatiku, jantungku dan semua tubuhku adalah milikmu sekarang.. dan cepat atau lambat pun kau akan mengakui bahwa tubuhmu juga milikku" Ujar Dayn


Tiara tak bisa merespon dengan kata kata apapun melihat perlakuan Dayn, hanya pipi Tiara lah yang meresponnya dengan memerah. Dayn mengembalikan tangan Tiara yang tadi ia sentuh dan mengalihkan topiknya.


"ngomong ngomong anda kemari untuk membaca buku juga?" Tanya Dayn


"y-ya, aku berencana mengambil buku dan membacanya di ruangan ku" Jawab Tiara sembari memalingkan wajahnya yang malu


"buku apa yang ada cari? biar saya bantu Carikan" Ujar Dayn


Tiara dan Dayn pun mencari buku yang Tiara inginkan. setelah Tiara mendapatkan buku yang Tiara inginkan, Dayn mengantarkan Tiara ke luar perpustakaan dan Tiara pergi menuju ruang kerjanya.


"aku tak ingin mengulangi masa masa pertama kali aku mendekatimu Tiara.. tapi, memang nyatanya sekarang kau tampak lebih dingin padaku, tidak bisakah kau mencintaiku?" Gumam Dayn


Di tempat lain, Eden sedang berjalan jalan mengelilingi Harem hingga ke istana kerajaan. pelayan nya yang sudah sangat lelah mengikuti Eden pun membuka suara kesalnya.


"Tuan, berhentilah berjalan jalan tanpa arah tujuan seperti itu" Kesal pelayan pribadinya


"kenapa? sebagai selir yang tinggal di sini aku juga harus melihat sekitar bukan?" Ujar Eden tanpa rasa bersalah

__ADS_1


"ya, tidak ada salahnya tapi tidak bisakah kita beristirahat terlebih dahulu?" Tanya pelayan pribadinya


"bukankah berjalan jalan adalah hal yang menyenangkan? kakiku tak bisa berhenti untuk ini" Jawab Eden


"tapi tuan! ingat tujuan kita disini!" Ujar pelayan pribadi Eden


~Flashback~


Eden sedang bertemu dengan saingan bisnis nya ia adalah seorang wanita yang sudah memiliki tiga anak perempuan. nama wanita itu adalah Marisa


Marisa sangat angkuh, karena ia dari keluarga bangsawan. Ia selalu menjelek jelekan Eden.


"Meskipun penerus tahta kerajaan nanti adalah seorang ratu tapi kau tetap bukan kandidatnya hahaha.. kau bukanlah keturunan bangsawan" Ejek Marisa


"mengapa kau bisa menyimpulkan begitu?" Tanya Eden kesal


"yaa, seorang ratu tidak mungkin memiliki selir.. ku dengar nona Tiara sangat dekat dengan bangsawan kerajaan tetangga jadi kau jangan bermimpi.. jangankan menikah dengan keluarga kerajaan.. menikah dengan bangsawan adalah suatu berkat untukmu" Ujar Marisa


"oh ya? tapi ku dengar kerajaan barat memiliki ratu yang mempunyai 7 selir" Balas Eden


"lalu kau pikir Nona Tiara yang malas berbicara dengan seorang pria akan memiliki selir? kau kebanyakan bermimpi" Ujar Marisa


"kalau nanti aku menjadi raja, akan ku pasti kan kau tak akan hidup dengan baik" Kesal Eden


"ya.. silahkan saja, ku rasa itu butuh 300 tahun lamanya untuk mu menjadi raja" Ejek Marisa


~Flashback Off~


'sebelumnya saat aku mendengar Yang mulia Tiara akan membuat Harem memang dalam perkataan ku saja ingin membuktikan kepada Marisa bahwa aku bisa menjadi raja namun, ku rasa orang itu menarik.. dia yang memberikanku busur yang langka itu..' pikir Eden


"jadi tuan Eden berhentilah bermain main dan fokuslah untuk mendapatkan hati yang mulia.. Anda tidak mau di ejek oleh Nona Marisa lagi kan?" ujar pelayan pribadi Eden


tiba tiba saat Eden dan pelayannya berjalan di koridor istana, Eden berhenti lalu mengumpat di balik tembok dan mengintip Tiara yang tak jauh dari perpustakaan sembari memegangi beberapa buku.


"mengapa anda malah bersembunyi bukannya menemui yang mulia?" Bisik pelayan Eden

__ADS_1


Eden memberi tanda untuk diam kepada pelayannya dengan cara menaruh jari telunjuknya di hadapan mulut pelayannya.


pintu perpustakaan tidak tertutup dengan rapat. terlihat Dayn yang berada di dalam perpustakaan tersebut. Eden langsung kembali ke kenyataan.


"benar yang kau katakan.. ku rasa aku benar benar harus serius agar bisa di cintai oleh yang mulia" Ujar Eden


"tapi, jika memang tipe pria yang di sukai oleh yang mulia adalah seperti Dayn.. mengapa yang mulia menghabiskan malam pertamanya dengan Claude?" Tanya Eden kepada pelayannya


"hmm.. itu.. saya juga tidak mengerti.. mengapa yang mulia memilih Tuan Claude" Jawab pelayannya


"kalau begitu berarti tipe pria yang menjadi idaman yang mulia bukanlah Dayn.. mereka mungkin hanya dekat dan berteman atau mungkin.." Ujar Dayn


"cinta bertepuk sebelah tangan" lanjut Dayn sembari menahan tawanya


"berarti apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya pelayan pribadinya


"tenang saja.. dia pasti membutuhkan ku sebentar lagi" Ujar Eden


"tunggu.. apa? anda tidak mau berusaha terlebih dahulu? bukankah tadi tuan baru saja mengatakan bahwa anda akan serius?"


"bukankah aku sudah serius? kenapa aku harus bekerja sekeras itu? dia akan datang kepadaku dengan sendirinya jadi sekarang ayo kita kembali.. disini tiba tiba menjadi panas" Ucap Eden


Eden pergi kembali ke ruangannya di Harem. Pelayan Pribadinya pun pasrah dengan keputusan Eden yang ingin kembali ke Harem, ia pun mengikuti Eden di belakangnya


......................


Di malam hari, Sean di kamarnya sudah bersiap dengan baju putihnya. ia berada di depan cermin dan memuji dirinya sendiri.


"oh astaga.. bagaimana bisa aku sangat tampan begini.. yang mulia pasti merasa kasihan kemarin kepada selir itu karena ia dari kerajaan yang jauh dan ku dengar kerajaannya juga sangat sensitif.. yahh bagiamana lagi, memang cinta seorang raja dan ratu itu sulit" Ujar Sean


Tiba tiba pelayan pribadinya masuk ke dalam kamar Sean dengan wajah panik. Sean spontan bertanya.


"ada apa? mengapa wajah kau seperti itu?" Tanya Sean


"yang mulia.. yang mulia tidak mengunjungi Harem malam ini" Jawab pelayan pribadinya.

__ADS_1


__ADS_2