Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem

Tolong Cintai Aku! : Reverse Harem
Ep. 17 | Penyerangan Sihir


__ADS_3

Tiba tiba pelayan pribadinya masuk ke dalam kamar Sean dengan wajah panik. Sean spontan bertanya.


"ada apa? mengapa wajah kau seperti itu?" Tanya Sean


"yang mulia.. yang mulia tidak mengunjungi Harem malam ini" Jawab pelayan pribadinya


Ekspresi Sean langsung berubah seketika mendengar perkataan pelayan pribadinya. Seperti batu, ia tak bergerak sama sekali.


Perlahan ekspresinya kembali berubah menjadi marah.


"Apa apaan itu! kau dapat informasi dari mana?! kau pasti bohong" Kesal Sean yang tak percaya


"saya di beritahu oleh kepala pelayan, Tuan" Jawabnya


"dimana dia?! antar kan aku padanya!" Bentak Sean


tanpa banyak basa basi, pelayan pribadi Sean langsung mengantarkan Sean menuju kepala pelayan yakni Artem yang berada di depan pintu masuk Harem.


"Tuan Sean? anda belum tidur?" Tanya Artem ramah


"dimana yang mulia? mengapa dia tak kemari? kau membohongiku ya?" Kesal Sean


"i-itu.. Yang mulia masih banyak pekerjaan jadi tidak bisa kemari" Jawab Artem


"bagaimana mungkin?!"


Saat Sean mengoceh dengan suaranya yang kencang kepada Artem. Eden pun yang merasa terganggu datang menghampiri mereka.


"kenapa selir yang satu ini suka sekali ribut? kau tau ini sudah malam bukan?" Ujar Eden


"kau lebih baik diam saja" Kesal Sean


"ohh kau marah karena yang mulia tidak datang kemari? Apa kau pikir dengan kau marah marah tidak jelas, yang mulia akan kemari?" Ujar Eden


Sean semakin kesal dengan perkataan Eden. Sean pun mulai adu mulut dengan Eden.


Artem berusaha memberhentikan perdebatan mereka, akan tetapi tak menghasilkan apapun hingga Lucifer datang dan membuat mereka tertidur dengan sihir miliknya.


Eden dan Sean jatuh seketika karena tiba tiba tertidur. Namun, di tangkap oleh pelayan pribadinya masing masing.


"Tuan Lucifer?" Ujar Artem, pelayan pribadi Eden dan Sean


"mereka sangat mengganggu istirahatku.. aku jadi tidak bisa memulihkan sihir ku yang sudah ku gunakan hari ini.. bawa mereka ke kamar mereka dan jangan berisik lagi" Kesal Lucifer


mata Lucifer kini terlihat jelas berwarna merah yang membuat pelayan pribadi mereka menjadi ketakutan.

__ADS_1


"baik" Jawab takut pelayan pribadi mereka.


Sean dan Eden segera di bawa oleh pelayan pribadi mereka ke dalam kamar mereka. Lucifer pun juga kembali ke kamarnya dengan perasaan kesal.


"Tuan, Anda harus menjaga emosi anda agar sihir anda yang terkuras bisa kembali" Ujar pelayan pribadi Lucifer


"aku tau" Jawab singkat Lucifer


Lucifer berhenti mengeluarkan eskpresi marahnya dan duduk di atas kasurnya. Ia memberikan kode kepada pelayan pribadinya untuk pergi dari kamarnya. pelayannya pun pergi.


'kalau bukan karena tadi siang ada penyerangan sihir kepada Kerajaan. Sihir ku tak mungkin terkuras sebanyak ini.. penyihir barat pasti sudah memulai aksi mereka' Pikir Lucifer


......................


Di pagi yang cerah, Tiara terbangun karena Mei membangunkannya. Tiara segera mandi dan memakan sarapannya lalu pergi ke ruang kerjanya.


saat ia datang ke ruang kerjanya ia langsung menemukan Claude yang sudah ada di dalam ruangannya.


"yang mulia" sapa Claude


"ada apa? kenapa menghampiriku sepagi ini?" Tanya Tiara sembari duduk di tempatnya


"ada hal yang ingin saya bicarakan dengan ya mulia" Jawab Claude


"katakanlah"


"lalu?"


"saya ingin mengembalikan hadiah tersebut.. saya tidak berhak mendapatkannya" Lanjut Claude


"tidak perlu, mau bagaimana pun saya tidur bersama anda jadi.." Ujar Tiara yang di potong oleh Claude


"kita tidak melakukan hal itu! jadi mau bagaimana pun saya tidak akan menerimanya" Potong Claude


"ya, baiklah terserah kau saja.. apa ada hal lain yang ingin kau katakan?" Tanya Tiara


Claude tampak berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan Tiara dan memutuskan untuk berkata "Tidak ada"


"kalau begitu silahkan pergi" Ujar Tiara


Claude sedikit menundukkan kepalanya dan pergi keluar dari ruangan Tiara akan tetapi tepat di saat itu juga terdengar suara ketukan pintu.


Yang datang adalah Lucifer bersama Aaron. Lucifer dan Claude berpapasan dengan saling melontarkan ekspresi saling tak menyukai satu sama lain.


"Yang mulia, ada sesuatu yang ingin saya bahas dengan anda" Ujar Lucifer

__ADS_1


"Baik silahkan" Jawab Tiara


Aaron menutup pintu ruangan Tiara namun, Terlihat raut wajah kesal Claude sebelum Aaron menutup pintunya.


'apa yang sudah terjadi sebelumnya?' Pikir Aaron


Lucifer duduk di depan Tiara. Aaron pun tak berpikir lanjut tentang Claude dan berdiri di dekat Tiara.


"katakan"


"mengapa anda tidak menghampiri saya di malam pertama" Tanya Lucifer dengan senyumannya


mendengar hal tersebut Tiara langsung memegangi kepalanya. Sedangkan Lucifer masih tersenyum ramah.


'sial ku kira ada hal yang penting.. aku benar benar tertipu dengan wajah seriusnya tadi' Batin Tiara


"apa hanya itu yang ingin kau katakan? Ku kira ada hal serius" Kesal Tiara


"tentu, sebagai selir anda ini hal serius.. tapi ada hal serius lainnya sebagai penyihir yang ingin saya sampaikan" Jelas Lucifer


"kalau begitu katakan apa yang ingin kau sampaikan sebagai penyihir" Jawab Tiara


"apa anda benar benar tidak berniat untuk menjawab pertanyaan saya sebagai selir anda?" Tanya Lucifer


Tiara hanya diam tanpa ekspresi yang membuat Lucifer tau bahwa Tiara tak ingin menjawabnya. Lucifer pun langsung mengubah Ekspresinya menjadi serius.


"baiklah, Kemarin siang hingga sore datang penyerangan sihir.. dan saya yakin itu adalah sihir milik penyihir barat" Jelas Lucifer


Tiara dan Aaron kaget mendengarnya namun, Tiara tak mengeluarkan ekspresi tersebut.


"saya sudah berhasil menangkal sihirnya namun, saya rasa itu berarti mereka sudah memulai rencana mereka" Lanjut Lucifer


"apa yang sebaiknya kita lakukan?" Tanya Tiara


"karena saya bertugas untuk melindungi anda dan saya sudah bukan anggota penyihir Utara maka saya tak bisa menyelidiki tentang rencana mereka lebih lanjut.." Jawab Lucifer


"jadi kau ingin aku menyuruh orang untuk menyelidikinya?" Tanya Tiara


"tepat sekali yang mulia.. saya rasa anda harus menyelidiki tentang rencana mereka dan terus mengawasi mereka.. jangan lupa kepada Lady Diana juga" Ujar Lucifer


"baiklah.. aku mengerti.. tapi tugas seperti ini harus di lakukan oleh orang yang hebat dalam penyamaran dan dapat di percaya bukan?"


"benar sekali yang mulia.." Jawab Lucifer


'Selain Mei, Artem, dan Aaron tak ada orang terdekat lainnya yang aku percaya tapi mereka sangat buruk dalam penyamaran.. aku tak mungkin menyuruh para selir melakukannya kan? haha.. tunggu..tapi ada seorang dari mereka yang dapat di percaya melakukan tugas ini!' Pikir Tiara

__ADS_1


'orang itu adalah.. EDEN!'


__ADS_2